fbpx

Alhamdulillahirrobil’alamin, pada hari Selasa, 11 April 2023 telah berlangsung Musabaqah fii Ramadhan, Kompetisi Calon Pemimpin Muslim di SD Islam Bintang Juara. Masya Allah antusiasme kakak shalih-shalihah dalam mengikuti kompetisi ini sangat luar biasa, Ayah Bunda.

Terbukti jumlah peserta di tiap cabang kompetisi sangat melimpah. Dalam kompetisi Hifdzil Quran tercatat kurang lebih ada 50 peserta. Sementara untuk kompetisi Adzan, tercatat ada 53 peserta.

Peserta kompetisi Kaligrafi juga tak kalah banyak, Ayah Bunda. Ada sekitar 44 kakak shalih-shalihah yang mendaftar. Sedangkan untuk kompetisi Dai tercatat ada sekitar 19 peserta. Bahkan beberapa kakak shalih-shalihah tidak hanya mengikuti satu jenis kompetisi lo, Ayah Bunda. Masya Allah semangatnya…

Seperti apa keseruan Kompetisi Calon Pemimpin Muslim? Yuk, intip bersama-sama Ayah Bunda.

Kompetisi Calon Pemimpin Muslim, Ajang Menunjukkan Keberanian

Ayah Bunda, kompetisi Musabaqah fii Ramadhan ini dibuat bukan dengan tujuan untuk mencari pemenang. Namun sebagai sarana untuk melatih keberanian kakak shalih-shalihah dalam menampilkan aksi terbaiknya.

Sebagai Calon Pemimpin Muslim, kakak shalih-shalihah harus dilatih untuk senantiasa berani dalam segala kondisi. Termasuk bagaimana menghadapi juri, berbicara di depan umum dan mengelola rasa  grogi.

A. Kompetizi Adzan, Bukan Sekadar Keras-kerasan Suara

Berbeda dengan cabang kompetisi lainnya, kompetisi adzan hanya diperuntukkan bagi kakak shalih kelas 1 – 5 SD. Adapun persyaratan untuk mengikuti kompetisi ini kakak shalih harus mengenakan pakaian muslim dan berpeci hitam. Selain itu pada saat mengumandangkan azan, kakak shalih harus dalam keadaan suci.

Pelaksanaan lomba bertempat di Basement Gedung B. Adapun jurinya yaitu Pak Zaki, Pak Dodi dan Bu Melly.

kompetisi adzan musabaqah fii ramadhan SD Islam Bintang Juara

Peserta datang mulai pukul 08.30 ke ruang kompetisi untuk daftar ulang dan mengambil nomor undi tampil. Juri kemudian memanggil peserta sesuai nomor undi yang didapatkan. Setiap peserta mendapat jatah tampil maksimal lima menit.

Dalam kompetisi ini, peserta tidak menggunakan pengeras suara, tidak perlu melafalkan doa sebelum – sesudah adzan dan tidak boleh membaca teks. Alhamdulillah kakak shalih peserta kompetisi lancar dalam mengumandangkan adzan.

Adapun unsur yang dinilai dalam kompetisi ini meliputi fashohah, lagu dan adab saat kakak shalih mengumandangkan adzan. Wah, pasti Ayah Bunda penasaran ya siapakah kakak shalih yang akan menjadi juaranya?

B. Kompetisi Dai, Sampaikan Walau Satu Ayat

Bukan hanya untuk kakak shalih, kompetisi dai juga dibuka untuk kakak shalihah dari kelas 1 – 5. Pada saat kompetisi, kakak shalih-shalihah diwajibkan mengenakan pakaian muslim/ muslimah yang longgar.

Sama halnya dengan kompetisi adzan, para peserta datang ke lokasi mulai pukul 08.30 untuk melakukan daftar ulang dan mengambil nomor undi tampil. Ruang tunggu kompetisi ini berada di Kelas 1B yang terletak di Gedung A Lantai 1, bersebelahan dengan tempat berlangsungnya kompetisi Hifdzil Quran.

Sementara itu para peserta kompetisi dai menampilkan materinya di ruang tamu SD Islam Bintang Juara setelah dipersilakan oleh dewan juri. Pada saat kompetisi, kakak shalih-shalihah mendapat waktu maksimal 8 menit untuk tampil.

Saat tampil, peserta diminta mengumpulkan teks materi yang akan disampaikan. Kakak shalih-shalihah tidak diperkenankan membawa teks atau catatan apapun saat tambil. Selain itu, kakak shalih-shalihah diperbolehkan menggunakan media/ peraga sederhana.

kompetisi dai musabaqah fii ramadhan sd islam bintang juara

Adapun tema yang bisa dipilih untuk kompetisi dai, yaitu;

  • Adab terhadap Orang Tua/ Guru
  • Adab terhadap Teman
  • Pelaksanaan Ibadah di Bulan Ramadhan

Dalam menentukan pemenang kompetisi dai, juri mempertimbangkan beberapa hal ini;

  • Penguasaan Materi
  • Gaya Bahasa / Retorika
  • Penguasaan Panggung
  • Adab

Beberapa peserta ada yang belum percaya diri saat diminta tidak membaca teks. Namun Pak Arif, Bu Diana dan Pak Fika selaku juri tetap mengapresiasi keberanian kakak shalih-shalihah yang berani tampil hingga tuntas.

Dewan juri juga selalu memberikan pijakan sebelum kakak shalih-shalihah mulai menyampaikan materinya. Usai materi disampaikan, dewan juri juga memberikan masukan agar saat mengikuti kompetisi sejenis bisa tampil lebih baik lagi.

Beberapa masukan yang disampaikan oleh dewan juri yaitu;

  • Menatap audiens, dalam hal ini para dewan juri.
  • Tidak menutupi wajah dengan teks materi, khusus bagi kakak shalih-shalihah yang masih tampil dengan membawa teks.
  • Berbicara dengan suara yang lantang, agar audiens bisa mendengar isi materi yang disampaikan.

C. Kompetisi Kaligrafi, Menulis Hal Baik dengan Cara yang Indah

Kompetisi ini berlangsung di Lantai 2 Gedung A. Durasi yang diberikan untuk tiap peserta yaitu maksimal 2 jam.

Dalam kompetisi ini, kakak shalih-shalihah diminta untuk membuat kaligrafi tulisan Basmallah pada kertas berukuran 20 cm x 30 cm. Kertas telah disediakan oleh panitia kompetisi.

Sementara itu, bagaimana bentuk tulisan dan aliran kaligrafi dibebaskan sesuai dengan kreativitas kakak shalih-shalihah. Kakak shalih-shalihah diperbolehkan untuk mewarnai hasil karya kaligrafinya.

kompetisi kaligrafi sd islam bintang juara

Adapun juri untuk kompetisi ini yaitu Pak Ali, Bu Linda dan Bu Iin.

Masya Allah hasil karya dari kakak shalih-shalihah luar biasa kreatif, Ayah Bunda. Namun di setiap kompetisi tetap harus ada pemenangnya. Adapun unsur penilaian untuk kompetisi kaligrafi yaitu;

  • Betul salahnya tulisan Arab
  • Komposisi, konsistensi, dan model tulisan Arab
  • Pewarnaan dan artistik

Kira-kira siapa ya yang akan menjadi pemenang kompetisi kaligrafi, Ayah Bunda?

hasil karya kaligrafi

D. Kompetisi Tahfiz, Tak Sekadar Menghafal

Cabang Kompetisi Calon Pemimpin Muslim yang terakhir yaitu Hifdzil Quran atau kompetisi Tahfiz. Kompetisi ini berlangsung di Kelas 1A, Gedung A Lantai 1.

Perlombaan ini terdiri dari tiga level sesuai dengan capaian hafalan kakak shalih-shalihah saat kegiatan mengaji;

  • Level 3 (Surah An-Naba’ sampai Al-Insyiqaq)
  • Level 2 (Surah Al-Buruj sampai Al-Lail)
  • Level 1 (Surat Ad-Dhuha sampai Al-Naas)

Pada saat kompetisi, kakak shalih-shalihah harus dalam keadaan suci. Setelah mendapat  nomor undi tampil, kakak shalih-shalihah bisa memasuki ruangan. Sementara bagi kakak shalih-shalihah yang belum tampil, dipersilakan untuk menunggu di ruang perpustakaan.

Setiap peserta mendapat waktu maksimal 7 menit untuk tampil. Kakak shalih-shalihah wajib melafalkan 1 surah yang dipilihkan oleh juri. Sebelum membacakan surah pilihan tersebut, tak lupa kakak shalih-shalihah membacakan taawudz dan basmalah. Tak hanya itu, Ayah Bunda, kakak shalih-shalihah juga diminta sambung ayat lo.

Pak Syahid akan membacakan satu ayat, selanjutnya kakak shalih-shalihah harus meneruskan 1-5 ayat setelahnya. Apabila kakak shalih-shalihah telah tuntas dalam menyampaikan hafalannya, maka mereka akan menutup dengan bacaan tasdiq.

kompetisi tahfidz sd islam bintang juara

Adapaun unsur penilaian untuk kompetisi tahfiz yaitu;

  • Fashohah/Makharijul-Huruf
  • Tajwid
  • Kelancaran

Apakah Ayah Bunda ingin tahu siapakah pemenang pilihan Bu  Tutik, Bu Mida dan Pak Syahid selaku juri?

Insya Allah pengumuman juara 1 dan 2 untuk setiap cabang kompetisi akan disampaikan pada Leadership Ramadhan Camp. Kegiatan tersebut insya Allah akan berlangsung pada hari Jumat – Sabtu, 14-15 April 2023.

Ayah Bunda, silakan disimpan dulu deg-degannya sembari menanti pengumuman pemenangnya. Namun siapapun pemenangnya, Ayah Bunda pastikan untuk memberikan apresiasi kepada keberanian kakak shalih-shalihah ya. Keberanian kakak shalih-shalihah dalam mengikuti kompetisi adalah bukti bahwasanya setiap anak adalah bintang dan berhak menjadi juara.

Sampai jumpa pada rangkaian Kompetisi Calon Pemimpin Muslim Musabaqah Fii Ramadhan tahun depan, Insya Allah. Nantikan pengumuman pemenang di hari Jumat pada gelaran Leadership Ramadhan Camp, Ayah Bunda!***