fbpx

Liburan sekolah sering kali identik dengan waktu istirahat, bermain gawai, atau bepergian. Namun di SD Islam Bintang Juara, liburan justru dimaknai sebagai momen berharga untuk menumbuhkan karakter, kreativitas, dan kepemimpinan anak. Melalui rangkaian kegiatan Leadership Journey, kakak shalih-shalihah belajar bahwa liburan bisa tetap seru sekaligus bermakna.

Menggali Ide Liburan Inspiratif dari Kegiatan Leadership Journey

Perlu Ayah Bunda ketahui, Leadership Journey adalah istilah khusus untuk menamai class meeting di SD Islam Bintang Juara. Pada akhir Semester 1 TP. 2025-2026 ini, kegiatan Leadership Journey dilaksanakan selama satu pekan penuh, mulai Senin, 15 Desember hingga Jumat, 19 Desember 2025. Selama periode tersebut, siswa mengikuti beragam aktivitas yang dirancang untuk melatih kemandirian, kepedulian, kreativitas, dan keberanian mencoba hal baru.

Kabar baiknya, seluruh rangkaian kegiatan Leadership Journey ini bisa banget dijadikan ide pengisi waktu libur kakak shalih-shalihah di rumah, lho! Yuk, intip inspirasinya, Ayah Bunda!

1. Crafting: Belajar Berkarya, Belajar Menghargai

Salah satu kegiatan favorit dalam Leadership Journey adalah crafting, seperti membuat gantungan kunci dan gelang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyiapkan hadiah sederhana namun penuh makna untuk Hari Ibu.

Di rumah, Ayah Bunda bisa mengajak kakak membuat kerajinan tangan dari bahan sederhana—benang, manik-manik, atau kertas warna. Selain melatih motorik halus dan kreativitas, crafting juga mengajarkan anak tentang makna memberi, usaha, dan rasa syukur. Hadiah buatan sendiri akan terasa jauh lebih berharga karena dibuat dengan cinta.

2. Membatik: Mengenal Budaya, Menumbuhkan Kebanggaan

Leadership Journey juga menghadirkan kegiatan membatik, sebagai bentuk pengenalan kearifan lokal. Anak-anak belajar bahwa batik bukan sekadar kain bermotif, tetapi warisan budaya yang patut dijaga.

Ayah Bunda bisa mengadaptasinya di rumah dengan aktivitas membatik sederhana, seperti teknik jumputan atau menggambar motif batik di kertas. Lewat kegiatan ini, kakak belajar menghargai budaya Indonesia sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa.

3. Bintang Juara Bersinar: Panggung Kecil, Percaya Diri Besar

Dalam kegiatan Bintang Juara Bersinar, kakak shalih-shalihah diajak mengekspresikan diri melalui pertunjukan sederhana. Mulai dari bernyanyi, membaca puisi, bercerita, hingga menari.

Ide ini sangat cocok diterapkan di rumah. Ajak seluruh anggota keluarga membuat pagelaran mini. Setiap anggota keluarga bisa unjuk bakat, lalu saling memberi apresiasi. Dari sini, anak belajar percaya diri, berani tampil, dan menghargai kelebihan orang lain.

4. Bintang Juara Mengajar: Ilmu Akan Tumbuh Saat Dibagikan

Leadership Journey kali ini juga menghadirkan kegiatan Bintang Juara Mengajar, di mana kakak SD mengajarkan metode Kauny kepada adik-adik.

Di rumah, Ayah Bunda bisa mengajak kakak melakukan recalling metode Kauny, lalu mengajarkannya kepada adik, sepupu, atau teman bermain. Aktivitas ini melatih kepemimpinan, kesabaran, kemampuan komunikasi, sekaligus memperkuat pemahaman anak terhadap materi yang sudah dipelajari.

5. Jumat Berseri: Bersih, Sehat, dan Rapi Bersama Keluarga

Program Jumat Berseri (Bersih, Sehat, dan Rapi) menjadi penutup yang sederhana namun bermakna. Anak-anak diajak menjaga kebersihan lingkungan dan diri sendiri.

Di rumah, kegiatan ini bisa diadopsi menjadi agenda bersih-bersih bersama seluruh anggota keluarga. Selain menanamkan tanggung jawab, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Liburan yang Menumbuhkan Karakter

Leadership Journey SD Islam Bintang Juara mengajarkan bahwa liburan bukan sekadar jeda dari belajar, melainkan kesempatan untuk belajar dengan cara yang berbeda. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna, anak-anak diajak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, peduli, dan berani mencoba.

Nah, ada ide lain, Ayah Bunda? Liburan kali ini, yuk ciptakan momen berkesan di rumah—karena ketika anak diberi ruang untuk tumbuh, liburan pun menjadi perjalanan belajar yang tak terlupakan*** (CM-MRT)