fbpx
“Segenggam Gandum yang Menjadi Penjaga dari Musibah” |Sebuah Khitobah oleh Kak Hanif

“Segenggam Gandum yang Menjadi Penjaga dari Musibah” |Sebuah Khitobah oleh Kak Hanif

Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokahtuh πŸ•Œ
Ayah Bunda, Alhamdulillah pada hari ini bergantian Kak Hanif berkesempatan menyampaikan Khitobah hasil diskusi bersama keluarga yang berjudul Kisah Inspiratif SedekahπŸ˜‡

Kak Hanif mengisahkan bahwa pada Zaman Nabi Sulaiman a.s terdapat suami istri yang memiliki pohon yang sangat besar di samping rumahnya. Pada pohon tersebut ditinggali oleh burung Merpati dan anak-anaknya. Suami istri tersebut memiliki kebiasaan memanjat dan mengambil burung merpati untuk diolahnya menjadi lauk. Lalu induk merpati murka dan mengadu kepada Nabi Sulaiman, pada akhirnya suami mendapat teguran untuk tidak mengambil merpati kembali. Suami yang sudah berjanji tadi, diminta oleh istrinya untuk mengambil burung untuk lauk, atas bujukan istrinya akhirnya suami menyetujui permintaannya. Atas janji yang telah diingkari Nabi Sulaiman a.s mengambil tindakan dengan mengirimkan dua jin dari arah timur dan barat untuk menjaga pohon besar tersebut. Hingga pada suatu hari merpati tersebut menetaskan telurnya dan suami bergegas memanjat pohon untuk mengambil merpati menjadi lauk anak-anak mereka. Sebelum memanjat sampai atas, suami melihat pengemis kelaparan yang meminta ke rumahnya, suami tersebut turun dan mengambil segenggam gandum untuk diberikan kepada pengemis. Si suami akhirnya memanjat dan mengambil merpati.
Nabi Sulaiman mendengar hal itu kemudian bertanya kepada jin yang diutusnya “mengapa kamu tidak menjaga pohon itu?”. Kemudian jin mengaku bahwa ia telah dilempar oleh dua malaikat yang diutus Allah untuk melindungi laki-laki itu dari musibah, hal itu karena segenggam gandum atas sedekahnya kepada pengemis.
Dari kisah tersebut dapat disimpulkan bahwa memberi sedekah akan menjaga diri dari musibah dan keburukan lainnya.
Wallahu a’lam bisawab πŸ˜‡

MasyaAllah Ayah Bunda, hari ini kita diingatkan kembali untuk senantiasa menyisihkan sebagian harta kita untuk bersedekah. Semoga kita semua dimampukan untuk bersedekah dan melakukan hal-hal kebaikan lainnya aamiin aamiin yaRabbal’alamin 😊

Terimakasih Bunda dan Kakak Hanif yang sudah membantu kak Hanif untuk menyiapkan materi khitobah hari ini

Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari tausiyah yang disampaikan Kak Hanif 😊
Mohon maaf lahir batin
Wassalamu’alaykum Warohmatulohi Wabarakatuh πŸ˜ŠπŸ™

“Keutamaan Memberi Makan Orang yang Berpuasa” | Khitobah oleh Kak Qeenkin

“Keutamaan Memberi Makan Orang yang Berpuasa” | Khitobah oleh Kak Qeenkin

Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokahtuh πŸ•Œ
Ayah Bunda, Alhamdulillah pada hari ini Kak Qeenkin berkesempatan menyampaikan Khitobah hasil diskusi bersama orangtua yang berjudul 4 Keutamaan Memberi Makan Orang yang Berbuka PuasaπŸ˜‡

Kak Qeenkin menyampaikan dalam tausiyahnya ada 4 keutaman memberi makan orang yang berbuka puasa diantaranya :

  1. Mendapatkan pahala puasa sebanyak orang yang ia berikan
  2. Sedekahnya akan menjadi naungan pada hari kiamat
  3. Sedekahnya menjadi pelindung dari Api Neraka
  4. Sedekahnya Tidak akan mengurangi hartanya
    Wallahu a’lam bisawab πŸ˜‡

MasyaAllah Ayah Bunda, hari ini kita diingatkan untuk senantiasa ringan dalam berbagi. Semoga kita semua dimampukan untuk bersedekah dan melakukan hal-hal kebaikan lainnya aamiin aamiin yaRabbal’alamin 😊

Terimakasih Vati dan Muti yang sudah membantu kak Qeenkin untuk menyiapkan materi khitobah hari ini

Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari tausiyah yang disampaikan Kak Qeenkin 😊
Mohon maaf lahir batin
Wassalamu’alaykum Warohmatulohi Wabarakatuh πŸ˜ŠπŸ™

“Ulama yang Menghormati Gurunya” | Sebuah Khitobah dari Kak Suci

“Ulama yang Menghormati Gurunya” | Sebuah Khitobah dari Kak Suci

Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokahtuh πŸ•Œ
Ayah Bunda, Alhamdulillah hari ini giliran Kak Suci yang mendapat kesempatan berkhitobah dengan judul Abu Hanifah, Ulama Besar yang Menghormati sang Ibu πŸ˜‡

Dalam tausiyah yang disampaikan Kak Suci menceritakan pada suatu hari Ibu Abu Hanifah bertanya kepada Abu Hanifah mengenai tata cara shalat dan hukum shalat. Dengan senang hati atas pengetahuannya sebagai ulama besar Abu Hanifahpun menjelaskan mengenai tata cara shalat dan hukum shalat dengan lemah lembut. Tetapi apa yang dilakukan oleh sang ibu Abu Hanifah terhadap yang ia katakan justru membuat Ibunya tidak mempercayai apa yang ia katakan, bahkan Ibu Abu Hanifah tidak mau mendengar lagi penjelasan Ulama besar tersebut. Sang ibu lebih percaya perkataan sahabatnya yaitu Za’rah Al-Qas dan meminta menemui ulama tersebut untuk mendengarkan penjelasannya.
Melihat perlakuan ibunya yang seperti itu, Abu Hanifah sama sekali tidak marah dan menggurui. Ia bahkan tetap sabar untuk mengantarkan ibunya ke Za’rah Al-Qas dan tetap menghormati sang ibu.

Hikmah yang bisa kita ambil dari khitobah hari ini yaitu kita sentiasa mencotoh sikap Abu Hanifah yang tetap santun kepadanya Ibunya. Tak pula Abu Hanifah selalu mendoakan ibunya
Wallahu A’lam Bisawab 😊

Terima kasih untuk Bunda kak Suci yang telah mendampingi kak Suci berdiskusi menyiapkan materi khitobah hari ini πŸ˜‡

Mohon maaf lahir batin
Wassalamu’alaykum Warohmatulohi Wabarakatuh πŸ˜ŠπŸ™

“Hikayat dalam sebuah Kurma” | Sebuah Khitobah oleh Kak Qowwi

“Hikayat dalam sebuah Kurma” | Sebuah Khitobah oleh Kak Qowwi

Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokahtuh πŸ•Œ
Ayah Bunda, Alhamdulillah hari ini Kak Qowwi berkesempatan menyampaikan Khitobah hasil diskusi bersama orangtua yang berjudul Hikayat dalam sebuah Kurma πŸ˜‡

Kak Qowwi menyampaikan dalam tausiyahnya bahwa ada seseorang yang membeli kurma di pasar dan tanpa sengaja memakan 1 buah kurma yang terjatuh disamping timbangan. Akibat dari itu, seseorang tersebut tidak Allah ridhoi atas doa-doa yang dipanjatkan sebelum meminta izin menghalalkan 1 buah kurma yang ia makan.

Hikmah dari tausiyah yang disampaikan oleh Kak Qowwi yaitu kita dihimbau untuk tidak mengambil hak seseorang tanpa izin, Allah tidak menerima doa hambaNya yang memakan atau mengambil hak yang bukan untuknya
Wallahu a’alam bishawab 😊

Terimakasih Ayah dan Bunda Kak Qowwi yang telah membantu dalam menyiapkan materi khitobah

Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari penggalan kisah yang disampaikan Kak Qowwi

Mohon maaf lahir batin
Wassalamu’alaykum Warohmatulohi Wabarakatuh πŸ˜ŠπŸ™

Field Trip SD Islam Bintang Juara ke Agro Purwosari

Field Trip SD Islam Bintang Juara ke Agro Purwosari

Alhamdulillah pada hari Kamis, 24 Maret 2022. Kakak shalih shalihah SD Islam Bintang Juara melaksanakan kegiatan “Field Trip” ke Agro Purwosari.

Agro Purwosari merupakan agrowisata yang dimiliki dan dikelola oleh Dinas Pertanian, Kota Semarang yang terletak di Dukuh Kedungjangan, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar baru di luar sekolah melalui media bercocok tanam, menumbuhkan kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan, serta memunculkan rasa syukur atas luasnya bumi yang diciptakan Allah SWT.

Kegiatan dimulai dengan shalat duha serta doa dan dzikir pagi, kakak shalih shalihah memohon kepada Allah SWT agar kegiatan kali ini diberikan kelancaran, kemudahan, serta keberkahan.

Setelah shalat duha, kakak shalih shalihah mendengarkan informasi dari guru pendamping tentang pembagian kelompok dan hal-hal yang perlu diperhatikan selama kegiatan “Field Trip”.

Bismillah, kegiatan field trip pun dimulai. Kakak shalih shalihah berbaris dengan rapi, lalu berjalan dan memasuki kendaraan mereka masing-masing, kendaraan pun bergerak bersama-sama menuju Agro Purwosari.

Sesampainya di Agro Purwosari, kakak shalih shalihah disambut oleh kakak fasilitator yang mengarahkan untuk berbaris sesuai kelompok untuk mengecek apakah setiap siswa telah sampai di lokasi dan jumlah anggota dari masing-masing kelompok telah sesuai.

Alhamdulillah, semua peserta di setiap group sudah lengkap, kini saatnya berjalan dengan tertib ke dalam area Agro Purwosari.

Sesampainya di sana, kakak shalih shalihah berkumpul di Padepokan untuk makan bekal bersama, Kak Rafie kelas 3B memimpin pelaksanaan doa sebelum makan, dan Kak Dafa kelas 2 memimpin pelaksanaan doa setelah makan.

Setelah kegiatan makan bekal, kakak shalih shalihah berkumpul di lapangan dan bermain game seru bersama kakak fasilitator.

Senyum dan tawa pun nampak dalam paras kakak shalih shaliah selama mengikuti permainan.

Setelah usai bermain game, kakak shalih shalihah bergerak sesuai dengan kelompok yang telah dibagi. Ada tiga kegiatan yang nantinya akan dilakukan oleh kakak shalih shalihah secara bergantian, yaitu : Memanen sayuran hidroponik, menanam tanaman cabai, dan memanen buah jambu.

Dalam kegiatan menanam tanaman cabai, masing-masing kakak shalih shalihah diberi sebuah polybag, lalu diminta untuk mengisi polybag tersebut dengan media tanam.

Kakak shalih shalihah boleh menggunakan skop ataupun tangan untuk mengisi polybag dengan media tanam.

Setelah polybag terisi dengan media tanam, lalu masing-masing siswa diberi tanaman cabai untuk ditanam di polybag tersebut.

Setelah ditanam di dalam polybag, kakak shalih shalihah boleh membawa pulang tanaman tersebut untuk ditanam dirumah.

Sementara itu, sebagian kelompok yang lain berkunjung ke green house untuk memanen sayuran.

Ada beberapa jenis sayuran yang ditanam disana, diantaranya ada sawi sendok, selada, dan kangkung. Namun kali ini kakak shalih shalihah hanya memanen sayur kangkung saja.

Sama halnya dengan tanaman cabai, sayur kangkung tersebut diperbolehkan untuk dibawa pulang oleh kakak shalih shalihah.

Di waktu yang sama, ada kelompok lainnya yang berkegiatan memanen buah jambu biji.

Maa shaa Allah, kakak shalih shalihah diperbolehkan untuk memilih salah satu buah jambu yang ada di pohon, lalu memetiknya langsung dengan tangan.

Apabila kakak shalih shalihah tidak cukup kuat untuk memetik buah jambu dari pohonnya, bapak fasilitator siap membantu untuk memetik jambu dengan gunting tanaman.

Yeay, senang sekali rasanya bisa berkunjung ke taman agrowisata “Agro Purwosari”. Semoga pengalaman kali ini menjadi bekal berharga untuk menjadi “Calon Pemimpin Muslim” yang peka dan peduli dengan lingkungan sekitar.

Tarhib Ramadhan PAUD & SD Islam Bintang Juara

Tarhib Ramadhan PAUD & SD Islam Bintang Juara

Alhamdulillah dengan izin Allah SWT, kakak shalih shalihah PAUD & SD Islam Bintang Juara pada hari Jumat, 1 April 2022 melaksanakan kegiatan pawai dalam rangka Tarhib Ramadhan.

Kegiatan ini diselenggarakan bekerjasama dengan BABINSA dan BHABINKAMTIBMAS Kelurahan Sukorejo, untuk menjaga keamanan dan kondusifitas saat kegiatan pawai berlangsung.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan suka cita, menyampaikan pesan akan datangnya Ramadhan, serta berbagi kebahagiaan kepada masyarakat bahwa bulan yang penuh rahmat dan ampunan telah tiba.

Kegiatan ini dimulai dengan kakak shalih shalihah SD berbaris dengan rapi, lalu berjalan beriringan menuju ke arah PAUD sambil melantunkan syair-syair islami dan shalawat.

Sesampainya di PAUD, adik-adik KB dan TK telah siap bergabung dengan barisan pawai. Masing-masing telah memegang hiasan untuk memeriahkan kegiatan tarhib.

Allahu akbar! Kakak shalih shalihah melanjutkan pawai bersama-sama, mengelilingi wilayah Dewi Sartika sambil melantunkan syair islami untuk menyebarkan kebahagiaan akan datangnya bulan Ramadhan.

Maa shaa Allah, sungguh luar biasa gema syair dan shalawat yang dilantunkan kakak shalih shalihah sepanjang jalan, sambil diiringi dengan tabuhan rebana nan penuh semangat.

Semoga melalui kegiatan Tarhib Ramadhan, kakak shalih shalihah “Calon Pemimpin Muslim” semakin siap untuk menyiapkan amal terbaik di bulan suci Ramadhan.