Suasana Kamis pagi, 18 Desember 2025, terasa berbeda di lingkungan PAUD Islam Bintang Juara. Tawa ceria adik-adik KB–TK berpadu dengan wajah antusias kakak-kakak dari SD Islam Bintang Juara. Hari itu bukan sekadar hari belajar biasa, melainkan momen istimewa dalam rangkaian Bintang Juara Mengajar, sebuah program yang dirancang untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat menebar manfaat sejak dini.
Dengan tema “Menjadi Pemimpin Muslim yang Menebar Manfaat”, kegiatan ini menjadi bagian penting dari perjalanan pembentukan karakter kakak-kakak SD. Mereka tidak hanya belajar memimpin, tetapi juga mempraktikkan nilai kepemimpinan secara nyata: berbagi ilmu, melayani dengan hati, dan bersabar dalam membersamai adik-adik yang masih belajar mengenal dunia.
Contents
Persiapan Panjang Menuju Hari Bermakna
Jauh sebelum hari pelaksanaan, kakak-kakak SD telah melalui proses persiapan yang tidak singkat. Selama kurang lebih satu bulan, mereka berlatih bersama Bu Laila, mempelajari cara mengajar yang tepat, memahami karakter anak usia dini, serta memperdalam materi yang akan disampaikan.
Materi utama yang diajarkan adalah metode Kauny untuk QS Al-Fatihah dan QS Al-Ashr, sebuah metode pembelajaran Al-Qur’an yang memadukan gerakan, visualisasi, dan makna ayat sehingga lebih mudah dipahami anak-anak. Bagi kakak SD, ini bukan hanya tentang menghafal, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan dengan bahasa yang sederhana dan penuh kasih.
Latihan demi latihan dilakukan dengan penuh kesungguhan. Kakak belajar mengatur suara, ekspresi, serta kesabaran—karena mengajar adik PAUD tentu membutuhkan pendekatan yang berbeda.
Bintang Juara Mengajar: Belajar Mengajar, Belajar Bersabar
Pada hari H, kakak-kakak SD dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mendampingi adik-adik KB–TK. Dengan wajah ramah dan sikap lembut, mereka mulai memandu pembelajaran Al-Qur’an menggunakan metode Kauny.
Pemandangan yang menghangatkan hati pun terlihat: kakak membimbing tangan adik saat mengikuti gerakan, mengulang ayat dengan nada lembut, serta memberi semangat ketika adik mulai kehilangan fokus. Tidak ada nada tinggi, tidak ada paksaan—yang ada hanyalah kesabaran dan keteladanan.
Alhamdulillah, kakak-kakak SD mampu menjalankan peran mereka dengan sangat baik. Mereka tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga menjadi contoh akhlak, adab, dan sikap seorang Muslim yang peduli pada sesama.
Menebar Manfaat, Menumbuhkan Kepemimpinan
Kegiatan Bintang Juara Mengajar bukan hanya memberi manfaat bagi adik-adik PAUD, tetapi juga membawa dampak besar bagi kakak-kakak SD. Dari kegiatan ini, mereka belajar banyak hal berharga, antara lain:
- Melatih kepemimpinan berbasis keteladanan
- Mengasah kesabaran dan empati
- Meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara dan membimbing
- Memahami bahwa ilmu akan semakin bermakna ketika dibagikan
- Menyadari bahwa menjadi pemimpin bukan tentang memerintah, tetapi tentang melayani dan memberi manfaat
Melalui pengalaman langsung ini, kakak SD belajar bahwa kepemimpinan sejati adalah ketika kehadirannya membawa kebaikan bagi orang lain, sekecil apa pun bentuknya.
Bintang Juara Mengajar menjadi bukti bahwa proses membentuk pemimpin Muslim tidak harus menunggu dewasa. Ia bisa dimulai dari ruang kelas sederhana, dari interaksi hangat dengan adik-adik, dan dari niat tulus untuk menebar manfaat. Dari sinilah, langkah-langkah kecil menuju pemimpin masa depan yang berakhlak dan berdampak mulai ditanamkan.*** (CM-MRT)