Mengajarkan bahasa Inggris kepada kakak shalih-shalihah dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat. Sayangnya tidak semua orang tua memiliki kepercayaan diri untuk menemani kakak shalih-shalihah belajar bahasa Inggris.
Padahal kalau Ayah Bunda tahu teknik mengajarkan bahasa Inggris secara menyenangkan, momen ini bisa menjadi sarana bonding yang oke banget lo. Mau tahu bagaimana caranya? Yuk, baca terus artikel ini hingga tuntas ya.
Contents
- 1 13 Cara Asyik Mengajarkan Bahasa Inggris, Dijamin Cas Cis Cus!
- 1.1 1. Gunakan Metode Bermain
- 1.2 2. Berikan Hadiah sebagai Apresiasi
- 1.3 3. Cerita dan Buku Bacaan
- 1.4 4. Tonton Film atau Kartun dalam Bahasa Inggris
- 1.5 5. Lagu dan Musik
- 1.6 6. Mainan Edukatif
- 1.7 7. Menggunakan Perkembangan Anak
- 1.8 8. Berbicara dan Interaksi Aktif
- 1.9 9. Menggunakan Flashcard
- 1.10 10. Libatkan Mereka dalam Kehidupan Sehari-hari
- 1.11 11. Perencanaan Aktivitas Tematik
- 1.12 12. Konsistensi dan Kesabaran
- 1.13 13. Kursus Bahasa Inggris untuk Anak
- 2 Asyiknya Belajar Bahasa Inggris bersama Kampung Inggris Semarang
13 Cara Asyik Mengajarkan Bahasa Inggris, Dijamin Cas Cis Cus!
Empat hal yang tak akan pernah ditolak oleh anak-anak adalah bermain, hadiah, kejutan, dan dongeng/ cerita. – Septi Peni Wulandani.
Nah, coba deh Ayah Bunda mengaplikasikan empat hal yang tak akan pernah ditolak kakak shalih-shalihah tersebut menjadi bagian dari proses pengajaran bahasa Inggris. Berikut adalah beberapa cara asyik untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak:
1. Gunakan Metode Bermain
Bermainnya kakak shalih-shalihah sejatinya adalah proses belajar. Gunakan permainan, puzzle, atau aktivitas kreatif seperti mewarnai atau membuat hiasan untuk memperkenalkan kosakata dan kalimat bahasa Inggris kepada mereka.
Ayah Bunda juga bisa menggunakan kegiatan ice breaking untuk mengajarkan bahasa Inggris dengan banyak bergerak, sehingga kakak tidak terasa bosan dan lebih mudah memahami pelajaran.
2. Berikan Hadiah sebagai Apresiasi
Sediakan hadiah-hadiah sederhana yang bisa memotivasi kakak untuk belajar bahasa Inggris. Misal, saat kakak sudah berhasil menghafal dan mempraktikkan 10 kosa kata menjadi kalimat, berikan sebuah stiker, atau benda lain yang sederhana tapi bisa membuat kakak shalih-shalihah bersemangat.
3. Cerita dan Buku Bacaan
Bacakan buku anak-anak dalam bahasa Inggris secara teratur. Ayah Bunda dapat membacakan cerita atau mengizinkan anak-anak membaca sendiri jika mereka sudah bisa. Membaca buku dapat meningkatkan pemahaman bahasa Inggris mereka.
4. Tonton Film atau Kartun dalam Bahasa Inggris
Pilih kartun atau film animasi yang cocok untuk usia anak-anak dan tonton bersama mereka. Aktifkan subtitle dalam bahasa Inggris untuk membantu mereka menghubungkan kata-kata dengan pengucapannya.
5. Lagu dan Musik
Dengarkan lagu-lagu anak-anak dalam bahasa Inggris bersama-sama. Musik adalah cara yang bagus untuk membiasakan anak-anak dengan ritme, intonasi, dan kosakata bahasa Inggris.
6. Mainan Edukatif
Ada banyak mainan dan permainan edukatif yang dirancang khusus untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak. Mainan ini seringkali menggabungkan unsur permainan dengan pembelajaran bahasa. Contoh: Scrabble, Word Search, dsb.
7. Menggunakan Perkembangan Anak
Selalu pertimbangkan tingkat perkembangan kakak shalih-shalihah. Bahasa yang diajarkan harus sesuai dengan tingkat pemahaman mereka agar tidak terlalu sulit atau terlalu mudah.
8. Berbicara dan Interaksi Aktif
Ajak kakak shalih-shalihah berbicara dalam bahasa Inggris sebanyak mungkin. Cobalah untuk berkomunikasi dengan mereka dalam bahasa Inggris selama beberapa waktu setiap hari. Hal ini bisa termasuk bermain peran atau mengobrol tentang aktivitas sehari-hari.
9. Menggunakan Flashcard
Gunakan kartu kosakata (flashcards) dengan gambar dan kata-kata dalam bahasa Inggris untuk membantu kakak shalih-shalihah memahami kosakata dasar.
10. Libatkan Mereka dalam Kehidupan Sehari-hari
Libatkan kakak shalih-shalihah dalam aktivitas sehari-hari yang melibatkan bahasa Inggris, seperti berbelanja, memasak, atau merencanakan perjalanan bersama.
11. Perencanaan Aktivitas Tematik
Pilih tema-tema tertentu yang menarik bagi kakak shalih-shalihah, misalnya tentang binatang, alam, atau makanan. Kemudian, ajak mereka untuk belajar bahasa Inggris sekitar tema-tema ini. Akan lebih baik lagi jika Ayah Bunda mengunjungi tempat yang berkaitan dengan tema tersebut, sehingga proses belajar bisa lebih bermakna.
12. Konsistensi dan Kesabaran
Ingatlah bahwa setiap anak belajar dengan kecepatan yang berbeda. Penting untuk bersabar dan konsisten dalam proses yang dilalui.
13. Kursus Bahasa Inggris untuk Anak
Nah, bila Ayah Bunda merasa angkat tangan untuk mengajari sendiri, bisa dipertimbangkan untuk mendaftarkan kakak shalih-shalihah ke kursus bahasa Inggris untuk anak-anak yang diajarkan oleh instruktur berpengalaman.
Terkait dengan kursus bahasa Inggris, pada hari Kamis, 24 Agustus 2023 lalu, SD Islam Bintang Juara kedatangan tamu spesial dari Kampung Inggris Semarang. Ketiga pengajar dari Kampung Inggris Semarang mengajak kakak shalih-shalihah kelas 4 belajar bahasa Inggris secara seru dan menyenangkan.
Adapun ketiga pengajar dari Kampung Inggris Semarang yang menyambangi SD Islam Bintang Juara yaitu Miss Neny, Miss Yunita dan satu orang lainnya yang bertugas sebagai tim dokumentasi. Penasaran bagaimana keseruan belajar bahasa Inggris bersama Kampung Inggris Semarang?
Asyiknya Belajar Bahasa Inggris bersama Kampung Inggris Semarang
Miss Neny membuka sesi belajar dengan mengajak kakak shalih-shalihah berkenalan. Kemudian dilanjutkan dengan memberikan beberapa permainan, sehingga kakak shalih-shalihah merasa senang saat belajar.
Beberapa permainan yang dilakukan bersama Miss Neny, antara lain:
- Ketika Miss Neny mengucapkan “Students”, kakak shalih-shalihah harus menjawab dengan “I I I teacher.”
- Ketika Miss Neny berkata “One”, kakak shalih-shalihah harus bertepuk tangan sebanyak sekali, dan seterusnya sesuai dengan angka yang diucapkan oleh Miss Neny.
- Miss Neny membawa botol kosong, dan menggerakkan botol tersebut ke kanan, kiri, depan dan menggoyangkannya. Apabila botol diarahkan ke kiri, maka kakak shalih-shalihah harus menggerakkan badan ke kiri, begitu juga sebaliknya. Sementara saat botol digoyangkan, kakak shalih-shalihah harus melompat.
Setelah kakak shalih-shalihah sudah penuh semangat, Miss Neny kemudian memberikan contoh kalimat menggunakan pola Present Continuous Tense atau biasa juga disebut dengan Present Progressive. Hayo, Ayah Bunda masih ingat tidak kalimat dengan pola ini?
Present Continuous Tense adalah pola kalimat dalam bahasa Inggris untuk menyatakan aktivitas yang dilakukan saat ini. Atau bisa dikatakan juga aktivitas yang sedang berlangsung. Sebagai penanda dari pola ini adalah adanya to be + Verb ing. Contoh:
- Miss Neny is teaching English right now.
The students are studying English in the classroom.
Miss Neny menyampaikan semua materi dalam bahasa Inggris, tanpa terkecuali. Ada beberapa kakak shalih-shalihah yang sudah langsung paham, tetapi ada pula yang membutuhkan waktu untuk bisa menangkap pesan dari Miss Neny.
Namun secara keseluruhan, kakak shalih-shalihah bisa memahami apa yang diajarkan oleh Miss Neny. Setelah berlatih beberapa kalimat secara bergantian, Miss Neny kembali memberikan permainan kepada kakak shalih-shalihah.
Permainan tersebut dinamai dengan “Passing the Ball”. Cara bermainnya yaitu Miss Neny memutarkan sebuah lagu, sementara itu kakak shalih-shalihah harus melakukan estafet bola menggunakan dengan kertas.
Saat lagu berhenti, kakak shalih/ shalihah yang menerima bola saat itu harus maju ke depan. Miss Neny telah menyiapkan tantangan dalam bentuk kardus yang bisa diputar. Pada kardus itu tertulis beberapa kosa kata dalam bahasa Inggris.
Tugas kakak shalih/ shalihah adalah memutar kardus itu, hingga berhenti pada satu kosa kata. Kemudian, kakak shalih/ shalihah harus membuat kalimat berdasarkan kosa kata yang tertera menggunakan pola Present Progressive.
Tak hanya itu, kakak shalih-shalihah juga diajak untuk bermain menyusun kalimat dari kata yang diacak. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah sangat menikmati sesi belajar bersama Kampung Inggris Semarang.
Apalagi bagi kakak shalih-shalihah yang mampu menyelesaikan tantangan, Miss Neny akan mendapatkan hadiah berupa stiker. Semakin semangatlah kakak shalih-shalihah untuk menaklukkan tantangan, demi mendapat stiker dari Kampung Inggris Semarang.
Tak terasa 70 menit telah berlalu, saatnya para pengajar dari Kampung Inggris Semarang berpamitan. Sebagian besar kakak shalih-shalihah menyampaikan bahwa pelajaran bahasa Inggris hari itu terasa berkesan dan menyenangkan.
Apakah ke depannya SD Islam Bintang Juara akan terus bekerjasama dengan Kampung Inggris Semarang? Nantikan saja program-program selanjutnya ya, Ayah Bunda.
Pastinya pengajar dari Kampung Inggris Semarang telah mencontohkan bagaimana cara asyik mengajar bahasa Inggris kepada anak. Dibutuhkan kreativititas yang tinggi dan proses yang menyenangkan untuk menghasilkan pembelajaran super seru.
Ayah Bunda juga insya Allah bisa kok mengajarkan bahasa Inggris kepada kakak shalih-shalihah semenyenangkan pengajar dari Kampung Inggris Semarang. Pastinya niatkan proses belajar tersebut sebagai waktu berkualitas bersama dan dukung minat serta keinginan kakak shalih-shalihah untuk belajar bahasa Inggris. Semangat ya, Ayah Bunda!***
Referensi:
- https://media.neliti.com/media/publications/240627-pembelajaran-bahasa-inggris-bagi-anak-us-80fbe4e0.pdf
- https://jurnal.pknstan.ac.id/index.php/sembadha/article/view/1795
- https://www.tokopedia.com/blog/cara-cepat-belajar-bahasa-inggris-tanpa-les/?utm_source=google&utm_medium=organic


