fbpx

Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79, SD Islam Bintang Juara mengadakan Festival Kemerdekaan selama dua hari berturut-turut. Acara ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengasah kreativitas dan kekompakan para siswa, tetapi juga untuk menanamkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air sejak dini.

Hari Pertama: Gobak Sodor dan Pidato Kemerdekaan

Pada hari pertama Festival Kemerdekaan, semangat kakak shalih-shalihah terlihat begitu menggebu-gebu. Acara dimulai dengan permainan tradisional Gobak Sodor yang melibatkan seluruh kelas. Permainan ini dipilih karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti kerja sama tim, strategi, dan ketangkasan, sangat relevan dengan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Seluruh siswa, dari kelas satu hingga kelas enam, dengan antusias berpartisipasi dalam permainan ini. Suara sorak-sorai dan tawa riang terdengar di seluruh penjuru sekolah. Setiap tim berusaha keras memenangkan pertandingan, namun di balik kompetisi tersebut, tercipta rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang kuat di antara para siswa.

Bersamaan dengan berlangsungnya kegiatan Gobak Sodor, festival pidato kemerdekaan berlangsung di area ruang tamu. Pidato Kemerdekaan dibawakan oleh beberapa siswa pilihan dari kelas 1-6. Dalam pidato kakak shalih-shalihah, sebagian besar mereka mengajak para pendengar untuk merenungkan makna kemerdekaan yang telah diraih dengan darah dan air mata para pahlawan bangsa.

Kakak shalih-shalihah dalam pidatonya juga mengajak para pendengar untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif, seperti belajar dengan giat dan berprestasi di berbagai bidang.

MasyaAllah semakin hari kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara makin piawai dalam berpidato. Bahkan Kak Daffa sampai bercucuran air mata saat menyampaikan isi pidatonya dengan penuh penghayatan.

Harapannya dengan kegiatan Pidato Kemerdekaan ini, kakak shalih-shalihah menjadi terinspirasi untuk lebih mencintai bangsa dan negara, serta berkomitmen untuk menjadi generasi penerus yang mampu menjaga dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

galeri festival kemerdekaan

Hari Kedua: Jalan Sehat, Festival Petani Cilik, dan Festival Pejuang Tangguh

Hari kedua Festival Kemerdekaan dimulai dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan orang tua. Dengan rute mengelilingi lingkungan sekitar sekolah, acara jalan sehat ini menjadi momen kebersamaan yang hangat dan penuh keceriaan.

Setiap kelas menampilkan yel-yel terbaiknya. Ada pula yang membawa MMT, poster-poster inspiratif hingga galon bekas yang ditabuh bertalu-talu. Semakin menambah semarak sepanjang perjalanan.

Terlebih kakak shalih-shalihah mengenakan pakaian dengan nuansa Merah Putih, sehingga ketika berjalan dalam barisan terlihat gagah nan berani. Beberapa di antaranya juga menempelkan stiker gambar Garuda atau bendera Merah Putih di pipi mereka.

Sesampainya di sekolah, setiap peserta diberikan sari kacang hijau sebagai minuman sehat untuk mengembalikan stamina usai berjalan-jalan.

Usai jalan sehat, acara dilanjutkan dengan Festival Petani Cilik. Dalam festival ini, kakak shalih-shalihah kelas rendah diajak untuk belajar dan merasakan langsung bagaimana menjadi petani. Mereka belajar menanam kangkung di dalam polybag, mengenal berbagai jenis real food, dan memahami pentingnya memilih makanan sehat.

Kegiatan yang mengangkat tema “Makananku Real Food, Akhlakku Real Good” ini disambut antusias oleh kakak shalih-shalihah kelas rendah. Mereka mendengarkan paparan materi dari Bu Siti dengan seksama dan mempraktikkan menanam kangkung dengan penuh semangat.

Nantinya para petani cilik ini mendapat tanggungjawab untuk merawat tanaman kangkungnya hingga tumbuh dengan sehat, dan bisa dipanen. Kegiatan ini juga merupakan salah satu langkah SD Islam Bintang Juara menuju Sekolah Adiwiyata.

Sementara itu di kelas tinggi, kakak shalih-shalihah mendapat materi dari Bu Nawang. Dilanjutkan mereka melakukan riset terkait lingkungan yang bisa diaplikasikan di sekolah. Hasil riset tersebut kemudian dipaparkan pada hari Jum’at, 23 Agustus 2024 di depan Pak Ronal dan Bu Siti.

Selain melakukan riset dan presentasi, kakak kelas tinggi juga mendapat tugas untuk membuat poster bertema lingkungan.  Kegiatan Festival Petani Cilik ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap alam dan menghargai profesi petani sebagai salah satu pilar penting dalam kehidupan masyarakat.

Pada saat bersamaan dengan berlangsungnya Festival Petani Cilik, diadakan pula Festival Pejuang Tangguh yang menampilkan kegiatan tarik tambang. Kegiatan ini menjadi puncak kegembiraan di hari kedua.

Setiap kelas berusaha menunjukkan kekuatan dan kekompakan mereka dalam menarik tali tambang. Sorak-sorai penonton yang terdiri dari teman-teman dan guru-guru semakin menambah semangat para peserta.

Selain kegiatan-kegiatan tersebut, pada hari kedua ini juga diadakan sesi berbagi hadiah doorpize. Hadiah ini sendiri dikumpulkan dari para guru dan murid-murid. Lalu diacak dan dibagikan kembali kepada murid dan guru.

Hadiah-hadiah sederhana seperti buku tulis, alat tulis, tumblr, dan mainan edukatif diberikan sebagai bentuk rasa syukur pada kemerdekaan Indonesia yang telah menuju usia 79.

Penutup

Festival Kemerdekaan di SD Islam Bintang Juara menjadi momen yang tak terlupakan bagi seluruh warga sekolah. Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif dan menyenangkan, kakak shalih-shalihah tidak hanya belajar tentang sejarah dan makna kemerdekaan, tetapi juga mengembangkan berbagai nilai positif seperti kerja sama, kedisiplinan, dan rasa syukur.

Semangat kebangsaan yang tumbuh dari Festival Kemerdekaan ini diharapkan dapat terus menyala dalam diri setiap siswa, membimbing mereka menjadi generasi penerus yang cinta tanah air dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.***