Membaca bukan sekadar mengenali rangkaian kata dalam sebuah buku. Di balik setiap halaman yang dibaca, ada wawasan baru, imajinasi yang berkembang, dan pesan bermakna yang dapat dipelajari. Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Jumat Literasi di SD Islam Bintang Juara pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Sejak kegiatan dimulai, para siswa diajak untuk berinteraksi dengan buku melalui aktivitas yang disesuaikan dengan jenjang kelas masing-masing. Tidak hanya membaca, mereka juga berlatih memahami isi bacaan dan menuangkan kembali informasi yang diperoleh ke dalam tulisan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya SD Islam Bintang Juara dalam mengembangkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Melalui pengalaman membaca yang terarah, siswa diharapkan semakin tertarik menjadikan buku sebagai teman belajar sekaligus sumber pengetahuan.
Contents
Belajar Literasi Sesuai Tahap Perkembangan Siswa
Setiap anak memiliki tahapan kemampuan literasi yang berbeda. Karena itu, kegiatan Jumat Literasi dirancang dengan aktivitas yang disesuaikan untuk siswa kelas rendah dan kelas tinggi.
Untuk siswa kelas 1, kegiatan diawali dengan menyimak cerita yang dibacakan oleh guru atau dikenal dengan metode read aloud. Anak-anak mendengarkan cerita, kemudian diajak menjawab pertanyaan seputar peristiwa, tokoh, latar tempat, dan pesan bermakna yang terdapat di dalamnya.
Setelah memahami cerita, siswa berlatih menuliskan judul, tokoh, latar tempat, serta pesan bermakna berdasarkan arahan guru pada buku tulis Bahasa Indonesia. Melalui aktivitas ini, anak tidak hanya berlatih menyimak, tetapi juga mulai menghubungkan informasi yang didengar dengan kemampuan menulis.
Sementara itu, siswa kelas 2 dan 3 mendapatkan pengalaman membaca buku bacaan yang dibawa dari rumah. Dengan bimbingan guru, mereka belajar menemukan informasi penting dalam cerita, kemudian menyusunnya menjadi ringkasan menggunakan kalimat sederhana dan runtut.
Beberapa siswa juga mendapat kesempatan untuk mempresentasikan ringkasan yang telah ditulis. Kesempatan ini menjadi ruang latihan untuk menyampaikan kembali pemahaman mereka terhadap isi buku.
Siswa Kelas 4, 5, dan 6 Belajar Menulis Sinopsis Buku
Tantangan literasi berikutnya diberikan kepada siswa kelas 4, 5, dan 6. Pada jenjang ini, siswa tidak hanya diminta memahami isi bacaan, tetapi juga mengidentifikasi gagasan utama dan menyusunnya menjadi sebuah sinopsis.
Sebelum membaca, guru memberikan penjelasan singkat mengenai pengertian sinopsis dan ketentuan penulisannya. Selanjutnya, siswa membaca buku bacaan yang telah dibawa dari rumah. Buku yang digunakan dapat berupa karya fiksi maupun nonfiksi, dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
Setelah membaca, siswa mengidentifikasi isi dan gagasan utama buku, kemudian menuliskan sinopsis pada buku tulis Bahasa Indonesia sesuai ketentuan. Perwakilan siswa juga diminta mempresentasikan hasil tulisannya di hadapan teman-teman.
Dalam kegiatan ini, siswa kelas tinggi diarahkan untuk menulis menggunakan bahasa sendiri, bukan menyalin dari internet maupun bagian belakang buku. Sinopsis disusun sepanjang 300–500 kata dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Struktur penulisannya mencakup pembukaan berupa alasan memilih buku, identitas buku, ringkasan isi, serta tanggapan atau ulasan pribadi. Dengan demikian, siswa berlatih lebih dari sekadar menceritakan kembali isi bacaan. Mereka juga belajar menyampaikan pendapat dan memberikan penilaian terhadap buku yang dibaca.
Dari Membaca Menjadi Karya yang Bermakna
Salah satu hal menarik dari kegiatan Jumat Literasi adalah adanya proses lanjutan setelah siswa menyelesaikan bacaan. Setiap jenjang memiliki hasil belajar yang ingin dikembangkan.
Siswa kelas 1 berlatih kemampuan menyimak dan menulis. Siswa kelas 2 dan 3 mengembangkan kemampuan meringkas buku. Sementara itu, siswa kelas 4, 5, dan 6 berlatih menyusun sinopsis berdasarkan pemahaman dan tanggapan pribadi.
Proses ini mengajarkan bahwa membaca dan menulis merupakan dua keterampilan yang saling berkaitan. Ketika membaca, siswa memperoleh informasi dan gagasan. Ketika menulis, mereka belajar mengolah, memilih, serta menyampaikan kembali informasi tersebut secara lebih terstruktur.
Selain itu, kegiatan presentasi memberikan kesempatan kepada siswa untuk melatih keberanian dan kemampuan berkomunikasi. Mereka belajar menyampaikan hasil pemikiran sekaligus mendengarkan karya dan pendapat teman-temannya.
Membuka Peluang Mengikuti Program 1 Bulan 1 Buku
Kegiatan Jumat Literasi kali ini juga memiliki tindak lanjut khusus bagi siswa kelas 4, 5, dan 6. Sinopsis yang telah ditulis dikumpulkan paling lambat 2 November 2026 untuk diseleksi oleh pihak sekolah.
Sinopsis yang lolos seleksi akan dikirimkan untuk mengikuti program 1 Bulan 1 Buku yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Semarang.
Program ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan literasi melalui karya tulis yang disusun berdasarkan buku yang telah mereka baca. Lebih dari itu, proses penyusunan sinopsis melatih siswa untuk memahami bacaan secara mandiri, mengungkapkan gagasan dengan bahasa sendiri, serta memberikan tanggapan secara bertanggung jawab.
Menumbuhkan Kebiasaan Membaca, Satu Halaman demi Satu Halaman
Membangun budaya literasi tentu membutuhkan proses dan pembiasaan. Minat baca tidak tumbuh hanya melalui ajakan, tetapi juga melalui pengalaman membaca yang menyenangkan, pendampingan, dan kesempatan bagi anak untuk menunjukkan pemahamannya.
Melalui Jumat Literasi, SD Islam Bintang Juara berupaya menghadirkan pengalaman tersebut. Anak-anak belajar bahwa sebuah buku dapat menjadi pintu untuk mengenal banyak hal, sementara kegiatan menulis membantu mereka mengolah pengetahuan yang diperoleh.
Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti sebagai aktivitas sekolah semata. Semangat membaca dapat terus tumbuh dalam keseharian siswa, baik di sekolah maupun di rumah.
Sebab, setiap buku menyimpan cerita dan pengetahuan. Dan setiap anak memiliki kesempatan untuk menemukan makna di dalamnya, satu halaman demi satu halaman.*** (CM-MRT)