fbpx
Dari Guru untuk Guru: Kombel Telaga Ilmu Bahas Pembelajaran Mendalam yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan

Dari Guru untuk Guru: Kombel Telaga Ilmu Bahas Pembelajaran Mendalam yang Berkesadaran, Bermakna, dan Menggembirakan

Kamis siang, 9 Oktober 2025, suasana di Perpustakaan SD Islam Bintang Juara terasa hangat dan penuh semangat. Deretan rak buku menjadi saksi dialog inspiratif antar pendidik dalam agenda Kombel (Komunitas Belajar) Telaga Ilmu, sebuah ruang tumbuh bersama yang secara rutin diadakan oleh para guru SD Islam Bintang Juara.

Hari itu, topik yang dibahas begitu menggugah: “Pembelajaran Mendalam”, sebuah pendekatan yang tidak hanya berbicara tentang apa yang diajarkan, tetapi juga bagaimana guru dan siswa belajar dengan kesadaran penuh dan hati yang gembira.

Dua narasumber utama hadir berbagi pengalaman dan pandangan, yaitu Nur Shofwatin Ni’mah, S.Pd., Gr., Kepala SD Islam Bintang Juara, dan Aliffia Indah Fitriana, S.Pd., salah satu guru inspiratif yang juga aktif dalam inovasi pembelajaran.

Belajar untuk Memaknai, Bukan Sekadar Mengajar

Dalam pembukaannya, Bu Ni’mah menyampaikan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) adalah tentang melibatkan hati dan pikiran secara utuh dalam proses belajar.

“Anak-anak belajar bukan sekadar mengingat, tapi memahami. Mereka harus merasakan bahwa apa yang dipelajari itu bermakna dalam hidup mereka,” ungkapnya lembut, tetapi tegas.

Ia juga menekankan nilai inti dari pembelajaran mendalam yang menjadi ruh pendidikan di SD Islam Bintang Juara, yaitu:

  • Berkesadaran — guru hadir sepenuhnya dalam proses belajar, menyadari potensi dan kebutuhan setiap anak.
  • Bermakna — setiap aktivitas pembelajaran menghubungkan konsep dengan kehidupan nyata.
  • Menggembirakan — belajar harus membawa kebahagiaan, bukan tekanan.

Bu Fia: Saat Guru Belajar untuk Menumbuhkan

Sesi kemudian dilanjutkan oleh Bu Aliffia Indah Fitriana, S.Pd., yang berbagi praktik baik dalam menerapkan pembelajaran mendalam di kelas.
Ia menuturkan bagaimana guru bisa menumbuhkan rasa ingin tahu dan empati siswa melalui aktivitas reflektif.

“Kadang yang sederhana justru berdampak besar. Misalnya, memberi ruang anak untuk bercerita, membuat janji persahabatan, atau sekadar mendengarkan pendapat mereka dengan sungguh-sungguh.”

Bu Fia juga mengajak para guru untuk berani keluar dari pola lama dan mencoba hal-hal baru yang lebih bermakna. “Guru yang tumbuh akan melahirkan pembelajaran yang hidup,” ujarnya penuh semangat.

Dari Teori ke Aksi: Guru Mengembangkan Ide-Inovatif

Setelah sesi sharing, kegiatan berlanjut dengan praktik kolaboratif. Para guru dibagi ke dalam kelompok kecil untuk mengembangkan ide-ide baik yang bisa diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar. Suasana perpustakaan pun berubah menjadi laboratorium ide — ramai, seru, dan penuh tawa.

Beberapa ide menarik lahir dari sesi ini, di antaranya:

  • “Janji Persahabatan”, sebagai bentuk latihan kesadaran sosial dan komitmen antar siswa.
  • Kegiatan inklusivitas, yang menumbuhkan empati antara anak reguler dan teman-teman ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).
  • Pembelajaran berbasis pengalaman, agar anak belajar langsung melalui proyek dan praktik nyata.

Semua ide-ide hebat itu dituangkan dalam RPP yang telah mengaplikasikan pembelajaran mendalam. Selanjutnya, tiap kelompok mempresentasikan RPP yang telah disusun bersama-sama.

Dari setiap kelompok, muncul gagasan yang menggambarkan satu hal: bahwa guru SD Islam Bintang Juara tidak berhenti belajar untuk menciptakan ruang belajar yang bermakna bagi siswanya.

Menutup Hari dengan Refleksi dan Harapan

Menjelang sore, sesi Kombel ditutup dengan refleksi bersama. Para guru saling berbagi perasaan setelah mengikuti kegiatan — ada yang merasa tercerahkan, ada pula yang bersemangat untuk segera mencoba ide barunya di kelas.

Pembelajaran mendalam bukan hanya untuk murid, tapi juga untuk kita para guru,” ujar salah satu peserta sambil tersenyum. Kalimat itu menjadi penutup yang indah, seolah mengingatkan bahwa mendidik adalah perjalanan panjang untuk terus bertumbuh.

Guru SD Islam Bintang Juara: Terus Bertumbuh, Terus Belajar

Melalui kegiatan Kombel Telaga Ilmu, SD Islam Bintang Juara kembali menunjukkan komitmennya untuk membangun ekosistem pendidikan yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan — tidak hanya bagi siswa, tetapi juga bagi para pendidiknya.

Guru-guru di sini bukan hanya pengajar, tapi juga pembelajar sejati, yang terus meningkatkan kualitas diri agar mampu mendampingi kakak shalih-shalihah tumbuh menjadi generasi cerdas, beradab, dan berjiwa pemimpin.*** (CM-MRT)

CERANA: Cerita Ramadan Bermakna, Menebar Kebaikan di Bulan Penuh Berkah

CERANA: Cerita Ramadan Bermakna, Menebar Kebaikan di Bulan Penuh Berkah

Ramadan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal dan berbagi inspirasi kebaikan. Melalui program CERANA (Cerita Ramadan Bermakna), SD Islam Bintang Juara kembali menghadirkan sesi inspiratif yang membekas di hati para kakak shalih-shalihah.

Live Instagram Spesial Ramadan: Belajar Kebaikan dari Pak Ali dan Kak Aira

Pada Sabtu, 8 Maret 2025, CERANA hadir secara live di Instagram dengan narasumber spesial: Pak Ali, guru inspiratif SD Islam Bintang Juara, dan Kak Aira, siswa kelas 2 yang penuh semangat. Bersama, mereka membawakan tema: “Menebar Kebaikan, Ramadan Penuh Berkah.”

Siaran langsung ini mengajak para siswa untuk menyemarakkan Ramadan dengan berbagai kegiatan positif, mulai dari:

  • Membantu orang tua di rumah,
  • Berbagi makanan berbuka dengan tetangga,
  • Menjaga lisan dan perbuatan,
  • Serta meningkatkan ibadah harian seperti salat, mengaji, dan sedekah.

Membangun Karakter Melalui Cerita dan Keteladanan

Program CERANA SD Islam Bintang Juara bukan hanya menghadirkan cerita biasa. Melalui dialog antara guru dan siswa, anak-anak diajak memahami nilai-nilai kebaikan secara ringan, menyenangkan, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Kak Aira sebagai narasumber cilik memberikan contoh nyata bahwa anak-anak pun bisa menjadi duta kebaikan di lingkungan masing-masing. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter bisa dikemas dengan cara yang inspiratif dan relevan.

Menyentuh Hati, Menggerakkan Aksi

Melalui tayangan CERANA ini, banyak siswa merasa lebih semangat mengisi Ramadan dengan hal-hal bermanfaat. Mereka terinspirasi untuk:

  • Lebih rajin membaca Al-Qur’an,
  • Berlatih sabar dan jujur,
  • Membuat jadwal kegiatan Ramadan sendiri,
  • Serta mencatat kebaikan yang dilakukan setiap harinya.

Bahkan, beberapa orang tua menyampaikan apresiasi karena anak-anak jadi lebih berinisiatif untuk berbuat baik tanpa diminta.

Yuk, Ikuti dan Sebarkan Semangat CERANA!

Program CERANA (Cerita Ramadan Bermakna) insyaAllah akan hadir pada bulan Ramadan tahun depan dengan berbagai tema menarik. Pastikan untuk tidak melewatkan tayangan inspiratif lainnya di akun Instagram @sdislambintangjuara.

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tapi tentang bagaimana kita memaknai setiap detiknya dengan amal kebaikan. Mari isi Ramadan dengan makna bersama SD Islam Bintang Juara. (CM-MRT)

Project Based Learning Kelas 5: Mengubah Limbah Kain Menjadi Produk Bermanfaat

Project Based Learning Kelas 5: Mengubah Limbah Kain Menjadi Produk Bermanfaat

Project Based Learning Kelas 5 SD Islam Bintang Juara kali ini sangat inspiratif, Ayah Bunda!

Industri mode merupakan salah satu penyumbang utama limbah dan polusi global, dengan menghasilkan sekitar 92 juta ton limbah tekstil setiap tahunnya. Limbah mode ini mencakup pakaian, tekstil, dan aksesori yang dibuang dari produksi serta konsumsi produk mode. Hal ini tentunya memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan kita.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap isu ini, SD Islam Bintang Juara melalui kelas 5 mengadakan Project Based Learning (PBL) bertema “Transformasi Limbah Upcycle Kain Perca, Seni Ramah Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan”. Kegiatan ini berlangsung selama sembilan pertemuan, dari 13 hingga 23 Januari 2025, dengan tujuan mengajak kakak shalih-shalihah untuk mencari solusi atas permasalahan limbah tekstil dengan mengubah kain perca menjadi produk yang bermanfaat.

Tujuan dan Manfaat Project Based Learning Kelas 5

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan praktis siswa dalam mengolah kain perca tetapi juga mengintegrasikan tiga mata pelajaran, yaitu:

  • Matematika – Siswa mampu melakukan operasi hitung pembagian pecahan dengan bilangan asli.
  • Bahasa Indonesia – Siswa mampu mengidentifikasi dan menulis teks eksplanasi berdasarkan hasil pengamatan.
  • Seni – Siswa mampu menggunakan perspektif dalam membuat karya 2D dan 3D. Dalam hal ini kakak kelas 5 mampu menjahit kain perca menjadi produk yang bermanfaat.

Dengan menggabungkan metode deep learning dalam project-based learning, kakak shalih-shalihah tidak hanya mengasah keterampilan menjahit, tetapi juga belajar dari teladan inspiratif Rasulullah SAW yang selalu membantu pekerjaan rumah tangga, termasuk menjahit. Setiap jahitan melambangkan dedikasi, ketekunan, dan semangat untuk terus belajar.

galeri project based learning kelas 5 wawancara dan survey konsumen SD Islam Bintang Juara

Rangkaian Kegiatan Project Based Learning

Adapun kegiatan Project Based Learning kelas 5 ini berlangsung selama sembilan hari, sebagai berikut:

  1. Kamis, 9 Januari 2025 – Engage & Entry Event
  2. Senin, 13 Januari 2025 – Eksplorasi dan Penelitian
  3. Selasa, 14 Januari 2025 – Pengembangan Produk
  4. Rabu, 15 Januari 2025 – Gerakan Literasi Membaca
  5. Kamis, 16 Januari 2025 – Belajar Bersama Orang Tua dengan mengundang bunda Mega Putri Rianingtyas, orang tua dari Kak Keyna
  6. Senin, 20 Januari 2025 – Menjahit Produk
  7. Selasa, 21 Januari 2025 – Finishing Produk dan Project Board
  8. Rabu, 22 Januari 2025 – Persiapan Presentasi
  9. Kamis, 23 Januari 2025 – Presentasi Produk

galeri project based learning kelas 5 BBOT dan presentasi SD Islam Bintang Juara

Manfaat Presentasi bagi Anak SD

Presentasi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran berbasis proyek. Berikut beberapa manfaat yang didapatkan siswa dari kegiatan ini:

  • Meningkatkan Kepercayaan Diri – Siswa belajar untuk berbicara di depan umum, menyampaikan ide, dan menghadapi audiens.
  • Melatih Kemampuan Berpikir Kritis dan Problem Solving – Dengan mempresentasikan produk mereka, siswa ditantang untuk berpikir lebih dalam dan memahami setiap langkah proses yang telah mereka lakukan.
  • Mengasah Kemampuan Komunikasi – Siswa belajar bagaimana menyampaikan informasi dengan jelas, efektif, dan menarik.
  • Mendorong Kerja Sama Tim – Dalam kelompok, siswa harus berbagi tugas, bekerja sama, dan saling mendukung untuk mencapai tujuan yang sama.
  • Membantu Pemahaman Materi – Dengan menjelaskan kembali proses yang telah mereka lalui, siswa semakin memahami konsep yang dipelajari.

Yuk, Ayah Bunda bisa menikmati video berikut untuk melihat bagaimana proses Project Based Learning kelas 5 ini berlangsung:

Kesimpulan

Melalui Project Based Learning kelas 5 ini, siswa tidak hanya belajar tentang daur ulang kain perca tetapi juga memahami pentingnya keberlanjutan dalam industri mode. Dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu, mereka dapat mengembangkan keterampilan akademik dan praktis yang bermanfaat bagi masa depan. Semoga proyek ini menginspirasi lebih banyak orang untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memanfaatkan limbah tekstil dengan cara yang kreatif dan inovatif.***(CM-MRT)

Education for Life, Pekan Ta’aruf 2024 Hari Kedua Bertaburan Ilmu

Education for Life, Pekan Ta’aruf 2024 Hari Kedua Bertaburan Ilmu

Pekan Ta’aruf 2024 hari kedua bertepatan dengan bertambahnya usia SD Islam Bintang Juara ke-7 tahun. Karena hari kedua ini istimewa, maka kegiatannya pun harus istimewa. Mengangkat tema Education for Life, hari kedua bertaburan ilmu di segala penjuru.

Rangkaian Tema Education For Life

Pendidikan bukan hanya tentang apa yang kita pelajari di dalam kelas, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan diri untuk menghadapi kehidupan. Dalam era yang terus berkembang ini, “Education for Life” menjadi lebih relevan dari sebelumnya.

Pendidikan yang sejati adalah proses seumur hidup yang membantu kita untuk tumbuh, berkembang, dan beradaptasi dengan perubahan. Melalui pembelajaran yang berkelanjutan, kita tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan dan nilai-nilai yang esensial untuk sukses di segala aspek kehidupan.

Menyadari hal itu, pada Pekan Ta’aruf 2024 hari kedua ini, ibu bapak guru telah menyiapkan beragam tema edukasi yang insyaAllah dibutuhkan oleh kakak shalih-shalihah. Ada apa saja tema yang  telah dipersiapkan?

1. Penyuluhan Bekal Sehat dari Puskesmas Sekaran

Puskesmas Sekaran dihadirkan untuk memberikan penyuluhan tentang pentingnya membawa bekal sehat kepada kakak shalih-shalihah kelas 1. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kakak kelas 1 akan pentingnya bekal makanan sehat.

Dalam penyuluhan tersebut, pemateri dari Puskesmas Sekaran memberikan informasi tentang ragam menu bekal yang seimbang dan bernutrisi. Dengan bekal yang sehat, diharapkan kakak kelas 1 dapat lebih fokus dalam belajar dan tumbuh kembang secara optimal.

galeri education for life penyuluhan puskesmas

Dalam kesempatan ini, kakak kelas 1 diajak untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan interaktif, seperti menjawab pertanyaan terkait materi. Melalui penyuluhan ini, Puskesmas Sekaran berharap dapat menanamkan kebiasaan baik sejak dini dalam hal pola makan sehat.

Dengan bekal makanan yang tepat, diharapkan kakak shalih-shalihah dapat terhindar dari berbagai masalah kesehatan, seperti obesitas dan kekurangan gizi. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah kelas 1 telah dibekali ilmu mengenai pentingnya bekal sehat, tentu saja lain itu, peran Ayah Bunda terkait menyiapkan bekal sehat sangatlah penting.

Semoga Ayah Bunda selalu istiqomah dalam hal penyediaan makanan yang bergizi. Bekal yang dibawakan Ayah Bunda merupakan langkah konkret dalam mendukung terciptanya generasi yang lebih sehat dan cerdas.

2. Aku Calon Pemimpin Muslim Tangguh dan Siap Berkarya

Aku Calon Pemimpin Muslim Tangguh dan Siap Berkarya adalah materi yang dirancang oleh Bu Yayuk dan Bu Siti untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi muda Muslim agar menjadi pemimpin yang kuat, berintegritas, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Materi ini dipersiapkan khusus untuk kakak shalih-shalihah kelas 2 dan 3, yang berfokus pada pengembangan karakter, pengetahuan agama, keterampilan kepemimpinan, dan wawasan global.

Kakak kelas 2 dan 3 diajak untuk memahami nilai-nilai Islam yang sejati, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang, serta bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dan dalam berbagai peran kepemimpinan. Bu Siti menyampaikan materi ini untuk kakak shalih-shalihah kelas 2, sementara Bu Yayuk membawakan materi ini di depan kakak kelas 3.

galeri education for life  Aku Calon Pemimpin Muslim Tangguh dan Siap Berkarya

Bu Siti dan Bu Yayuk memberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik agar kakak shalih-shalihah mampu menyimpulkan seperti apakah muslim yang tangguh dan siap berkarya itu. Selain diajak berdiskusi, kakak kelas 2 dan 3 juga diberi kesempatan menonton beberapa video pendek sesuai tema. Usai menonton video, kakak shalih-shalihah diberi waktu untuk menyampaikan hikmah yang didapatkan.

Melalui Materi “Aku Calon Pemimpin Muslim Tangguh dan Siap Berkarya”, kakak shalih-shalihah kelas 2 dan 3 diajarkan untuk berpikir kritis, bertindak bijak, dan berkomitmen pada prinsip-prinsip moral yang tinggi. Mereka didorong untuk berani bermimpi besar dan bekerja keras untuk mencapai tujuan mereka, baik dalam bidang pendidikan, karier, maupun sosial.

Dengan bekal ilmu dan keterampilan yang diperoleh, mereka diharapkan mampu menghadapi tantangan zaman dan memberikan solusi yang inovatif serta berkelanjutan. Aku Calon Pemimpin Muslim Tangguh dan Siap Berkarya bukan hanya tentang mempersiapkan pemimpin masa depan, tetapi juga tentang membangun komunitas yang lebih baik dan lebih berdaya.

3. Edukasi Pubertas untuk Menghadapi Usia Baligh

Sementara itu, kakak kelas 4 – 6 mendapatkan edukasi pubertas dari Pak Solekan. Mengingat kakak kelas 4-6 sudah memasuki usia pra baligh dan baligh, mereka sangat membutuhkan ilmu untuk menghadapi tanda-tanda pubertas yang mulai muncul.

Masa pubertas adalah fase penting dalam kehidupan setiap individu, di mana terjadi berbagai perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang menandai peralihan dari masa kanak-kanak ke usia dewasa. Edukasi pubertas menjadi sangat penting untuk membantu kakak shalih-shalihah memahami dan menghadapi perubahan ini dengan baik.

galeri education for life  edukasi pubertas

Melalui edukasi yang tepat dengan pendekatan sesuai syariat, kakak shalih-shalihah dapat memperoleh informasi akurat tentang perubahan yang akan mereka alami, termasuk pertumbuhan fisik seperti menstruasi pada kakak shalihah dan mimpi basah pada kakak shalih, serta perubahan hormonal yang mempengaruhi emosi dan perilaku. Dengan pemahaman yang baik, kakak shalih-shalihah diharapkan dapat merasa lebih siap dan tidak cemas dalam menghadapi masa pubertas.

Selain itu, edukasi pubertas juga mencakup aspek-aspek penting lainnya seperti kesehatan reproduksi, pentingnya menjaga kebersihan diri, dan pemahaman tentang batasan pribadi yang sesuai syariat. Kakak shalih-shalihah juga diberikan informasi bahwa penting untuk berkomunikasi secara terbuka kepada Ayah Bunda ataupun ibu bapak guru agar keingintahuan yang muncul dapat dijawab dengan tepat. InsyaAllah dengan edukasi yang komprehensif dan dukungan yang memadai, kakak shalih-shalihah dapat menjalani masa pubertas dengan percaya diri dan kesiapan menghadapi usia baligh.

MasyaAllah tema-tema Education for Life pada Pekan Ta’aruf hari kedua ini sangat variatif bukan, Ayah Bunda. Semoga sesuai dengan kebutuhan kakak shalih-shalihah, dan bisa memberikan manfaat bagi kehidupan mereka. Aamiin ya Rabb.***

Masya Allah Kerennya Filosofi Logo HUT ke-476 Kota Semarang

Masya Allah Kerennya Filosofi Logo HUT ke-476 Kota Semarang

“Bersama Kita Kuat, Solid, Semarang Semakin Hebat”

Selain memperingati Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei juga diperingati sebagai HUT Kota Semarang. Pada tahun ini, Kota Semarang memasuki usia ke-476. Untuk menyemarakkan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke-476, sejak Januari 2023 telah diadakan beragam kegiatan lo, Ayah Bunda.

Salah satunya yaitu lomba logo HUT ke-476 Kota Semarang. Seperti apakah logonya dan makna di baliknya?

Filosofi di Balik Logo HUT ke-476 Kota Semarang

Lomba desain logo HUT ke-476 Kota Semarang diselenggarakan pada 5-15 Januari oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo). Masya Allah, ternyata antusiasme masyarakat terhadap lomba ini sangat luar biasa.

Terbukti ada kurang lebih 530 peserta yang mengirimkan hasil karyanya. Dewan juri pun merasa kebingungan saat menentukan pemenangnya.

Setelah diskusi yang cukup alot, pada akhirnya dipilihlah sebuah logo dengan merah sebagai warna dominan. Adapun dipilihnya logo karya Arif Wahyudi dikarenakan menurut dewan juri memenuhi beberapa kriteria, baik dari sisi seni, filosofi dan otentifikasi. Pemenang lomba desain logo HJKS ke-476 diumumkan pada Minggu, 22 Januari 2023.

filosofi logo hut ke-476 kota semarang

Pada tahun ini, Kota Semarang memilih Burung Phoenix sebagai logo HUT ke-476. Pemilihan Burung Phoenix oleh Arif Wahyudi ada makna yang sangat dalam.

Burung Phoenix yang diilustrasikan dalam logo HUT ke-476 Kota Semarang melambangkan semangat pembaruan dan kebangkitan. Logo ini mempresentasikan semangat kebangkitan Kota Semarang dengan #BergerakBersama untuk bangkit dan pulih dari pandemi Covid 19.

Seperti kisah burung phoenix yang terlahir kembali, teriring doa dan harapan yang besar untuk kebangkitan dan pemulihan Kota Semarang dari berbagai aspek demi mewujudkan #SemarangMakinHebat.

Sementara itu tema yang diangkat dalam perayaan HJKS ke-476 yaitu“Bersama Kita Kuat, Solid, Semarang Semakin Hebat”. Sesuai dengan temanya, beragam acara pun digelar untuk menyemarakkan pertambahan usia ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini. Apa sajakah acara tersebut?

Rangkaian Acara pada Perayaan HUT ke-476 Kota Semarang

Gelaran acara dalam rangka HUT ke-476 Kota Semarang sangat bervariasi. Tidak hanya digelar pada tanggal 2 Mei 2023, tetapi juga ada banyak ragam acara yang diselenggarakan sebelum dan sesudah tanggal 2 Mei.

Beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain Festival durian, ziarah makam pendiri Kota Semarang, Gebyar Porwakos, Jambore Pokdarwis, Google Extremax Day, Semarang Job Fair, Kenduri seni: inflasi, stunting, Jamune, Urban farming, Gebyar Polder Tawang dan kampanye mandatory halal, Gelar TBRS, serta rangkaian Dugderan.

SD Islam Bintang Juara juga turut serta menyemarakkan HUT ke-476 Kota Semarang dengan mengikuti Gelar TBRS pada hari Ahad, 19 Maret 2023.  Pada momen tersebut, SD Islam Bintang Juara mengikuti Gelar Karya P5 yang diberi tajuk Lensa Cakrawala.

Peringatan ulang tahun Kota Semarang pada tahun ini digelar dengan meriah sebagai wujud syukur karena Semarang telah mampu melalui pandemi Covid-19 dengan cukup baik. Oleh karenanya kolaborasi dan integrasi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci atas penyelenggaraan beragam kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan.

Berikut ini beberapa kegiatan yang insya Allah akan digelar dalam beberapa hari ke depan untuk merayakan HJKS ke-476;

kegiatan HJKS ke-476

Kegiatan pada Selasa, 2 Mei 2023

Tepat pada hari lahirnya kota Semarang, ada beragam kegiatan yang digelar, antara lain:

  • Joget Bareng Semarang Rumah (K)ITA yang diikuti oleh kurang lebih 11.476 peserta
  • Pemecahan rekor MURI makan bersama 11.476 Nasi Glewo.
  • Penyerahan Kado Mbak ITA berupa KTP bagi warga yang berulang tahun ke 17 pada 2 Mei mendatang.
  • Launching Batik Khas Semarangan, KKPD ID Card Tap Cash, Panutan Pembayaran PBB, –Launching Kenita Libas, Petani Cilik, Remaja Tani, Detektif
  • Penandatanganan MOU Kedung Sepur
  • Penyerahan Hadiah Lomba Rangkaian Hari Jadi ke 476 Kota Semarang

Rangkaian kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai pukul 15.00 di Jalan Pemuda, Kota Semarang. Ayah Bunda bisa datang langsung ke lokasi untuk melihat bagaimana meriahnya acara tersebut. Selain itu, kegiatan ini juga bisa disaksikan secara live streaming melalui saluran YouTube Semarang Pemkot.

Kegiatan pada Kamis, 4 Mei 2023

Secara perlahan, Semarang sedang berupaya untuk menjadi Smart City. Beberapa fasilitas sedang disiapkan. Untuk mendukung rencana tersebut, insya Allah akan diadakan Huawei Smart City Forum bertempat di MG Setos, Jalan Inspeksi, Kembangsari. Acara akan dimulai pada pukul 08.30 WIB.

Kegiatan pada 5 – 7 Mei 2023

Selama tiga hari berturut-turut, akan digelar Semarak 476 di Kota Lama. Tujuannya adalah untuk mendukung usaha lokal masyarakat Kota Semarang.

Pada kegiatan ini, Ayah Bunda bisa menikmati dan menyaksikan beragam booth kuliner, handycraft, fashion, perikanan, pertanian, literasi, dan pendidikan. Selain itu juga akan ada Launching Nol Kilometer Semarang.

Kegiatan pada Ahad, 21 Mei 2023

Acara puncak alias resepsi HJKS ke-476 akan digelar pada hari Ahad, 21 Mei 2023. Mengangkat konsep pesta rakyat, Pemerintah Kota Semarang akan menggelar hiburan berupa pagelaran seni yang bisa dinikmati secara gratis.

Bersamaan dengan resepsi HJKS ke-476, digelar pula Puncak Pekan Antikorupsi. Momen ini dianggap sangat tepat untuk mengobarkan kembali semangat masyarakat mengenai budaya antikorupsi dan turut aktif berkontribusi mengawasi kegiatan pelaksanaan keuangan daerah, serta berupaya memerangi korupsi bersama Pemerintah Kota Semarang.

Ide Kegiatan Bersama Kakak Shalih-shalihah untuk Merayakan Hari Jadi Kota Semarang ke-476

Nah, sebagai warga kota Semarang, Ayah Bunda bisa mengajak kakak shalih-shalihah untuk turut serta menyemarakkan HJKS ke-476. Berikut ini beberapa ide seru yang bisa dipraktikkan bersama kakak shalih-shalihah:

ide kegiatan merayakan HJKS ke 476

  • Mempelajari sejarah Kota Semarang dengan mengunjungi beberapa tempat wisata, seperti Museum Kota Lama, Lawang Sewu, Museum Ranggawarsita, dll.
  • Mengenal kuliner legendaris Kota Semarang, seperti Ganjel Rel dan Lunpia.
  • Mempelajari seni dan budaya Kota Semarang, misal Tari Gambang Semarang yang pernah ditampilkan oleh kakak shalihah kelas 6 pada acara Visitasi Akreditasi SD Islam Bintang Juara.

Ide-ide di atas bisa didesain dalam berbagai macam konsep, misal game tebak gambar, cerdas cermat keluarga, dan masih banyak lagi.  Apakah Ayah Bunda memiliki ide seru lainnya dalam rangka meramaikan Hari Jadi Kota Semarang? Boleh lo bagikan ceritanya di kolom komentar.

Apabila informasi mengenai filosofi di balik logo HUT ke-476 Kota Semarang ini bermanfaat, mohon Ayah Bunda berkenan untuk membagikannya kepada sahabat dan kerabat. Akhir kata, semoga Semarang Semakin Hebat sehingga bisa menjadi kota yang nyaman bagi Calon Pemimpin Muslim dalam belajar dan berkarya.***

Referensi:

  • https://www.ayosemarang.com/semarang-raya/778640299/rangkaian-acara-hut-kota-semarang-ke-476-tanggal-2-7-mei-2023-dari-joget-bareng-sampai-parade
  • https://travel.kompas.com/read/2023/05/02/115000427/hari-jadi-ke-476-kota-semarang-simak-sejarahnya
  • https://semarangkota.go.id/p/4671/pemkot_semarang_gelar_event_menarik_sambut_hut_ke-476_kota_semarang
  • https://www.babad.id/berita/pr-3646973378/arif-wahyudi-juara-lomba-desain-logo-hari-jadi-ke-476-kota-semarang-download-logo-di-sini#:~:text=Berita-,Arif%20Wahyudi%20Juara%20Lomba%20Desain%20Logo%20Hari%20Jadi%20ke%2D476,Semarang%2C%20Download%20Logo%20di%20Sini&text=BABAD.ID%20%2D%20Lomba%20desain%20logo,pada%20Minggu%2C%2022%20Januari%202023.
Kenal Lebih Dekat dengan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020

Kenal Lebih Dekat dengan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020

Ayah Bunda, pada hari Jumat, 31 Maret – Sabtu, 1 April 2023, SD Islam Bintang Juara akan melaksanakan visitasi akreditasi untuk yang pertama kali. Sebuah kesempatan besar bahwasanya Sekolah Penggerak angkatan II di Kecamatan Gunung Pati ini bisa mengikuti akreditasi dengan paradigma baru yang menggunakan Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020.

Pergeseran paradigma dalam pelaksanaan akreditasi ini merupakan bagian penting dari upaya BAN-S/M sebagai lembaga penjaminan mutu pendidikan untuk ikut ambil bagian dalam mendorong continuous improvement, yaitu perubahan akreditasi Sekolah ke arah yang lebih baik.

Akreditasi sekarang  tidak lagi bergantung pada pemenuhan aspek yang bersifat administratif, tetapi akan difokuskan pada penilaian Sekolah pada pemenuhan mutu yang lebih substantive.

Dengan paradigma performance tersebut, belum tentu sekolah yang memiliki gedung bagus dan berfasilitas lengkap akan mendapatkan akreditasi unggul. IASP2020 lebih menekankan pada pentingnya mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, dan manajemen sekolah. Bahkan, penilaian untuk Sarana Prasarana atau instrumen kepatuhan administrasi bobotnya hanya 15 persen.

Pengertian Akreditasi

Tahun ini SD Islam Bintang Juara yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka akan memasuki usia yang keenam. Tahun ini pula untuk pertama kalinya SD Islam Bintang Juara akan meluluskan angkatan pertama.

Sebagai wujud keseriusan sekolah swasta Islam di Gunung Pati ini untuk memberikan kualitas terbaik dalam setiap sisinya adalah dengan mengikuti akreditasi. Berikut ini pengertian akreditasi yang tercantum pada Pedoman Akreditasi Sekolah/ Madrasah tahun 2023:

Berdasarkan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1 ayat (22), akreditasi adalah proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga yang mandiri dan profesional.

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 13 Tahun 2018 tentang Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah dan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal, pasal 1, bahwa Akreditasi adalah suatu kegiatan penilaian kelayakan satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah, dan satuan pendidikan anak usia dini dan Pendidikan nonformal berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan untuk memberikan penjaminan mutu pendidikan.

Dalam prosesnya, terdapat tujuh prinsip yang diterapkan dalam pelaksanaan akreditasi;

  • Objektif,
  • Komprehensif,
  • Adil,
  • Tansparan,
  • Akuntabel,
  • Profesional.

Fungsi Akreditasi

Mendapat kesempatan untuk melakukan akreditasi adalah sebuah kehormatan besar. Berikut ini fungsi akreditasi bagi sebuah sekolah, khususnya SD Islam Bintang Juara:

1. Pengetahuan

Dengan mengikuti akreditasi, seluruh bagian SD Islam Bintang Juara bisa mendapatkan informasi bagi mengenai kelayakan sekolah dilihat dari berbagai unsur terkait yang mengacu pada standar nasional pendidikan.

2. Akuntabilitas

Akreditasi merupakan bentuk pertanggungjawaban SD Islam Bintang Juara kepada publik; apakah layanan yang dilakukan dan diberikan oleh sekolah  telah memenuhi harapan atau keinginan masyarakat.

3. Pembinaan dan Pengembangan

Melalui proses dan hasil akreditasi yang nanti akan diterima akan menjadi acuan dasar bagi SD Islam Bintang Juara untuk melakukan peningkatan atau pengembangan mutu sekolah. Sebagai Sekolah Penggerak tentunya akreditasi adalah sebuah langkah besar menuju perkembangan yang lebih baik.

Tahapan Akreditasi

Ayah Bunda bisa melihat alur proses akreditasi pada gambar berikut:

alur proses akreditasi sekolah

Butir-butir Penilaian pada Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020

Ayah Bunda, ada 35 butir kinerja inti yang akan diberikan penilaian oleh asesor. Butir-butir tersebut dibagi ke dalam empat poin;

1. Mutu Lulusan

Mencakup butir-butir di bawah ini:

  • Siswa menunjukkan perilaku disiplin dalam berbagai situasi.
  • Siswa menunjukkan perilaku religius dalam aktivitas di sekolah/ madrasah.
  • Siswa menunjukkan perilaku tangguh dan bertanggungjawab dalam aktivitas di sekolah/madrasah.
  • Siswa terbebas dari perundungan (bully) di sekolah/madrasah.
  • Siswa menunjukkan keterampilan berkomunikasi sesuai karakteristik keterampilan abad ke-21
  • Siswa menunjukkan keterampilan berkolaborasi sesuai karakteristik keterampilan abad ke-21.
  • Siswa menunjukkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah sesuai karakteristik abad ke-21
  • Siswa menunjukkan keterampilan kreativitas dan inovasi sesuai karakteristik keterampilan abad ke-21
  • Siswa menunjukkan kemampuan mengekspresikan diri dan berkreasi dalam kegiatan pengembangan minat dan bakat
  • Siswa menunjukkan peningkatan prestasi belajar.
  • Pemangku kepentingan (stakeholders) puas terhadap mutu lulusan sekolah/madrasah.

2. Proses Pembelajaran

Meliputi butir-butir berikut;

  • Proses pembelajaran berlangsung secara aktif dengan melibatkan seluruh siswa dan mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi sehingga terjadi proses pembelajaran yang efektif sesuai dengan tujuan pembelajaran pada satuan Pendidikan.
  • Penilaian proses dan hasil belajar digunakan sebagai dasar untuk perbaikan dan dilaksanakan secara sistemis.
  • Program remedial dan/atau pengayaan diberikan kepada siswa yang memerlukan.
  • Siswa berpartisipasi aktif dalam belajar dan suasana pembelajaran di kelas menyenangkan.
  • Guru melakukan pembiasaan literasi membaca dan menulis.
  • Guru menciptakan suasana belajar yang memperhatikan keamanan, kenyamanan, kebersihan, dan memudahkan siswa untuk belajar.
  • Sarana dan prasarana yang tersedia di sekolah/madrasah dimanfaatkan dengan optimal dalam proses pembelajaran

3. Mutu Guru

Terdiri dari butir-butir berikut;

  • Guru menyusun perencanaan pembelajaran aktif, kreatif, dan inovatif dengan mengoptimalkan lingkungan dan memanfaatkan TIK atau cara lain yang sesuai dengan konteksnya.
  • Guru melakukan evaluasi diri, refleksi dan pengembangan kompetensi untuk perbaikan kinerja secara berkala.
  • Guru melakukan pengembangan profesi berkelanjutan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan.
  • Guru mengembangkan strategi, model, metode, teknik, dan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

4. Manajemen Sekolah

Mencakup butir-butir di bawah ini;

  • Sekolah mengembangkan, menyosialisasikan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi visi, misi, dan tujuan sekolah.
  • Kepala sekolah menunjukkan kompetensi supervisi akademik untuk membantu guru mewujudkan pembelajaran yang bermutu.
  • Kepala sekolah  secara konsisten, partisipatif, kolaboratif, transformatif, dan efektif memimpin guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif dalam usaha pengembangan kegiatan/program sekolah untuk mencapai visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan.
  • Sekolah  membangun komunikasi dan interaksi antara warga sekolah/madrasah (siswa, guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan), orang tua, dan masyarakat untuk mewujudkan keharmonisan internal dan eksternal sekolah.
  • Sekolah melakukan pembiasaan; aman, tertib, bersih, dan nyaman untuk menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif
  • Sekolah melibatkan orang tua siswa dan masyarakat dari berbagai kalangan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan program, serta kegiatan sekolah.
  • Sekolah mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi pelaksanaan kurikulum secara sistematis, kreatif, inovatif, dan efektif.
  • Sekolah menerapkan pengelolaan guru dan tenaga kependidikan secara efektif, efisien, dan akuntabel pada kegiatan rekrutmen, seleksi, penugasan, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, kompensasi, dan penghargaan/sanksi.
  • Sekolah melaksanakan pengelolaan sarana dan prasarana dengan baik untuk mendukung proses pembelajaran yang berkualitas.
  • Sekolah mengelola anggaran pendapatan dan belanja secara transparan dan akuntabel sesuai perencanaan.
  • Sekolah  menyelenggarakan pembinaan kegiatan kesiswaan untuk mengembangkan minat dan bakat siswa.
  • Sekolah memberikan layanan bimbingan dan konseling siswa dalam bidang pribadi, sosial, akademik, pendidikan lanjut, dan karier untuk mendukung pencapaian dan pengembangan prestasi.
  • Sekolah melaksanakan Penjaminan Mutu Internal Sekolah setiap tahun terkait pencapaian standar nasional pendidikan, yang meliputi kegiatan: pelaksanaan evaluasi diri sekolah/madrasah (EDS/M), penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M) yang merujuk pada rapor mutu.

Selain butir kinerja inti, terdapat pula butir pemenuhan relatif yang juga mendukung penilaian akreditasi, yaitu:

  • Kualifikasi akademik guru minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D4).
  • Guru yang memiliki sertifikat pendidik.
  • Guru yang mengajar sesuai latar belakang pendidikan.
  • Sekolah memiliki kepala tenaga administrasi yang memenuhi syarat sesuai ketentuan.
  • Sekolah memiliki kepala perpustakaan yang memenuhi syarat sesuai ketentuan.
  • Jumlah rombongan belajar.
  • Bangunan sekolah memiliki instalasi listrik dengan daya yang mencukupi kebutuhan.
  • Ruangan penunjang yang cukup (ruang kepala sekolah/madrasah, guru, administrasi, UKS, BK, ibadah, dan OSIS.)
  • Sekolah/madrasah memiliki WC/ jamban.

Adapun proses penilaian akreditasi meliputi;

  • Observasi
  • Telaah Dokumen
  • Pengisian Angket (khusus untuk butir terkait bullying/ perisakan), angket diisi oleh siswa
  • Wawancara

Pemeringkatan Hasil Akreditasi

Setelah semua dokumen dinilai, lalu dikombinasikan dengan hasil observasi, pengisian angket dan wawancara, akan ditetapkan hasil akreditasi. Hasil tersebut akan diwujudkan dalam bentuk pemeringkatan sebagai berikut;

  • Peringkat akreditasi A (Unggul) jika sekolah/madrasah memperoleh nilai akhir akreditasi sebesar 91 sampai dengan 100 (91< NA < 100).
  • Peringkat akreditasi B (Baik) jika sekolah/madrasah memperoleh nilai akhir akreditasi sebesar 81 sampai dengan 90 (81 < NA < 90).
  • Peringkat akreditasi C (Cukup) jika sekolah/madrasah memperoleh nilai akhir akreditasi sebesar 71 sampai dengan 80 (71 < NA < 80).
  • Tidak Terakreditasi (TT) jika sekolah/madrasah memperoleh nilai akhir akreditasi di bawah 71.

Demikianlah informasi mengenai Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020. Semoga Ayah Bunda mendapat gambaran bagaimana proses akreditasi yang sedang berlangsung di SD Islam Bintang Juara. Doakan agar SD Islam Bintang Juara mendapat hasil yang terbaik ya, Ayah Bunda.***

Referensi:

  • Pedoman Akreditasi Sekolah/ Madrasah 2023
  • IASP 2020