Selasa, 23 September 2025 menjadi hari yang penuh energi dan cerita baru bagi kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara. Agenda Leadership Journey Day 2 kali ini benar-benar menghadirkan pengalaman yang berbeda. Dengan semangat yang sama namun lokasi kegiatan yang berbeda, seluruh siswa dari kelas 1–6 belajar tentang arti kepemimpinan sejati: “Membangun Calon Pemimpin Muslim yang Tangguh, Kreatif, dan Komunikatif.”
Contents
Senam dan Refleksi: Energi Pagi untuk Kelas 1–3
Pagi itu, halaman sekolah dipenuhi tawa riang anak-anak kelas 1–3. Mereka memulai hari dengan senam bersama, gerakan sederhana tapi penuh makna. Senam bukan sekadar olahraga, melainkan simbol kekompakan—bahwa kebersamaan akan membuat tubuh sehat dan jiwa gembira.
Setelah tubuh kembali segar, kakak shalih-shalihah diajak masuk ke sesi refleksi KBM (Kegiatan Belajar Mengajar). Setengah semester sudah berjalan, dan kini saatnya mereka merenung sejenak: apa yang sudah mereka pelajari? apa pengalaman yang paling berkesan?
Beberapa anak mengangkat tangan dengan antusias. Ada yang bilang, “Aku suka belajar IPAS, karena bisa eksperimen!” Ada juga yang mengaku, “Aku belajar sabar waktu main kelompok.” Dari refleksi ini, terlihat jelas bahwa pembelajaran bukan hanya soal buku, tetapi juga tentang karakter dan kebersamaan.
Ekspedisi Secepit: Petualangan Kelas 4–6
Sementara itu, di lokasi berbeda, kelas 4–6 bersiap menuju Curug Secepit. Dengan tas ransel di punggung dan yel-yel semangat, langkah mereka tegap, wajah penuh antusias. Perjalanan menuju Secepit bukan sekadar jalan kaki, tetapi sebuah ekspedisi penuh pembelajaran.
Di setiap pos yang tersedia, kakak shalih-shalihah menghadapi tantangan kepramukaan. Ada yang harus memecahkan kode sandi, ada yang diuji kerja sama tim dalam permainan, ada pula yang diminta menunjukkan keterampilan dasar pramuka. Meski lelah, semangat mereka tak pernah padam. Justru dari setiap rintangan, lahirlah senyum bangga karena berhasil menaklukkan tantangan.
Ketika akhirnya sampai di Curug Secepit, suara gemericik air terjun menjadi hadiah paling indah. Di sana mereka belajar arti perjalanan: bahwa hasil manis hanya bisa dicapai dengan perjuangan dan kesabaran.
Satu Tujuan, Beda Lokasi
Walaupun kelas 1–3 beraktivitas di sekolah dan kelas 4–6 menjelajah alam, keduanya memiliki tujuan yang sama: melatih kepemimpinan, membangun kemandirian, dan memperkuat karakter.
Bu Ni’mah, Kepala Sekolah SD Islam Bintang Juara, menyampaikan, “Leadership Journey bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi wadah nyata agar anak-anak belajar menjadi pemimpin yang tangguh, kreatif, dan komunikatif. Pemimpin masa depan lahir dari pengalaman, bukan hanya teori.”
Belajar Menjadi Pemimpin Sejak Dini
Leadership Journey Day 2 membuktikan bahwa pendidikan karakter bisa dikemas dengan cara yang menyenangkan. Anak-anak belajar tentang pentingnya menjaga tubuh sehat, mengingat pengalaman belajar, bekerja sama, berani menghadapi tantangan, hingga bersyukur atas nikmat Allah.
Dari senam ceria di sekolah hingga ekspedisi menantang di Secepit, satu benang merah yang bisa ditarik adalah: pemimpin hebat lahir dari proses, pengalaman, dan pembiasaan sejak dini.
Leadership Journey Day 2 di SD Islam Bintang Juara bukan hanya tentang kegiatan sehari, tetapi tentang menanam benih kepemimpinan yang kelak akan tumbuh menjadi pohon kebaikan.***(CM-MRT)