fbpx

Pagi itu, Jumat, 30 Januari 2026, suasana kelas 2C SD Islam Bintang Juara terasa berbeda. Wajah-wajah ceria kakak shalih–shalihah menyambut kegiatan BBOT (Bintang Juara Bersama Orang Tua) yang kembali hadir membawa pengalaman belajar bermakna. Kali ini, kelas 2C mengikuti kegiatan bertema “Jelajah Bangun Ruang di Sekitarku” bersama Bunda Rusita Hartanti, orang tua dari Kak Nabila.

Dengan penuh semangat, Bunda Rusita mengajak kakak shalih–shalihah menyelami dunia bangun ruang—bukan hanya lewat penjelasan, tetapi juga melalui aktivitas praktik dan kerja kelompok yang seru. Matematika yang sering dianggap sulit pun berubah menjadi pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Belajar Bangun Ruang Dimulai dari Hal yang Dekat

Kegiatan diawali dengan pemaparan ringan dari Bunda Rusita tentang jenis-jenis bangun ruang. Dengan bahasa yang sederhana dan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kakak shalih–shalihah diajak mengenal bentuk seperti kubus, balok, tabung, dan bola.

Bunda Rusita tidak sekadar menjelaskan, tetapi juga mengajak kakak untuk membayangkan dan menyebutkan benda-benda di sekitar mereka yang memiliki bentuk bangun ruang tersebut. Cara ini membantu kakak memahami bahwa bangun ruang bukan hanya gambar di buku, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Suasana kelas terasa hidup. Kakak shalih–shalihah aktif menyimak, menjawab pertanyaan, dan saling berbagi pendapat. Proses belajar pun berlangsung dua arah, membuat kakak lebih terlibat dan percaya diri.

Belajar Berkelompok: Membangun Pemahaman Bersama

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan belajar berkelompok. Kakak shalih–shalihah dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan instruksi untuk membuat bangun ruang menggunakan funny blocks sesuai arahan yang diberikan oleh Bunda Rusita.

Di sinilah keseruan semakin terasa. Kakak berdiskusi dengan teman sekelompoknya, membagi tugas, dan saling membantu agar bangun ruang yang diminta dapat tersusun dengan baik. Ada yang bertugas menyusun, ada yang mengamati bentuk, dan ada pula yang memastikan hasilnya sesuai dengan instruksi.

Melalui aktivitas ini, kakak shalih–shalihah tidak hanya belajar mengenali bangun ruang, tetapi juga belajar kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab dalam kelompok.

Funny Blocks: Media Belajar yang Membuat Anak Aktif

Penggunaan funny blocks menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan BBOT Kelas 2C. Dengan balok-balok berwarna yang bisa disusun menjadi berbagai bentuk, kakak shalih–shalihah belajar sambil bermain dan bereksplorasi.

Mereka mencoba menyusun kubus dengan sisi yang sama, membuat balok dengan ukuran berbeda, hingga memahami perbedaan bangun ruang melalui pengalaman langsung. Ketika susunan belum sesuai, kakak belajar untuk mencoba kembali, memperbaiki, dan tidak mudah menyerah.

Aktivitas ini secara tidak langsung melatih logika berpikir, motorik halus, serta kemampuan memecahkan masalah. Belajar matematika pun terasa lebih hidup karena melibatkan tangan, mata, dan pikiran secara bersamaan.

Bangun Ruang di Sekitarku: Belajar dari Lingkungan

Tema “Bangun Ruang di Sekitarku” mengajak kakak shalih–shalihah menyadari bahwa konsep matematika sangat dekat dengan lingkungan mereka. Dari bangun ruang yang disusun menggunakan funny blocks, kakak mulai mengaitkan dengan benda nyata di sekitar kelas dan rumah.

Pemahaman ini penting agar anak tidak hanya hafal nama bangun ruang, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, proses belajar menjadi lebih bermakna dan mudah diingat.

Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Anak

Kegiatan BBOT Kelas 2C kembali menegaskan pentingnya peran orang tua dalam dunia pendidikan. Kehadiran Bunda Rusita sebagai orang tua sekaligus fasilitator belajar memberikan warna tersendiri dalam pembelajaran.

Anak-anak merasa lebih dekat, nyaman, dan termotivasi. Mereka melihat bahwa orang tua juga terlibat aktif dalam proses belajar, bukan hanya menyerahkan sepenuhnya kepada sekolah. Kolaborasi seperti inilah yang menjadi kekuatan pembelajaran di SD Islam Bintang Juara.

Belajar Matematika dengan Cara yang Menyenangkan

Melalui rangkaian kegiatan BBOT ini, kakak shalih–shalihah Kelas 2C membuktikan bahwa belajar bangun ruang bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Tidak ada tekanan, tidak ada rasa takut salah—yang ada adalah eksplorasi, diskusi, dan kebahagiaan dalam belajar.

Kegiatan ini tidak hanya memperkaya pengetahuan matematika anak, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar. Anak-anak pulang dengan pengalaman baru dan cerita seru yang akan mereka ingat.

BBOT: Menumbuhkan Cinta Belajar Sejak Dini

BBOT Kelas 2C menjadi salah satu contoh nyata bagaimana pembelajaran yang kolaboratif mampu menciptakan pengalaman belajar yang positif. Dengan melibatkan orang tua, anak-anak belajar dalam suasana yang hangat, interaktif, dan bermakna.

Di SD Islam Bintang Juara, setiap kegiatan dirancang bukan hanya untuk menyampaikan materi, tetapi juga untuk menumbuhkan cinta belajar, kerja sama, dan karakter positif sejak dini.

Karena kami percaya, ketika belajar terasa menyenangkan, maka ilmu akan lebih mudah melekat dan membentuk generasi pembelajar yang percaya diri dan berakhlak mulia.*** (CM-MRT)