fbpx
Cara Membuat Anak Berani dan Percaya Diri Meraih Cita-cita Melalui Pohon Harapan

Cara Membuat Anak Berani dan Percaya Diri Meraih Cita-cita Melalui Pohon Harapan

Menemukan cara membuat anak berani dan percaya diri merupakan salah satu tugas penting bagi setiap orang tua. Salah satu metode yang kreatif dan efektif untuk mencapai hal ini adalah dengan menggunakan konsep Pohon Harapan.

Pohon Harapan untuk Membentuk Mental Visioner

Pohon Harapan adalah sebuah aktivitas di mana anak-anak dan orang tua bekerja sama untuk menuliskan dan menempelkan harapan-harapan mereka pada sebuah pohon buatan. Berikut adalah cara membuat kakak shalih-shalihah berani dan percaya diri meraih cita-cita melalui Pohon Harapan.

1. Membuat Pohon Harapan

Langkah pertama adalah membuat pohon harapan. Ayah Bunda dapat menggunakan berbagai bahan seperti karton, kertas warna-warni, atau bahkan ranting kayu. Tempatkan pohon buatan ini di lokasi yang mudah dijangkau oleh kakak shalih-shalihah, misalnya di ruang keluarga atau kamar tidur mereka. Pastikan pohon tersebut cukup besar sehingga dapat menampung banyak harapan dan cita-cita.

2. Menulis Harapan dan Cita-cita

Ajak kakak shalih-shalihah untuk menuliskan harapan dan cita-cita mereka pada kertas berbentuk daun. Harapan ini bisa berupa impian jangka panjang seperti menjadi dokter, guru, atau bahkan astronot. Selain itu, dorong mereka untuk menuliskan harapan yang lebih kecil dan lebih mudah dicapai, seperti ingin mendapatkan nilai bagus di sekolah atau menguasai keterampilan baru.

3. Menempelkan Harapan pada Pohon

Setelah harapan dan cita-cita ditulis, tempelkan daun-daun tersebut pada pohon harapan. Proses menempelkan harapan ini bisa menjadi momen yang menyenangkan dan penuh makna bagi kakak shalih-shalihah. Mereka akan merasa antusias melihat pohon harapan mereka semakin penuh dengan impian-impian mereka.

4. Diskusi dan Refleksi

Setelah pohon harapan selesai dibuat, luangkan waktu untuk berdiskusi dengan kakak shalih-shalihah tentang harapan-harapan yang telah mereka tulis. Tanyakan mengapa mereka memiliki harapan tersebut dan apa langkah-langkah yang bisa mereka ambil untuk mencapainya. Diskusi ini akan membantu kakak shalih-shalihah memahami bahwa untuk mencapai cita-cita diperlukan usaha dan ketekunan.

5. Memberikan Dukungan dan Motivasi

Sebagai orang tua, sangat penting untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada kakak shalih-shalihah dalam meraih cita-cita mereka. Berikan pujian ketika mereka menunjukkan usaha dan kemajuan dalam mencapai harapan mereka.

Pastikan untuk selalu memberikan dorongan positif dan mengingatkan kakak shalih-shalihah bahwa mereka memiliki kemampuan untuk meraih apa pun yang mereka impikan, tentu saja dengan izin Allah SWT.

6. Mengajarkan Kegagalan sebagai Bagian dari Proses

Selain memberikan dukungan, ajarkan juga kepada kakak shalih-shalihah bahwa kegagalan adalah bagian dari proses mencapai cita-cita. Ceritakan pengalaman Ayah Bunda sendiri atau kisah-kisah inspiratif tentang orang-orang yang berhasil meraih impian mereka meskipun mengalami banyak kegagalan.

Kisah tersebut insyaAllah akan membantu kakak shalih-shalihah memahami bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi sebuah pelajaran berharga untuk bangkit dan mencoba lagi.

7. Memperbarui Pohon Harapan

Secara berkala, ajak kakak shalih-shalihah untuk memperbarui pohon harapan mereka. Tambahkan harapan-harapan baru dan lihat kembali harapan-harapan yang sudah tercapai.

Momen ini bisa menjadi waktu refleksi yang baik untuk mengingatkan kakak shalih-shalihah tentang pentingnya memiliki tujuan dan berusaha mencapainya.

galeri pohon harapan

Cara Membuat Anak Berani dan Percaya Diri Meraih Cita-cita pada Pekan Ta’aruf 2024 Hari Keempat

Ayah Bunda, membuat Pohon Harapan sudah dilakukan di SD Islam Bintang Juara. Tepatnya pada gelaran Pekan Ta’aruf 2024 hari keempat (Kamis, 18 Juli 2024).

Pada hari itu, kakak kelas 2-6 diberikan tantangan oleh ibu bapak guru untuk menuliskan harapannya pada kertas yang disediakan. Didampingi oleh wali kelas dan pendamping, kakak shalih-shalihah menuliskan nama, harapan untuk sekolah, harapan untuk diri sendiri dan cita-cita yang ingin digapai oleh mereka.

MasyaAllah, kakak shalih-shalihah sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Bahkan kakak kelas 6 sudah mampu menuliskan beragam harapan pada kertas yang telah tersedia.

Dari harapan terdekat yang ingin dicapai, hingga cita-cita secara personal, sampai target mereka hingga nanti perguruan tinggi. Kami percaya apa yang kakak tuliskan akan menjadi doa-doa yang teruntai. Semoga apa yang kakak tulis dan harapkan bisa tercapai dalam bentuk terbaiknya.

Agar doa-doa kakak semakin menguat, Ayah Bunda juga bisa mengajak kakak shalih-shalihah untuk membuat Pohon Harapan keluarga di rumah masing-masing. Ayah Bunda bisa menyaksikan video dokumentasi kegiatan membuat Pohon Harapan di kelas 6 berikut ini, agar semakin semangat menerapkannya di rumah:

Kesimpulan

Menggunakan Pohon Harapan merupakan cara membuat anak berani dan percaya diri dengan metode yang kreatif dan efektif. Melalui aktivitas ini, kakak shalih-shalihah belajar untuk bermimpi besar, berusaha keras, dan menerima kegagalan sebagai bagian dari perjalanan mereka.

Dengan dukungan dan motivasi yang tepat dari orang tua dan guru, insyaAllah kakak shalih-shalihah akan tumbuh menjadi individu yang percaya diri dan berani meraih cita-cita mereka. Ayo, Ayah Bunda coba juga buat Pohon Harapan di rumah ya!***

Membentuk Karakter Calon Pemimpin Muslim dengan Mengenalkan Adab pada Lingkungan Sekitar

Membentuk Karakter Calon Pemimpin Muslim dengan Mengenalkan Adab pada Lingkungan Sekitar

Membentuk karakter calon pemimpin Muslim bukanlah tugas yang mudah, namun merupakan tanggung jawab yang mulia. Salah satu cara efektif untuk melakukannya adalah dengan mengenalkan adab pada lingkungan sekitar sejak dini.

Adab, yang merupakan perilaku dan etika dalam Islam, memainkan peran penting dalam pembentukan karakter yang kuat dan berintegritas. Menumbuhkan dan membangun adab bukanlah proses sehari dua hari. Dibutuhkan sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mengoptimalkan pendidikan adab pada kakak shalih-shalihah.

Mengenalkan Adab dan Jenis-jenisnya kepada Kakak Shalih-shalihah

SD Islam Bintang Juara meyakini bahwa adab adalah salah satu landasan penting bagi kakak shalih-shalihah dalam bersikap dan berjejaring sehari-hari. Oleh karenanya, pendidikan adab mendapat perhatian dan porsi utama di Sekolah Calon Pemimpin Muslim.

Seorang Calon Pemimpin Muslim haruslah memiliki tiga jenis adab berikut ini;

Pertama, Adab kepada Allah SWT

Poin pertama ini harus menjadi dasar dalam mendidik anak-anak. Mengajarkan mereka untuk beribadah dengan khusyuk, berdoa, dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT akan membentuk rasa keimanan yang kokoh. Selain itu, mengenalkan kisah-kisah para nabi dan rasul dapat menjadi inspirasi bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kedua, Adab kepada Orang Tua dan Keluarga

Berikutnya yang juga harus ditanamkan dengan kuat adalah adab kepada orang tua dan keluarga. Menghormati dan menaati orang tua, serta menjaga hubungan harmonis dengan anggota keluarga lainnya, adalah cerminan dari akhlak yang mulia. Pemimpin yang baik harus memiliki dasar moral yang kuat yang berasal dari hubungan yang baik dengan keluarga.

Ketiga, Adab kepada Tetangga dan Lingkungan Sekitar

Adab terhadap orang-orang di sekitar tentu tak kalah penting. Termasuk di dalamnya adalah adab terhadap guru. Oleh karenanya, guru dan orang tua harus senantiasa mengajarkan dan mencontohkan kakak shalih-shalihah untuk bersikap ramah, membantu teman yang membutuhkan, dan menjaga kebersihan lingkungan adalah cara untuk membentuk rasa tanggung jawab sosial. Pemimpin yang peduli pada lingkungan sekitar akan lebih mampu menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Keempat, Adab dalam Bergaul dan Bersosialisasi

Bagaimana kakak shalih-shalihah berinteraksi satu sama lain adalah hal yang juga patut diperhatikan. Kakak shalih-shalihah perlu diajarkan untuk bersikap jujur, adil, dan berani menyuarakan kebenaran. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi individu yang berani dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Cara SD Islam Bintang Juara Mengenalkan Adab pada Lingkungan Sekitar

Dalam konteks pendidikan formal, sekolah dan lembaga pendidikan Islam dapat berperan besar dalam mengenalkan adab kepada lingkungan sekitar. Melalui program-program ekstrakurikuler, seperti kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan, anak-anak dapat belajar langsung bagaimana mengaplikasikan adab dalam kehidupan sehari-hari.

Pada Pekan Ta’aruf 2024 hari ketiga, kakak shalih-shalihah kelas 1 diajak berkeliling dari satu ruangan ke ruangan lain yang ada di sekolah. Bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga bagaimana bersikap ketika berada dalam ruangan-ruangan tersebut.

Terdapat enam pos yang harus disinggahi masing-masing kelompok kakak kelas 1, yaitu:

mengenalkan adab

1. Pos 1 yang berada di Kamar Mandi Lantai 2

Di pos ini, ada Ustaz Zakki Akmal Al Hafidz yang siap mendampingi kakak shalih-shalihah belajar tentang adab masuk dan ke luar kamar mandi. Selain mengajarkan kaki mana yang harus masuk terlebih dahulu ketika melangkah ke ruangan, Ustaz Zakki Akmal juga melatih kakak shalih-shalihah untuk mengucapkan doa masuk dan ke luar kamar mandi.

2. Pos 2, berada di Ruang Kelas 1A

Pada pos kedua ini, ada bu Ulfa yang siap melatih kakak shalih-shalihah adab masuk ruang kelas, serta bagaimana sikap yang tepat ketika berjumpa dengan teman dan bapak ibu guru.

3. Pos 3, berada di Area Perpustakaan

Bersama Bu Khofsoh, kakak kelas 1 belajar tentang adab meminjam buku, membaca buku, menata dan mengembalikan buku.

4. Pos 4, terletak di Area UKS

Pada pos keempat ini, Bu Nisa memberikan informasi kepada kakak kelas 1 tentang pengenalan UKS, adab izin ke UKS dan adab penggunaan barang di UKS.

5. Pos 5, terletak di Area Dapur

Bu Laila mengajak kakak shalih-shalihah kelas 1 untuk berkenalan dengan tim dapur, yaitu Miss Nur, Bibik Septi dan Bu Rita. Selain berkenalan dengan tim dapur, kakak shalih-shalihah belajar tentang adab mengambil makan siang, adab berbicara dengan tim dapur, dan adab mengembalikan alat makan.

6. Pos 6 Berada di Lapangan

Pak Ali menyambut kedatangan kakak shalih-shalihah kelas 1 di lapangan dengan penuh semangat dan riang gembira. Pak Ali memberikan informasi mengenai adab berkegiatan di lapangan, adab menggunakan alat oalahraga  dan alat bermain.

Diharapkan dengan mengenalkan adab kepada lingkungan yang ada di sekolah, kakak shalih-shalihah akan terbiasa dan perlahan kebiasaan tersebut tumbuh menjadi karakter yang mengakar kuat dalam diri mereka.

Dengan mengenalkan adab kepada lingkungan sekitar, insyaAllah kita tidak hanya membentuk individu yang berakhlak mulia, tetapi juga Calon Pemimpin Muslim yang tangguh dan berintegritas. Semoga generasi mendatang mampu membawa perubahan positif bagi umat dan dunia, dengan landasan adab yang kuat dan mulia. Aamiin ya Rabbal’alamin.***

Tasyakuran Milad ke-7 SD Islam Bintang Juara Penuh Haru dan Rasa Syukur

Tasyakuran Milad ke-7 SD Islam Bintang Juara Penuh Haru dan Rasa Syukur

Bertepatan dengan Pekan Ta’aruf hari kedua (Selasa, 16 Juli 2024), SD Islam Bintang Juara mensyukuri pertambahan usianya yang ke-7. Tasyakuran Milad ke-7 ini dilakukan bersama-sama di gedung baru yang menghubungkan antara Gedung A dan Gedung B.

Bertemakan “7 Tahun Mengabdi Bersinergi Mendidik Generasi Calon Pemimpin Sejati”, SD Islam Bintang Juara melaksanakan tasyakuran milad ke-7 ini dengan penuh rasa haru. Kegiatan ini diawali dengan khotmil Qur’an dan dilanjutkan dengan do’a yang disampaikan oleh Ustaz Al Hafidz Zakki Akmal.

Sambutan Bu Ni’mah pada Tasyakuran Milad ke-7

Tetes air mata tidak mampu terbendung. Terutama ketika video dokumenter perjalanan SD Islam Bintang Juara diputar, Bu Ni’mah mengajak seluruh siswa dan guru yang hadir pada momen tersebut untuk napak tilas perjalanan Sekolah Calon Pemimpin Muslim ini.

Bu Ni’mah bercerita bahwasanya SD Islam Bintang Juara berawal dari sebuah ruang sewa kecil di daerah Lamongan. Saat itu jumlah siswanya hanyalah 11, yang sudah lulus pada tahun pelajaran 2022-2023 lalu.

Sekarang, tujuh tahun kemudian, jumlah siswa sudah meningkat berkali lipat, hingga mencapai 210 siswa. Yang dulunya hanya 1 rombel, tahun pelajaran 2024-2025 ini telah mengampu 10 rombel. Tahun ketujuh ini untuk pertama kalinya SD Islam Bintang Juara menerima 3 rombel siswa kelas 1.

Pada tahun kelima, sekolah ini telah meluluskan 11 siswa. Disusul pada tahun keenam alhamdulillah meluluskan 14 siswa. InsyaAllah pada tahun ketujuh akan meluluskan 27 siswa.

Begitu juga dengan jumlah guru, yang awalnya memiliki pendidik di bawah angka 10, kini telah berkembang menjadi 48 pendidik. Alhamdulillah, pada bulan Maret 2023, Sekolah Calon Pemimpin Muslim telah mendapat predikat akreditasi Unggul. InsyaAllah akan disusul menjadi Sekolah Adiwiyata pada tahun 2025, aamiin aamiin ya rabbal ‘alamin.

Rasa syukur semakin berlipat dengan berdirinya gedung baru yang tepat saat tahun pelajaran baru dimulai sudah bisa digunakan berkegiatan. Dengan berdirinya gedung baru, diharapkan tentunya kakak shalih-shalihah semakin semangat belajarnya.

Semoga dengan gedung baru ini pula, semakin banyak manfaat yang akan ditebarkan oleh SD Islam Bintang Juara. Sebagaimana doa-doa yang disampaikan oleh kakak-kakak shalih yang mewakili dari kelas 1 – 6; kak Zhafran, Kak Syabil dan Kak Nadhif.

galeri tasyakuran milad ke-7 SD Islam Bintang Juara

Pesan Bermakna dari Bunda Vivi Psikolog

Selain sambutan dari Bu Ni’mah yang penuh semangat, Ibu Dyah Indah Noviyani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, selaku Ketua Yayasan Dewi Sartika Semarang, juga memberikan pesan singkat yang penuh makna. Ibu yang akrab dipanggil dengan Bunda Vivi Psikolog ini senantiasa mengingatkan kakak shalih-shalihah dan para guru untuk meningkatkan rasa cinta dan taat kepada Allah SWT.

Kita senantiasa perlu menyadari bahwa Allah SWT yang membuat tubuh sehat. Allah SWT pula yang membuat kita bisa berpikir dan bernafas. Maka dalam setiap jejak langkah kehidupan, kita harus senantiasa melibatkan Allah SWT.

Bunda Vivi Psikolog juga memberikan pesan kepada kakak shalih-shalihah untuk pantang menyerah, senantiasa disiplin dan datang ke sekolah sesuai waktu yang telah disepakati. Akhir kata, Bunda Vivi Psikolog mendoakan agar Allah SWT senantiasa meridhoi langkah-langkah yang dijejakkan oleh kakak shalih-shalihah dan para guru.

Selain pesan bermakna dari Bu Ni’mah dan Bunda Vivi Psikolog, tasyakuran milad ke-7 diisi dengan pemotongan tumpeng secara simbolis, sebagai wujud bentuk syukur seluruh keluarga besar SD Islam Bintang Juara. Tumpeng tersebut kemudian diserahkan oleh Bu Ni’mah kepada Bunda Vivi Psikolog, juga kepada Bapak Arif Wibowo, S.Hi., S.H., selaku Kepala SD Islam Bintang Juara yang pertama.

Walau singkat dan sederhana, tasyakuran milad ke-7 SD Islam Bintang Juara ini menggoreskan kesan yang dalam bagi siapa saja yang hadir di ruangan tersebut. Doakan kami ya Ayah Bunda, agar senantiasa bisa menebar kebermanfaatan lebih luas di bumi Allah SWT ini. Aamiin aamiin ya Rabb.***

Pekan Ta’aruf 2024 Hari Pertama yang Penuh Semangat

Pekan Ta’aruf 2024 Hari Pertama yang Penuh Semangat

Alhamdulillah, Pekan Ta’aruf 2024 telah tiba! Usai libur semester dua selama kurang lebih tiga pekan, kakak shalih-shalihah kembali ke sekolah pada hari Senin, 15 Juli 2024.

Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Pasca melepas 14 kakak kelas 6 Tahun Pelajaran 2023-2024 pada gelaran akhirussanah bulan Juni lalu, kali ini SD Islam Bintang Juara menyambut 59 kakak shalih-shalihah kelas 1 Tahun Pelajaran 2024-2025.

Seperti apakah Pekan Ta’aruf 2024 berlangsung?

Apel Pembukaan Pekan Ta’aruf yang Penuh Filosofi

Hari pertama sekolah selalu menyimpan kenangan tersendiri, terutama bagi kakak kelas 1 yang sebelumnya belajar di jenjang Taman Kanak-kanak (TK). Belajar di Sekolah Dasar (SD) tentunya menjadi tantangan, karena kakak dididik menjadi lebih berani dan mandiri.

Beberapa kakak shalih-shalihah terlihat berairmata kala harus berpisah dengan Ayah Bunda. Namun kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Ayah Bunda yang tetap tenang dan mempercayakan kakak shalih-shalihah kepada kami. Karena ketenangan dan kepercayaan Ayah Bunda adalah dukungan terbaik bagi kami agar dapat mendampingi kakak shalih-shalihah secara optimal.

Alhamdulillah, dengan ketenangan dan kepercayaan Ayah Bunda, kakak shalih-shalihah juga lebih mudah ditenangkan dan bisa mengikuti kegiatan Pekan Ta’aruf hari pertama secara maksimal.

Pada hari pertama, kakak shalih-shalihah diajak untuk melaksanakan apel di Pusat Olahraga SD dan PAUD Islam Bintang Juara, yang biasa disebut dengan lapangan bawah. MasyaAllah, kakak shalih-shalihah kelas 1 bisa mengikuti kegiatan dengan tenang lo, Ayah Bunda.

galeri pekan ta'aruf 2024 apel pagi

Ada yang spesial dalam gelaran apel pagi hari itu. Sebagai bentuk simbolisasi penyerahan siswa didik baru dari orang tua kepada sekolah, wali murid yang diwakili oleh Bunda Kak Avice dan Bunda Kak Arsyad menyerahkan Pohon Kamboja dan Pohon Mangga kepada pihak sekolah yang diwakili oleh Ibu Nur Shofwatin Ni’mah, S.Pd.

Dua tanaman tersebut memiliki filosofi yang istimewa, Ayah Bunda. Tanaman Kamboja dengan bunganya yang indah dan harum, mengajarkan siswa untuk menjaga keindahan dalam setiap perilaku mereka. Akar yang kuat pada Kamboja menjadi simbol siswa untuk membangun dasar yang kuat dalam hal pengetahuan dan karakter mereka.

Sementara pohon mangga menjadi simbol pembelajaran dan perkembangan bagi siswa baru. Perjalanan kakak shalih-shalihah serupa dengan pohon mangga. membutuhkan proses untuk tumbuh dari benih kecil menjadi besar untuk mendapatkan hasil yang indah.

Selain itu, apel pagi dilanjutkan dengan penyematan pin SD Islam Bintang Juara ke baju bagian kiri Kak Avice dan Kak Aya yang menjadi wakil dari kelas 1.

Wonderful SD Bintang Juara

Setelah apel, kakak shalih-shalihah kembali ke kelasnya masing-masing untuk makan bekal, toilet training dan sholat dhuha. Ketika semua kegiatan telah tuntas dilaksanakan, kakak shalih-shalihah berkumpul di Connecting Hall yang baru saja selesai dibangun.

Pada ruangan ini digelar Wonderful SD Islam Bintang Juara. Sesi ini berisi banyak penampilan bermakna. Diawali dengan tampilan dari Kak Roni bersama bonekanya, Rino, yang menyampaikan dongeng pentingnya menjaga adab terhadap guru.

Lalu dilanjutkan dengan perkenalan guru wali kelas, guru pendamping, guru ngaji, dan tenaga kependidikan SD Islam Bintang Juara oleh Bu Ni’mah. Bu Ni’mah juga menjelaskan filosofi di balik logo SD Islam Bintang Juara.

Sembilan bintang yang terdapat dalam logo SD Islam Bintang Juara berarti 9 nilai yang harus dimiliki oleh seluruh warga sekolah;

  • Religiusitas
  • Komitmen
  • Disiplin
  • Fathonah (Cerdas)
  • Amanah (Dapat Dipercaya)
  • Shiddiq (Jujur)
  • Tabligh (Menyampaikan)
  • Peduli dan Empati
  • Kolaboratif (Sinergi)

Selain melambangkan core values yang ada pada Sekolah Calon Pemimpin Muslim, kesembilan bintang juga mengacu pada sembilan jenis multiple intelligences. Bahwasanya kami meyakini “Setiap Anak adalah Bintang, dan Berhak Menjadi Juara.”

galeri pekan ta'aruf 2024 wonderful bintang juara

Karakter anak perempuan dan laki-laki yang bergandengan merupakan cerminan bagaimana setiap warga sekolah ini saling bekerjasama dalam mencapai visi misi. Sementara itu gambar buku dalam logo SD Islam Bintang Juara merupakan pengingat bahwasanya kita harus senantiasa haus akan ilmu. Tak kenal lelah untuk belajar dan berjuang menggapai cita-cita yang diinginkan.

Rangkaian acara berikutnya pada Wonderful SD Islam Bintang Juara adalah pengenalan seragam dan ekstrakurikuler. InsyaAllah mulai semester ini akan ada dua jenis ekstrakurikuler baru; Robotik dan Renang. Nah, kira-kira Ayah Bunda akan mengarahkan kakak shalih-shalihah untuk mengikuti ekstrakurikuler apa?

Setelah perkenalan ekstrakurikuler, bapak ibu guru menampilkan penampilan bermakna berupa Muroja’ah Quran Surat Al Insyirah dengan Metode Kauny. Dilanjutkan dengan flashmob dari ibu guru mupel yang membawakan gerak tari “Semua Guru Semua Murid.”

Demikian catatan Pekan Ta’aruf 2024 hari pertama. Sampai jumpa di catatan Pekan Ta’aruf hari berikutnya ya, Ayah Bunda.***

Semangat Menebar Berkah dan Manfaat Melalui Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah

Semangat Menebar Berkah dan Manfaat Melalui Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah

Mengawali Ramadhan 1445 Hijriah, SD Islam Bintang Juara menggelar Tarhib Ramadhan. Seperti tahun sebelumnya, Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah digelar pada awal menjelang datangnya Bulan Ramadhan.

Ada yang berbeda dari Tarhib kali ini, dilihat dari semaraknya, antusias peserta, dan serangkaian kegiatan yang tersinergi dengan profil SD Islam Bintang Juara dalam menjadikan sekolah penggerak Islam yang religius untuk meningkatkan iman dan taqwa.

Antusiasme kakak shalih-shalihah dalam mengikuti serangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan begitu menggembirakan. Semua peserta turut larut dalam kegiatan Tarhib Ramadhan. Banyak rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan yang seru dan menarik digelar di SD Islam Bintang Juara. Kita lihat kegiatannya apa saja yuk Ayah Bunda!

Serangkaian Kegiatan Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah

Di beberapa kalangan masyarakat, istilah Tarhib Ramadhan nampaknya masih asing di telinga. Pada minggu terakhir Bulan Sya’ban ini, umat Islam sudah mendekati memasuki Bulan Ramadhan. Dalam mengawali masuknya Bulan Ramadhan, biasanya akan diadakan penyambutan bulan suci Ramadhan atau yang juga dikenal dengan Tarhib Ramadhan.

Lebih mudahnya, Tarhib Ramadhan merupakan acara penyambutan datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan Tarhib bukan hanya sekadar ucapan selamat datang, namun juga sebagai ungkapan rasa syukur atas datangnya keindahan sesuatu. Berbagai kegiatan dilakukan dalam Tarhib Ramadhan. Masyarakat mempunyai cara mereka sendiri dalam kegiatan Tarhib Ramadhan.

Sama halnya seperti serangkaian kegiatan yang dilakukan SD Islam Bintang Juara dalam Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah kali ini. Semangat dan suka cita Kakak Shalih-Shalihah dalam menyambut Ramadhan dituangkan dalam serangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan 1445 HIjrian dengan tema “Ramadhan Berkah Penuh Manfaat”.

SD Islam Bintang Juara mengadakan rangkaian kegiatan selama 3 hari berturut-turut terhitung sejak Rabu, 6 Maret 2024 hingga Jum’at, 8 Maret 2024. Berikut merupakan agenda dalam pelaksanaan kegiatan Tarhib Ramadhan :

1. Tarhib Ramadhan Bagian 1 di Hari Rabu, 6 Maret 2024

Tarhib Ramadhan SD Islam Bintang Juara diawali pada hari Rabu, 6 Maret 2024. Diawali dengan kegiatan muraja’ah Bersama, kakak shalih-shalihah bermuroja’ah dengan dipimpin guru kelas di ruang kelas masing-masing.

Dengan adanya kegiatan muroja’ah ini tentunya mendatangkan banyak manfaat bagi yang membaca maupun yang mendengar. Selain itu, kegiatan muroaja’ah yang dilakukan juga mendatangkan banyak pahala. MasyaAllah, Allah SWT sediakan banyak manfaat dan pahala bagi orang yang senang membaca al-Qur’an.

Kegiatan murojaah ini kerap kali digunakan sebagai metode yang efektif untuk membantu para  tahfidz untuk memahami kandungan dan makhrajnya al-Qur’an supaya lebih baik. Penerapan kegiatan muroja’ah yang dituangkan dalam rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan ini efektif membantu Kakak Shalih-Shalihah dalam menjaga hafalannya dan meningkatkan perbaikan dalam makharijul hurufnya.

menyambut ramadhan dengan ilmu

Selesai kegiatan muroja’ah, Kakak Shalih-Shalihah kemudian melanjutkan kegiatan dengan pemberian materi agama oleh para guru. Materi agama yang disampaikan tidak hanya berkutat pada aspek teoritis, tetapi juga praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Para guru menyampaikan pesan-pesan yang relevan dengan tuntutan Ramadan, seperti pentingnya ibadah, kebaikan, dan toleransi. Selain itu, mereka juga memberikan pemahaman tentang makna puasa, doa-doa yang dianjurkan, dan cara mengoptimalkan ibadah di bulan Ramadan.

Kegiatan pemberian materi agama ini bukan hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai upaya untuk membentuk karakter kakak shalih-shalihah dalam penguatan iman dan takwa sesuai dengan poin pertama Profil Pelajar Pancasila. Dengan pemahaman yang mendalam tentang ajaran agama, diharapkan kakak shalih-shalihah mampu menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesadaran.

SD Islam Bintang Juara juga mengajarkan gotong royong dan pentingnya tanggung jawab sosial melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Setelah memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran agama, kakak shalih-shalihah diajak untuk mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata. Kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.

Kegiatan Tarhib Ramadan ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci, tetapi juga sebagai landasan untuk memperkokoh pondasi iman dan karakter Kakak Shalih-Shalihah. Dengan semangat yang menyala-nyala, SD Islam Bintang Juara menunjukkan komitmennya dalam mendidik generasi yang unggul, baik dari segi spiritual maupun sosial, sebagai bagian dari perjalanan menuju kesempurnaan yang diharapkan oleh agama Islam.

2. Tarhib Ramadhan Bagian 2 di Hari Kamis, 7 Maret 2024

Pada hari berikutnya, Kamis, 7 Maret 2024, semangat kebersamaan dan kebersihan tampak mengemuka di SD Islam Bintang Juara. Kakak shalih-shalihah, sebagai agen perubahan masa depan, bergotong royong membersihkan masjid dan mushola di sekitar sekolah dalam rangka kegiatan tarhib menjelang bulan suci Ramadan.

Kegiatan tarhib Ramadan menjadi momen penting bagi kakak shalih-shalihah untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan memperdalam makna ibadah. Dibagi dalam beberapa kelompok lintas kelas, kakak shalih-shalihah memulai tugas mereka dengan semangat dan antusiasme yang tinggi.

kegiatan bersih-bersih masjid

Bersama-sama, kakak shalih-shalihah membersihkan dan merapikan setiap sudut masjid dan mushola dengan penuh kecermatan. Mulai dari membersihkan karpet, mengelap debu dari tempat duduk, hingga menyusun sajadah dengan rapi. Tidak hanya itu, kakak shalih-shalihah juga bertanggung jawab untuk membersihkan fasilitas wudhu, memastikan air mengalir dengan lancar dan tempatnya tetap bersih.

Selain memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk memahami nilai-nilai kerja sama dan tanggung jawab. Setiap kelompok saling membantu satu sama lain, dan saling mengingatkan jika ada hal yang terlewatkan.

Dengan kegiatan tarhib Ramadan ini, kakak shalih-shalihah tidak hanya meninggalkan jejak kebersihan di lingkungan sekitar, tetapi juga membawa pulang pelajaran berharga tentang kebersamaan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ibadah. Semoga semangat ini terus membekas dalam diri kakak shalih-shalihah dan menginspirasi generasi-generasi mendatang.

3. Tarhib Ramadhan Bagian 3 di Hari Jum’at, 8 Maret 2024

Pada rangkaian hari ke 3, kegiatan Tarhib Ramadhan dilanjutkan dengan pawai yang merupakan puncak dari rangkaian kegiatan. SD Islam Bintang Juara menggelar pawai dengan penuh makna yang bertemakan “Ramadhan Berkah Penuh Manfaat”

Pawai ini menjadi momen istimewa bagi Kakak Shalih-Shalihah, guru, dan warga sekitar untuk merayakan kehadiran Ramadan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Pawai tahun ini semakin semarak, karena dilaksanakan bersama-sama dengan adik PAUD Islam Bintang Juara. Hanya saja rute yang dilalui adik PAUD Islam Bintang Juara jauh lebih pendek dibandingkan kakak SD.

Pawai ini merupakan salah satu tradisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam agenda tahunan SD Islam Bintang Juara. Dengan mengusung tema yang penuh makna, pawai ini bertujuan untuk mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk menyemarakkan kegiatan Ramadhan tahun ini.

Galeri pawai tarhib ramadhan SD Islam Bintang Juara

Pada tahun ini, pawai dilaksanakan di sekitar lingkungan Dewi Sartika, yang dipilih sebagai rute terdekat dari area sekolah. Para peserta pawai, yang terdiri dari Kakak Shalih-Shalihah, guru, dan Kakak Shalih-Shalihah dari PAUD Islam Bintang Juara, memenuhi jalanan dengan semangat yang menyala, dengan membawa atribut pawai yang menggambarkan keindahan dan keberkahan bulan Ramadan.

Tema “Ramadhan Berkah Penuh Manfaat” diwujudkan melalui semangat yang tercemin dalam pawai, terdapat pula pembacaan doa-doa dan dzikir yang memenuhi udara, menciptakan atmosfer spiritual yang khusyuk dan penuh berkat. Para peserta pawai menyanyikan lagu-lagu religi dan sholawat yang menggugah hati, semakin menambah kekhidmatan acara.

Selain sebagai ajang hiburan, pawai ini juga menjadi sarana edukasi dan dakwah bagi masyarakat sekitar. Melalui penampilan yang menarik dan pesan-pesan yang disampaikan, SD Islam Bintang Juara mengajak masyarakat untuk menghayati makna Ramadan secara lebih mendalam.

Setelah menyelesaikan rute pawai, kegiatan tidak berhenti begitu saja. Para peserta pawai bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah dan sekitarnya. Hal ini mencerminkan pentingnya tanggung jawab sosial dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari ajaran agama Islam.

Dengan semangat yang membara, pawai Tarhib Ramadhan ini Alhamdulillah SD Islam Bintang Juara berhasil menyatukan seluruh komunitas sekolah dan masyarakat sekitar dalam merayakan kedatangan bulan suci Ramadan dengan penuh keceriaan, semangat kebersamaan, dan dedikasi untuk berbuat kebaikan.

MasyaAllah, betapa menggembirakan sekali bukan Ayah Bunda rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, menjadi bagian dari upaya memperkuat ikatan antar sesama umat Muslim dalam menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan.

Akhir kata, kami ucapkan “Marhaban Ya Ramadhan”. Selamat menjalankan ibadah di bulan suci yang penuh berkah ini Ayah Bunda. Semoga amal ibadah kita senantiasa diterima oleh Allah SWT.***[AmaliaHidayati]

8 Manfaat Tadabbur Alam bagi Perkembangan Karakter Calon Pemimpin Muslim

8 Manfaat Tadabbur Alam bagi Perkembangan Karakter Calon Pemimpin Muslim

Tadabbur alam atau merenungkan keajaiban alam dapat memberikan berbagai manfaat positif bagi perkembangan kakak shalih-shalihah. Terlebih SD Islam Bintang Juara memiliki misi besar untuk mendidik generasi calon pemimpin muslim.

Oleh karenanya, SD Islam Bintang Juara berupaya untuk senantiasa menghadirkan momen-momen bermakna dalam setiap kegiatan pembelajaran. Salah satunya ketika sesi makan bekal.

Pada hari Rabu, 28 Februari 2024, kakak shalih-shalihah kelas 6 SD Islam Bintang Juara diajak oleh bu Fia untuk menikmati bekal di tempat yang istimewa. Jika biasanya bekal yang dibawakan Ayah Bunda disantap bersama-sama di dalam kelas, kali ini berbeda.

Kakak shalih-shalihah kelas 6 diajak untuk melakukan perjalanan terlebih dahulu. Dengan tujuan agar bisa mendapatkan sinar matahari pagi yang insya Allah baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka.

Selain itu, kakak shalih-shalihah juga belajar artinya perjuangan. Sebelum menikmati lezatnya bekal yang disiapkan Ayah Bunda, mereka harus berjalan dulu menuju lokasi yang telah disepakati.

Lokasi makan bekal kali ini tidak terlalu jauh dari sekolah kok, Ayah Bunda. Masih sangat bisa dijangkau dengan jalan kaki. Hanya di sini kakak shalih-shalihah ditantang untuk berjalan melewati jalur naik dan turun.

Dibutuhkan kehati-hatian dan ketangkasan agar bisa aman sampai di lokasi. Secara tidak langsung kakak shalih-shalihah mengasah kemampuan motorik kasarnya nih.

Setelah sampai di lokasi, kakak shalih-shalihah bekerjasama untuk menggelar alas yang dibawa, lalu duduk melingkar. Kak Rafasya memimpin doa makan, kemudian mereka menyantap bekal bersama-sama.

Beberapa kakak juga saling berbagi bekal. Di sini rasa kekeluargaan antar anggota kelas sungguh terasa. Sembari menikmati bekal, mereka saling berbincang dengan hangat tentang tantangan yang diberikan bu Fia dan menentukan tanggal untuk pemotretan buku kenangan.

Masya Allah semoga kegiatan makan bekal sekaligus tadabbur alam ini membawa kesan tersendiri di hati kakak shalih-shalihah. Nah, Ayah Bunda juga bisa lo mempraktikkan tadabbur alam sederhana ini bersama kakak di rumah.

Tidak perlu datang ke wisata alam yang jauh dari rumah, Ayah Bunda bisa memanfaatkan momen minggu pagi untuk berjalan kaki bersama seluruh keluarga ke lokasi yang dekat-dekat dari rumah. Berjalan bersama, sembari menghirup udara pagi yang segar, diselingi dengan obrolan yang hangat, insya Allah akan menguatkan bonding dengan kakak shalih-shalihah.

Selain menguatkan bonding, tadabbur alam juga memiliki manfaat lainnya. Apa saja ya?

Manfaat Tadabbur Alam bagi Calon Pemimpin Muslim

Berikut adalah beberapa manfaat dari kegiatan tadabbur alam bagi kakak shalih-shalihah calon pemimpin muslim:

manfaat tadabbur alam

1. Menguatkan Hubungan dengan Allah SWT

Tadabbur alam dapat membantu kakak shalih-shalihah dalam merenungkan kebesaran Allah SWT sebagai Pencipta alam semesta. Selain itu, kegiatan di alam bebas juga mampu memperkuat nilai-nilai spiritual dan keimanan kakak shalih-shalihah.

2. Memberikan Pemahaman Tentang Lingkungan

Kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang alam dan lingkungan sekitar mereka. Selain itu, melalui tadabbur alam juga bisa menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap alam sejak dini.

3. Mengembangkan Keterampilan Observasi

Melalui pengamatan terhadap alam, kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan keterampilan observasi mereka. Tadabbur alam juga bisa menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan pengamatan visual dan pemahaman tentang interaksi antara berbagai unsur alam.

4. Mengenalkan Keanekaragaman Hayati

Memperkenalkan kakak shalih-shalihah pada keanekaragaman hayati dan makhluk hidup yang ada di sekitar mereka. Pada sesi tadabbur alam hari ini, kakak kelas 6 juga melakukan pengamatan terhadap ragam tumbuhan yang mereka lihat sepanjang perjalanan.

Selain itu, kakak shalih-shalihah juga bertemu dengan kucing liar yang senantiasa ingin berdekatan dengan mereka. Hal ini membantu mereka untuk menghargai peran setiap makhluk hidup dalam ekosistem.

5. Stimulasi Kreativitas

Dengan memberikan kakak shalih-shalihah kesempatan untuk berinteraksi dengan alam, hal ini mampu merangsang imajinasi dan kreativitas mereka. Kemudian, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan rasa ingin tahu dan eksplorasi terhadap lingkungan sekitar.

6. Mengembangkan Rasa Syukur

Melalui tadabbur alam, kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan rasa syukur terhadap keindahan dan keberagaman alam. Selain itu juga menanamkan nilai-nilai positif, seperti bersyukur atas nikmat alam yang diberikan.

7. Pengenalan Siklus Alam

Kegiatan mengenal alam lebih dekat, mampu memahamkan kakak shalih-shalihah tentang siklus alam, seperti siklus air, musim, dan perubahan cuaca. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga mampu memperkaya pengetahuan mereka tentang bagaimana unsur-unsur alam saling terkait.

8. Meningkatkan Kesehatan Mental

Aktivitas di alam terbukti dapat memberikan manfaat kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Memberikan kesempatan bagi kakak shalih-shalihah untuk bersantai dan merasakan ketenangan alam.

galeri kegiatan tadabbur alam

Melibatkan kakak shalih-shalihah dalam kegiatan tadabbur alam dapat menjadi pengalaman yang mendidik dan memperkaya, menciptakan fondasi positif untuk pemahaman mereka terhadap dunia di sekitar mereka. Calon pemimpin muslim yang menghargai keberadaan alam, insya Allah akan tumbuh menjadi pemimpin yang tak sekadar cerdas, tetapi juga bijaksana.***