Pada hari Sabtu, 17 Februari 2024, kak Kayla, siswi kelas 5B SD Islam Bintang Juara didapuk menjadi host untuk gelaran acara Bincang Bintang Ramadhan. Acara ini insya Allah akan ditayangkan di YouTube Channel Official SD Islam Bintang Juara pada bulan ramadhan.
Kak Kayla tidak sendiri pada persiapan Bincang Bintang Ramadhan, ada Kak Aya, salah satu alumni angkatan pertama. Pada gelaran podcast ini, Kak Aya akan membagikan tips dan trik menjadi Calon Pemimpin Muslim yang aktif dan produktif selama berpuasa.
Ada alasan besar mengapa Kak Aya terpilih menjadi narasumber pada Bincang Bintang Ramadhan ini. Ayah Bunda penasaran apakah alasan tersebut? Insya Allah semuanya akan dibuka lebar dalam gelaran podcast Ramadhan 1445 Hijriah.
Alhamdulillah persiapan Bincang Bintang Ramadhan berjalan cukup lancar. Walau harus beberapa kali take untuk mendapat hasil terbaik, Kak Kayla dan Kak Aya masih tetap semangat hingga proses perekaman tuntas.
Bincang Ramadhan telah menjadi salah satu program SD Islam Bintang Juara sejak bulan Ramadhan tahun lalu. Bedanya, tahun lalu, host dan narasumber Bincang Ramadhan adalah orang tua siswa. Sementara untuk tahun ini, host dan narasumber Bincang Ramadhan diambilkan dari siswa dan alumni.
Diharapkan dengan memberikan ruang dan waktu kepada para siswa untuk menunjukkan kompetensinya dalam bidang Public Speaking, kakak shalih-shalihah bisa tampil lebih percaya diri dan berani mengambil segala macam tantangan yang ada di depan mata.
Kak Kayla sendiri sudah beberapa kali tampil untuk menunjukkan bakatnya sebagai seorang presenter dan penampil. Misalnya dalam video berikut:
Selain di video tersebut, Kak Kayla juga pernah menjadi presenter pendamping pada acara Milad dan Grand Opening PPDB 2024-2025. Kak Kayla juga menjadi salah satu talent dalam video profil SD Islam Bintang Juara terbaru. Apakah Ayah Bunda sudah melihat videonya? Jika belum, bisa dilihat di sini:
Penasaran bagaimana Kak Kayla mewawancarai Kak Aya? Tunggu saja ya waktu penayangan podcast spesial ini. Agar tidak ketinggalan info penayangannya, pastikan Ayah Bunda subscribe dulu channel YouTube SD Islam Bintang Juara, dan pantau terus kabar-kabar terbaru melalui media sosial kami.
Bincang Bintang Ramadhan insya Allah akan segera mengudara untuk Ayah Bunda dan kakak shalih-shalihah di manapun berada. Terima kasih atas doa dan dukungannya untuk setiap program-program SD Islam Bintang Juara.***
Quranic Leadersip Camp 2024 hari kedua dibuka dengan kegiatan sholat Subuh berjamaah. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah mudah dibangunkan, dan bergerak lancar untuk bersiap-siap sholat.
Usai sholat, kakak shalih-shalihah peserta Quranic Leadership Camp (QLC) bergerak menuju lapangan untuk mengikuti Upacara Api Unggu. Alhamdulillah pagi itu langit masih cukup gelap. Api Unggun menyala dengan terangnya.
Para petugas Upacara Api Unggun menjalankan perannya dengan maksimal. Membawa keharuan tersendiri bagi siapapun yang mampu memaknai setiap kata dan aksi yang dilakukan.
Apalagi ketika Bu NI’mah menyampaikan pesan bermakna, “Di pagi hari api unggun menyala, artinya semangat itu tidak harus menyala di malam hari saja. Tetapi disetiap waktu kita harus punya semangat yang berkobar.”
Melalui pesan tersebut, diharapkan kakak-kakak shalihah senantiasa mampu menyalakan semangat dalam kondisi apapun. Tidak mudah patah semangat walau sebesar apapun tantangan yang menghadang.
Inilah refleksi yang diharapkan mampu didapatkan oleh kakak shalih-shalihah memaknai hujan deras yang diturunkan Allah SWT sepanjang malam. Sebagaimana termaktub dalam QS Al Insyirah, bahwasanya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
Apa yang Allah SWT sampaikan lewat QS Al Insyirah ditunjukkan secara langsung kepada kakak shalih-shalihah pagi itu. Setelah kakak shalih-shalihah mampu bersabar dan bertahan dalam tantangan hujan deras yang Allah SWT berikan, Allah SWT menghadiahkan tambahan nikmat berupa pelangi yang indah.
Bumi Perkemahan Harda Walika semakin terlihat memesona pagi itu. Pelangi yang melengkung di angkasa otomatis melengkungkan pula senyuman di bibir kakak shalih-shalihah. Senam pagi pun dilaksanakan dengan semangat membara.
Usai senam, kakak shalih-shalihah bergegas menuju aula dan beberapa titik lokasi yang telah dipilih untuk sarapan bersama kelompoknya masing-masing. Setelahnya, mereka bergerak lancar membereskan tenda dan bersiap outbound.
Kekompakan, keberanian, ketangkasan dan kecerdasan mereka terasah saat menuntaskan tantangan outbound di setiap pos. Sedianya ada lima pos, tetapi masing-masing kelompok memiliki peta berbeda. Sehingga tidak semua pos berhasil didatangi.
Tantangan di masing-masing pos, tidak hanya berupa soal kepramukaan, tetapi ada juga tantangan berupa ketangkasan dan kerja sama tim. Di setiap pos, masing-masing kelompok juga harus menunjukkan hafalan QS. Al Insyirah beserta gerakan Kauny. Setiap pos memiliki tantangan ayat yang berbeda-beda.
Ketika azan dhuhur berkumandang, kegiatan outbound pada Quranic Leadership Camp hari kedua pun berakhir. Kakak shalih-shalihah kembali ke Bumi Perkemahan Harda Walika untuk makan siang dan membereskan barang-barang mereka.
Pukul satu siang, para Ayah Bunda terlihat berdatangan untuk menjemput kakak shalih-shalihah. Rasa senang bercampur rindu nampak terlihat pada wajah kakak shalih-shalihah ketika berjumpa Ayah Bunda di sesi penjemputan.
Pada hari Senin, 29 Januari 2024, kakak shalih-shalihah dikumpulkan di lapangan upacara. Beragam apresiasi telah disiapkan oleh ibu bapak guru untuk kelompok-kelompok terinspiratif sepanjang gelaran Quranic Leadership Camp.
Dari kelompok Shalih, ada kelompok As Syams, An Nur dan Al Mulk yang mendapatkan apresiasi. Sementara dari kelompok Shalihah, ada kelompok Maryam, Al Isra’, dan An Nisa.
Tidak hanya kakak shalih-shalihah yang mendapatkan apresiasi, apresiasi juga diberikan kepada pendamping terbaik QLC, yaitu kepada Pak Ali Sa’ad. Semoga apresiasi yang diberikan semakin meningkatkan semangat kakak shalih-shalihah dan para guru untuk terus menunjukkan ikhtiar terbaiknya.
Apabila Ayah Bunda penasaran dengan visualisasi keseruan QLC 2024, silakan bisa menikmatinya melalui video berikut:
Demikianlah catatan Quranic Leadership Camp 2024 hari kedua. Semoga QLC ini memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga untuk shalih-shalihah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.***
Bertempat di Bumi Perkemahan Harda Walika Semarang, Qur’anic Leadership Camp 2024 digelar pada hari Jum’at – Sabtu, 26-27 Januari 2024. Agenda tahunan SD Islam Bintang Juara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 – 6.
Qur’anic Leadership Camp (QLC) 2024 mengangkat tema “Bersiap Menjadi Pemimpin Muslim yang Tangguh, Kreatif, Solutif, dan Bermanfaat”. Adapun latar belakang di balik pemilihan tema ini berkaca pada perkembangan zaman yang diikuti dengan kemajuan teknologi yang semakin maju dan canggih.
Kehadiran AI (Artificial Intelligent) adalah salah satu wujud kemajuan teknologi tersebut. Pada beberapa sektor, seperti manufaktur dan pertanian, AI dan robotika telah menggantikan pekerja manusia dalam tugas-tugas yang berulang dan berisiko tinggi.
Proses otomatisasi ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan menghindari kesalahan manusia (human error). Namun, walau di satu sisi menguntungkan perusahaan, penggantian pekerjaan oleh AI ini dapat berdampak negatif pada tingkat pengangguran dan menyebabkan perubahan dalam pasar tenaga kerja.
Oleh karena itu, untuk mempersiapkan pribadi yang berjiwa entrepreneur, tangguh, solutif, dan kreatif, serta memiliki jiwa pemimpin yang berlandaskan spiritual dan mengutamakan adab dan akhlak, SD Islam Bintang Juara bermaksud mengadakan kegiatan Qur’anic Leadership Camp (QLC).
Harapannya melalui kegiatan ini, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara dapat menjadi calon penerus bangsa yang dapat mengikuti perkembangan jaman karena memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh, kreatif, solutif, dan bermanfaat, serta selalu berlandaskan pada spiritual, serta akhlak dan adab.
Rangkaian Acara Qur’anic Leadership Camp 2024 Hari Pertama
Kegiatan QLC 2024 dimulai pada hari Jum’at, 26 Januari 2024. Kakak shalih-shalihah langsung menuju ke lokasi kegiatan diantar oleh Ayah Bunda masing-masing.
QLC 2024 ini lebih istimewa dibandingkan dengan QLC pada tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, agenda tahunan ini digelar di luar sekolah.
Selain karena area sekolah sedang dalam proses renovasi, pemilihan tempat di luar juga diharapkan bisa memberikan pengalaman baru kepada kakak shalih-shalihah. Mereka belajar untuk senantiasa menjaga adab dan akhlaknya di manapun mereka berada.
Setelah semua peserta berkumpul, upacara pembukaan pun dimulai. Bu Nur Shofwatin Ni’mah selaku Kepala SD Islam Bintang Juara bertindak sebagai Pembina. Alhamdulillah, upacara berjalan sangat lancar, walaupun pemimpin upacara tidak bisa melanjutkan tugasnya dikarenakan kondisi kesehatannya yang menurun.
Usai upacara, kakak shalih-shalihah mendapat tantangan untuk memasang tenda dibantu dengan pendamping kelompoknya masing-masing. Bukanlah sebuah pekerjaan mudah, apalagi bagi kakak shalih-shalihah yang sebagian besar belum memiliki pengalaman sebelumnya.
Beberapa kelompok juga sempat mengalami frame patah yang menghambat proses pemasangan tenda. Namun dengan kerja sama tim yang baik, satu per satu tenda pun akhirnya berdiri.
Setelah semua tenda berdiri kokoh, kakak shalih-shalihah diberikan kesempatan untuk menunaikan Sholat Dhuha dan makan bekal yang dibawanya dari rumah. Tak berselang lama, waktu Sholat Jumat pun tiba.
Kakak shalih kelas 4-6 diajak untuk menunaikan Shalat Jumat di masjid. Sementara kakak shalih kelas 1-3 bersama kakak shalihah semua kelas berkumpul di aula untuk menunaikan Shalat Dhuhur berjama’ah. Disusul dengan makan siang bersama setelah kakak shalih kelas 4-6 telah kembali ke lokasi acara.
Agenda selanjutnya di hari pertama Quranic Leadership Camp 2024 adalah latihan PBB. Latihan ini dibagi menjadi tiga fase. Kakak shalih-shalihah Fase A belajar PBB bersama Kak Dede dan tim pembina Pramuka SD Islam Bintang Juara.
Sementara itu, kakak shalih-shalihah Fase B belajar PBB bersama Bapak EP Ady dari Brimob. Kakak shalih-shalihah Fase C belajar PBB dari Kak Dayat dari Kwarcab.
Usai latihan PBB, kakak shalih-shalihah Fase B dan C bergabung untuk belajar Semaphore, Morse dan Sandi. Masya Allah ada banyak hal baru yang mereka pelajari dalam rangkaian kegiatan QLC ya, Ayah Bunda.
Menjelang sore, kakak shalih-shalihah diberikan tantangan untuk memasak makan malamnya. Mereka pun dengan sigap mengeluarkan bahan masakan yang telah dibawa dari rumah, dan mengolahnya sesuai dengan menu yang telah direncanakan sebelumnya.
Mereka saling bahu-membahu untuk menyajikan makan malam yang lezat, dan tentu saja sehat. Setelah membereskan perangkat masak, kakak shalih-shalihah bergantian untuk bersih diri dan shalat Ashar.
Hujan pun mulai mengguyur Bumi Perkemahan Harda Walika. Tadinya hanya gerimis, tetapi perlahan semakin deras. Kegiatan makan malam yang tadinya direncanakan dilakukan di area tenda, dipindahkan ke aula. Makan malam yang syahdu diiringi rintik hujan terasa lebih hangat dan nikmat.
Nikmat hujan terus Allah SWT limpahkan sepanjang malam. Kegiatan Api Unggun yang sedianya digelar setelah Shalat Isya’ terpaksa ditunda. Sebelum kakak shalih-shalihah tidur malam, mereka mendapat kesempatan untuk mengikuti Leadership Moment.
Kakak diajak untuk bertadabbur Surat Al Insyirah yang menjadi tema Quranic Leadership Camp tahun ini. Lalu dilanjutkan dengan bermain tarik tambang di dalam ruangan.
Usai berkegiatan tarik tambang, kakak diajak untuk menggali hikmah di balik permainan yang baru saja dilakukan. Kira-kira apa hayo hikmahnya Ayah Bunda?
erhubung hujan terus mengguyur bumi, dan keadaan tenda tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat istirahat, ruang aula digunakan sebagai ruang istirahat kakak shalih.
Sementara itu, kakak shalihah diboyong menuju gedung di depan yang sedianya digunakan sebagai ruang transit panitia.
Walau ada banyak hal yang berjalan tidak sesuai dengan rencana, Alhamdulillah hari pertama berjalan dengan baik dan Insya Allah meninggalkan banyak kesan dan hikmah di dalam hati kakak shalih-shalihah.
Seperti apakah berlangsungnya hari kedua Quranic Leadership Camp 2024? Nantikan dalam catatan kami berikutnya, Ayah Bunda. Oya, Ayah Bunda bisa mendapatkan foto-foto lengkap hari pertama pada link berikut: dokumentasi kegiatan QLC 2024 hari pertama.***
Bugar Ceria merupakan kegiatan pemungkas pada gelaran Ahlan wa Sahlan Semester 2. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Terlebih saat ini hujan semakin sering datang. Kakak shalih-shalihah harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat agar tidak mudah tumbang sehingga bisa optimal mengikuti seluruh kegiatan di Semester 2.
Ada Apa di Bugar Ceria?
Tersirat dari nama kegiatan ini, kakak shalih-shalihah diajak untuk menjaga kebugaran, tentunya tetap dengan aktivitas yang seru dan menyenangkan. Adapun rangkaian dalam Bugar Ceria meliputi:
1. Senam Bersama
Pada kegiatan awal ini, kakak shalih-shalihah senam bersama dipimpin oleh Pak Arial selaku Guru Penjaskes. Mengenakan Seragam Pramuka Lengkap, kakak shalih-shalihah terlihat gagah dan bersemangat.
2. Jalan Sehat
Usai senam bersama, kakak shalih-shalihah diajak untuk berkeliling lingkungan di sekitar sekolah. Eits, tidak hanya berkeliling, ada kegiatan lainnya juga lo. Apakah itu?
3. Bersih Lingkungan
Ya, sembari berjalan sehat, kakak shalih-shalihah diminta untuk bersih-bersih lingkungan. Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh siswa dan guru agar kembali mensyukuri nikmat alam Allah yang didapati di sekitar sekolah.
Tak berhenti di sini, kegiatan pada hari Jum’at, 5 Januari 2024 masih terus berlanjut usai jalan sehat sembari bersih lingkungan tuntas dilaksanakan. Kali ini kakak shalih-shalihah diminta untuk berkumpul bersama kelompoknya masing-masing.
Kelompok apakah itu?
Jadi, sebelum liburan, kakak shalih-shalihah telah dibagi menjadi beberapa kelompok secara acak. Tujuan dari pengelompokan tersebut adalah untuk mengikuti kegiatan Quranic Leadership Camp (QLC) yang insya Allah akan diselenggarakan pada 26 – 27 Januari 2024 di Bumi Perkemahan Harda Walika.
Kelompok tersebut memang sengaja sudah dibagi jauh-jauh hari agar kakak shalih-shalihah bisa saling bersilaturahim dan mengenal satu sama lain. Berhubung kelompok ini terdiri dari lintas kelas, tentu ada beberapa anggota kelompok yang belum mengenal dengan dekat kan?
Tak hanya itu, semua anggota kelompok harus berkumpul dan berkoordinasi menentukan siapakah ketua kelompok, wakil ketua dan lain sebagainya. Masing-masing kelompok juga harus menentukan nama kelompok, lambang dan desain bendera kelompok, serta merancang yel-yel untuk kelompoknya.
Masya Allah, seru bukan, Ayah Bunda?
Ayah Bunda tak perlu khawatir, setiap kelompok didampingi oleh satu guru sebagai pendamping yang insya Allah akan memastikan agar masing-masing anggota kelompok tetap aman dan nyaman.
Pendamping kelompok berfungsi sebagai fasilitator, tempat bertanya dan penengah apabila dalam kelompok tersebut menemui kendala. Sebagai fasilitator, pendamping kelompok tidak akan langsung memberikan solusi, tapi akan memantik kakak shalih-shalihah untuk menemukan ide dan jalan keluar atas tantangan yang mereka hadapi.
Doakan semoga cuaca mendukung dan kegiatan Quranic Leadership Camp pada 26-27 Januari 2024 bisa berlangsung dengan lancar, dan kakak shalih-shalihah tetap bugar ceria. Aamiin.
Oya, Ayah Bunda juga bisa berperan aktif mendukung kegiatan QLC dengan cara ambil bagian dalam QLC Food Fest. 100% keuntungan dari QLC Food Fest akan digunakan untuk mendanai kegiatan QLC lo. Untuk pemesanan, Ayah Bunda bisa langsung menghubungi Bu Fia ya. Insya Allah seluruh menu yang ada dalam QLC Food Fest menyehatkan dan mendukung kakak shalih-shalihah untuk senantiasa bugar ceria.***
Gaya Hidup Berkelanjutan masih menjadi pilihan topik Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada semester 1 Tahun Pelajaran 2023-2024 di SD Islam Bintang Juara. Topik ini sepertinya sudah sangat melekat, tidak hanya bagi para fasilitatornya, tetapi juga di hati kakak shalih-shalihah.
Alhamdulillah sejak dipilihnya topik ini, banyak karakter baik yang tumbuh dan berkembang dalam diri kakak shalih-shalihah. Banyak orang tua yang membagikan cerita kalau kakak shalih-shalihah menjadi lebih peduli dengan lingkungan, dan lebih bijak dalam menghasilkan sampah.
Perjalanan Gaya Hidup Berkelanjutan di SD Islam Bintang Juara bisa Ayah Bunda saksikan melalui video yang pernah kami buat dalam rangka mengikuti kegiatan Lampah Kita beberapa waktu lalu:
Ayah Bunda, setelah satu semester kakak shalih-shalihah berproses dengan proyek pilihannya masing-masing, akhirnya pada hari Senin, 11 Desember 2023, mereka mendapat kesempatan untuk mempresentasikan idenya di depan bapak ibu guru dan kelompok lainnya.
Seperti apa keseruannya?
Keseruan Presentasi P5 Mengguncang Tiga Area
Bertepatan dengan hari pertama class meeting SD Islam Bintang Juara yang memiliki nama beken Leadership Journey, Presentasi P5 dilaksanakan di tiga titik. Area pertama berlokasi di Gedung A Lantai 1, tepatnya di ruang kelas 1A dan 1B.
Kemudian area kedua berlokasi di Gedung A Lantai 2, tepatnya di ruang kelas 3. Sementara itu, area ketiga terletak di Basement Gedung B.
Setiap area terdiri dari 10 -11 kelompok yang meliputi Fase A, B dan C. Bagi kakak shalih-shalihah kelas 2 – 6, kegiatan presentasi ini tentu bukan kali pertama. Namun bagi kakak shalih-shalihah kelas 1, presentasi ini menjadi pengalaman pertama.
Alhamdulillah walaupun baru pertama kali menyampaikan ide di depan kelompok lain dan bapak ibu guru, kelompok-kelompok dari kelas 1 sudah cukup berani dan percaya diri lo, Ayah Bunda.
Sub topik yang diambil dalam kegiatan P5 pada semester ini adalah “Aku Cerdik Mengelola Limbah” untuk Fase A, dan “Energi Alternatif” untuk Fase B dan C. Sebelum kakak shalih-shalihah memulai proyeknya, bapak ibu guru telah mendatangkan beberapa ahli dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas ESDM Jawa Tengah, Dosen FMIPA UNNES dan praktisi panel surya.
Kedatangan para ahli tersebut diharapkan memberikan pantikan ide kepada kakak shalih-shalihah dalam menentukan ide P5-nya. Setiap pekan, masing-masing kelompok akan mendapatkan pendampingan dari fasilitator.
Fasilitator hanya memberikan pemantik, semua ide dan eksekusinya diserahkan kepada kakak shalih-shalihah. Tentu saja dibantu pula oleh Ayah Bunda yang ikut mendukung proses pembelajaran kakak dalam menuntaskan proyek ini. Terima kasih, Ayah Bunda.
Setelah jatuh bangun dalam prosesnya, tibalah saat di mana mereka harus mempresentasikan ide-ide hebat mereka, Ayah Bunda. Beragam ide muncul dari proyek ini.
Dari fase A, ada yang membuat tas dari limbah kertas, pot gantung dari bekas botol minuman kemasan, aquarium dari galon bekas, tempat aksesoris dari kardus bekas dan masih banyak ide lain yang tak kalah hebat. Sementara dari fase B dan C, ada kelompok yang membuat kincir angin bertenagakan panel surya, ada pula yang membuat kincir air bertenaga dinamo dan busi motor, bahkan ada pula yang menemukan ide membuat alternatif baterai dari buah jeruk dan lemon. Masya Allah!
Sebagai informasi, tidak semua produk ini berhasil, Ayah Bunda. Namun penilaian dari proyek ini bukan sekadar melihat hasil. Bagaimana kakak menemukan ide, mengomunikasikan ide dengan teman sekelompok, bekerjasama dalam mewujudkan ide tersebut, mencari solusi ketika ternyata dalam prosesnya menemukan kendala, juga tentang bagaimana belajar mengelola kegagalan.
Dalam sebuah proyek P5, fasilitator tidak sekadar ingin kakak shalih-shalihah berkompetisi dalam membuat hasil yang bagus, tetapi belajar banyak values yang insya Allah bermanfaat dalam membangun karakter baik di dalam diri mereka. Mungkin hasilnya tidak bisa dirasakan saat ini, tetapi dalam beberapa tahun ke depan, insya Allah kita akan memanennya bersama-sama, Ayah Bunda.
Presentasi P5 dipilih sebagai kegiatan pembuka dalam rangkaian Leadership Journey memiliki tujuan agar kakak tumbuh rasa percaya diri dan keberaniannya dalam mengungkapkan dan menyampaikan ide di depan publik. Karena untuk bisa tampil percaya diri saat mempresentasikan idenya, diperlukan kepiawaian dalam mengontrol suara, mengelola emosi, dan menaklukkan rasa grogi.
Ada tiga aspek yang dinilai dalam kegiatan presentasi P5 ini, meliputi sikap saat presentasi, pemahaman konsep atau isi presentasi dan kerja sama. Presentasi ini juga sekaligus sebagai asesmen sumatif P5. Oleh karenanya, terima kasih atas dukungan dan motivasi Ayah Bunda dalam mempersiapkan presentasi kakak shalih-shalihah.
Alhamdulillah, masing-masing kelompok berhasil mempresentasikan proyeknya dengan cukup baik. Bagi kakak kelas 1 tentu saja masih memiliki beberapa catatan. Namun tidak mengapa karena ini adalah pengalaman pertama bagi mereka.
Keberanian dan kepercayaan diri kakak shalih-shalihah kelas 1 tetap patut diapresiasi dan diacungi jempol. Untuk membiasakan kakak shalih-shalihah lancar dalam menyampaikan ide, Ayah Bunda bisa melatih mereka di rumah dengan beberapa cara sederhana, di antaranya:
Saat kakak shalih-shalihah ingin membeli mainan atau buku, biasakan kakak shalih-shalihah untuk menyusun proposal sederhana lalu mempresentasikan keinginan tersebut di depan Ayah Bunda. Kakak harus bisa meyakinkan bahwa barang yang akan dibeli memang dibutuhkan dan bermanfaat.
Buat agenda membaca tiap pekan di rumah. Satu anggota keluarga membaca minimal satu buku, lalu ajak mereka untuk menceritakan kembali isi buku tersebut di akhir pekan.
Nah, agar kakak shalih-shalihah makin hebat berpresentasi, apakah Ayah Bunda memiliki ide lain selain dua cara di atas? Nantikan keseruan presentasi P5 di semester berikutnya, Ayah Bunda.***
Mengajarkan bahasa Inggris kepada kakak shalih-shalihah dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermanfaat. Sayangnya tidak semua orang tua memiliki kepercayaan diri untuk menemani kakak shalih-shalihah belajar bahasa Inggris.
Padahal kalau Ayah Bunda tahu teknik mengajarkan bahasa Inggris secara menyenangkan, momen ini bisa menjadi sarana bonding yang oke banget lo. Mau tahu bagaimana caranya? Yuk, baca terus artikel ini hingga tuntas ya.
13 Cara Asyik Mengajarkan Bahasa Inggris, Dijamin Cas Cis Cus!
Empat hal yang tak akan pernah ditolak oleh anak-anak adalah bermain, hadiah, kejutan, dan dongeng/ cerita. – Septi Peni Wulandani.
Nah, coba deh Ayah Bunda mengaplikasikan empat hal yang tak akan pernah ditolak kakak shalih-shalihah tersebut menjadi bagian dari proses pengajaran bahasa Inggris. Berikut adalah beberapa cara asyik untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak:
1. Gunakan Metode Bermain
Bermainnya kakak shalih-shalihah sejatinya adalah proses belajar. Gunakan permainan, puzzle, atau aktivitas kreatif seperti mewarnai atau membuat hiasan untuk memperkenalkan kosakata dan kalimat bahasa Inggris kepada mereka.
Ayah Bunda juga bisa menggunakan kegiatan ice breaking untuk mengajarkan bahasa Inggris dengan banyak bergerak, sehingga kakak tidak terasa bosan dan lebih mudah memahami pelajaran.
2. Berikan Hadiah sebagai Apresiasi
Sediakan hadiah-hadiah sederhana yang bisa memotivasi kakak untuk belajar bahasa Inggris. Misal, saat kakak sudah berhasil menghafal dan mempraktikkan 10 kosa kata menjadi kalimat, berikan sebuah stiker, atau benda lain yang sederhana tapi bisa membuat kakak shalih-shalihah bersemangat.
3. Cerita dan Buku Bacaan
Bacakan buku anak-anak dalam bahasa Inggris secara teratur. Ayah Bunda dapat membacakan cerita atau mengizinkan anak-anak membaca sendiri jika mereka sudah bisa. Membaca buku dapat meningkatkan pemahaman bahasa Inggris mereka.
4. Tonton Film atau Kartun dalam Bahasa Inggris
Pilih kartun atau film animasi yang cocok untuk usia anak-anak dan tonton bersama mereka. Aktifkan subtitle dalam bahasa Inggris untuk membantu mereka menghubungkan kata-kata dengan pengucapannya.
5. Lagu dan Musik
Dengarkan lagu-lagu anak-anak dalam bahasa Inggris bersama-sama. Musik adalah cara yang bagus untuk membiasakan anak-anak dengan ritme, intonasi, dan kosakata bahasa Inggris.
6. Mainan Edukatif
Ada banyak mainan dan permainan edukatif yang dirancang khusus untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada anak-anak. Mainan ini seringkali menggabungkan unsur permainan dengan pembelajaran bahasa. Contoh: Scrabble, Word Search, dsb.
7. Menggunakan Perkembangan Anak
Selalu pertimbangkan tingkat perkembangan kakak shalih-shalihah. Bahasa yang diajarkan harus sesuai dengan tingkat pemahaman mereka agar tidak terlalu sulit atau terlalu mudah.
8. Berbicara dan Interaksi Aktif
Ajak kakak shalih-shalihah berbicara dalam bahasa Inggris sebanyak mungkin. Cobalah untuk berkomunikasi dengan mereka dalam bahasa Inggris selama beberapa waktu setiap hari. Hal ini bisa termasuk bermain peran atau mengobrol tentang aktivitas sehari-hari.
9. Menggunakan Flashcard
Gunakan kartu kosakata (flashcards) dengan gambar dan kata-kata dalam bahasa Inggris untuk membantu kakak shalih-shalihah memahami kosakata dasar.
10. Libatkan Mereka dalam Kehidupan Sehari-hari
Libatkan kakak shalih-shalihah dalam aktivitas sehari-hari yang melibatkan bahasa Inggris, seperti berbelanja, memasak, atau merencanakan perjalanan bersama.
11. Perencanaan Aktivitas Tematik
Pilih tema-tema tertentu yang menarik bagi kakak shalih-shalihah, misalnya tentang binatang, alam, atau makanan. Kemudian, ajak mereka untuk belajar bahasa Inggris sekitar tema-tema ini. Akan lebih baik lagi jika Ayah Bunda mengunjungi tempat yang berkaitan dengan tema tersebut, sehingga proses belajar bisa lebih bermakna.
12. Konsistensi dan Kesabaran
Ingatlah bahwa setiap anak belajar dengan kecepatan yang berbeda. Penting untuk bersabar dan konsisten dalam proses yang dilalui.
13. Kursus Bahasa Inggris untuk Anak
Nah, bila Ayah Bunda merasa angkat tangan untuk mengajari sendiri, bisa dipertimbangkan untuk mendaftarkan kakak shalih-shalihah ke kursus bahasa Inggris untuk anak-anak yang diajarkan oleh instruktur berpengalaman.
Terkait dengan kursus bahasa Inggris, pada hari Kamis, 24 Agustus 2023 lalu, SD Islam Bintang Juara kedatangan tamu spesial dari Kampung Inggris Semarang. Ketiga pengajar dari Kampung Inggris Semarang mengajak kakak shalih-shalihah kelas 4 belajar bahasa Inggris secara seru dan menyenangkan.
Adapun ketiga pengajar dari Kampung Inggris Semarang yang menyambangi SD Islam Bintang Juara yaitu Miss Neny, Miss Yunita dan satu orang lainnya yang bertugas sebagai tim dokumentasi. Penasaran bagaimana keseruan belajar bahasa Inggris bersama Kampung Inggris Semarang?
Asyiknya Belajar Bahasa Inggris bersama Kampung Inggris Semarang
Miss Neny membuka sesi belajar dengan mengajak kakak shalih-shalihah berkenalan. Kemudian dilanjutkan dengan memberikan beberapa permainan, sehingga kakak shalih-shalihah merasa senang saat belajar.
Beberapa permainan yang dilakukan bersama Miss Neny, antara lain:
Ketika Miss Neny mengucapkan “Students”, kakak shalih-shalihah harus menjawab dengan “I I I teacher.”
Ketika Miss Neny berkata “One”, kakak shalih-shalihah harus bertepuk tangan sebanyak sekali, dan seterusnya sesuai dengan angka yang diucapkan oleh Miss Neny.
Miss Neny membawa botol kosong, dan menggerakkan botol tersebut ke kanan, kiri, depan dan menggoyangkannya. Apabila botol diarahkan ke kiri, maka kakak shalih-shalihah harus menggerakkan badan ke kiri, begitu juga sebaliknya. Sementara saat botol digoyangkan, kakak shalih-shalihah harus melompat.
Setelah kakak shalih-shalihah sudah penuh semangat, Miss Neny kemudian memberikan contoh kalimat menggunakan pola Present Continuous Tense atau biasa juga disebut dengan Present Progressive. Hayo, Ayah Bunda masih ingat tidak kalimat dengan pola ini?
Present Continuous Tense adalah pola kalimat dalam bahasa Inggris untuk menyatakan aktivitas yang dilakukan saat ini. Atau bisa dikatakan juga aktivitas yang sedang berlangsung. Sebagai penanda dari pola ini adalah adanya to be + Verb ing. Contoh:
Miss Neny is teaching English right now. The students are studying English in the classroom.
Miss Neny menyampaikan semua materi dalam bahasa Inggris, tanpa terkecuali. Ada beberapa kakak shalih-shalihah yang sudah langsung paham, tetapi ada pula yang membutuhkan waktu untuk bisa menangkap pesan dari Miss Neny.
Namun secara keseluruhan, kakak shalih-shalihah bisa memahami apa yang diajarkan oleh Miss Neny. Setelah berlatih beberapa kalimat secara bergantian, Miss Neny kembali memberikan permainan kepada kakak shalih-shalihah.
Permainan tersebut dinamai dengan “Passing the Ball”. Cara bermainnya yaitu Miss Neny memutarkan sebuah lagu, sementara itu kakak shalih-shalihah harus melakukan estafet bola menggunakan dengan kertas.
Saat lagu berhenti, kakak shalih/ shalihah yang menerima bola saat itu harus maju ke depan. Miss Neny telah menyiapkan tantangan dalam bentuk kardus yang bisa diputar. Pada kardus itu tertulis beberapa kosa kata dalam bahasa Inggris.
Tugas kakak shalih/ shalihah adalah memutar kardus itu, hingga berhenti pada satu kosa kata. Kemudian, kakak shalih/ shalihah harus membuat kalimat berdasarkan kosa kata yang tertera menggunakan pola Present Progressive.
Tak hanya itu, kakak shalih-shalihah juga diajak untuk bermain menyusun kalimat dari kata yang diacak. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah sangat menikmati sesi belajar bersama Kampung Inggris Semarang.
Apalagi bagi kakak shalih-shalihah yang mampu menyelesaikan tantangan, Miss Neny akan mendapatkan hadiah berupa stiker. Semakin semangatlah kakak shalih-shalihah untuk menaklukkan tantangan, demi mendapat stiker dari Kampung Inggris Semarang.
Tak terasa 70 menit telah berlalu, saatnya para pengajar dari Kampung Inggris Semarang berpamitan. Sebagian besar kakak shalih-shalihah menyampaikan bahwa pelajaran bahasa Inggris hari itu terasa berkesan dan menyenangkan.
Apakah ke depannya SD Islam Bintang Juara akan terus bekerjasama dengan Kampung Inggris Semarang? Nantikan saja program-program selanjutnya ya, Ayah Bunda.
Pastinya pengajar dari Kampung Inggris Semarang telah mencontohkan bagaimana cara asyik mengajar bahasa Inggris kepada anak. Dibutuhkan kreativititas yang tinggi dan proses yang menyenangkan untuk menghasilkan pembelajaran super seru.
Ayah Bunda juga insya Allah bisa kok mengajarkan bahasa Inggris kepada kakak shalih-shalihah semenyenangkan pengajar dari Kampung Inggris Semarang. Pastinya niatkan proses belajar tersebut sebagai waktu berkualitas bersama dan dukung minat serta keinginan kakak shalih-shalihah untuk belajar bahasa Inggris. Semangat ya, Ayah Bunda!***