fbpx
MPLS Ramah Hari Kelima SD Islam Bintang Juara: Membangun Karakter Calon Pemimpin Muslim

MPLS Ramah Hari Kelima SD Islam Bintang Juara: Membangun Karakter Calon Pemimpin Muslim

Jumat, 18 Juli 2025 menjadi hari istimewa dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Islam Bintang Juara. Di hari kelima ini, seluruh kakak shalih-shalihah dari kelas 1 hingga kelas 6 terlibat dalam kegiatan bertema “Membangun Karakter Calon Pemimpin Muslim.” Kegiatan ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan islami dengan pendekatan yang menyenangkan, edukatif, dan penuh makna.

Kegiatan 1: Leadership Fun Learning untuk Kelas 1 dan 2

Para kakak kelas 1 dan 2 mengikuti Leadership Fun Learning yang dibagi ke dalam empat pos permainan:

Pos Aku Tahu Temanku

Melalui permainan interaktif, kakak diajak saling mengenal lebih dekat satu sama lain. Aktivitas ini menumbuhkan kepekaan sosial dan empati—dua modal penting dalam kepemimpinan.

Pos Aku Sigap dan Kuat

Kegiatan bermain bakiak melatih kekompakan dan kemampuan bekerja sama. Selain melatih motorik, permainan ini juga menjadi media menanamkan nilai kebersamaan dan strategi.

Pos Disiplin dan Mandiri

Di pos ini, kakak belajar berbagai daily chores seperti melipat mukena atau sarung, mencuci piring, dan aktivitas lainnya yang menunjang kemandirian. Pemimpin sejati lahir dari kebiasaan disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

Pos Aku Tangguh dan Kokoh

Brakiasi di lapangan atas menjadi tantangan seru yang melatih keberanian, ketekunan, dan fokus. Tiga karakter ini adalah fondasi kuat seorang pemimpin muslim.

galeri pekan ta'aruf hari kelima

Kegiatan 2: Bedah Karakter Calon Pemimpin Muslim untuk Kelas 3

Untuk kakak kelas 3, kegiatan difokuskan pada pemahaman konsep kepemimpinan. Pak Arif, guru Pendidikan Agama Islam, memantik diskusi dengan pertanyaan reflektif seperti, “Apa yang kakak tahu tentang pemimpin?” dan “Sifat apa saja yang harus dimiliki seorang pemimpin?”

Antusiasme kakak sangat tinggi. Mereka menyebut berbagai sosok pemimpin dari Rasulullah SAW, orang tua, hingga guru mereka. Puncak kegiatan adalah sesi “tebak foto pemimpin” yang ternyata bukan menampilkan gambar tokoh terkenal, melainkan cermin! Kakak yang melihat ke dalamnya akan menemukan refleksi dirinya sendiri.

Sebuah momen penuh makna yang mengajarkan: Setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri.

Kegiatan 3: Bedah Karakter untuk Kelas 4 dan 6

Bersama Bunda Vivi Psikolog selaku Ketua Yayasan Dewi Sartika, serta dibantu Bu Fia dan Bu Nawang, kakak kelas 4 dan 6 menggali lebih dalam makna kepemimpinan muslim.

Kegiatan diawali dengan ice breaking empat karakter utama Rasulullah SAW: Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah, yang diperkenalkan lewat gerakan-gerakan seru. Fokus dan konsentrasi pun ikut dilatih dalam sesi ini.

Bunda Vivi Psikolog kemudian menjelaskan pentingnya postur tegap sebagai simbol keyakinan dan ketegasan seorang pemimpin. Dilanjutkan dengan dua tantangan kelompok:

galeri MPLS Ramah hari kelima

Tantangan Literasi

Kakak membaca kisah sahabat Nabi dan membuat mind mapping tentang karakter kepemimpinan yang diteladani. Tiga kelompok tercepat diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya dengan percaya diri.

Simulasi Karakter Pemimpin Muslim

Melalui kartu permasalahan sehari-hari, kakak diajak mencari solusi dan mempraktikkan sikap kepemimpinan seperti keteladanan, kepedulian, dan tanggung jawab. Dari urusan alat makan, kebersihan kelas, hingga tata krama dalam berteman—semua menjadi ruang belajar yang hidup.

Rangkaian kegiatan hari kelima MPLS Ramah ini membuktikan bahwa SD Islam Bintang Juara tak hanya fokus pada akademik, namun juga serius membentuk karakter kepemimpinan islami sejak dini. Karena setiap anak adalah pemimpin masa depan, dan di sinilah tempat mereka mulai menapaki jalan itu.*** (CM-MRT

Hari Keempat MPLS Ramah 2025 SD Islam Bintang Juara: Pekan Ta’aruf untuk Memperingati Hari Anak Nasional

Hari Keempat MPLS Ramah 2025 SD Islam Bintang Juara: Pekan Ta’aruf untuk Memperingati Hari Anak Nasional

Hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2025 di SD Islam Bintang Juara berlangsung meriah dan penuh makna. Mengangkat semangat peringatan Hari Anak Nasional, kegiatan hari ini dirancang khusus untuk memperkuat karakter dan kecintaan anak-anak terhadap makanan yang halal dan thayyib, serta mempererat hubungan sosial antarteman.

Dua Kegiatan Bermakna pada Hari Keempat MPLS Ramah 2025

Kegiatan MPLS SD Islam Bintang Juara atau yang biasa disebut Pekan Ta’aruf dibagi menjadi dua lokasi dan segmentasi usia, yaitu:

Dongeng Edukatif Bersama Kak Blangkon

Untuk kakak kelas 1 hingga 3, kegiatan berpusat di lantai dua, bekerja sama dengan Human Initiative (HI). Kali ini SD Islam Bintang Juara kedatangan tamu istimewa, Kak Blangkon, seorang pendongeng yang penuh semangat dan karismatik. Membawakan tema “Ku Syukuri Makananku, Sehat Tubuhku”, Kak Blangkon berhasil menyulap aula lantai dua menjadi ruang dongeng yang hidup dan inspiratif.

Dengan gaya bercerita yang menarik, Kak Blangkon menyampaikan pesan-pesan penting tentang:

  • Bersyukur atas makanan yang dikonsumsi,
  • Tidak menjadi anak yang pilih-pilih makanan (picky eater),
  • Memilih makanan yang halal dan thayyib,
  • Menjaga adab saat makan,
  • Dan tentu saja, tidak kalah penting: menyayangi teman dan menjalin persahabatan yang baik.

Tawa, tepuk tangan, dan antusiasme kakak shalih-shalihah menjadi bukti bahwa pesan yang disampaikan benar-benar terserap dengan baik melalui media dongeng yang menyenangkan.

Pada kesempatan ini kami juga mengajak kakak shalih-shalihah kelas 1-3 untuk belajar berbagi kepada saudara yang membutuhkan. Melalui gerakan “Peduli Yatim”, kakak shalih-shalihah sudah siap membawa infaq yang kemudian disalurkan melalui Human Initiative (HI).

Alhamdulillah telah terkumpul donasi sebesar Rp1.316.000,-. Terima kasih kepada Ayah Bunda yang telah berpartisipasi pada program kemanusiaan ini.

galeri pekan ta'aruf hari keempat

Diskusi Interaktif Makanan Halal Bersama Bunda Amalia Nuri

Sementara itu, kakak kelas 4 hingga 6 berkumpul di lantai satu untuk mengikuti sesi bersama Bunda Amalia Nur Istiqomah, orang tua dari Kak Syabil dan Kak Aya. Dengan tema “Halal dan Thayyib Makananku, Cerdas Otakku, Matang Emosiku”, Bunda Amalia membuka diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan menarik seperti:

  • “Apakah kepala ayam bolong boleh dimakan?”
  • “Kalau makan di restoran yang menjual makanan tidak halal, bagaimana sikap kita?”

Melalui penjelasan yang ringan namun bermakna, para peserta belajar bahwa:

Kepala ayam yang lehernya bolong bisa jadi menandakan penyembelihan yang tidak sesuai syariat. Anak-anak diingatkan untuk berani menolak jika ragu akan kehalalannya.

Makanan halal boleh dipesan di tempat yang juga menjual makanan haram asalkan: tempat mencuci, memasak, dan menyimpan makanan halal terpisah dan tidak tercemar.

Materi dilanjutkan dengan penjelasan mendalam tentang:

  • Definisi halal: dari segi zat, cara memperoleh, hingga proses penyajiannya.
  • Makna thayyib: tidak hanya baik secara fisik, tapi juga diberi nama yang baik.
  • Makanan dan Hubungannya dengan Tubuh: Kaitan makanan dengan kecerdasan otak, pembentukan akhlak, dan kematangan emosi.
  • Titik kritis makanan: pentingnya bertanya dan mencari tahu bahan dasar jika produk belum bersertifikasi halal.

Sebagai penutup, Bunda Amalia mengajak seluruh peserta untuk menjadi generasi yang sadar halal dan berani bertanya sebelum mengonsumsi makanan.

Bagi Ayah Bunda yang ingin membaca materi lengkapnya, bisa mengakses artikel “Perjalanan Mencari Halal” di website bintangjuara.sch.id.

Demikianlah rangkaian Hari Keempat MPLS Ramah 2025 di SD Islam Bintang Juara. Penuh tawa, cerita, dan ilmu yang bermanfaat. Terima kasih untuk seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama Human Initiative, Kak Blangkon, dan Bunda Amalia Nur Istiqomah.

Tetap seru, tetap bermakna! Yuk, terus dukung anak-anak kita menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia sejak dini.*** (CM-MRT)

Pekan Ta’aruf Hari Ketiga yang Istimewa: Merayakan Milad ke-8 SD Islam Bintang Juara

Pekan Ta’aruf Hari Ketiga yang Istimewa: Merayakan Milad ke-8 SD Islam Bintang Juara

Rabu, 16 Juli 2025 menjadi hari yang penuh makna dan semangat di SD Islam Bintang Juara. Dalam rangkaian Pekan Ta’aruf yang memasuki hari ketiga, suasana terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Milad SD Islam Bintang Juara yang ke-8.

Rangkaian Kegiatan Pekan Ta’aruf Hari Ketiga yang Istimewa

Di usia yang sudah menginjak tahun kedelapan ini, SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen untuk melahirkan generasi Calon Pemimpin Muslim Sejati yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. Untuk menyemarakkan hari spesial ini, digelar tiga kegiatan utama yang sarat makna dan nilai edukatif.

1. Jalan Sehat: Tubuh Kuat, Jiwa Semangat

Kegiatan diawali dengan Jalan Sehat yang melibatkan seluruh kakak shalih-shalihah dan tenaga pendidik. Rute jalan sehat mengambil jalur mengelilingi pemukiman di sekitar sekolah. Selain bertujuan untuk berolahraga, kegiatan ini juga mengajak anak-anak untuk menikmati segarnya udara pagi dan mendapatkan paparan sinar matahari yang bermanfaat bagi tubuh.

Calon pemimpin muslim harus memiliki jiwa dan tubuh yang sehat,” begitu semangat yang ditanamkan sejak dini kepada para siswa.

Dengan langkah riang dan penuh semangat, kakak shalih-shalihah menyusuri rute jalan sehat sambil bercengkerama dan belajar disiplin dalam berbaris serta menjaga kebersihan lingkungan.

2. Menikmati Sari Kacang Hijau: Nutrisi untuk Tubuh dan Pikiran

Setelah menggerakkan tubuh, seluruh peserta disuguhi sari kacang hijau yang menyehatkan. Minuman ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga kaya manfaat bagi kesehatan.

Kacang hijau dikenal sebagai sumber protein nabati yang tinggi. Selain itu, kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan. Vitamin dan mineral di dalamnya—seperti zat besi, magnesium, dan folat—berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kacang hijau juga baik untuk kesehatan otak karena mengandung vitamin B kompleks yang menunjang fungsi kognitif dan konsentrasi.

Dengan asupan bergizi ini, SD Islam Bintang Juara berharap setiap anak bisa tumbuh optimal, sehat secara fisik dan mental.

galeri pekan ta'aruf hari ketiga

3. Doa Bersama & Potong Tumpeng: Refleksi dan Harapan

Setelah tubuh diberi asupan sehat, kini giliran jiwa yang diberi nutrisi melalui doa bersama. Seluruh PTK dan kakak shalih-shalihah khusyuk memanjatkan doa sebagai bentuk syukur atas perjalanan delapan tahun yang telah dilalui, sekaligus memohon keberkahan untuk langkah-langkah ke depan.

Momen istimewa dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bunda Vivi Psikolog, Ketua Yayasan Dewi Sartika. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Bu Ni’mah, Kepala SD Islam Bintang Juara, dan Bu Fia, salah satu guru terlama yang telah membersamai sekolah sejak awal berdiri. Sebuah bentuk apresiasi dan simbol kebersamaan dalam perjalanan panjang membangun pendidikan bermakna.

Setelah itu, kakak shalih-shalihah diajak untuk menuliskan doa dan harapan mereka di kertas warna-warni, yang kemudian ditempelkan di pohon harapan buatan. Suasana haru menyelimuti saat seluruh warga sekolah bersama-sama menyaksikan video dokumenter perjalanan delapan tahun SD Islam Bintang Juara. Tawa, air mata, dan rasa bangga mewarnai setiap detiknya.

Ayah Bunda juga bisa ikut menyaksikan video dokumenter perjalanan delapan tahun SD Islam Bintang Juara di sini;

Delapan Tahun Menebar Cahaya

Delapan tahun bukan waktu yang singkat. Di balik angka itu tersimpan ribuan kisah perjuangan, tawa, air mata, dan keberhasilan. SD Islam Bintang Juara terus berikhtiar menjadi tempat yang aman, menyenangkan, dan mendidik bagi setiap anak.

Semoga di usia yang baru ini, SD Islam Bintang Juara semakin bersinar, terus menebar cahaya ilmu dan adab, serta mencetak lebih banyak pemimpin masa depan yang shalih dan berprestasi.

Selamat Milad ke-8, SD Islam Bintang Juara!
Teruslah menjadi bintang yang bersinar di setiap hati anak negeri. ✨*** (CM-MRT)

Hari Kedua Pekan Ta’aruf SD Islam Bintang Juara: School Touring dan Penguatan Adab

Hari Kedua Pekan Ta’aruf SD Islam Bintang Juara: School Touring dan Penguatan Adab

Selasa, 15 Juli 2025 menjadi hari yang tak kalah seru dan bermakna dalam rangkaian Pekan Ta’aruf di SD Islam Bintang Juara. Dua kegiatan utama yang dilaksanakan hari ini adalah School Touring untuk siswa kelas 1 dan Penguatan Adab untuk kakak-kakak kelas 2 hingga 6.

Tentu saja masih dengan menerapkan filosofi MPLS Ramah, dua kegiatan ini dirancang tidak hanya sekadar menyenangkan, tapi juga membawa manfaat bagi kakak shalih-shalihah.

School Touring: Mengenal Sekolah Lebih Dekat

Agar kakak shalih-shalihah kelas 1 merasa lebih akrab dan nyaman di lingkungan barunya, mereka diajak berkeliling sekolah melalui kegiatan School Touring. Siswa kelas 1 dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan kelasnya: 1A, 1B, dan 1C. Setiap kelompok mendapatkan pendampingan dari guru-guru yang siap menyambut dengan senyum dan semangat.

Area demi area diperkenalkan, berikut para guru yang menyapa:

  • Basement A – Bu Fia menjelaskan batas antara area TK dan SD. Kakak kelas SD tidak diperbolehkan memasuki area TK agar tetap tertib dan menjaga kenyamanan adik-adik PAUD.
  • Ruang Media & Dapur – Masih dengan Bu Fia, kakak diajak mengenal fungsi masing-masing ruang yang nantinya akan digunakan dalam berbagai aktivitas tematik dan kemandirian.
  • Lapangan Bawah – Bersama Pak Fahri, kakak menjelajahi area outdoor yang sering digunakan untuk olahraga dan kegiatan luar kelas.
  • Lapangan Atas – Pak Amir memperkenalkan beragam aktivitas seru yang bisa dilakukan di area terbuka ini.
  • UKS – Di ruang kesehatan, Bu Siti mengenalkan manfaat UKS dan memperlihatkan obat-obatan serta perlengkapan yang tersedia untuk pertolongan pertama.
  • Area Toilet – Bu Yayuk menyampaikan tata cara penggunaan toilet dengan adab, seperti mengetuk pintu, menjaga kebersihan, dan membaca doa sebelum masuk.

School touring bukan sekadar kegiatan mengenal ruangan, tapi juga cara menanamkan rasa memiliki, tanggung jawab, dan adab terhadap lingkungan sejak dini.

galeri pekan ta'aruf hari kedua

Penguatan Adab: Menguatkan Nilai, Merapikan Gerakan

Sementara adik-adik kelas 1 berkeliling sekolah, kakak-kakak kelas 2 hingga 6 mengikuti sesi Penguatan Adab, khususnya adab saat berwudhu dan shalat.

Dalam kegiatan ini, para siswa diajak recalling tata cara wudhu dan gerakan shalat yang benar, sekaligus langsung mempraktikkan bersama guru pendamping. Setiap gerakan dievaluasi dan diperbaiki dengan penuh kelembutan agar semakin mendekati kesempurnaan ibadah.

Pendamping kegiatan penguatan adab:

  • Kelas 2 (Putri) – didampingi oleh Bu Tutik
  • Kelas 2 (Putra) – didampingi oleh Pak Solekan & Bu Laila
  • Kelas 3 – didampingi oleh Pak Rizky & Bu Ulfa
  • Kelas 4 – didampingi oleh Pak Zaki, Bu Uti, dan Bu Ulya
  • Kelas 5–6 – didampingi oleh Pak Ali dan Bu Hana

Kami menitikberatkan pada wudhu dan shalat karena dua hal ini sangat penting dalam kehidupan seseorang. Wudhu yang gerakannya masih kurang tepat bisa membuat shalat tidak sah. Begitu juga apabila gerakan dan bacaan shalat kurang sesuai, tentu akan berpengaruh pada kekhusyukannya. Apabila wudhu dan shalat senantiasa dijaga sebaik-baiknya, insyaAllah urusan-urusan lain dalam hidup juga pasti akan dijaga secara baik-baik.

Shalat bukan hanya tentang gerakan, tetapi juga adab, niat, dan ketundukan. Penguatan adab menjadi pengingat bahwa pendidikan terbaik adalah ketika ilmu dan akhlak berjalan beriringan.

Menyatu dalam Lingkungan, Tumbuh dalam Nilai

Hari kedua Pekan Ta’aruf tidak hanya memberikan pengalaman mengenal lingkungan fisik sekolah, tetapi juga memperkuat pondasi akhlak dalam keseharian. Dengan pendampingan yang penuh cinta dan kesabaran, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara terus ditempa menjadi pribadi yang cerdas, santun, dan berakhlak mulia.

Sampai jumpa di cerita hari ketiga, ya, Ayah Bunda. Masih banyak kejutan dan pelajaran seru menanti!

 

Hari Pertama Pekan Ta’aruf SD Islam Bintang Juara Menanam Harapan, Menyemai Cinta di Tanah Pendidikan

Hari Pertama Pekan Ta’aruf SD Islam Bintang Juara Menanam Harapan, Menyemai Cinta di Tanah Pendidikan

Senin, 14 Juli 2025 menjadi hari yang penuh makna di SD Islam Bintang Juara. Suasana cerah menyambut wajah-wajah baru yang penuh semangat dan rasa ingin tahu: para kakak shalih-shalihah kelas 1 yang untuk pertama kalinya resmi menjadi bagian dari keluarga besar Bintang Juara.

Apel Penyambutan Penuh Makna

Hari pertama dalam rangkaian Pekan Ta’aruf (MPLS) ini dibuka dengan apel penyambutan yang tak biasa—hangat, menyentuh, dan penuh makna.

Sambutan Penuh Cinta dari Guru dan Kakak Kelas

Kedatangan para siswa baru kelas 1 disambut tak hanya oleh para guru, tetapi juga oleh kakak kelas 5 dan 6 yang turut hadir dengan wajah ceria dan tangan terbuka. Mereka bertugas mendampingi adik-adiknya menuju kelas, membantu kegiatan, dan menjadi “kakak sambung” selama masa perkenalan sekolah.

Momen ini menjadi bukti nyata bahwa di SD Islam Bintang Juara, setiap anak dirangkul dengan kasih, tak peduli usia atau latar belakang. Di sini, rasa aman dan nyaman bukan sekadar jargon, melainkan dirasakan dari hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

 Penanaman Pohon Delima: Simbol Pertumbuhan dan Harapan

Dalam apel tersebut, perwakilan orang tua, Bunda dari Kak Bagas dan Kak Shafira, menyerahkan Pohon Delima kepada pihak sekolah sebagai simbolisasi penyambutan siswa baru.

Mengapa pohon delima? Karena Delima adalah buah istimewa yang disebut dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Ar-Rahman ayat 68–69. Pohon ini mudah ditanam di mana saja, mampu beradaptasi di segala musim, dan menghasilkan buah yang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan untuk dinikmati.

“Begitu pula dengan anak-anak. Mereka fitrahnya mudah dibentuk, namun untuk menghasilkan generasi yang kuat, dibutuhkan pondasi yang kokoh, adaptabilitas, serta doa dan ikhtiar tanpa henti dari para guru dan orang tua.”

Setelah pohon delima ditanam bersama di lapangan sekolah, Bu Ni’mah, selaku Kepala SD Islam Bintang Juara, secara simbolis menyematkan Pin Bintang Juara kepada seluruh siswa kelas 1 sebagai tanda resmi bahwa mereka kini telah menjadi bagian dari keluarga besar sekolah ini.

galeri pekan ta'aruf hari pertama

Wonderful Journey: Menjelajah Dunia Bintang Juara

Setelah prosesi apel yang khidmat dan menyentuh, kegiatan dilanjutkan dengan sesi Wonderful Journey — sebuah petualangan interaktif yang dirancang untuk mengenalkan siswa baru kelas 1, sekaligus menjadi momen pengingat (recalling) bagi kakak kelas 2–6.

Dalam kegiatan ini, kakak shalih-shalihah dikenalkan pada:

  • Para guru yang akan membersamai mereka sepanjang tahun,
  • Urutan dan pemakaian seragam sekolah,
  • Ragam ekstrakurikuler seru dan program unggulan SD Islam Bintang Juara.

Tak hanya itu, suasana menjadi semakin meriah dengan penampilan tari ceria oleh Kak Keyna dan kawan-kawan, serta pertunjukan pantomim dari Kak Nio yang mengundang tawa sekaligus rasa kagum.

Menyambut Hari Baru dengan Semangat Baru

Hari pertama ini bukan sekadar agenda perkenalan, tetapi momen untuk menyemai cinta, menanam harapan, dan mempererat ikatan antara anak, guru, dan orang tua.

Semoga seperti Pohon Delima, kakak shalih-shalihah akan bertumbuh menjadi pribadi yang kuat akarnya, manis buahnya, dan siap beradaptasi dalam setiap musim kehidupan.

Selamat bergabung di keluarga besar SD Islam Bintang Juara, kakak!
Mari kita ukir kisah yang bermakna, hari demi hari, dengan cinta dan keteladanan.*** (CM-MRT)

Persembahan Bintang Juara untuk Palestina: Menggugah Hati Lewat Drama Musikal

Persembahan Bintang Juara untuk Palestina: Menggugah Hati Lewat Drama Musikal

Gelaran Akhirussanah Kelas 6 SD Islam Bintang Juara Tahun Pelajaran 2024–2025 bukan sekadar seremonial pelepasan siswa. Tahun ini, panggung akhir tahun disulap menjadi ruang kontemplasi, tempat para siswa menyuarakan kepedulian dan solidaritas mereka melalui sebuah drama musikal bertajuk “Persembahan Bintang Juara untuk Palestina.”

Drama musikal ini dibuka dengan adegan yang mengejutkan sekaligus menyentuh. Dua siswa, kak Calief dan kak Kael, memerankan tentara Israel yang secara kasar menyeret warga Palestina dari arah pintu utama menuju panggung. Dengan ekspresi tajam dan gerakan penuh emosi, mereka berhasil menggambarkan kekerasan yang kerap terjadi di tanah para syuhada.

Tiba-tiba, suara tembakan menggelegar menggema di seluruh ruangan. Lampu pun dipadamkan. Suasana hening menyelimuti aula. Di tengah gelap dan sunyi itu, terdengar suara Bu Ni’mah yang memecah keheningan dengan untaian kata puitis nan menyayat hati. Sebuah refleksi yang mengajak para hadirin untuk tidak menutup mata atas penderitaan rakyat Palestina. Bahwa di balik berita yang lalu lalang di layar gawai, ada jiwa-jiwa yang berjuang demi mempertahankan hak hidup dan kemerdekaannya.

“Sekecil apa pun dukungan, akan sangat berarti. Sekecil apa pun empati, adalah bentuk keberpihakan pada kemanusiaan.”

Dengan iringan musik yang lembut, suasana berubah menjadi haru. Drama musikal ini ditutup dengan penuh makna lewat persembahan lagu “Atuna Tufuli” yang dibawakan oleh seluruh siswa kelas 6. Lagu yang mengisahkan tentang anak-anak Palestina yang merindukan masa kecil tanpa dentuman senjata dan tanpa kehilangan orang-orang tercinta, menggugah rasa kemanusiaan para tamu undangan yang hadir. Banyak di antara mereka yang meneteskan air mata, larut dalam emosi dan kekaguman atas penampilan para siswa.

Mari Sebarluaskan Persembahan Bintang Juara untuk Palestina

Penampilan ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah bentuk edukasi dan aksi nyata empati yang ditanamkan sejak dini. Bintang Juara percaya bahwa keberanian untuk bersuara, kepedulian terhadap sesama, dan solidaritas terhadap penderitaan adalah bagian dari profil pelajar yang ingin mereka bentuk—cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap isu global.

Bagi Ayah Bunda yang belum sempat menyaksikan langsung persembahan istimewa ini, dapat menikmati rekaman video penampilan penuh makna tersebut melalui tautan berikut:

Semoga persembahan ini menjadi doa dan dukungan kecil dari hati-hati bersih anak-anak Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina.
Bintang Juara untuk Palestina, dari hati kami yang kecil, untuk dunia yang lebih peduli.*** (CM-MRT)