fbpx
Delegasi dan Prestasi yang Diraih SD Islam Bintang Juara pada MAPSI 2025 Tingkat Kecamatan Gunungpati

Delegasi dan Prestasi yang Diraih SD Islam Bintang Juara pada MAPSI 2025 Tingkat Kecamatan Gunungpati

Pada hari Rabu, 6 Agustus 2025, SD Islam Bintang Juara (SDIBJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan generasi berprestasi melalui ajang MAPSI (Mata Pelajaran dan Seni Islami) tingkat SD sekecamatan Gunungpati yang kali ini berlangsung di SD Sekaran.

Ajang MAPSI bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan wadah untuk menumbuhkan kecintaan kakak shalih-shalihah terhadap syiar Islam melalui berbagai cabang seni, ibadah, dan keterampilan Islami. Tahun ini, SDIBJ mengirimkan sejumlah delegasi terbaik untuk mewakili sekolah di berbagai kategori lomba.

Delegasi SDIBJ di MAPSI 2025

Berikut adalah nama-nama kakak shalih dan shalihah yang menjadi delegasi SDIBJ:

  • Cabang Adzan & Iqomah: Kak Daffa
  • Cabang Duet Lagu Islami: Kak Dzakwan dan Kak Neyva
  • Cabang Tilawatil Qur’an: Kak Mahrez dan Kak Jehan
  • Cabang Hifdzil Qur’an: Kak Ahmar Azzam dan Kak Almahyra Jananuraga (Hya)
  • Cabang Khitobah: Kak Ihsan Abdillah dan Kak Syauqina Adzkia
  • Cabang Cerita Islami: Kak Keanu dan Kak Jennaira
  • Cabang Praktik Wudhu & Shalat: Kak Arkan Fawazy dan Kak Allea
  • Cabang Rebana: Grup Rebana An Najma (Kak Naura, Kak Aylin, Kak Arsenio, Kak Najia Kinarian, Kak Yossy, Kak Akhtar, Kak Satria, Kak Royyan, Kak Naoki, Kak Dinka, dan Kak Farabi).

Setiap cabang lomba memberikan kesempatan bagi kakak shalih-shalihah untuk menampilkan bakat terbaik mereka sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.

Prestasi Membanggakan

Alhamdulillah, dari kompetisi ini, SDIBJ berhasil meraih sejumlah prestasi yang membanggakan, di antaranya:

  • 🏆 Juara 3 Hifdzil Qur’an Shalih – Kak Ahmar Azzam
  • 🏆 Juara Harapan 1 Hifdzil Qur’an Shalih – Kak Almahyra Jananuraga (Hya)
  • 🏆 Juara 3 Praktik Wudhu dan Shalat Shalih & Shalihah – Kak Arkan Fawazy dan Kak Allea
  • 🏆 Juara 2 Rebana – Grup Rebana An Najma (berhasil mempertahankan prestasi mereka pada MAPSI 2024 di cabang ini).

Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kakak SD Islam Bintang Juara tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga tumbuh dengan akhlak mulia dan kecintaan pada nilai-nilai Islam.

Lebih dari Sekadar Kompetisi

Bagi SD Islam Bintang Juara, partisipasi dalam MAPSI bukan sekadar mengejar piala, tetapi juga melatih mental, menguatkan kebersamaan, serta menanamkan semangat fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan.

Kemenangan adalah bonus, sementara pengalaman, keberanian, dan nilai yang ditanamkan jauh lebih berharga bagi perjalanan pendidikan kakak shalih dan shalihah.

Penutup

Selamat untuk para pemenang, dan apresiasi tinggi bagi seluruh delegasi SDIBJ yang sudah berjuang dengan penuh semangat! Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menebarkan syiar Islam di manapun berada.

“Di Sekolah Islam Bintang Juara, prestasi bukan hanya tentang hasil, tetapi juga proses belajar yang menumbuhkan iman, ilmu, dan akhlak.” ✨

Kelas 4A & 4B Belajar Mitigasi Iklim Bersama BMKG sebagai Bagian dari Tahap Pengenalan Project Based Learning Climate Change Adventure

Kelas 4A & 4B Belajar Mitigasi Iklim Bersama BMKG sebagai Bagian dari Tahap Pengenalan Project Based Learning Climate Change Adventure

Sebagai bagian dari tahap pengenalan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning / PBL), kakak kelas 4A dan 4B SD Islam Bintang Juara kembali melanjutkan petualangan mereka dalam proyek Climate Change Adventure. Setelah sebelumnya belajar bersama Kak Cilun Djakiman, Marine Biologist dari Universitas Pattimura, kali ini para kakak mendapat kesempatan istimewa untuk menggali inspirasi langsung dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Semarang pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Menyapa Alam Lewat Taman Alat BMKG

Kegiatan dimulai dengan kunjungan ke taman alat BMKG. Di sana, kakak diperkenalkan dengan berbagai instrumen yang digunakan untuk memantau kondisi alam. Ada alat pengukur kecepatan angin, curah hujan, hingga perangkat untuk mencatat suhu.

Kakak shalih-shalihah tampak antusias melihat langsung bagaimana alat-alat tersebut bekerja. Jika biasanya mereka hanya mendengar istilah “prakiraan cuaca” di televisi atau ponsel orang tua, kali ini mereka belajar bahwa di balik semua itu ada ilmu dan teknologi yang mendukung.

Belajar Lebih Dekat Tentang BMKG

Setelah berkeliling taman alat, kakak diajak masuk ke ruang meeting BMKG. Di sana, para petugas menjelaskan apa itu BMKG dan peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Kakak shalih-shalihah belajar bahwa BMKG tidak hanya sekadar memprediksi cuaca, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi terkait iklim dan mitigasi bencana.

Melalui penjelasan interaktif, kakak semakin memahami bahwa cuaca, iklim, dan kondisi bumi yang berubah-ubah bisa berdampak besar terhadap kehidupan manusia.

Simulasi Bencana: Belajar Menghadapi Situasi Darurat

Salah satu bagian yang paling berkesan bagi kakak adalah saat menyaksikan simulasi menghadapi bencana gempa bumi melalui pemutaran video. Kakak diajarkan apa yang harus dilakukan ketika bencana terjadi—mulai dari berlindung di tempat aman, menjaga ketenangan, hingga mencari jalur evakuasi.

Momen ini menjadi pembelajaran penting bahwa mitigasi bukan hanya soal memahami teori, tetapi juga keterampilan praktis dalam menghadapi kondisi darurat.

Menumbuhkan Kesadaran Mitigasi Perubahan Iklim

Melalui kunjungan ini, kakak kelas 4A dan 4B tidak hanya mendapatkan wawasan baru tentang cuaca dan iklim, tetapi juga belajar bagaimana manusia bisa berperan dalam mitigasi perubahan iklim. Dari mengenal alat-alat sederhana hingga memahami sistem yang lebih kompleks, semua pengalaman ini menjadi bekal penting dalam proyek Climate Change Adventure.

Kegiatan bersama BMKG menunjukkan kepada kakak shaih-shalihah bahwa setiap langkah kecil—seperti peduli lingkungan, hemat energi, atau menjaga kebersihan—adalah bagian dari mitigasi yang lebih besar untuk bumi yang lebih baik.*** (CM-MRT)

MPLS Ramah Hari Kelima SD Islam Bintang Juara: Membangun Karakter Calon Pemimpin Muslim

MPLS Ramah Hari Kelima SD Islam Bintang Juara: Membangun Karakter Calon Pemimpin Muslim

Jumat, 18 Juli 2025 menjadi hari istimewa dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SD Islam Bintang Juara. Di hari kelima ini, seluruh kakak shalih-shalihah dari kelas 1 hingga kelas 6 terlibat dalam kegiatan bertema “Membangun Karakter Calon Pemimpin Muslim.” Kegiatan ini dirancang khusus untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan islami dengan pendekatan yang menyenangkan, edukatif, dan penuh makna.

Kegiatan 1: Leadership Fun Learning untuk Kelas 1 dan 2

Para kakak kelas 1 dan 2 mengikuti Leadership Fun Learning yang dibagi ke dalam empat pos permainan:

Pos Aku Tahu Temanku

Melalui permainan interaktif, kakak diajak saling mengenal lebih dekat satu sama lain. Aktivitas ini menumbuhkan kepekaan sosial dan empati—dua modal penting dalam kepemimpinan.

Pos Aku Sigap dan Kuat

Kegiatan bermain bakiak melatih kekompakan dan kemampuan bekerja sama. Selain melatih motorik, permainan ini juga menjadi media menanamkan nilai kebersamaan dan strategi.

Pos Disiplin dan Mandiri

Di pos ini, kakak belajar berbagai daily chores seperti melipat mukena atau sarung, mencuci piring, dan aktivitas lainnya yang menunjang kemandirian. Pemimpin sejati lahir dari kebiasaan disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

Pos Aku Tangguh dan Kokoh

Brakiasi di lapangan atas menjadi tantangan seru yang melatih keberanian, ketekunan, dan fokus. Tiga karakter ini adalah fondasi kuat seorang pemimpin muslim.

galeri pekan ta'aruf hari kelima

Kegiatan 2: Bedah Karakter Calon Pemimpin Muslim untuk Kelas 3

Untuk kakak kelas 3, kegiatan difokuskan pada pemahaman konsep kepemimpinan. Pak Arif, guru Pendidikan Agama Islam, memantik diskusi dengan pertanyaan reflektif seperti, “Apa yang kakak tahu tentang pemimpin?” dan “Sifat apa saja yang harus dimiliki seorang pemimpin?”

Antusiasme kakak sangat tinggi. Mereka menyebut berbagai sosok pemimpin dari Rasulullah SAW, orang tua, hingga guru mereka. Puncak kegiatan adalah sesi “tebak foto pemimpin” yang ternyata bukan menampilkan gambar tokoh terkenal, melainkan cermin! Kakak yang melihat ke dalamnya akan menemukan refleksi dirinya sendiri.

Sebuah momen penuh makna yang mengajarkan: Setiap orang adalah pemimpin bagi dirinya sendiri.

Kegiatan 3: Bedah Karakter untuk Kelas 4 dan 6

Bersama Bunda Vivi Psikolog selaku Ketua Yayasan Dewi Sartika, serta dibantu Bu Fia dan Bu Nawang, kakak kelas 4 dan 6 menggali lebih dalam makna kepemimpinan muslim.

Kegiatan diawali dengan ice breaking empat karakter utama Rasulullah SAW: Shiddiq, Amanah, Tabligh, dan Fathonah, yang diperkenalkan lewat gerakan-gerakan seru. Fokus dan konsentrasi pun ikut dilatih dalam sesi ini.

Bunda Vivi Psikolog kemudian menjelaskan pentingnya postur tegap sebagai simbol keyakinan dan ketegasan seorang pemimpin. Dilanjutkan dengan dua tantangan kelompok:

galeri MPLS Ramah hari kelima

Tantangan Literasi

Kakak membaca kisah sahabat Nabi dan membuat mind mapping tentang karakter kepemimpinan yang diteladani. Tiga kelompok tercepat diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusinya dengan percaya diri.

Simulasi Karakter Pemimpin Muslim

Melalui kartu permasalahan sehari-hari, kakak diajak mencari solusi dan mempraktikkan sikap kepemimpinan seperti keteladanan, kepedulian, dan tanggung jawab. Dari urusan alat makan, kebersihan kelas, hingga tata krama dalam berteman—semua menjadi ruang belajar yang hidup.

Rangkaian kegiatan hari kelima MPLS Ramah ini membuktikan bahwa SD Islam Bintang Juara tak hanya fokus pada akademik, namun juga serius membentuk karakter kepemimpinan islami sejak dini. Karena setiap anak adalah pemimpin masa depan, dan di sinilah tempat mereka mulai menapaki jalan itu.*** (CM-MRT

Hari Keempat MPLS Ramah 2025 SD Islam Bintang Juara: Pekan Ta’aruf untuk Memperingati Hari Anak Nasional

Hari Keempat MPLS Ramah 2025 SD Islam Bintang Juara: Pekan Ta’aruf untuk Memperingati Hari Anak Nasional

Hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2025 di SD Islam Bintang Juara berlangsung meriah dan penuh makna. Mengangkat semangat peringatan Hari Anak Nasional, kegiatan hari ini dirancang khusus untuk memperkuat karakter dan kecintaan anak-anak terhadap makanan yang halal dan thayyib, serta mempererat hubungan sosial antarteman.

Dua Kegiatan Bermakna pada Hari Keempat MPLS Ramah 2025

Kegiatan MPLS SD Islam Bintang Juara atau yang biasa disebut Pekan Ta’aruf dibagi menjadi dua lokasi dan segmentasi usia, yaitu:

Dongeng Edukatif Bersama Kak Blangkon

Untuk kakak kelas 1 hingga 3, kegiatan berpusat di lantai dua, bekerja sama dengan Human Initiative (HI). Kali ini SD Islam Bintang Juara kedatangan tamu istimewa, Kak Blangkon, seorang pendongeng yang penuh semangat dan karismatik. Membawakan tema “Ku Syukuri Makananku, Sehat Tubuhku”, Kak Blangkon berhasil menyulap aula lantai dua menjadi ruang dongeng yang hidup dan inspiratif.

Dengan gaya bercerita yang menarik, Kak Blangkon menyampaikan pesan-pesan penting tentang:

  • Bersyukur atas makanan yang dikonsumsi,
  • Tidak menjadi anak yang pilih-pilih makanan (picky eater),
  • Memilih makanan yang halal dan thayyib,
  • Menjaga adab saat makan,
  • Dan tentu saja, tidak kalah penting: menyayangi teman dan menjalin persahabatan yang baik.

Tawa, tepuk tangan, dan antusiasme kakak shalih-shalihah menjadi bukti bahwa pesan yang disampaikan benar-benar terserap dengan baik melalui media dongeng yang menyenangkan.

Pada kesempatan ini kami juga mengajak kakak shalih-shalihah kelas 1-3 untuk belajar berbagi kepada saudara yang membutuhkan. Melalui gerakan “Peduli Yatim”, kakak shalih-shalihah sudah siap membawa infaq yang kemudian disalurkan melalui Human Initiative (HI).

Alhamdulillah telah terkumpul donasi sebesar Rp1.316.000,-. Terima kasih kepada Ayah Bunda yang telah berpartisipasi pada program kemanusiaan ini.

galeri pekan ta'aruf hari keempat

Diskusi Interaktif Makanan Halal Bersama Bunda Amalia Nuri

Sementara itu, kakak kelas 4 hingga 6 berkumpul di lantai satu untuk mengikuti sesi bersama Bunda Amalia Nur Istiqomah, orang tua dari Kak Syabil dan Kak Aya. Dengan tema “Halal dan Thayyib Makananku, Cerdas Otakku, Matang Emosiku”, Bunda Amalia membuka diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan menarik seperti:

  • “Apakah kepala ayam bolong boleh dimakan?”
  • “Kalau makan di restoran yang menjual makanan tidak halal, bagaimana sikap kita?”

Melalui penjelasan yang ringan namun bermakna, para peserta belajar bahwa:

Kepala ayam yang lehernya bolong bisa jadi menandakan penyembelihan yang tidak sesuai syariat. Anak-anak diingatkan untuk berani menolak jika ragu akan kehalalannya.

Makanan halal boleh dipesan di tempat yang juga menjual makanan haram asalkan: tempat mencuci, memasak, dan menyimpan makanan halal terpisah dan tidak tercemar.

Materi dilanjutkan dengan penjelasan mendalam tentang:

  • Definisi halal: dari segi zat, cara memperoleh, hingga proses penyajiannya.
  • Makna thayyib: tidak hanya baik secara fisik, tapi juga diberi nama yang baik.
  • Makanan dan Hubungannya dengan Tubuh: Kaitan makanan dengan kecerdasan otak, pembentukan akhlak, dan kematangan emosi.
  • Titik kritis makanan: pentingnya bertanya dan mencari tahu bahan dasar jika produk belum bersertifikasi halal.

Sebagai penutup, Bunda Amalia mengajak seluruh peserta untuk menjadi generasi yang sadar halal dan berani bertanya sebelum mengonsumsi makanan.

Bagi Ayah Bunda yang ingin membaca materi lengkapnya, bisa mengakses artikel “Perjalanan Mencari Halal” di website bintangjuara.sch.id.

Demikianlah rangkaian Hari Keempat MPLS Ramah 2025 di SD Islam Bintang Juara. Penuh tawa, cerita, dan ilmu yang bermanfaat. Terima kasih untuk seluruh pihak yang telah berkontribusi, terutama Human Initiative, Kak Blangkon, dan Bunda Amalia Nur Istiqomah.

Tetap seru, tetap bermakna! Yuk, terus dukung anak-anak kita menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia sejak dini.*** (CM-MRT)

Pekan Ta’aruf Hari Ketiga yang Istimewa: Merayakan Milad ke-8 SD Islam Bintang Juara

Pekan Ta’aruf Hari Ketiga yang Istimewa: Merayakan Milad ke-8 SD Islam Bintang Juara

Rabu, 16 Juli 2025 menjadi hari yang penuh makna dan semangat di SD Islam Bintang Juara. Dalam rangkaian Pekan Ta’aruf yang memasuki hari ketiga, suasana terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Milad SD Islam Bintang Juara yang ke-8.

Rangkaian Kegiatan Pekan Ta’aruf Hari Ketiga yang Istimewa

Di usia yang sudah menginjak tahun kedelapan ini, SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen untuk melahirkan generasi Calon Pemimpin Muslim Sejati yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. Untuk menyemarakkan hari spesial ini, digelar tiga kegiatan utama yang sarat makna dan nilai edukatif.

1. Jalan Sehat: Tubuh Kuat, Jiwa Semangat

Kegiatan diawali dengan Jalan Sehat yang melibatkan seluruh kakak shalih-shalihah dan tenaga pendidik. Rute jalan sehat mengambil jalur mengelilingi pemukiman di sekitar sekolah. Selain bertujuan untuk berolahraga, kegiatan ini juga mengajak anak-anak untuk menikmati segarnya udara pagi dan mendapatkan paparan sinar matahari yang bermanfaat bagi tubuh.

Calon pemimpin muslim harus memiliki jiwa dan tubuh yang sehat,” begitu semangat yang ditanamkan sejak dini kepada para siswa.

Dengan langkah riang dan penuh semangat, kakak shalih-shalihah menyusuri rute jalan sehat sambil bercengkerama dan belajar disiplin dalam berbaris serta menjaga kebersihan lingkungan.

2. Menikmati Sari Kacang Hijau: Nutrisi untuk Tubuh dan Pikiran

Setelah menggerakkan tubuh, seluruh peserta disuguhi sari kacang hijau yang menyehatkan. Minuman ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga kaya manfaat bagi kesehatan.

Kacang hijau dikenal sebagai sumber protein nabati yang tinggi. Selain itu, kandungan seratnya membantu melancarkan pencernaan. Vitamin dan mineral di dalamnya—seperti zat besi, magnesium, dan folat—berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang anak serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kacang hijau juga baik untuk kesehatan otak karena mengandung vitamin B kompleks yang menunjang fungsi kognitif dan konsentrasi.

Dengan asupan bergizi ini, SD Islam Bintang Juara berharap setiap anak bisa tumbuh optimal, sehat secara fisik dan mental.

galeri pekan ta'aruf hari ketiga

3. Doa Bersama & Potong Tumpeng: Refleksi dan Harapan

Setelah tubuh diberi asupan sehat, kini giliran jiwa yang diberi nutrisi melalui doa bersama. Seluruh PTK dan kakak shalih-shalihah khusyuk memanjatkan doa sebagai bentuk syukur atas perjalanan delapan tahun yang telah dilalui, sekaligus memohon keberkahan untuk langkah-langkah ke depan.

Momen istimewa dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bunda Vivi Psikolog, Ketua Yayasan Dewi Sartika. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada Bu Ni’mah, Kepala SD Islam Bintang Juara, dan Bu Fia, salah satu guru terlama yang telah membersamai sekolah sejak awal berdiri. Sebuah bentuk apresiasi dan simbol kebersamaan dalam perjalanan panjang membangun pendidikan bermakna.

Setelah itu, kakak shalih-shalihah diajak untuk menuliskan doa dan harapan mereka di kertas warna-warni, yang kemudian ditempelkan di pohon harapan buatan. Suasana haru menyelimuti saat seluruh warga sekolah bersama-sama menyaksikan video dokumenter perjalanan delapan tahun SD Islam Bintang Juara. Tawa, air mata, dan rasa bangga mewarnai setiap detiknya.

Ayah Bunda juga bisa ikut menyaksikan video dokumenter perjalanan delapan tahun SD Islam Bintang Juara di sini;

Delapan Tahun Menebar Cahaya

Delapan tahun bukan waktu yang singkat. Di balik angka itu tersimpan ribuan kisah perjuangan, tawa, air mata, dan keberhasilan. SD Islam Bintang Juara terus berikhtiar menjadi tempat yang aman, menyenangkan, dan mendidik bagi setiap anak.

Semoga di usia yang baru ini, SD Islam Bintang Juara semakin bersinar, terus menebar cahaya ilmu dan adab, serta mencetak lebih banyak pemimpin masa depan yang shalih dan berprestasi.

Selamat Milad ke-8, SD Islam Bintang Juara!
Teruslah menjadi bintang yang bersinar di setiap hati anak negeri. ✨*** (CM-MRT)

Hari Kedua Pekan Ta’aruf SD Islam Bintang Juara: School Touring dan Penguatan Adab

Hari Kedua Pekan Ta’aruf SD Islam Bintang Juara: School Touring dan Penguatan Adab

Selasa, 15 Juli 2025 menjadi hari yang tak kalah seru dan bermakna dalam rangkaian Pekan Ta’aruf di SD Islam Bintang Juara. Dua kegiatan utama yang dilaksanakan hari ini adalah School Touring untuk siswa kelas 1 dan Penguatan Adab untuk kakak-kakak kelas 2 hingga 6.

Tentu saja masih dengan menerapkan filosofi MPLS Ramah, dua kegiatan ini dirancang tidak hanya sekadar menyenangkan, tapi juga membawa manfaat bagi kakak shalih-shalihah.

School Touring: Mengenal Sekolah Lebih Dekat

Agar kakak shalih-shalihah kelas 1 merasa lebih akrab dan nyaman di lingkungan barunya, mereka diajak berkeliling sekolah melalui kegiatan School Touring. Siswa kelas 1 dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan kelasnya: 1A, 1B, dan 1C. Setiap kelompok mendapatkan pendampingan dari guru-guru yang siap menyambut dengan senyum dan semangat.

Area demi area diperkenalkan, berikut para guru yang menyapa:

  • Basement A – Bu Fia menjelaskan batas antara area TK dan SD. Kakak kelas SD tidak diperbolehkan memasuki area TK agar tetap tertib dan menjaga kenyamanan adik-adik PAUD.
  • Ruang Media & Dapur – Masih dengan Bu Fia, kakak diajak mengenal fungsi masing-masing ruang yang nantinya akan digunakan dalam berbagai aktivitas tematik dan kemandirian.
  • Lapangan Bawah – Bersama Pak Fahri, kakak menjelajahi area outdoor yang sering digunakan untuk olahraga dan kegiatan luar kelas.
  • Lapangan Atas – Pak Amir memperkenalkan beragam aktivitas seru yang bisa dilakukan di area terbuka ini.
  • UKS – Di ruang kesehatan, Bu Siti mengenalkan manfaat UKS dan memperlihatkan obat-obatan serta perlengkapan yang tersedia untuk pertolongan pertama.
  • Area Toilet – Bu Yayuk menyampaikan tata cara penggunaan toilet dengan adab, seperti mengetuk pintu, menjaga kebersihan, dan membaca doa sebelum masuk.

School touring bukan sekadar kegiatan mengenal ruangan, tapi juga cara menanamkan rasa memiliki, tanggung jawab, dan adab terhadap lingkungan sejak dini.

galeri pekan ta'aruf hari kedua

Penguatan Adab: Menguatkan Nilai, Merapikan Gerakan

Sementara adik-adik kelas 1 berkeliling sekolah, kakak-kakak kelas 2 hingga 6 mengikuti sesi Penguatan Adab, khususnya adab saat berwudhu dan shalat.

Dalam kegiatan ini, para siswa diajak recalling tata cara wudhu dan gerakan shalat yang benar, sekaligus langsung mempraktikkan bersama guru pendamping. Setiap gerakan dievaluasi dan diperbaiki dengan penuh kelembutan agar semakin mendekati kesempurnaan ibadah.

Pendamping kegiatan penguatan adab:

  • Kelas 2 (Putri) – didampingi oleh Bu Tutik
  • Kelas 2 (Putra) – didampingi oleh Pak Solekan & Bu Laila
  • Kelas 3 – didampingi oleh Pak Rizky & Bu Ulfa
  • Kelas 4 – didampingi oleh Pak Zaki, Bu Uti, dan Bu Ulya
  • Kelas 5–6 – didampingi oleh Pak Ali dan Bu Hana

Kami menitikberatkan pada wudhu dan shalat karena dua hal ini sangat penting dalam kehidupan seseorang. Wudhu yang gerakannya masih kurang tepat bisa membuat shalat tidak sah. Begitu juga apabila gerakan dan bacaan shalat kurang sesuai, tentu akan berpengaruh pada kekhusyukannya. Apabila wudhu dan shalat senantiasa dijaga sebaik-baiknya, insyaAllah urusan-urusan lain dalam hidup juga pasti akan dijaga secara baik-baik.

Shalat bukan hanya tentang gerakan, tetapi juga adab, niat, dan ketundukan. Penguatan adab menjadi pengingat bahwa pendidikan terbaik adalah ketika ilmu dan akhlak berjalan beriringan.

Menyatu dalam Lingkungan, Tumbuh dalam Nilai

Hari kedua Pekan Ta’aruf tidak hanya memberikan pengalaman mengenal lingkungan fisik sekolah, tetapi juga memperkuat pondasi akhlak dalam keseharian. Dengan pendampingan yang penuh cinta dan kesabaran, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara terus ditempa menjadi pribadi yang cerdas, santun, dan berakhlak mulia.

Sampai jumpa di cerita hari ketiga, ya, Ayah Bunda. Masih banyak kejutan dan pelajaran seru menanti!