Gelaran Akhirussanah Kelas 6 SD Islam Bintang Juara Tahun Pelajaran 2024–2025 bukan sekadar seremonial pelepasan siswa. Tahun ini, panggung akhir tahun disulap menjadi ruang kontemplasi, tempat para siswa menyuarakan kepedulian dan solidaritas mereka melalui sebuah drama musikal bertajuk “Persembahan Bintang Juara untuk Palestina.”
Drama musikal ini dibuka dengan adegan yang mengejutkan sekaligus menyentuh. Dua siswa, kak Calief dan kak Kael, memerankan tentara Israel yang secara kasar menyeret warga Palestina dari arah pintu utama menuju panggung. Dengan ekspresi tajam dan gerakan penuh emosi, mereka berhasil menggambarkan kekerasan yang kerap terjadi di tanah para syuhada.
Tiba-tiba, suara tembakan menggelegar menggema di seluruh ruangan. Lampu pun dipadamkan. Suasana hening menyelimuti aula. Di tengah gelap dan sunyi itu, terdengar suara Bu Ni’mah yang memecah keheningan dengan untaian kata puitis nan menyayat hati. Sebuah refleksi yang mengajak para hadirin untuk tidak menutup mata atas penderitaan rakyat Palestina. Bahwa di balik berita yang lalu lalang di layar gawai, ada jiwa-jiwa yang berjuang demi mempertahankan hak hidup dan kemerdekaannya.
“Sekecil apa pun dukungan, akan sangat berarti. Sekecil apa pun empati, adalah bentuk keberpihakan pada kemanusiaan.”
Dengan iringan musik yang lembut, suasana berubah menjadi haru. Drama musikal ini ditutup dengan penuh makna lewat persembahan lagu “Atuna Tufuli” yang dibawakan oleh seluruh siswa kelas 6. Lagu yang mengisahkan tentang anak-anak Palestina yang merindukan masa kecil tanpa dentuman senjata dan tanpa kehilangan orang-orang tercinta, menggugah rasa kemanusiaan para tamu undangan yang hadir. Banyak di antara mereka yang meneteskan air mata, larut dalam emosi dan kekaguman atas penampilan para siswa.
Mari Sebarluaskan Persembahan Bintang Juara untuk Palestina
Penampilan ini bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah bentuk edukasi dan aksi nyata empati yang ditanamkan sejak dini. Bintang Juara percaya bahwa keberanian untuk bersuara, kepedulian terhadap sesama, dan solidaritas terhadap penderitaan adalah bagian dari profil pelajar yang ingin mereka bentuk—cerdas, berkarakter, dan peduli terhadap isu global.
Bagi Ayah Bunda yang belum sempat menyaksikan langsung persembahan istimewa ini, dapat menikmati rekaman video penampilan penuh makna tersebut melalui tautan berikut:
Semoga persembahan ini menjadi doa dan dukungan kecil dari hati-hati bersih anak-anak Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina.
Bintang Juara untuk Palestina, dari hati kami yang kecil, untuk dunia yang lebih peduli.*** (CM-MRT)
Semarang, 21–22 Maret 2025 — SD Islam Bintang Juara kembali menyelenggarakan Ramadan Leadership Camp, sebuah acara dua hari satu malam yang diikuti oleh kakak shalih‑shalihah dari kelas 1 hingga 6. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah, tepatnya mulai Jumat sore hingga Sabtu pagi, dengan tujuan membentuk karakter kepemimpinan islami dan memperkuat ibadah selama Ramadan.
Kedatangan dan Persiapan Mabit
Para peserta berkumpul mulai pukul 15.30, menempatkan barang pribadi sesuai kelompok, lalu bersiap untuk malam pertama di sekolah. Mereka melantunkan tilawah bersama sebagai pembuka dan mendengarkan sambutan inspiratif dari kepala sekolah—Bu Ni’mah—yang mendorong semangat ikhlas dan tanggung jawab dalam mengikuti kegiatan.
Pembukaan Mabit & Pengumuman Festival Calon Pemimpin Muslim
Sebelum menggelar Ramadan Leadership Camp, SD Islam Bintang Juara mengawalinya dengan Festival Calon Pemimpin Muslim. Pada kegiatan ini digelar berbagai lomba Islami seperti tahfiz, dai cilik, dan kaligrafi.
Para juara Festival Calon Pemimpin Muslim diumumkan dengan meriah sebagai bagian dari pembukaan Ramadan Leadership Camp. Disusul dengan kegiatan buka bersama dan malam inspirasi. Hal ini memperlihatkan komitmen SD Bintang Juara dalam mencetak pemimpin muslim berilmu dan berakhlak.
Aktivitas Mabit: Belajar dan Spiritualitas
Mabit diisi dengan rangkaian kegiatan penuh makna: shalat berjamaah, dzikir malam, kegiatan reflektif, hingga sharing pengalaman spiritual. Para peserta juga belajar nilai leadership lewat tugas kelompok dan latihan disiplin secara langsung, sebuah nuansa yang makin diperkuat dari acara-acara leadership sebelumnya.
Pada esok harinya, kakak shalih-shalihah dibagi menjadi tiga kelompok. Kakak shalih-shalihah fase A dan B berkumpul di ruang Connecting Basement A untuk mendengarkan kisah. Sedangkan kakak shalih dan shalihah fase C dikumpulkan secara terpisah untuk mendapatkan pembekalan mengenai persiapan akil baligh.
Menguatkan Karakter, Memperdalam Iman
“Ramadan Leadership Camp” bukan sekadar menginap di sekolah. Ini adalah pelatihan jiwa kepemimpinan Islami: mendisiplinkan diri, berkolaborasi, dan beribadah dalam nuansa kekeluargaan. Kegiatan ini menanamkan semangat shalih-shalihah sebagai calon pemimpin yang berhati lembut, berpikir cerdas, dan bertanggung jawab.
Manfaat Nyata untuk Anak
Mandiri & disiplin: tidur di sekolah, bangun subuh, memimpin diri sendiri.
Tanggung jawab sosial: berbagi pengalaman, menangani lomba, bekerja dalam tim.
Ibadah konsisten: shalat malam berjamaah, tilawah, dzikir, dan tausiyah.
Memperkuat ukhuwah: membangun ikatan antar teman dan guru lewat kegiatan malam penuh hikmah.
Tepat di Bulan Penguatan Iman
Acara ini menjadi lebih bermakna karena diselenggarakan di tengah Ramadan, momen pas untuk meneguhkan perjalanan spiritual anak setelah berpuasa. Kegiatan seperti ini membiasakan anak agar senantiasa “menang” di sisi Allah—bukan hanya menyelesaikan puasa, tetapi juga memetik hikmah dari setiap ibadah dan interaksi sosial.
Penutup
Ramadan Leadership Camp di SD Islam Bintang Juara, 21–22 Maret 2025, berhasil menjadi wadah penggemblengan karakter Islami anak-anak melalui malam penuh ilmu, ibadah, dan keceriaan. Kegiatan ini tentu menjadi bekal berharga dalam perjalanan mereka menjadi generasi pemimpin muslim yang berilmu, berakhlaq mulia, dan bermanfaat.
Kalau Ayah/Bunda ingin tahu kegiatan mendatang, seperti Quranic Leadership Camp atau tematik pendidikan lainnya, tinggal DM atau pantau info di website dan Instagram sekolah ya! 😊
Dalam rangka kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Kewirausahaan, SD Islam Bintang Juara mengadakan Fieldtrip ke PT ALBITEC (Alga Bio Teknologi). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari:
Kelas 1 & 2: Selasa, 18 Februari 2025
Kelas 3 & 4: Rabu, 19 Februari 2025
Kelas 5 & 6: Kamis, 20 Februari 2025
Tema yang diangkat adalah “Healthypreneur: Berdaya Tanpa Merusak Lingkungan”. Melalui kunjungan ini, kakak shalih-shalihah diajak untuk menemukan ide kewirausahaan berbasis kesehatan yang tetap menjaga kelestarian alam. PT ALBITEC, yang berlokasi di Kelurahan Jetis Terawas, RT.03/RW.03, Cepoko, Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, dipilih sebagai tujuan karena merupakan Produsen Spirulina Air Tawar Asli Indonesia.
Mengapa PT ALBITEC?
Spirulina dikenal sebagai superfood dengan kandungan nutrisi yang luar biasa. Bahkan, 100 gram spirulina setara dengan 1 kg sayur dan buah. Selain manfaatnya bagi kesehatan, PT ALBITEC juga menerapkan prinsip bisnis Islami dan nilai-nilai Pancasila, menjadikannya teladan inspiratif bagi kakak shalih-shalihah dalam memahami karakter pengusaha Muslim yang sukses dan berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan Kunjungan Industri ke PT ALBITEC
Karena setiap program yang ada di SD Islam Bintang Juara menerapkan metode deep learning alias pembelajaran mendalam, tentu saja senantiasa ada tujuan bermakna di tiap programnya. Tak terkecuali kegiatan kunjungan industri ke PT ALBITEC ini. Adapun tujuannya sebagai berikut:
Meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa tentang karakter pengusaha Muslim.
Mengembangkan keterampilan berwirausaha yang sesuai dengan nilai-nilai Islami.
Membangun jaringan bisnis Islami yang kuat dan berkelanjutan.
Meningkatkan motivasi belajar siswa dalam membangun bisnis secara Islami.
Kegiatan yang Dilakukan
1. Pemberangkatan dan Pijakan dari Guru
Sebelum keberangkatan, para guru memberikan arahan kepada kakak shalih-shalihah agar selalu menjaga adab di mana pun berada. Mereka diingatkan tentang pentingnya sopan santun dalam bertamu dan menghormati pemilik usaha.
2. Perkenalan PT ALBITEC oleh Owner, Ibu Falasifa
Sesampainya di lokasi, siswa disambut oleh Ibu Falasifa, ownerPT ALBITEC. Beliau menjelaskan bahwa spirulina juga digunakan sebagai makanan astronot di ruang angkasa karena kandungan gizinya yang tinggi. Hal ini membuat kakak shalih-shalihah semakin antusias untuk mengenal lebih jauh tentang spirulina.
3. Materi tentang Spirulina
Tim dari PT ALBITEC memberikan penjelasan tentang:
Apa itu spirulina?
Bagaimana proses budidayanya?
Apa saja manfaatnya bagi kesehatan?
Kakak shalih-shalihah sangat tertarik mengetahui bahwa spirulina memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan daya tahan tubuh hingga menjaga kesehatan kulit.
4. Keliling Tempat Pengolahan Spirulina
Bagian yang paling ditunggu-tunggu pun tiba! Kakak shalih-shalihah diajak untuk melihat langsung proses produksi spirulina, mulai dari:
Cara menumbuhkan spirulina di kolam khusus.
Proses pemanenan spirulina.
Tahap pengeringan dan pengolahan menjadi berbagai produk sehat.
Tak hanya melihat, mereka juga diberi kesempatan mencicipi minuman spirulina yang kaya nutrisi. Meski rasanya unik, banyak siswa yang menyukainya!
Pelajaran Berharga dari Fieldtrip Ini
Dari kunjungan ini, siswa mendapatkan wawasan berharga tentang bagaimana membangun bisnis berbasis kesehatan yang tetap menjaga lingkungan. Mereka juga belajar bagaimana seorang pengusaha Muslim dapat sukses tanpa meninggalkan nilai-nilai Islami dan Pancasila.
Kunjungan industri ke PT ALBITEC bukan hanya sekadar perjalanan edukatif, tetapi juga pengalaman inspiratif yang membuka wawasan kakak shalih-shalihah tentang Healthypreneur. Diharapkan, setelah kunjungan ini, kakak semakin termotivasi untuk berwirausaha dengan prinsip keberlanjutan, kesehatan, dan keberkahan sesuai ajaran Islam.
Dengan semangat ini, siapa tahu di masa depan akan lahir pengusaha Muslim sukses dari SD Islam Bintang Juara yang membawa manfaat bagi banyak orang? InsyaAllah! ***(CM-MRT)
Sabtu, 8 Februari 2025 menjadi hari bersejarah bagi Tim Roket Air SD Islam Bintang Juara. Setelah melalui perjalanan latihan intensif selama dua minggu, mereka berhasil meraih posisi ke-6 dalam ajang PAPB Metamorph Competition 2025 cabang perlombaan Roket Air yang diselenggarakan oleh SMP PAPB. Keberhasilan ini bukan sekadar angka, tetapi sebuah pencapaian luar biasa yang penuh dengan perjuangan dan pembelajaran.
Perjalanan Dua Minggu yang Menantang
Dua minggu sebelum perlombaan, Pak Hari Prayogo dari Kompeten.id ditunjuk oleh Bu Siti selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sebagai pelatih dan pendamping tim. Kompeten.id merupakan lembaga yang mengampu ekstrakurikuler Robotik di SD Islam Bintang Juara.
Dengan waktu yang terbatas, Pak Hari harus membimbing sembilan kakak shalih yang terpilih sebagai peserta, yaitu:
Kak Attar – Kelas 6
Kak Jibril – Kelas 6
Kak Fillah – Kelas 6
Kak Arsyad – Kelas 6
Kak Mirza – Kelas 6
Kak Banyu – Kelas 4
Kak Gaza – Kelas 4
Kak Akhtar – Kelas 4
PAPB Metamorph 2025 menjadi pengalaman pertama bagi SD Islam Bintang Juara mengikuti cabang lomba roket air. Dari kesembilan peserta terpilih, hanya tiga yang memiliki sedikit pengalaman menerbangkan roket air. Selebihnya, mereka benar-benar memulai dari nol.
“Tiga hari pertama, kami belajar tentang roket air. Mulai dari merakit hingga menerbangkan roket. Sumber belajar kami adalah YouTube. Setelah paham dasar-dasarnya, kami mulai menyiapkan bahan, dari peluncur hingga bagian roketnya,” ujar Pak Hari mengenang awal perjalanan mereka.
Namun, tantangan terbesar bukan hanya soal teknis. Di awal latihan, anak-anak masih kurang fokus. Ada yang tiduran, ada yang sibuk ngobrol. “Saya harus menegaskan bahwa waktu kami tinggal satu minggu lagi. Jika ingin hasil yang baik, mereka harus serius,” tambahnya.
Proses Latihan yang Menempa Karakter
Dalam minggu terakhir, pelatihan semakin intens. Pak Hari menantang kakak-kakak untuk membongkar dan merakit ulang roket dalam waktu 15 menit. “Tantangan ini mereka lalui dengan sukses. Saya mulai melihat karakter serius mereka terbentuk,” kata Pak Hari bangga.
Saat uji terbang, mereka mulai memahami fungsi sayap roket. Ada momen lucu sekaligus mendebarkan ketika salah satu roket melesat ke arah gazebo tempat Pak Zaki dan murid-murid lain sedang belajar. Momen ini semakin menyadarkan mereka bahwa presisi dalam merakit roket sangatlah penting.
Saatnya Tim Roket Air SD Islam Bintang Juara Bertanding!
Hari perlombaan tiba. Para peserta ditempatkan di ruangan khusus bersama tim dari sekolah lain, sementara pendamping harus menunggu di luar. Ini menjadi ujian kemandirian bagi mereka.
Saat proses perakitan berlangsung, salah satu anak keluar dan meminta pola sayap. Dengan cepat, Pak Hari membuatkan pola tersebut. Dalam waktu 1,5 jam, roket mereka pun siap untuk diuji coba.
Sebelum peluncuran, salah satu peserta, Kak Banyu, bertanya, “Pak, kita bisa menang kan hari ini?” Pak Hari menjawab dengan penuh semangat, “Iya, bisa! Pemenang adalah mereka yang sungguh-sungguh berusaha sampai akhir, apa pun hasilnya.”
Hasil dan Momen Penuh Makna
Ketika peluncuran dimulai, hasil yang mereka dapatkan adalah:
Tim 1: Out 20 dan Out 20
Tim 2: Skor 3 dan 4
Tim 3: Out 20 dan Skor 5
Dengan hasil ini, Tim Roket Air SD Islam Bintang Juara berhasil menempati peringkat ke-6 dari 28 tim peserta.
“Pak, kita juara ya?” tanya Kak Banyu sekali lagi.
“Kita menang, Kak!” jawab Pak Hari penuh kebanggaan. Menang melawan rasa malas dan menang karena mampu memberikan usaha terbaik.
“Hadiahnya apa, Pak?”
“Hadiahnya adalah selamat! Alhamdulillah, kita peringkat keenam. Next kita belajar lagi ya, Kak.”
Ketika roket mereka berhasil melesat dan mencapai titik yang diinginkan, kakak-kakak merayakannya dengan senyum lepas. “Bagi saya, momen itu sangat berkesan. Mereka telah belajar banyak hal lebih dari sekadar merakit roket—mereka belajar tentang kerja keras, ketekunan, dan kebanggaan atas usaha sendiri,” tutup Pak Hari.
Kisah ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang mereka. Semoga di kompetisi berikutnya, Tim Roket Air SD Islam Bintang Juara bisa meraih prestasi yang lebih tinggi! 🚀🏆*** (CM-MRT)
Alhamdulillah, kakak kelas 3A pada hari Jum’at, 7 Februari 2025 mendapat kesempatan belajar menjadi pahlawan lingkungan. Kegiatan ini diramu dalam gelaran BBOT (Belajar Bersama Orang Tua).
Kali ini ada Mami Kak Jehan, Bunda Kirana Prasetya Azizah yang membagikan ilmunya mengenai apa itu hutan mangrove dan bagaimana cara menjaganya. Bunda Kirana tidak sendiri lo, beliau juga mengajak dua orang temannya untuk belajar bersama kakak kelas 3A.
Yuk, cari tahu apa saja yang dipelajari kakak shalih-shalihah kelas 3A agar bisa menjadi pahlawan lingkungan, Ayah Bunda!
Mengenal Mangrove: Titik Awal Menjadi Pahlawan Lingkungan
Mami Kak Jehan menjelaskan bahwa mangrove adalah ekosistem yang menakjubkan dan penting bagi kehidupan kita. Pohon mangrove memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Akar Napas – Pohon mangrove memiliki akar napas yang menonjol keluar dari tanah. Akar ini berfungsi untuk mengambil oksigen dari udara karena tanah di habitat mangrove tergenang air.
Daun Berbentuk Lonjong – Daun mangrove berbentuk lonjong dengan permukaan licin dan berlapis lilin. Ini membantu mengurangi penguapan air dan mencegah kerusakan akibat garam.
Toleran Terhadap Garam – Pohon mangrove mampu bertahan hidup di air asin. Mereka memiliki sistem khusus untuk menyaring garam dan mengeluarkannya dari tubuh.
Agar kakak shalih-shalihah lebih paham seperti apa Mangrove, Bunda Kirana tidak sekadar memperlihatkan gambarnya. Tetapi juga memperlihatkan bentuk asli pohon mangrove. Kakak kelas 3A diperbolehkan melihat dan memegang secara langsung.
Manfaat Hutan Mangrove untuk Kehidupan Manusia
Selain mengenalkan ciri-cirinya, Bunda Kirana juga memberikan informasi bahwa hutan mangrove sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, antara lain:
1. Melindungi Pantai
Akar mangrove yang kuat berfungsi sebagai penahan gelombang dan erosi pantai. Hutan mangrove melindungi garis pantai dari abrasi dan badai.
2. Habitat Biodiversitas
Hutan mangrove merupakan rumah bagi berbagai macam flora dan fauna, seperti ikan, burung, kepiting, dan monyet. Mereka menyediakan tempat berkembang biak dan mencari makan.
3. Sumber Penghidupan
Hutan mangrove menyediakan berbagai sumber daya, seperti kayu, ikan, dan hasil laut lainnya. Hutan mangrove menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat sekitar.
Dampak Kerusakan Mangrove bagi Kehidupan Manusia
Ayah Bunda, tahu tidak kalau Indonesia memiliki luas hutan mangrove seluas 8,6 juta Hektar, atau sepertiga dari total luas hutan Mangrove dunia lo.
Sayangnya, hutan mangrove dalam keadaan kritis! Terdapat kerusakan sekitar 68 % atau 5,9 juta hektar.
Lahan hutan mangrove rusak dikarenakan adanya penebangan besar-besaran pohon mangrove, peralihan fungsi lahan untuk tambak, perumahan, hotel dan wisata pemandian. Alhasil, terjadilah beberapa hal berikut ini:
1. Erosi Pantai
Hilangnya hutan mangrove mengakibatkan erosi pantai yang semakin parah. Bahkan bisa mengancam pemukiman penduduk, Ayah Bunda!
2. Banjir Rob
Tanpa perlindungan mangrove, air laut jadi lebih mudah meluap ke daratan. Hal ini berakibat banjir rob dan terjadinya kerusakan infrastruktur.
3. Menurunnya Biodiversitas
Kerusakan hutan mangrove mengakibatkan hilangnya habitat bagi berbagai flora dan fauna, sehingga mengancam keanekaragaman hayati.
Cara Pahlawan Lingkungan Menjaga Hutan Mangrove
Setelah membekali kakak shalih-shalihah dengan informasi mengenai manfaat hutan mangrove dan dampak buruk apabila hutan mangrove hilang, Mami Kak Jehan mengajak kakak shalih-shalihah kelas 3A untuk bersama-sama menjaga hutan mangrove. Yuk, Ayah Bunda juga ikut menjadi pahlawan lingkungan dan bersama-sama menjaga hutan mangrove dengan cara berikut ini:
Menanam Mangrove – Menanam mangrove secara aktif untuk memulihkan hutan mangrove yang rusak.
Membuat Suaka Mangrove – Menentukan area yan dilindungi untuk melestarikan ekosistemnya.
Edukasi Masyarakat – Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga mangrove.
Sebagai informasi, di Semarang sudah ada dua suaka mangrove, yaitu di Mangrove Edupark Tapak Tugurejo dan Hutan Mangrove di Grand Maerakaca PRPP. InsyaAllah pada hari Rabu, 12 Februari 2025, kakak shalih-shalihah kelas 3 akan bertualang ke Grand Maerakaca untuk melihat langsung Hutan Mangrove, Ayah Bunda!
Sebagai penutup, Bunda Kirana menyampaikan bahwasanya mangrove adalah harta karun yang perlu kita jaga. Nah, kita bisa menjadi pahlawan lingkungan dengan menanam mangrove, menjaga kelestariannya, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi kita semua.*** (CM-MRT)
Rabu, 8 Januari 2025, SD Islam Bintang Juara kembali menghadirkan keceriaan dan semangat melalui kegiatan Bintang Juara Bugar & Gembira sebagai bagian dari rangkaian program Ahlan wa Sahlan Semester 2. Hari ini menjadi momen istimewa untuk seluruh kakak shalih-shalihah dan guru, di mana kebugaran jasmani dan kegembiraan menjadi fokus utama kegiatan.
Senam Sehat Bersama: Awali Hari dengan Energi Positif
Usai doa pagi dan makan bekal, kegiatan pertama adalah senam sehat. Walaupun hujan mengguyur dengan deras, semangat kakak shalih-shalihah tidak padam. Kegiatan senam tetap dilaksanakan di ruang connecting basement A.
Kegiatan senam pagi ini sangat istimewa karena dipimpin langsung oleh Bu Nur Shofwatin Ni’mah selaku Kepala SD Islam Bintang Juara. Senamnya pun baru pertama kali ditampilkan di sekolah lo!
Senam ini berjudul Senam Anak Indonesia Hebat yang baru saja diluncurkan bulan Januari 2025 oleh Kementerian Pendidikan. Peluncuran senam ini bersamaan dengan diluncurkannya 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Alhamdulillah, alunan musik energik menyemarakkan suasana, membuat para siswa dan guru bersemangat mengikuti setiap gerakan. Bu NI’mah juga memberikan pijakan pentingnya bergerak secara terstruktur agar kakak shalih-shalihah lebih bugar.
Tubuh yang biasa diajak bergerak juga berpengaruh pada jernihnya pikiran, terutama setelah libur panjang. Tawa ceria kakak shalih-shalihah dan semangat para guru menciptakan suasana hangat yang mempererat kebersamaan.
Setelah senam, kakak shalih-shalihah disuguhi minuman kacang hijau sehat yang kaya nutrisi. Minuman ini disiapkan khusus untuk memberikan energi tambahan bagi siswa. Rasanya yang enak dan hangat diharapkan mamu menambah semangat kakak shalih-shalihah dalam menjalani semester dua.
Para guru juga turut menikmati momen ini, mendampingi kakak shalih-shalihah dan mengingatkan mereka tentang pentingnya menjaga asupan gizi untuk kesehatan.
Fun Games di Ruang Connecting: Ciptakan Kegembiraan
Sebagai bagian dari kegiatan Bintang Juara Bugar & Gembira, siswa SD Islam Bintang Juara mengikuti rangkaian Fun Games yang dirancang untuk menciptakan suasana penuh keceriaan sekaligus melatih kerja sama, fokus, dan kecermatan. Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi berbeda yang disesuaikan dengan jenjang kelas: Ruang Connecting Lantai 1 untuk kelas 1-4 dan Ruang Connecting Basement A untuk kelas 5-6.
Keceriaan di Kelas 1-4: Kerja Sama dan Ketangkasan
Bagi siswa kelas 1-4, Fun Games berlangsung di Ruang Connecting Lantai 1. Berbagai permainan menarik disiapkan untuk mengasah kemampuan fisik dan keterampilan berpikir siswa.
1. Games Aku Kuat – Tarik Tambang
Dalam permainan ini, kelompok yang terdiri dari 10 siswa saling beradu kekuatan. Kakak shalih-shalihah diajarkan untuk bersatu dan bekerja sama agar dapat menarik tambang ke sisi mereka. Suasana penuh tawa dan semangat menyelimuti ruangan saat setiap kelompok berusaha memenangkan pertandingan.
2. Games Aku Sigap – Voli Sarung
Permainan unik ini mengharuskan setiap kelompok yang terdiri dari 12 siswa menggunakan sarung untuk memantulkan balon yang telah diisi air ke tim lawan. Tim yang berhasil menangkap balon dengan sempurna akan mendapatkan poin.
Koordinasi dan kekompakan menjadi kunci kemenangan. Para siswa terlihat antusias dan tak jarang tertawa lepas ketika balon meluncur tak terduga.
3. Games Aku Cermat – Menyusun Puzzle dengan Sumpit
Dalam tantangan ini, setiap kelompok yang terdiri dari lima siswa harus menyusun potongan puzzle menggunakan sumpit. Permainan ini melatih kecermatan, kesabaran, dan ketelitian siswa. Meskipun terlihat menantang, kakak shalih-shalihah berhasil menyelesaikan tugas dengan penuh semangat.
Kompak di Kelas 5-6: Fokus dan Tangguh
Setelah kemarin mendapat pencerahan lewat Kelas Inspirasi bersama Bunda Muslikhah, hari ini siswa kelas 5-6 mengikuti rangkaian Fun Games di Ruang Connecting Basement A. Permainan yang dipilih untuk mereka dirancang agar lebih menantang dan memacu kemampuan berpikir strategis serta kekuatan fisik.
1. Games Aku Fokus – Tongkat Bergoyang
Permainan ini menguji fokus dan kerja sama tim. Musik diputar, kakak shalih-shalihah berputar dalam bentuk melingkar. Mereka harus menjaga tongkat tetap di tangan.
Namun ketika musik berhenti, kakak harus melepaskan tongkat di tangannya, lalu menangkap tongkat yang terdekat dari dirinya. Mereka yang tidak mampu menangkap tongkat, harus dikeluarkan dari lingkaran.
Tantangan ini memerlukan konsentrasi penuh dan kekompakan antar anggota kelompok, menjadikannya pengalaman yang seru dan mendebarkan.
2. Games Aku Sigap – Voli Sarung
Sama seperti di kelas 1-4, permainan ini melibatkan balon diisi air dan sarung, tetapi dengan ritme yang lebih cepat. Siswa kelas 5-6 menunjukkan kecepatan berpikir dan refleks yang baik, membuat permainan berlangsung lebih kompetitif.
3. Games Aku Kuat – Tarik Tambang
Sebagai penutup, permainan tarik tambang kembali menjadi ajang unjuk kekuatan. Siswa kelas 5-6 tidak hanya berlomba menjadi yang terkuat, tetapi juga belajar pentingnya strategi dan sinergi dalam tim.
Kegembiraan yang Membawa Manfaat
Rangkaian Fun Games ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang nilai-nilai penting yang dapat dipelajari siswa. Melalui kegiatan ini, mereka belajar arti kerja sama, tanggung jawab, fokus, dan semangat. Suasana penuh keceriaan menjadi momentum yang tak terlupakan, sekaligus memotivasi siswa untuk memulai semester baru dengan semangat yang segar.
Kegiatan Fun Games berhasil menciptakan kegembiraan dan kekompakan tidak hanya di kalangan siswa, tetapi juga para guru yang mendampingi. Dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun, SD Islam Bintang Juara siap melanjutkan perjalanan pendidikan yang lebih bermakna di semester kedua ini.
Bintang Juara Bugar & Gembira: Penutup yang Penuh Kebahagiaan
Kegiatan hari itu ditutup dengan refleksi singkat di setiap kelas. Guru wali kelas memberikan pesan kepada siswa tentang pentingnya menjaga tubuh tetap bugar dan hati tetap gembira sepanjang semester ini.
Melalui Bintang Juara Bugar & Gembira, SD Islam Bintang Juara kembali menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan membangun karakter.
“Bugar jasmani, gembira hati, siap menjalani semester baru dengan penuh semangat diri” adalah misi dari kegiatan ini. Semoga rangkaian Ahlan Wa Sahlan Semester 2 yang telah disiapkan tim guru SD Islam Bintang Juara mampu memberikan pengalaman bermakna. Sampai jumpa di kegiatan seru lainnya!***(CM-MRT)