by admin admin | Aug 26, 2025 | Artikel, Berita, Berita Utama, Edukasi, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Semarang, 26 Agustus 2025 — Ada yang berbeda dari kegiatan Belajar Bersama Orang Tua (BBOT) kali ini. Jika biasanya kakak shalih-shalihah kelas 2A belajar di ruang kelas bersama orang tua yang hadir sebagai narasumber, pada Kamis istimewa ini mereka justru diajak belajar langsung di tempat kerja Ayah Kak Fatih, Dian Andrianto, di PT Tirta Gajah Mungkur.
Dengan penuh rasa ingin tahu, kakak shalih dan shalihah bersemangat mengikuti perjalanan pembelajaran bertema “Air Sumber Kehidupan”.
Air: Hadiah Allah yang Harus Dijaga 🌍
Sejak awal kegiatan, Ayah Kak Fatih mengingatkan bahwa air adalah karunia Allah yang sangat penting bagi kehidupan. Tanpa air, manusia, hewan, maupun tumbuhan tidak akan bisa bertahan hidup. Oleh karena itu, menjaga kebersihan air berarti menjaga kehidupan.
Di sini, kakak shalih-shalihah belajar bahwa air bukan sekadar yang kita minum atau gunakan sehari-hari, tetapi ada proses panjang agar air yang kita nikmati bisa benar-benar bersih dan layak dipakai.
Jelajah Edukatif di PT Tirta Gajah Mungkur 🏭
Kegiatan semakin seru ketika kakak diajak berkeliling melihat langsung proses pengelolaan air di PT Tirta Gajah Mungkur.
- ✨ Mengenal Sumber Air → Kakak diperkenalkan pada bagaimana perusahaan mengambil air dari sumbernya dengan tetap menjaga kelestarian alam.
- ✨ Proses Penyaringan → Dari air kotor hingga menjadi jernih, kakak menyaksikan bagaimana teknologi bekerja untuk memisahkan kotoran dan zat berbahaya.
- ✨ Distribusi Air Bersih → Setelah melewati berbagai tahap, air kemudian disalurkan ke rumah-rumah warga agar bisa digunakan dengan aman.
Tak hanya itu, Ayah Kak Fatih juga menekankan betapa pentingnya hemat air dan tidak membuang-buang sumber daya yang berharga ini.
Belajar dengan Rasa Antusias 🤩
Sepanjang kegiatan, wajah kakak shalih dan shalihah penuh antusias. Mereka bertanya, mencatat, dan mengamati setiap proses dengan rasa penasaran tinggi. Ada yang kagum melihat alat penyaring besar, ada pula yang berdecak takjub saat melihat air berubah dari keruh menjadi jernih.
Momen ini tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang berbeda, tetapi juga menanamkan rasa syukur atas nikmat Allah berupa air yang selama ini sering dianggap sepele.
Ilmu yang Bermanfaat untuk Kehidupan 🌱
Melalui kegiatan BBOT kali ini, kakak shalih-shalihah kelas 2A belajar bahwa menjaga air berarti menjaga masa depan. Air yang bersih adalah hak semua orang, dan tugas kita bersama untuk merawatnya.
Semoga ilmu yang didapat dari BBOT “Air Sumber Kehidupan” ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk hidup lebih bijak dalam menggunakan air. Terima kasih, Ayah Kak Fatih, sudah berbagi inspirasi yang berharga. 🌟
SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran bermakna yang menghubungkan ilmu, pengalaman nyata, dan nilai-nilai kehidupan.
by admin admin | Aug 12, 2025 | Artikel, Berita, Edukasi, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Dalam rangkaian Project Based Learning (PjBL) “Pahlawan dalam Kata dan Karya”, kakak shalih-shalihah kelas 6 SD Islam Bintang Juara kembali mendapatkan pengalaman istimewa melalui agenda Belajar Bersama Ahli (BBA). Kali ini, mereka berkesempatan bertemu dengan Marita Surya Ningtyas, S.S., seorang blogger sekaligus Koordinator Tim Media Yayasan Dewi Sartika pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Agar lebih seru, diajak pula kakak kelas 5 untuk ikut menjadi peserta dalam sesi belajar kali ini. Dengan mengusung tema “Menulis yang Menggugah: Seni Mengemas Informasi Secara Menarik”, Bu Marita mengajak kakak kelas 5 dan 6 untuk memahami bagaimana sebuah tulisan bisa lebih hidup, jelas, dan bermakna.
Belajar Rumus Menulis yang Tak Lekang Waktu
Sebelum masuk ke praktik, Bu Marita membagikan rumus sederhana yang sering dipakai para penulis profesional: 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana).
Melalui formula ini, peserta didik diajak menyadari bahwa menulis bukan sekadar merangkai kalimat, tetapi tentang menyusun informasi dengan rapi agar pembaca mudah memahami. Teknik ini sangat relevan dengan tujuan PBL kali ini, yaitu:
- Kakak shalih-shalihah mampu memahami teknik menulis teks eksplanasi yang informatif.
- Kakak shalih-shalihah mampu menemukan ide untuk menuliskan teks eksplanasi yang memikat.
Tantangan Seru: Dari Menulis Tokoh hingga Bedah Artikel
Kegiatan BBA tidak berhenti di teori. Kakak kelas 5 dan 6 langsung diajak mencoba dua tantangan seru yang membuat suasana belajar semakin hidup:
✍ Menulis Paragraf tentang Tokoh
Mereka diminta membuat paragraf pendek tentang seorang tokoh dengan gaya menulis yang menarik dan enak dibaca.
📖 Bedah Artikel 5W + 1H
Kakak juga diajak membaca sebuah artikel, lalu menemukan unsur-unsur 5W + 1H di dalamnya. Tantangan ini melatih mereka berpikir kritis sekaligus memahami struktur sebuah tulisan.
Menulis Itu Menginspirasi
Dari kegiatan ini, kakak shalih-shalihah belajar bahwa menulis bukanlah hal yang membosankan. Justru, menulis bisa menjadi sarana untuk:
- Menyampaikan informasi dengan jelas.
- Menggugah emosi pembaca.
- Mengabadikan ide, kisah, dan semangat juang para pahlawan.
Seperti pesan Bu Marita, menulis adalah seni yang bukan hanya indah, tetapi juga mampu memberi makna dan inspirasi bagi banyak orang.
SD Islam Bintang Juara dan Komitmen Menumbuhkan Generasi Penulis Hebat
Melalui tahap pengenalan PjBL ini, SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan abad 21, termasuk kemampuan literasi dan komunikasi yang kuat.
Karena di SDIBJ, setiap anak bukan sekadar belajar menulis, tetapi juga belajar mengemas informasi menjadi karya yang bisa menginspirasi banyak orang.***(CM-MRT)
by admin admin | Aug 11, 2025 | Berita, Edukasi, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembelajaran bermakna, SD Islam Bintang Juara kembali melaksanakan Project Based Learning (PjBL). Kali ini giliran kakak-kakak kelas 6 yang memulai proyek bertema “Pahlawan dalam Kata dan Karya”.
Tahap pengenalan proyek ini diawali dengan kegiatan Menggali Inspirasi dari Museum Mandala Bhakti Semarang pada hari Senin, 11 Agustus 2025.
Belajar dari Jejak Perjuangan di Museum Mandala Bhakti
Di museum bersejarah ini, kakak shalih dan shalihah kelas 6 diajak untuk mengamati berbagai informasi mengenai perjuangan bangsa Indonesia. Tujuannya adalah agar peserta didik mampu belajar bagaimana penyampaian informasi sejarah bisa dikemas dan disajikan dengan menarik, sehingga mudah dipahami oleh pengunjung.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan emas untuk melihat langsung bukti nyata perjuangan pahlawan bangsa, sekaligus menggali inspirasi dalam menyusun karya mereka di proyek PBL ini.
Tujuan Pembelajaran dari Kunjungan
Melalui kegiatan ini, terdapat dua tujuan utama yang ingin dicapai:
- Kakak shalih-shalihah mampu mengamati bagaimana informasi sejarah disajikan di dalam museum.
- Kakak shalih-shalihah mampu menjelaskan bagaimana cara menyajikan informasi agar lebih menarik bagi pembaca maupun pengunjung.
Dengan begitu, kakak kelas 6 tidak hanya belajar tentang isi sejarah, tetapi juga teknik menyampaikan pesan yang edukatif dan menginspirasi.
Pengalaman yang Berkesan
Bagi kakak kelas 6, kunjungan ke Museum Mandala Bhakti memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Mereka kagum melihat bahwa informasi dalam museum disajikan dalam tiga bahasa: Jepang, Indonesia, dan Inggris, sehingga bisa dipahami oleh pengunjung dari berbagai latar belakang.
Selain itu, kakak juga berkesempatan menyaksikan beragam senjata yang digunakan para pahlawan pada masa perjuangan. Melihat langsung benda-benda bersejarah ini membuat mereka semakin menghargai pengorbanan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Menumbuhkan Apresiasi dan Kreativitas
Kegiatan tahap pengenalan PjBL ini bukan sekadar jalan-jalan ke museum, tetapi sebuah proses belajar untuk melatih kemampuan observasi, analisis, dan kreativitas. Dari pengalaman ini, kakak kelas 6 diharapkan mampu menuangkan inspirasi dalam karya mereka, baik dalam bentuk tulisan, visual, maupun media kreatif lainnya.
Dengan tema “Pahlawan dalam Kata dan Karya”, SD Islam Bintang Juara ingin menanamkan semangat nasionalisme, sekaligus mengajarkan anak-anak bagaimana menyampaikan informasi dengan cara yang menyentuh hati dan relevan dengan generasi masa kini.
“Setiap karya adalah jejak sejarah baru. Dengan belajar dari pahlawan, kakak kelas 6 belajar menjadi generasi yang berani berkarya dan berkontribusi untuk bangsa.” ✨
by admin admin | Aug 7, 2025 | Berita, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Sebagai sekolah yang mengutamakan pembelajaran bermakna, SD Islam Bintang Juara kembali menghadirkan pengalaman seru melalui Project Based Learning (PBL). Kali ini, giliran kakak kelas 2A, 2B, dan 2C yang memulai petualangan baru dalam proyek bertema “Arsitek Cilik”.
Tahap pengenalan proyek ini dibuka dengan kegiatan Belajar Bersama Ahli pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kakak shalih-shalihah mendapat kesempatan berharga untuk belajar langsung dari seorang praktisi di bidang arsitektur, yaitu Jayanti Gagah Setyawan, S.T., seorang arsitek sekaligus ayah dari Kak Janur, salah satu siswa SDIBJ.
Belajar Bersama Ahli: Mengenal Profesi Arsitek
Dalam sesi ini, Ayah Jayanti—sapaan akrab beliau—mengajak kakak shalih-shalihah untuk mengenal profesi arsitek dengan cara yang sederhana dan menyenangkan. Kakak belajar bahwa arsitek bukan hanya mendesain bangunan, tetapi juga berpikir kreatif, memperhatikan fungsi, kenyamanan, dan keindahan sebuah ruang.
Kegiatan ini menjadi jendela baru bagi kakak shalih-shalihah untuk memahami bagaimana bangunan yang mereka tempati sehari-hari dirancang dan diwujudkan.
Menggambar Denah: Langkah Pertama Menjadi Arsitek Cilik
Setelah mendapatkan inspirasi dari Ayah Kak Janur, kakak shalih-shalihah diajak langsung untuk mempraktikkan salah satu keterampilan dasar arsitek, yaitu membuat denah sederhana.
Dengan penuh semangat, mereka menggambar denah rumah sesuai imajinasi masing-masing. Ada yang menambahkan ruang belajar, ada yang membuat taman, bahkan ada yang merancang kamar khusus untuk hewan peliharaan. Proses ini melatih kemampuan berpikir logis, motorik halus, sekaligus kreativitas kakak shalih-shalihah.
Presentasi Hasil Karya: Melatih Rasa Percaya Diri
Tidak berhenti di tahap menggambar, kakak kelas 2 juga diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil karya denahnya di depan teman-teman.
Momen ini menjadi latihan penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri, keterampilan komunikasi, dan keberanian menyampaikan ide. Suasana kelas pun dipenuhi antusiasme ketika setiap anak berbagi cerita di balik denah yang mereka buat.
Menyiapkan Generasi Kreatif dan Berdaya
Kegiatan Belajar Bersama Ahli ini menjadi langkah awal yang bermakna dalam perjalanan proyek Arsitek Cilik. Melalui pengalaman ini, kakak shalih-shalihah tidak hanya belajar tentang profesi arsitek, tetapi juga memahami pentingnya kerja keras, kreativitas, dan keberanian bermimpi.
Dengan dukungan guru, orang tua, dan narasumber ahli, SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermanfaat bagi masa depan anak-anak.
“Setiap anak adalah arsitek bagi mimpinya. Di SD Islam Bintang Juara, kami membantu mereka merancang fondasi terbaik untuk masa depan.” ✨
by admin admin | May 16, 2025 | Pembelajaran
Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional, SD Islam Bintang Juara menghadirkan kegiatan Sumatif Berbasis Proyek yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga kaya makna. Kali ini, kakak shalih-shalihah kelas 5 diajak untuk menyusun dan menampilkan sebuah drama musikal hasil karya mereka sendiri, sebagai bentuk integrasi pembelajaran lintas mata pelajaran.
Kegiatan ini menggabungkan empat unsur pelajaran, yaitu:
- Informatika, yang membantu anak menyusun naskah, merancang properti digital, hingga menyiapkan visual panggung.
- Seni Budaya, sebagai inti dari pengembangan kreativitas dalam bentuk musik, tarian, dan teater.
- Pendidikan Pancasila, yang menanamkan nilai gotong royong, tanggung jawab, serta semangat menghargai keberagaman.
- Bahasa Indonesia, dalam keterampilan menyusun naskah, pidato, dan pantun yang digunakan dalam pertunjukan.
Proyek Kolaboratif yang Membentuk Karakter
Kakak shalih-shalihah kelas 5 dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Masing-masing kelompok bertugas menyusun naskah drama musikal yang relevan dengan tema Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional. Proses penyusunan dilakukan melalui diskusi bersama, brainstorming ide cerita, hingga pembagian peran dalam kelompok.
Menariknya, setiap anak berkontribusi sesuai dengan minat dan kemampuannya. Ada yang bertugas sebagai:
- MC (Master of Ceremony) yang memandu acara,
- Penampil tarian yang menyuguhkan gerakan indah penuh makna,
- Penampil pidato yang menyampaikan pesan mendalam tentang emansipasi dan pendidikan,
- Penampil nyanyian yang memperindah suasana dengan lagu bertema kebangsaan dan semangat belajar,
- Penampil pantun yang mencairkan suasana dengan kreativitas berbahasa.
Melalui proses ini, kakak shalih-shalihah belajar bagaimana menyampaikan ide, mendengarkan pendapat teman, serta saling mendukung demi hasil karya yang padu dan membanggakan.
Pentas Seni sebagai Wadah Ekspresi
Puncak kegiatan ini ditampilkan dalam gelaran pentas seni sederhana di depan wali kelas, guru pendamping dan satu juri tamu. Bu Marita selaku juri tamu memberikan saran dan masukan usai kakak shalih-shalihah kelas 5 menampilkan karyanya.
Perjalanan belum usai di sini. Usai ditampilkan di kelas, kakak kelas 5 masih harus berlatih kembali untuk menunjukkan kerja kerasnya dalam gelaran “Bintang Juara Bersinar”. Bintang Juara Bersinar adalah sebuah ajang yang menjadi panggung bagi siswa SD Islam Bintang Juara untuk menampilkan hasil karya terbaik mereka.
Pentas seni bukan sekadar pertunjukan biasa. Ini menjadi ruang ekspresi yang menyatukan unsur seni, literasi, teknologi, dan nilai-nilai Pancasila dalam satu kesatuan utuh. Kakak shalih-shalihah tampil percaya diri, kreatif, dan menunjukkan bahwa proses belajar bisa diwujudkan lewat kegiatan yang menyenangkan sekaligus mendalam.
Pentas ini tentu tidak akan lengkap tanpa kehadiran para Ayah dan Bunda. Kehadiran orang tua bukan hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai bagian dari semangat kolaborasi yang dibangun sekolah bersama keluarga. Dukungan dan apresiasi dari orang tua akan menjadi penyemangat terbesar bagi anak-anak untuk terus berkarya dan berani tampil.
Jadi, Ayah Bunda…
Silakan bisa ikut menyaksikan secara langsung pertunjukan penuh semangat dan inspirasi dari Kakak Kelas 5 melalui video berikut:
Bagaimana nih penampilan kakak kelas 5 di gelaran “Bintang Juara Bersinar”? Seru dan percaya diri bukan? Karena kami percaya setiap anak adalah bintang, dan mereka semua berhak bersinar di panggung kehidupan.*** (CM-MRT)
by admin admin | Mar 13, 2025 | Pembelajaran
Pada akhir program Magang Adab Kelas 5, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara diberikan kesempatan untuk mempresentasikan pengalaman mereka selama menjalani magang di PANDS Department Store. Presentasi ini menjadi momen refleksi atas pembelajaran yang telah mereka dapatkan, sekaligus berbagi kisah inspiratif mengenai pengalaman bekerja di dunia nyata.
Tugas yang Diberikan Selama Magang
Dalam program magang ini, kakak shalih-shalihah mendapatkan berbagai tugas yang menantang namun sangat bermanfaat, seperti:
- Melayani pelanggan dengan sopan dan ramah.
- Menyusun dan merapikan barang dagangan di rak.
- Membantu kasir dalam mencatat transaksi.
- Mempelajari sistem kerja toko ritel, termasuk cara mengelola stok barang.
Dari tugas-tugas tersebut, kakak shalih-shalihah belajar bahwa bekerja di dunia nyata membutuhkan kesabaran, ketelitian, serta keterampilan komunikasi yang baik.
Tantangan dan Hal yang Masih Kurang Saat Magang
Saat presentasi, banyak kakak shalih-shalihah yang mengungkapkan bahwa awalnya mereka merasa canggung dan gugup ketika berhadapan dengan pelanggan. Beberapa tantangan yang mereka hadapi antara lain:
- Kesulitan dalam memahami sistem pembayaran di kasir.
- Merasa lelah karena harus berdiri dalam waktu lama.
- Kurangnya kepercayaan diri saat berinteraksi dengan pelanggan.
Namun, seiring berjalannya waktu, mereka mulai beradaptasi dan semakin percaya diri dalam menjalankan tugasnya.
Hal Positif yang Dirasakan Setelah Magang Adab
Setelah mengikuti program magang, kakak shalih-shalihah merasakan banyak manfaat dan perubahan positif, seperti:
- Lebih disiplin dalam mengatur waktu dan menjalankan tugas.
- Belajar menghargai setiap pekerjaan yang dilakukan oleh orang lain.
- Menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawab.
Selain itu, interaksi langsung dengan pelanggan juga melatih mereka untuk lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan bersikap sopan kepada orang lain.
Hikmah yang Didapat Setelah Magang Adab
Salah satu pelajaran berharga yang banyak disampaikan dalam presentasi adalah kesadaran bahwa mencari uang tidaklah mudah. Banyak kakak shalih-shalihah yang mengaku baru menyadari betapa besar usaha yang harus dilakukan oleh orang tua untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, mereka bertekad untuk:
- Lebih menghargai uang dan tidak lagi menghambur-hamburkannya.
- Membantu orang tua dengan lebih bertanggung jawab.
- Menerapkan adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari, seperti bersikap jujur, disiplin, dan bekerja keras.
Kesimpulan
Presentasi Magang Adab Kelas 5 di PANDS Department Store menjadi pengalaman berharga yang membuka wawasan kakak shalih-shalihah tentang dunia kerja dan pentingnya nilai-nilai adab dalam kehidupan sehari-hari. Dengan pengalaman ini, mereka tidak hanya belajar keterampilan praktis tetapi juga membangun karakter yang lebih baik.
Diharapkan, pelajaran yang didapat selama magang dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga kakak shalih-shalihah tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan menghargai usaha orang lain. 🌟