fbpx
Calon Pemimpin Muslim Bugar Ceria Menyambut Semester 2

Calon Pemimpin Muslim Bugar Ceria Menyambut Semester 2

Bugar Ceria merupakan kegiatan pemungkas pada gelaran Ahlan wa Sahlan Semester 2. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Terlebih saat ini hujan semakin sering datang. Kakak shalih-shalihah harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat agar tidak mudah tumbang sehingga bisa optimal mengikuti seluruh kegiatan di Semester 2.

Ada Apa di Bugar Ceria?

Tersirat dari nama kegiatan ini, kakak shalih-shalihah diajak untuk menjaga kebugaran, tentunya tetap dengan aktivitas yang seru dan menyenangkan. Adapun rangkaian dalam Bugar Ceria meliputi:

bugar ceria SD Islam Bintang Juara

1. Senam Bersama

Pada kegiatan awal ini, kakak shalih-shalihah senam bersama dipimpin oleh Pak Arial selaku Guru Penjaskes. Mengenakan Seragam Pramuka Lengkap, kakak shalih-shalihah terlihat gagah dan bersemangat.

2. Jalan Sehat

Usai senam bersama, kakak shalih-shalihah diajak untuk berkeliling lingkungan di sekitar sekolah. Eits, tidak hanya berkeliling, ada kegiatan lainnya juga lo. Apakah itu?

3. Bersih Lingkungan

Ya, sembari berjalan sehat, kakak shalih-shalihah diminta untuk bersih-bersih lingkungan. Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh siswa dan guru agar kembali mensyukuri nikmat alam Allah yang didapati di sekitar sekolah.

Tak berhenti di sini, kegiatan pada hari Jum’at, 5 Januari 2024 masih terus berlanjut usai jalan sehat sembari bersih lingkungan tuntas dilaksanakan. Kali ini kakak shalih-shalihah diminta untuk berkumpul bersama kelompoknya masing-masing.

Kelompok apakah itu?

Jadi, sebelum liburan, kakak shalih-shalihah telah dibagi menjadi beberapa kelompok secara acak. Tujuan dari pengelompokan tersebut adalah untuk mengikuti kegiatan Quranic Leadership Camp (QLC) yang insya Allah akan diselenggarakan pada 26 – 27 Januari 2024 di Bumi Perkemahan Harda Walika.


Kelompok tersebut memang sengaja sudah dibagi jauh-jauh hari agar kakak shalih-shalihah bisa saling bersilaturahim dan mengenal satu sama lain. Berhubung kelompok ini terdiri dari lintas kelas, tentu ada beberapa anggota kelompok yang belum mengenal dengan dekat kan?

Tak hanya itu, semua anggota kelompok harus berkumpul dan berkoordinasi menentukan siapakah ketua kelompok, wakil ketua dan lain sebagainya. Masing-masing kelompok juga harus menentukan nama kelompok, lambang dan desain bendera kelompok, serta merancang yel-yel untuk kelompoknya.

Masya Allah, seru bukan, Ayah Bunda?

Ayah Bunda tak perlu khawatir, setiap kelompok didampingi oleh satu guru sebagai pendamping yang insya Allah akan memastikan agar masing-masing anggota kelompok tetap aman dan nyaman.

Pendamping kelompok berfungsi sebagai fasilitator, tempat bertanya dan penengah apabila dalam kelompok tersebut menemui kendala. Sebagai fasilitator, pendamping kelompok tidak akan langsung memberikan solusi, tapi akan memantik kakak shalih-shalihah untuk menemukan ide dan jalan keluar atas tantangan yang mereka hadapi.

Doakan semoga cuaca mendukung dan kegiatan Quranic Leadership Camp pada 26-27 Januari 2024 bisa berlangsung dengan lancar, dan kakak shalih-shalihah tetap bugar ceria. Aamiin.

Oya, Ayah Bunda juga bisa berperan aktif mendukung kegiatan QLC dengan cara ambil bagian dalam QLC Food Fest. 100% keuntungan dari QLC Food Fest akan digunakan untuk mendanai kegiatan QLC lo. Untuk pemesanan, Ayah Bunda bisa langsung menghubungi Bu Fia ya. Insya Allah seluruh menu yang ada dalam QLC Food Fest menyehatkan dan mendukung kakak shalih-shalihah untuk senantiasa bugar ceria.***

QLC Food Fest

Anak Zaman Now Asyik Tanpa Gadget, Bisakah?

Anak Zaman Now Asyik Tanpa Gadget, Bisakah?

Tidak bisa dimungkiri bahwa anak generasi 2000an hampir selalu memegang gadget di tangannya. Bahkan bisa jadi selama liburan semester, anak-anak akan lebih sering berteman dengan gadgetnya dibandingkan beraktivitas di luar rumah.

Oleh karenanya Asyik Tanpa Gadget diselenggarakan di SD Islam Bintang Juara sebagai rangkaian dari Ahlan wa Sahlan Semester 2 bertujuan untuk menetralisir kesenangan kakak shalih-shalihah dalam bermain gadget.

Selain itu Asyik Tanpa Gadget juga dirancang untuk menguatkan siswa dalam memanfaatkan dan mengambil hikmah dari permainan tradisional atau modern yang  dimainkan sehari-hari.

Asyik Tanpa Gadget berlangsung pada Hari Kamis, 4 Januari 2024. Bertempat di beberapa lokasi, di antaranya: lapangan upacara, gedung A lantai 1, gedung A lantai 2, dan basement gedung B. Adapun ragam kegiatannya antara lain:

  • Catur,
  • Puzzle,
  • Gobak Sodor,
  • Karambol,
  • Ular Naga.

Dipilihnya kelima kegiatan tersebut untuk mengisi Asyik Tanpa Gadget tentu saja ada alasan yang melatarbelakanginya. Catur dipilih karena mengajarkan kakak shalih-shalihah tentang bermain strategi, melatih ketelitian dan kewaspadaan.

Sementara Puzzle melatih kakak dalam melatih regulasi emosi, kesabaran dan ketelitian. Gobak Sodor, Karambol dan Ular Naga sengaja dipilih sebagai bagian dari permainan tradisional yang saat ini mulai dilupakan oleh khalayak.

Melalui permainan Gobak Sodor dan Ular Naga, kakak shalih-shalihah berlatih bekerjasama dan melatih ketangkasan. Sementara melalui Karambol, kakak shalih-shalihah juga berlatih menyusun strategi.

Untuk menyemarakkan kegiatan ini, setiap permainan memiliki jurinya masing-masing. Adapun juri sekaligus wasit untuk kegiatan catur yaitu Bu Ika, guru pendamping kelas 2A, dan Pak Arial, guru Penjaskes.

Sementara untuk guru puzzle, ada Bu Yayuk, wali kelas 1A, bu Novi, wali kelas 1B, Bu Fia, wali kelas 6 dan Bu Nisa, guru pendamping khusus kelas 4. Pada permainan Gobak Sodor, ada bu Diana, Bu Melly dan Bu Linda sebagai juri dan wasitnya.

Pak Zakki dan Pak Ali As’ad diamanahi menjadi juri dan wasit kegiatan karambol. Sementara kegiatan Ular Naga, ada Bu Iin, Bu Laila dan Bu Mida sebagai juri sekaligus wasit kegiatan.

Alhamdulillah kakak shalih-shalihah sangat bersemangat mengikuti semua rangkaian kegiatan Asyik Tanpa Gadget. Berikut ini beberapa dokumentasi yang Ayah Bunda bisa saksikan:

gobag sodor asyiknya tanpa gadget di SD Islam Bintang Juara

Atau Ayah Bunda juga bisa melihat salah satu video yang memperlihatkan keseruan kegiatan pada hari Kamis, 4 Januari 2024 tersebut:

Batasi Penggunaan Gadget pada Anak dengan Konsep 3D

Ayah Bunda, yuk dukung program sekolah untuk membatasi akses gadget kepada anak dengan menerapkan konsep 3D. Apabila Ayah Bunda sudah pernah mengikuti parenting bersama Abah Ihsan, tentunya konsep 3D ini bukanlah hal yang baru.

Adapun konsep 3D meliputi:

asyiknya tanpa gadget di rumah dengan Konsep 3D

1. Dipinjamkan

Artinya kakak shalih-shalihah diperbolehkan menggunakan gadget yang dipinjamkan kepadanya. Sebaiknya sebelum usia 17 tahun, kakak shalih-shalihah tidak perlu difasilitasi gadget pribadi.

Kakak shalih-shalihah bisa menggunakan gadget Ayah dan Bunda, atau gadget yang digunakan secara umum, seperti laptop atau PC yang digunakan bersama-sama dengan anggota keluarga lainnya.

Memberikan fasilitas gadget secara personal kepada anak, tentu akan memberikan hak yang berbeda dengan anak yang hanya dipinjami. Anak akan lebih memiliki batasan dalam penggunaannya, termasuk wajin meminta izin terlebih dahulu kepada Ayah Bunda saat akan meminjam dan menggunakan gadget.

2. Didampingi

Selain dipinjamkan, konsep kedua dari 3D adalah didampingi. Artinya, kakak shalih-shalihah diperbolehkan untuk menggunakan gadget tapi harus berada di ruang publik, ruang tamu, misalnya.

Kakak shalih-shalihah harus menggunakan gadget dengan pengawasan dari Ayah Bunda. Termasuk akses ke aplikasi atau tontonan apapun, harus dengan izin dari Ayah Bunda.

3. Dibutuhkan

D yang terakhir dalam Konsep 3D adalah dibutuhkan. Gadget hanya akan dipinjamkan kepada kakak shalih-shalihah untuk hal-hal yang dibutuhkan, misal untuk kebutuhan belajar, dan mencari referensi.

Lebih dari itu, Ayah Bunda dan kakak shalih-shalihah harus membuat kesepakatan bersama tentang aturan Screen/ Gadget Time di rumah.

Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menumbuhkan suasana Asyiknya Tanpa Gadget di sekolah dan di rumah. Tetap semangat dalam mendampingi tumbuh kembang kakak shalih-shalihah, Ayah Bunda.***

 

Fun Games Education, Yuk Intip Meriahnya Ahlan wa Sahlan Hari Kedua

Fun Games Education, Yuk Intip Meriahnya Ahlan wa Sahlan Hari Kedua

Fun Games Education merupakan rangkaian kegiatan Ahlan wa Sahlan hari kedua. Tidak kalah seru tentu saja dengan hari pertama. Di hari Rabu, 3 Januari 2024, kakak shalih-shalihah diajak untuk berkegiatan main dan belajar per fase dengan melibatkan nilai-nilai dimensi P5 yaitu gotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Fun Games Education dibagi menjadi tiga fase; Fase A, B dan C. Fase A, meliputi tiga permainan; Jadi Apa, Tangkap Cepat Dapat, dan Papan punggung. Sementara Fase B dan C terdiri dari empat permainan, meliputi Estafet pingpong,  1 + 9 = 51, Suit Samson, dan Jadi Apa.

Masya Allah kakak shalih-shalihah bergerak dengan lancar dan penuh semangat mengikuti semua kegiatan. Kegiatan Fun Games Education untuk Fase A bertempat di Gedung A lantai 1, sementara kakak shalih-shalihah Fase B berkegiatan di Gedung A lantai 2 dan kakak shalih-shalihah Fase C melakukan kegiatan di Basement Gedung C.

Sungguh rangkaian kegiatan ini super seru dan menantang. Kakak shalih-shalihah yang tadinya belum penuh semangatnya untuk kembali ke sekolah, dengan melakukan kegiatan ini bersama teman-teman menjadi meningkat semangatnya.

Semoga dengan serangkaian aktivitas yang dipersiapkan ibu bapak guru melalui program Ahlan wa Sahlan ini, kakak shalih-shalihah bisa makin bersemangat menyambut semester 2 ya, Ayah Bunda.

Berikut ini rangkaian dokumentasi per fase yang Ayah Bunda bisa lihat:

Fun Games Education Fase A

Fun Games Education Fase B

Fun Games Education Fase C

Ayah Bunda juga bisa menyimak dokumentasi yang direkam oleh Bu Rizky, wali kelas 3, berikut ini:


Sampai jumpa di cerita-cerita para bintang selanjutnya, Ayah Bunda.***

Ahlan wa Sahlan, Extraordinary Semester 2 Tahun Pelajaran 2023-2024

Ahlan wa Sahlan, Extraordinary Semester 2 Tahun Pelajaran 2023-2024

Alhamdulillahirobbil’lamin. Pada hari Selasa, 2 Januari 2024, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara sudah mulai beraktivitas lagi di sekolah. Bapak ibu guru sudah menyiapkan beragam kegiatan seru bertajuk Ahlan wa Sahlan Semester 2.

Kegiatan Ahlan wa Sahlan Semester 2 ini bertemakan “Menyambut Semester Genap dengan Semangat Baru”. Usai liburan selama kurang lebih dua pekan, tentu saja kakak shalih-shalihah harus kembali beradaptasi dengan kegiatan di sekolah.

Untuk membantu proses adaptasi tersebut, disusunlah rangkaian kegiatan Ahlan wa Sahlan yang insya Allah akan berlangsung dari tanggal 2 – 5 Januari 2024, dengan perincian sebagai berikut:

Nah, pada hari pertama Ahlan wa Sahlan ini, kakak shalih-shalihah sangat bersemangat mengikuti apel pagi, hingga melakukan presentasi dengan tema yang sudah ditentukan. Seperti apa keseruannya?

Apel Pagi dalam Ahlan wa Sahlan Semester 2

Kegiatan Ahlan wa Sahlan semester 2 di hari pertama diberikan tajuk Extraordinary Semester 2. Merupakan kegiatan awal yang dilakukan untuk menyambut kakak shalih-shalihah kembali datang dan beraktivitas di sekolah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pagi dan pembukaan kegiatan oleh Kepala Sekolah dan dilanjutkan dengan penampilan guru. Apel pagi dipimpin oleh Bapak Arif Wibowo, S.Hi., S.H., Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SD Islam Bintang Juara.

Selanjutnya Ibu Nur Shofwatin Ni’mah selaku Kepala SD Islam Bintang Juara memberikan sambutannya yang penuh motivasi agar kakak shalih-shalihah bersemangat menyambut semester 2 ini. Bu Ni’mah juga sekaligus menarik MMT yang tergulung hingga terbuka lebar sebagai simbolisasi bahwa Ahlan wa Sahlan Semester 2 telah dimulai.

Saat MMT yang bertuliskan Moslem Leaders itu terbuka, kakak shalih-shalihah dan bapak ibu guru menyambutnya dengan ceria dan penuh semangat. Selanjutnya ada penampilan dari Grup Rebana An Najma, yang juga didukung oleh Pak Arif, Pak Zaki dan Bu Isna.

apel pagi semester 2

Berhubung pada semester ini ada beberapa guru baru, kakak shalih-shalihah tentu harus mengenal guru-guru tersebut bukan? Ada Bu Hestia, Bu Silvi, Bu Hofshoh, Bu Umi dan Pak Ali.

Masya Allah kakak shalih-shalihah menyambut kehadiran ibu bapak guru baru dengan ramah dan penuh kehangatan. Selanjutnya untuk memberikan sambutan atas kedatangan kakak shalih-shalihah ke sekolah di hari pertama semester 2, ada penampilan spesial dari Bu Diana dan Kak Laras kelas 6.

Kak Laras membacakan puisi dalam bahasa Inggris, diiringi lagu Laskar Pelangi yang dimainkan menggunakan keyboard oleh Bu Diana. Sebuah penampilan yang sangat apik, Ayah Bunda.

Penampilan berikutnya tak kalah seru. Para ibu guru menyanyikan secara medley, Mars Sekolah Islam Bintang Juara dan Lagu Pelajar Pancasila. Dipimpin oleh Bu Poppy, ibu guru menyanyikan dengan penuh semangat, diikuti oleh kakak shalih-shalihah.

Usai apel pagi dilaksanakan, doa pagi pun dilakukan secara bersama-sama di lapangan upacara. Setelah itu kakak shalih-shalihah bergegas untuk melakukan kegiatan di dalam ruangan bersama wali kelasnya masing-masing.

Penugasan Bermakna Extraordinary Semester 2

Di dalam kelas, kakak shalih-shalihah mendapatkan penugasan bermakna. Untuk kakak shalih-shalihah di yang berada di kelas tinggi, mereka diminta untuk membuat mind map tentang harapan kakak shalih-shalihah pada semester 2.

Sedangkan untuk kakak shalih-shalihah di kelas rendah, mereka mendapat tugas bermakna untuk menuliskan cerita tentang “Liburan Bermaknaku”. Tidak hanya menuliskan, baik kakak shalih-shalihah di kelas tinggi maupun rendah, sama-sama mendapat tugas untuk mempresentasikan ide yang telah disusunnya di depan kelas.

presentasi mindmap dan liburan bermakna

Masya Allah… melalui kegiatan ini kakak shalih-shalihah belajar untuk menyampaikan gagasan dengan runtut, menaklukkan rasa takut, malu dan grogi serta berusaha menampilkan yang terbaik di depan teman-teman dan wali kelas.

Demikianlah cerita Ahlan wa Sahlan Semester 2 di hari pertama. Nantikan cerita Ahlan wa Sahlan hari kedua esok hari, insya Allah!***

Keseruan Presentasi P5 pada Leadership Journey Hari Pertama

Keseruan Presentasi P5 pada Leadership Journey Hari Pertama

Gaya Hidup Berkelanjutan masih menjadi pilihan topik Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada semester 1 Tahun Pelajaran 2023-2024 di SD Islam Bintang Juara. Topik ini sepertinya sudah sangat melekat, tidak hanya bagi para fasilitatornya, tetapi juga di hati kakak shalih-shalihah.

Alhamdulillah sejak dipilihnya topik ini, banyak karakter baik yang tumbuh dan berkembang dalam diri kakak shalih-shalihah. Banyak orang tua yang membagikan cerita kalau kakak shalih-shalihah menjadi lebih peduli dengan lingkungan, dan lebih bijak dalam menghasilkan sampah.

Perjalanan Gaya Hidup Berkelanjutan di SD Islam Bintang Juara bisa Ayah Bunda saksikan melalui video yang pernah kami buat dalam rangka mengikuti kegiatan Lampah Kita beberapa waktu lalu:

Ayah Bunda, setelah satu semester kakak shalih-shalihah berproses dengan proyek pilihannya masing-masing, akhirnya pada hari Senin, 11 Desember 2023, mereka mendapat kesempatan untuk mempresentasikan idenya di depan bapak ibu guru dan kelompok lainnya.

Seperti apa keseruannya?

Keseruan Presentasi P5 Mengguncang Tiga Area

Bertepatan dengan hari pertama class meeting SD Islam Bintang Juara yang memiliki nama beken Leadership Journey, Presentasi P5 dilaksanakan di tiga titik. Area pertama berlokasi di Gedung A Lantai 1, tepatnya di ruang kelas 1A dan 1B.

Kemudian area kedua berlokasi di Gedung A Lantai 2, tepatnya di ruang kelas 3. Sementara itu, area ketiga terletak di Basement Gedung B.

Setiap area terdiri dari 10 -11 kelompok yang meliputi Fase A, B dan C. Bagi kakak shalih-shalihah kelas 2 – 6, kegiatan presentasi ini tentu bukan kali pertama. Namun bagi kakak shalih-shalihah kelas 1, presentasi ini menjadi pengalaman pertama.

Alhamdulillah walaupun baru pertama kali menyampaikan ide di depan kelompok lain dan bapak ibu guru, kelompok-kelompok dari kelas 1 sudah cukup berani dan percaya diri lo, Ayah Bunda.

Sub topik yang diambil dalam kegiatan P5 pada semester ini adalah “Aku Cerdik Mengelola Limbah” untuk Fase A, dan “Energi Alternatif” untuk Fase B dan C. Sebelum kakak shalih-shalihah memulai proyeknya, bapak ibu guru telah mendatangkan beberapa ahli dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas ESDM Jawa Tengah, Dosen FMIPA UNNES dan praktisi panel surya.

Kedatangan para ahli tersebut diharapkan memberikan pantikan ide kepada kakak shalih-shalihah dalam menentukan ide P5-nya. Setiap pekan, masing-masing kelompok akan mendapatkan pendampingan dari fasilitator.

Fasilitator hanya memberikan pemantik, semua ide dan eksekusinya diserahkan kepada kakak shalih-shalihah. Tentu saja dibantu pula oleh Ayah Bunda yang ikut mendukung proses pembelajaran kakak dalam menuntaskan proyek ini. Terima kasih, Ayah Bunda.

Setelah jatuh bangun dalam prosesnya, tibalah saat di mana mereka harus mempresentasikan ide-ide hebat mereka, Ayah Bunda. Beragam ide muncul dari proyek ini.

produk P5 tema gaya hidup berkelanjutan

Dari fase A, ada yang membuat tas dari limbah kertas, pot gantung dari bekas botol minuman kemasan, aquarium dari galon bekas, tempat aksesoris dari kardus bekas dan masih banyak ide lain yang tak kalah hebat. Sementara dari fase B dan C, ada kelompok yang membuat kincir angin bertenagakan panel surya, ada pula yang membuat kincir air bertenaga dinamo dan busi motor, bahkan ada pula yang menemukan ide membuat alternatif baterai dari buah jeruk dan lemon. Masya Allah!

Sebagai informasi, tidak semua produk ini berhasil, Ayah Bunda. Namun penilaian dari proyek ini bukan sekadar melihat hasil. Bagaimana kakak menemukan ide, mengomunikasikan ide dengan teman sekelompok, bekerjasama dalam mewujudkan ide tersebut, mencari solusi ketika ternyata dalam prosesnya menemukan kendala, juga tentang bagaimana belajar mengelola kegagalan.

Dalam sebuah proyek P5, fasilitator tidak sekadar ingin kakak shalih-shalihah berkompetisi dalam membuat hasil yang bagus, tetapi belajar banyak values yang insya Allah bermanfaat dalam membangun karakter baik di dalam diri mereka. Mungkin hasilnya tidak bisa dirasakan saat ini, tetapi dalam beberapa tahun ke depan, insya Allah kita akan memanennya bersama-sama, Ayah Bunda.

suasana presentasi P5 gaya hidup berkelanjutan

Presentasi P5 dipilih sebagai kegiatan pembuka dalam rangkaian Leadership Journey memiliki tujuan agar kakak tumbuh rasa percaya diri dan keberaniannya dalam mengungkapkan dan menyampaikan ide di depan publik. Karena untuk bisa tampil percaya diri saat mempresentasikan idenya, diperlukan kepiawaian dalam mengontrol suara, mengelola emosi, dan menaklukkan rasa grogi.

Ada tiga aspek yang dinilai dalam kegiatan presentasi P5 ini, meliputi sikap saat presentasi, pemahaman konsep atau isi presentasi dan kerja sama. Presentasi  ini juga sekaligus sebagai asesmen sumatif P5. Oleh karenanya, terima kasih atas dukungan dan motivasi Ayah Bunda dalam mempersiapkan presentasi kakak shalih-shalihah.

Alhamdulillah, masing-masing kelompok berhasil mempresentasikan proyeknya dengan cukup baik. Bagi kakak kelas 1 tentu saja masih memiliki beberapa catatan. Namun tidak mengapa karena ini adalah pengalaman pertama bagi mereka.

Keberanian dan kepercayaan diri kakak shalih-shalihah kelas 1 tetap patut diapresiasi dan diacungi jempol. Untuk membiasakan kakak shalih-shalihah lancar dalam menyampaikan ide, Ayah Bunda bisa melatih mereka di rumah dengan beberapa cara sederhana, di antaranya:

Saat kakak shalih-shalihah ingin membeli mainan atau buku, biasakan kakak shalih-shalihah untuk menyusun proposal sederhana lalu mempresentasikan keinginan tersebut di depan Ayah Bunda. Kakak harus bisa meyakinkan bahwa barang yang akan dibeli memang dibutuhkan dan bermanfaat.

Buat agenda membaca tiap pekan di rumah. Satu anggota keluarga membaca minimal satu buku, lalu ajak mereka untuk menceritakan kembali isi buku tersebut di akhir pekan.

Nah, agar kakak shalih-shalihah makin hebat berpresentasi, apakah Ayah Bunda memiliki ide lain selain dua cara di atas? Nantikan keseruan presentasi P5 di semester berikutnya, Ayah Bunda.***

Cerita Keseruan Pekan Kemerdekaan Hari Ketiga, Kuatkan Motorik Kasar & Kerja Sama Yuk!

Cerita Keseruan Pekan Kemerdekaan Hari Ketiga, Kuatkan Motorik Kasar & Kerja Sama Yuk!

Setelah menantang kakak shalih-shalihah unjuk keberanian tampil di depan umum melalui beragam festival di hari kedua, Pekan Kemerdekaan hari ketiga diisi dengan aktivitas yang menguatkan motorik kasar. Selain melatih motorik kasar, kegiatan di hari ketiga ini juga membutuhkan kerjasama tim.

Setiap kelas harus mengirim perwakilannya masing-masing untuk mengikuti tiga kegiatan yang disiapkan oleh ibu bapak guru. Ayah Bunda penasaran ada kegiatan apa sajakah di hari itu?

aku seimbang

1. Festival Aku Seimbang di  Pekan Kemerdekaan Hari Ketiga

Kegiatan yang pertama yaitu Festival Aku Seimbang. Pada kegiatan yang berlangsung di lapangan atas SD Islam Bintang Juara ini, setiap kelas harus diwakili lima kakak shalih-shalihah. Tugas mereka yaitu memindahkan bola dari tempat awal ke tempat yang telah disediakan.

Untuk memindahkan bola, kakak shalih-shalihah diberi tali rafia. Tali rafia ini berlubang di bagian tengah untuk meletakkan bolanya, sementara itu di sisi-sisinya menjuntai lima bagian yang bisa dipegang oleh kelima orang tersebut.

Kakak shalih-shalihah harus bekerjasama untuk menaruh bola di dalam lubang, lalu membawanya bersama-sama dengan penuh kehati-hatian. Selain bekerjasama, kegiatan ini juga melatih fokus dan keseimbangan kakak shalih-shalihah.

Di pos Aku Seimbang ini, selain memindahkan bola, kakak shalih-shalihah juga berkegiatan memindahkan kelereng secara estafet. Caranya yaitu dengan meletakkan sendok di mulut. Lalu kelereng diletakkan di atas sendok.

Secara perlahan, kelereng diarahkan ke sendok milik teman di samping. Tentu saja kakak shalih-shalihah harus memastikan kelerengnya tidak jatuh. Siapa yang paling cepat memindahkan kelereng, itulah tim terbaik.

2. Fokus, Tangkap Aku di Pekan Kemerdekaan Hari Ketiga

Kegiatan ini dilaksanakan di gedung A lantai 2. Setiap kelas mengirimkan lima perwakilannya. Nanti akan digabungkan dengan perwakilan kelas lainnya.

Masing-masing kakak shalih-shalihah akan mendapatkan sapu untuk digenggam. Mereka berdiri secara melingkar. Sebuah lagu diputar oleh tim guru, kakak shalih-shalihah bergerak ke kanan mengikuti lagu.

Saat lagu dihentikan, kakak shalih-shalihah harus melepaskan sapu yang dipegang dan mengambil sapu dari teman di sebelahnya. Kakak shalih-shalihah tidak diperbolehkan mengambil sapu yang terjatuh di lantai.

Kakak shalih-shalihah yang tidak berhasil mendapatkan sapu akan dikeluarkan dari lingkaran. Pada kegiatan ini, kakak shalih-shalihah belajar memusatkan konsentrasi. Kelompok yang dinilai terbaik adalah yang berhasil mendapatkan sapu hingga akhir putaran lagu.

3. Siapa Kuat, Dia Dapat di Pekan Kemerdekaan Hari Ketiga

Keseruan lain di hari Rabu, 16 Agustus 2023 adalah “Siapa Kuat, Dia Dapat.” Ayah Bunda bisa menebak apa nama lain dari kegiatan ini?

Ya, betul sekali. Nama ini mengacu pada kegiatanTarik Tambang. Masya Allah ternyata kakak shalih-shalihah semangat sekali mengikuti kegiatan ini, Ayah Bunda.

Pada kegiatan ini kekuatan otot tangan dan kaki kakak shalih-shalihah dibutuhkan. Selain itu dibutuhkan juga komunikasi dan kerjasama yang solid dalam satu tim.

galeri kegiatan pekan kemerdekaan hari ketiga

Masya Allah, di balik setiap kegiatan yang dipilih untuk menyemarakkan Pekan Kemerdekaan hari ketiga ternyata ada manfaatnya. Semoga dengan mengikuti kegiatan-kegiatan selama Pekan Kemerdekaan, kakak shalih-shalihah bisa tumbuh menjadi Calon Pemimpin Muslim yang Kuat, Tangguh dan Siap Berkolaborasi dengan sesama.***