fbpx

Hari Senin, 20 September 2025, udara segar menyelimuti lingkungan SD Islam Bintang Juara. Suasana berbeda terasa sejak pagi karena kakak shalih-shalihah dari kelas 1 hingga 6 bersiap mengikuti kegiatan Leadership Journey Day 1. Sebuah program yang bukan hanya melatih fisik, tapi juga mengasah karakter, kerja sama, dan kepemimpinan.

Kegiatan hari pertama ini terbagi dua. Kelas 1–3 mengikuti “Petualangan Siaga Sigap & Cerdas” berupa jelajah pos yang seru, sedangkan kelas 4–6 berkumpul untuk Persiapan Ekspedisi Si Cepit bersama Ayah Budi, ayah dari Kak Bagas, yang juga seorang prajurit TNI.

Jelajah Pos Seru: Petualangan Siaga Sigap & Cerdas

Untuk kelas 1–3, petualangan dimulai dengan penuh semangat. Ada 5 pos menantang yang harus mereka taklukkan bersama kelompoknya.

1. Taman Bangga Jawa Tengah (Lapangan Atas)

Tantangan dimulai dengan melemparkan cincin ke cone. Kelompok tercepat mendapat kesempatan lebih dulu untuk menyusun peta kota-kota di Jawa Tengah. Anak-anak belajar tentang geografi sambil bermain.

2. Taman Bangga Menjadi Pramuka (Lapangan Bawah)

Delapan anak memegang tongkat pramuka, sementara anggota lainnya melompati tongkat dengan membawa potongan gambar baju pramuka. Mereka harus menempelkan gambar di tempat yang tepat. Kekompakan jadi kunci utama.

3. Taman Ketakwaan & Toleransi Beragama (Depan Rumah Kak Ninda)

Di sini, setiap kelompok mengambil kertas berisi nama doa. Mereka membaca doa bersama, lalu melanjutkan tantangan menempelkan gambar sesuai dengan agama yang tertera. Nilai ketakwaan dan toleransi benar-benar terasa.

4. Taman Pengamatan & Daya Ingat (Masjid Nurul Ilmi)

Tantangan awal: membuat jaring dari tali rafia untuk membawa balon hingga garis akhir. Setelah itu, anak-anak diuji daya ingatnya dengan menghafal gambar hewan dan buah dalam 10 detik, lalu menuliskannya. Seru sekaligus melatih konsentrasi.

5. Taman Petualangan Kode Rahasia (Taman Samping Rumah Kak Nio)

Bola kecil dijalankan dengan kertas dari ujung ke ujung. Setelah itu, mereka harus memecahkan kode sandi rahasia. Tantangan ini benar-benar mengasah ketelitian dan kerja sama.

Setiap pos tidak hanya memberikan keseruan, tetapi juga pelajaran tentang kerja tim, konsentrasi, daya ingat, hingga nilai keagamaan dan toleransi.

Kelas 4–6: Persiapan Ekspedisi Secepit

Sementara itu, kakak kelas 4–6 berkumpul bersama Ayah Budi, seorang TNI sekaligus wali murid. Suaranya lantang, penuh wibawa, namun tetap hangat saat memberikan pembekalan tentang persiapan ekspedisi.

Kakak shalih-shalihah diajak untuk:

  • Membuat yel-yel kelompok agar semangat lebih terasa.
  • Menyusun daftar barang bawaan penting untuk ekspedisi, seperti botol minum, perlengkapan shalat, dan bekal makanan.
  • Mendengarkan cerita pengalaman lapangan Ayah Budi yang penuh inspirasi.

Kegiatan ini membuat anak-anak semakin siap menghadapi Leadership Journey Day selanjutnya yang penuh tantangan alam.

Leadership Journey, Lebih dari Sekadar Kegiatan Outdoor

Hari pertama Leadership Journey bukan hanya tentang keseruan bermain dan berpetualang. Di balik setiap tantangan, ada nilai karakter yang ditanamkan: kerja sama, keberanian, ketelitian, toleransi, hingga kepemimpinan.

Kegiatan ini membuktikan bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, bahkan di tengah permainan yang seru. Dan yang terpenting, setiap kakak shalih-shalihah pulang dengan wajah ceria, membawa cerita baru tentang petualangan seru mereka.***(CM-MRT)