fbpx
Ide Class Meeting Seru dan Bermakna untuk Anak SD

Ide Class Meeting Seru dan Bermakna untuk Anak SD

Kegiatan Class Meeting di SD Islam Bintang Juara selalu memiliki nilai lebih. Dengan nama spesial “Leadership Journey,” kegiatan yang diselenggarakan tiap akhir semester ini bertujuan untuk membangun jiwa kepemimpinan siswa sejak dini. Pada Semester 1 Tahun Pelajaran 2024-2025, Leadership Journey mengusung tema “Pemimpin Mandiri Siap Berprestasi,” dan menyajikan berbagai aktivitas seru dan bermakna.

Rangkaian Ide Class Meeting Seru dan Bermakna dalam Balutan Leadership Journey

Nah, jika Ayah Bunda membutuhkan ide untuk mengisi liburan kali ini, atau mungkin para guru dari sekolah di luar SD Islam Bintang Juara membutuhkan ide class meeting untuk semester depan, bisa jadi kegiatan berikut ini bisa memberikan inspirasi.

Berikut rangkaian kegiatan Leadership Journey kali ini:

1. Life Skills Project

Life Skills Project berlangsung selama tiga hari berturut-turut, dari Senin, 16 Desember 2024 hingga Rabu, 18 Desember 2024. Setiap harinya, dua jenjang kelas mengikuti kegiatan ini dengan semangat.

Siswa diajak ke berbagai pos yang dirancang untuk melatih kemandirian, seperti:

  • Mencuci baju
  • Melipat dan menyetrika baju
  • Mencuci piring
  • Menata kasur
  • Merapikan rak buku
  • Adab naik turun tangga
  • Memasang tali sepatu

Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan dasar, tetapi juga membekali siswa dengan nilai-nilai syariat Islam. Sebagai contoh, di pos mencuci baju, siswa menonton video tentang tata cara mencuci baju sesuai syariat Islam sebelum mempraktikkannya dengan alat peraga. Dengan demikian, siswa belajar mengintegrasikan keterampilan hidup dengan nilai-nilai agama.

2. Fun Game

Fun Game juga berlangsung selama tiga hari, dengan kelas yang berbeda sebagai peserta setiap harinya. Aktivitas ini melibatkan permainan beregu yang mengasah keterampilan fisik sekaligus kerja sama tim, seperti:

  • Tepuk Bulu (Bulu Tangkis)
  • Futsal
  • Estafet Air
  • Memindahkan Bola dengan Sumpit

Siswa tidak hanya bersenang-senang, tetapi juga belajar pentingnya kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama.

3. Bioskop Literasi

Bioskop Literasi menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian siswa. Dalam tiga hari pelaksanaannya, siswa diajak menonton film “The Wild Robot” secara bergantian dengan kegiatan Life Skills Project dan Fun Game. Setelah menonton, kakak shalih-shalihah menuliskan hikmah yang mereka dapatkan dari film tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan literasi sekaligus membangun nilai-nilai positif melalui media cerita.

galeri leadership journey semester 1 2024

4. Fun Science Project

Pada Kamis, 19 Desember 2024, siswa dari kelas 1 hingga 6 mengikuti kegiatan Fun Science Project. Mereka diajak bereksperimen membuat es krim sederhana menggunakan bahan-bahan alami seperti buah mangga, susu, es batu, dan garam. Melalui kegiatan ini, siswa belajar konsep sains secara menyenangkan dan mengasah keterampilan bekerja sama.

5. Panggung Ceria bersama Yakult

Leadership Journey ditutup dengan Panggung Ceria pada Jumat, 20 Desember 2024. Guru memberikan apresiasi kepada siswa yang telah aktif berpartisipasi dalam seluruh rangkaian kegiatan. Siswa diajak senam bersama dan mengikuti sesi edukasi tentang pencernaan yang disampaikan oleh Yakult melalui video. Acara diakhiri dengan minum Yakult bersama, menciptakan suasana hangat dan penuh keceriaan.

Inspirasi untuk Masa Depan

Leadership Journey di SD Islam Bintang Juara tidak hanya menghadirkan keseruan, tetapi juga membangun karakter dan keterampilan siswa. Dengan tema “Pemimpin Mandiri Siap Berprestasi,” kegiatan ini membekali siswa dengan nilai-nilai yang bermanfaat untuk masa depan.

Semoga rangkaian kegiatan ini dapat menginspirasi ayah bunda dan sekolah lainnya untuk menciptakan class meeting yang bermakna bagi generasi penerus bangsa. Mari bergabung dengan SD Islam Bintang Juara untuk mencetak pemimpin masa depan yang cerdas, mandiri, dan berprestasi!***(CM-MRT)

4 Manfaat Berkunjung ke Museum untuk Anak SD

4 Manfaat Berkunjung ke Museum untuk Anak SD

Di era digital saat ini, banyak anak yang lebih akrab dengan gadget daripada sejarah dan budaya bangsanya sendiri. Informasi yang mereka konsumsi sering kali bersifat instan dan tidak memberikan pemahaman mendalam tentang asal-usul bangsa atau nilai-nilai budaya. Akibatnya, banyak anak yang kurang memahami pentingnya menghargai perjuangan para pahlawan, sejarah bangsa, dan keanekaragaman budaya Indonesia.

Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan anak kehilangan rasa cinta tanah air dan kurang menghargai nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu. Mereka mungkin tidak memahami makna dari perjuangan yang telah dilakukan untuk mencapai kemerdekaan, atau tidak menyadari kekayaan budaya Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan. Hal ini bisa berdampak pada rendahnya rasa kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia dan kurangnya keterlibatan dalam menjaga tradisi serta budaya lokal.

Berkunjung ke Museum Sebagai Solusi Pendidikan Karakter

Salah satu cara efektif untuk mengenalkan anak pada sejarah dan budaya adalah dengan mengajak mereka berkunjung ke museum. Berikut beberapa manfaat yang dapat diperoleh anak SD dari kegiatan ini:

1. Meningkatkan Pengetahuan Sejarah

Museum menyimpan banyak informasi tentang peristiwa bersejarah, perjuangan pahlawan, dan perkembangan peradaban. Melalui benda-benda koleksi yang dipamerkan, anak dapat memahami bagaimana kehidupan di masa lalu dan bagaimana perjuangan bangsa Indonesia untuk mencapai kemerdekaan.

2. Membangun Rasa Cinta Tanah Air

Melihat langsung peninggalan sejarah, seperti senjata pahlawan atau dokumen bersejarah, dapat membangkitkan rasa bangga terhadap bangsa. Anak akan lebih menghargai perjuangan para pendahulu dan merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga hasil perjuangan mereka.

3. Mengembangkan Kreativitas dan Imajinasi

Museum tidak hanya tentang sejarah, tetapi juga seni dan budaya. Pameran seni rupa, kerajinan tangan, atau diorama dapat memicu kreativitas dan imajinasi anak. Mereka dapat belajar bagaimana seni dan budaya menjadi bagian dari identitas bangsa.

4. Meningkatkan Rasa Ingin Tahu

Saat mengunjungi museum, anak-anak sering kali memiliki banyak pertanyaan tentang apa yang mereka lihat. Hal ini mendorong mereka untuk belajar lebih banyak dan menggali informasi dari berbagai sumber, baik itu buku, guru, atau orang tua.

Mengingat pentingnya manfaat berkunjung ke Museum, SD Islam Bintang Juara mengajak kakak shalih-shalihah untuk mengunjungi Museum Ranggawarsita dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2024. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada hari Senin, 11 November 2024 yang diikuti oleh kakak shalih-shalihah kelas 1 – 2. Sementara sesi kedua dilaksanakan pada hari Kamis, 14 November 2024 yang diikuti oleh kakak shalih-shalihah kelas 4 – 6.

Wujudkan Generasi Cinta Tanah Air bersama SD Islam Bintang Juara

Di SD Islam Bintang Juara, kami tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga pendidikan karakter yang menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air. Melalui kegiatan belajar yang kontekstual, termasuk kunjungan edukatif ke museum, kami berusaha membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan mencintai bangsanya.

Mari bergabung bersama SD Islam Bintang Juara untuk memberikan pendidikan terbaik bagi anak Anda. Bersama kami, jadikan anak Anda bintang yang bersinar dan juara dalam mencintai tanah air!*** (CM-MRT)

 

Presentasi P5: Sustainable School di SD Islam Bintang Juara

Presentasi P5: Sustainable School di SD Islam Bintang Juara

Pada hari Kamis, 12 Desember 2024, SD Islam Bintang Juara menyelenggarakan presentasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Sustainable School”. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk memaparkan ide-ide kreatif mereka dalam mendukung terciptanya sekolah yang berkelanjutan. Presentasi dibagi ke dalam tiga lokasi, yaitu di kelas 1A, kelas 4, dan kelas 3A, dengan masing-masing lokasi menampilkan 10 kelompok.

Momen Pertama Presentasi P5 untuk Kelas 1

Bagi siswa kelas 1, ini adalah pengalaman pertama mereka mempresentasikan ide dan hasil karya dalam kelompok. Walaupun jawaban mereka masih lugu, antusiasme dan keberanian mereka patut diacungi jempol.

Beberapa ide yang mereka usulkan antara lain membuat tempat sampah dari galon bekas dan menanam lidah buaya di halaman sekolah. Ide-ide sederhana ini tidak hanya mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan tetapi juga menunjukkan pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan sejak dini.

Kreativitas dan Tantangan di Kelas Tinggi

Pada kelompok-kelompok kelas tinggi suasana presentasi terasa lebih serius. Para siswa kelas tinggi ditantang oleh fasilitator untuk menjelaskan ide-ide mereka secara rinci dan memastikan bahwa proyek yang diusulkan benar-benar dapat dijalankan hingga memberikan manfaat nyata.

Beberapa ide menarik yang dipresentasikan meliputi proyek pengembangan hidroponik dengan menjadwalkan perawatan tanaman yang sudah ada, mendaur ulang limbah plastik menjadi pot tanaman, dan membuat robot untuk membantu kebersihan sekolah.

Para siswa kelas tinggi juga menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim yang luar biasa. Mereka mempresentasikan ide-ide mereka dengan percaya diri, menggunakan alat bantu visual seperti poster dan maket untuk memperjelas konsep. Fasilitator memberikan masukan berharga dan mengapresiasi upaya mereka, sekaligus mendorong mereka untuk terus mengembangkan proyek hingga tahap implementasi.

galeri presentasi P5 semester 1 2024

Semangat yang Membara

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat di setiap lokasi. Diskusi antara siswa dan fasilitator berlangsung interaktif, sehingga tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa tetapi juga memperkuat rasa percaya diri mereka.

Suasana di masing-masing lokasi dipenuhi dengan tawa dan kekaguman melihat ide-ide sederhana namun inspiratif dari kakak kelas 1. Sementara itu, ketika presentasi dilakukan oleh kelas tinggi, suasana menjadi lebih serius namun tetap menyenangkan, dengan siswa saling mendukung satu sama lain.

Membangun Generasi Peduli Lingkungan

Presentasi P5 ini menjadi bukti nyata bagaimana SD Islam Bintang Juara membekali siswanya dengan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, kakak shalih-shalihah tidak hanya belajar tentang konsep-konsep keberlanjutan tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Selain itu, mereka dilatih untuk berpikir kreatif, bekerja dalam tim, dan menyampaikan ide dengan percaya diri.

Sebagai bagian dari program ini, sekolah juga berkomitmen untuk mendukung implementasi ide-ide terbaik yang dipresentasikan oleh kakak shalih-shalihah. Dengan demikian, proyek P5 ini diharapkan tidak hanya menjadi pembelajaran sesaat tetapi juga langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Mari bergabung dengan SD Islam Bintang Juara dan wujudkan generasi muda yang cerdas, peduli, dan berkontribusi nyata untuk lingkungan dan masa depan! *** (CM-MRT)

Khidmatnya Upacara Penutupan QLC Ditemani Hujan Deras

Khidmatnya Upacara Penutupan QLC Ditemani Hujan Deras

Sabtu siang, 30 November 2024, awan gelap menyelimuti langit di SD Islam Bintang Juara. Karena hujan, upacara penutupan Quranic Leadership Camp (QLC) yang awalnya akan digelar di lapangan bawah SD Islam Bintang Juara dipindah ke ruang connecting Basement A.

Namun, semangat para siswa tak luntur meski rintik hujan mulai turun dengan derasnya. Hari itu, upacara penutupan QLC menjadi momen bersejarah bagi mereka.

Dipandu oleh MC, Kak Nadya, suasana lapangan upacara yang basah karena hujan tetap terasa khidmat. Dengan penuh disiplin, masing-masing pimpinan barisan, Kak Royan, Kak Satria, Kak Nabil Syifa, dan Kak Caca, segera menyiapkan pasukan mereka. Sementara itu, Kak Sulthanu, Pratama yang bertugas memimpin upacara, memasuki lapangan dengan langkah tegap.

“Penghormatan kepada Pratama, siap grak!” seru pimpinan barisan paling kanan. Seluruh peserta upacara memberikan penghormatan dengan penuh hormat.

Tak lama kemudian, Bu Ni’mah (Kepala SD Islam Bintang Juara) selaku pembina upacara memasuki lapangan. Kak Sulthanu memimpin penghormatan kepada pembina sebelum memberikan laporan bahwa seluruh barisan siap mengikuti upacara.

Lagu Kebangsaan dan Janji Pramuka

Guyuran hujan yang makin deras menemani lantunan suara merdu Kak Ninda saat memimpin lagu Indonesia Raya. Semua peserta berdiri tegap, menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh semangat. Suasana semakin syahdu saat dilanjutkan dengan Hymne Satya Darma Pramuka, melambangkan dedikasi mereka terhadap gerakan Pramuka.

Teks Pancasila yang dibawa oleh Kak Adrian diserahkan kepada pembina upacara. Kemudian pembina upacara memimpin pembacaan Pancasila, diikuti oleh seluruh peserta dengan suara lantang yang menggema di ruang connecting basement A. Kemudian, giliran Dasa Darma Pramuka dibacakan, mengingatkan seluruh peserta pada nilai-nilai luhur yang harus mereka junjung tinggi.

Pelantikan Siaga Mula dan Penggalang Ramu

Hujan semakin deras. Namun, prosesi pelantikan tetap berlangsung khidmat. Kak Calief membawa bendera Merah Putih memasuki lapangan dengan penuh penghormatan. Para peserta pelantikan menempatkan diri, siap mengucapkan janji Dwi Satya dan Tri Satya yang dipimpin oleh kakak pembina.

Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh…,” suara para peserta menggema, membaur dengan suara hujan.

Setelah itu, penyematan Tanda Kecakapan Umum Mula dan Ramu dilakukan oleh pembina upacara. Wajah-wajah bangga menghiasi para peserta yang baru dilantik. Mereka kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Pramuka Siaga Mula dan Penggalang Ramu.

Amanat dan Syukur

Dalam amanatnya, pembina upacara mengingatkan kembali makna mendalam dari Surat An Nashr. Setiap perjuangan yang kita jalani bisa dilalui dengan mudah karena adanya pertolongan Allah SWT. Sebagaimana hujan yang turun, menjadi rahmat yang melengkapi upacara penutupan QLC.

Bu Ni’mah berharap agar amalan yang ada di Surat An Nashr senantiasa melekat dalam diri kakak shalih-shalihah sampai menutup mata. Bu Ni’mah berharap kakak selalu mengingat bahwasanya seorang pemimpin muslim sejati adalah pemimpin yang menyadari bahwa semua capaian, kekuatan, dan keberhasilannya berasal dari pertolongan Allah.

Tak hanya itu Bu Ni’mah juga mendoakan agar kakak yang dilantik sebagai Pramuka Siaga dan Penggalang bisa mendapat manfaat. Dilanjutkan dengan memberikan informasi adanya pendaftaran Pramuka Garuda. Untuk bisa mendaftar, hanya mereka yang tuntas Siaga Tata dan Penggalang Terap.

Menutup amanatnya, Bu Ni’mah menyampaikan ucapan Terima kasih kepada para pendamping yang sudah berkenan berlelah hati, berlelah diri dan bersabar dalam mendampingi kakak shalih-shalihah selama dua hari satu malam dalam kegiatan Quranic Leadership Camp.

Pasukan kemudian menyanyikan lagu Syukur, sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah SWT atas kelancaran acara. Doa yang dipimpin oleh Kak Firman menjadi penutup spiritual yang menghangatkan hati di tengah cuaca dingin.

galeri upacara penutupan QLC

Akhir yang Berkesan

Setelah laporan terakhir dari Pratama, pembina upacara meninggalkan lapangan dengan penuh penghormatan. Upacara resmi dinyatakan selesai. Para peserta dilepas dari barisan, membawa pulang kenangan dan kebanggaan sebagai anggota Pramuka.

Ayah Bunda, momen ini menjadi salah satu langkah besar dalam membentuk karakter kakak shalih-shalihah di SD Islam Bintang Juara. Meskipun hujan deras menjadi tantangan, semangat mereka tetap berkobar, menanamkan nilai disiplin, kebersamaan, dan keikhlasan dalam setiap langkah hidup mereka.***(CM-MRT)

Mengenal Bintang Juara Bersinar: Ajang Berkreasi dan Mengasah Percaya Diri

Mengenal Bintang Juara Bersinar: Ajang Berkreasi dan Mengasah Percaya Diri

Ayah Bunda, apa yang terlintas di benak saat mendengar kata “Bersinar”? Bagi SD Islam Bintang Juara, bersinar adalah simbol dari setiap anak yang memiliki potensi luar biasa. Dalam semangat itulah, program Bintang Juara Bersinar hadir, menjadi wadah bagi siswa-siswi untuk bersinar sesuai bakat dan minat mereka.

Program yang digelar setiap hari Jumat ini menjadi salah satu kegiatan unggulan di sekolah kami, bergantian dengan Jumat Bersih, Jumat Sehat, dan Jumat Literasi. Melalui Bintang Juara Bersinar, anak-anak tidak hanya menampilkan kreativitas mereka, tetapi juga belajar untuk lebih percaya diri dan saling menghargai.

Apa Itu Bintang Juara Bersinar?

Bintang Juara Bersinar adalah program rutin yang dilakukan secara bergilir oleh masing-masing kelas. Setiap Jumat, satu kelas mendapat giliran untuk tampil di depan teman-teman mereka. Di sini, setiap anak bebas menunjukkan bakatnya, seperti:

  • Bernyanyi dengan penuh percaya diri.
  • Menari mengiringi alunan musik yang ceria.
  • Membacakan puisi yang penuh makna.
  • Menampilkan drama dengan cerita yang inspiratif
  • dsb.

Tujuan dari program ini sederhana namun bermakna: memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk tampil, berekspresi, dan mengenali potensi mereka sejak dini.

Cerita di Balik Panggung Bintang Juara Bersinar

Bayangkan suasana hari Jumat yang hangat di area connecting SD Islam Bintang Juara. Kakak shalih-shalihah dari kelas yang mendapat giliran tampil berkumpul dengan semangat yang membara. Sebagian membawa alat musik, kostum, atau perlengkapan pentas, sementara yang lain mempersiapkan diri dengan doa.

Pada Bulan November lalu, di mana Hari Guru Nasional dirayakan, kakak Kelas 2B memiliki inisiatif untuk menampilkan beberapa karya seni yang dipersembahkan khusus untuk para guru. Setiap gerakan, lagu, dan senyuman yang kakak shalih-shalihah tampilkan adalah hasil dari latihan tak kenal lelah. Sore demi sore, mereka mengulang, memperbaiki, dan terus berusaha memberikan yang terbaik.

Hingga akhirnya, hari yang dinanti tiba. Dengan keberanian dan percaya diri, mereka tampil di hadapan teman-teman dan guru, memberikan persembahan yang bermakna dan tak terlupakan. Ayah Bunda, siapa yang tidak bangga melihat kakak shalih-shalihah belajar bekerja sama dan menyampaikan pesan penting melalui seni?

Manfaat dari Program Bintang Juara Bersinar

Ayah Bunda, program ini dirancang dengan penuh perhatian untuk memberikan manfaat besar bagi perkembangan siswa, baik secara akademis maupun karakter. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat dirasakan:

1. Mengembangkan Rasa Percaya Diri

Bagi banyak anak, berdiri di depan orang lain adalah tantangan besar. Melalui Bintang Juara Bersinar, mereka belajar melawan rasa gugup dan menemukan kepercayaan diri untuk tampil di depan umum.

2. Mengasah Kreativitas

Setiap anak diberikan kebebasan untuk memilih penampilan yang sesuai dengan bakatnya. Proses ini melatih mereka untuk berpikir kreatif dan mengekspresikan ide-ide mereka dengan cara yang unik.

3. Membangun Kerja Sama

Ketika tampil dalam kelompok, seperti drama atau paduan suara, kakak shalih-shalihah belajar pentingnya kerja sama. Mereka memahami bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada diri sendiri, tetapi juga pada tim.

4. Menghargai Perbedaan

Melihat teman-teman mereka tampil dengan berbagai bakat, kakak belajar untuk menghargai keunikan setiap individu. Tidak ada penilaian, hanya apresiasi tulus terhadap usaha teman-teman mereka.

5. Menanamkan Nilai-Nilai Islami

Setiap penampilan di Bintang Juara Bersinar sering kali dikaitkan dengan nilai-nilai Islami. Misalnya, membaca puisi bertema doa, menyanyikan lagu islami, atau menampilkan drama yang menyampaikan pesan moral.

galeri Bintang Juara Bersinar SD Islam Bintang Juara

Dukungan Ayah Bunda Sangat Berarti

Ayah Bunda, keberhasilan program ini tentu tidak lepas dari dukungan orang tua di rumah. Dorongan kecil seperti membantu kakak mempersiapkan penampilannya, memberikan semangat, atau bahkan hanya mendengarkan cerita mereka sepulang sekolah bisa menjadi motivasi besar bagi mereka.

Melalui Bintang Juara Bersinar, kami percaya bahwa setiap anak adalah bintang yang memiliki hak untuk bersinar. Dengan program ini, kami berharap putra-putri Ayah Bunda tidak hanya tumbuh menjadi individu yang percaya diri dan kreatif, tetapi juga berkarakter Islami yang kuat.

Terima kasih telah mempercayakan pendidikan buah hati Anda kepada kami. Mari terus mendukung mereka untuk menjadi bintang yang bersinar, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.*** (CM-MRT)

Menggali Makna Upacara Api Unggun QLC Bersama KOPI yang Hangat

Menggali Makna Upacara Api Unggun QLC Bersama KOPI yang Hangat

Quranic Leadership Camp (QLC) tahun pelajaran 2024-2025 kembali menjadi momen tak terlupakan bagi kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara. Setelah pada siang hari kakak shalih-shalihah melakukan latihan baris-berbaris, saatnya untuk mengintip kesyahduan kegiatan inti di malam hari.

Salah satu acara yang paling dinanti adalah Upacara Api Unggun, sebuah tradisi penuh makna yang selalu ditunggu-tunggu. Namun, pengalaman tahun sebelumnya mengajarkan banyak hal. Karena hujan deras, upacara terpaksa digeser ke waktu Subuh.

Tahun ini, tema tadabbur yang diambil dari Surah An-Nashr, yang berarti “pertolongan,” menjadi pengingat bahwa pertolongan Allah SWT selalu hadir di saat yang tepat. Ketika gerimis kecil sempat menyapa di awal malam, semua berdoa agar Allah memberikan cuaca cerah. Alhamdulillah, doa itu terjawab. Gerimis berhenti, dan malam menjadi saksi indahnya kobaran api unggun yang dinyalakan dengan penuh hikmah.

Upacara Api Unggun Penuh Nilai dan Inspirasi

Upacara Api Unggun dimulai dengan lancar, dipandu oleh Kak Nabila Hayu sebagai pembawa acara dan Kak Attaar sebagai pemimpin upacara. Sepuluh kakak shalih-shalihah membawa obor, melambangkan Dasa Dharma Pramuka, yang dibacakan satu per satu dengan penuh semangat oleh:

  • Kak Fillah
  • Kak Farabi
  • Kak Jibril
  • Kak Kael
  • Kak Aqasha
  • Kak Adiba
  • Kak Sachi
  • Kak Kayla
  • Kak Naina
  • Kak Keyna

Setiap kali satu dharma selesai dibacakan, obor dinyalakan dan diberikan kepada teman di sebelahnya, hingga semua obor menyala. Momen ini menggambarkan semangat persaudaraan yang menyala terang seperti obor-obor kecil yang akhirnya menyatu menjadi kobaran api unggun.

Api unggun akhirnya dinyalakan, menerangi lapangan seluas 3000 meter. Peserta upacara meneriakkan Tepuk Pramuka dan menyanyikan lagu “Api Kita Sudah Menyala,” menciptakan suasana hangat penuh kebersamaan.

galeri upacara api unggun QLC SD Islam Bintang Juara

Sekapur Sirih tentang semangat Pramutara layaknya api unggun yang menyala dalam kegelapan malam, menjadikan bumi pertiwi jaya, dibacakan penuh semangat oleh Kak Nadhif. Semakin menambah syahdunya malam itu.

Bu Ni’mah, selaku pembina upacara, memberikan amanah penuh makna. Beliau mengingatkan:

“Kita punya kemampuan, tapi ada batasan. Allah sudah mengatur batasan-batasan kita sebagai manusia. Ikhtiar tanpa bergantung pada pertolongan Allah tidak akan membawa hasil. Jangan pernah merasa kita berdiri tanpa aturan dan tanpa penghuni di tempat ini.”

Amanah ini menjadi pengingat bahwa manusia, meski memiliki banyak keinginan dan rencana, harus tetap tawakal kepada Allah SWT.

Upacara ditutup dengan doa penuh khidmat yang dipimpin oleh Kak Syabil, membawa rasa syukur mendalam di hati setiap peserta.

Bukan Sembarang KOPI

Setelah upacara selesai, acara dilanjutkan dengan KOPI, yang merupakan akronim dari Kompetisi Pentas Seni. Jangan terkecoh, Ayah Bunda, ini bukan minuman hitam yang biasa diseduh hangat-hangat, tetapi sebuah panggung kreativitas tempat kakak shalih-shalihah menunjukkan hasil latihan selama berminggu-minggu.

KOPI menjadi kesempatan bagi peserta QLC untuk mengekspresikan diri mereka melalui seni. Bagi Ayah Bunda yang sempat menyaksikan siaran langsung di Instagram SD Islam Bintang Juara, pastinya setuju bahwa penampilan anak-anak luar biasa!

Berikut urutan penampilan pada sesi KOPI:

  • Kelompok Kak Fillah menampilkan puisi dan menyanyikan Hymne Pramuka.
  • Kelompok Kak Nadya melantunkan Surah An-Nashr menggunakan metode Kauny yang indah.
  • Kelompok Kak Sachi juga menampilkan Surah An-Nashr dengan metode Kauny.
  • Kelompok Kak Dea memukau dengan tarian Wonderland Indonesia, yang kaya budaya.
  • Kelompok Kak Attaar menyanyikan Hymne Pramuka dan lagu daerah Gundul Pacul.
  • Kelompok Kak Adrian melantunkan Hymne Pramuka.
  • Kelompok Kak Firman menampilkan puisi dan menyanyikan lagu patriotik Tanah Airku.
  • Kelompok Kak Dinka menghibur dengan pertunjukan drama yang kreatif.
  • Kelompok Kak Kayla menampilkan tari kreasi yang penuh energi.
  • Kelompok Kak Ade menutup KOPI dengan pertunjukan drama.

Tak hanya itu, setiap kelompok juga menampilkan yel-yel kreatif yang membakar semangat. Suasana pun penuh keceriaan, tawa, dan kebanggaan.

galeri kompetisi pentas seni QLC SD Islam Bintang Juara

Makna di Balik Api dan Seni

Upacara Api Unggun dan KOPI tidak hanya sekadar kegiatan rutin dalam QLC, tetapi sebuah perjalanan untuk mengasah nilai-nilai penting. Dari Api Unggun, kakak shalih-shalihah belajar tentang arti semangat yang terus menyala meski di tengah kegelapan. Dari KOPI, mereka belajar mengekspresikan bakat, menjalin kerja sama, dan menghargai proses.

Terima Kasih, Ayah Bunda!

Partisipasi dan dukungan Ayah Bunda, baik dalam mempersiapkan anak-anak maupun menyaksikan proses mereka, sangat berarti bagi kami. Bersama, kita terus mendidik kakak shalih-shalihah menjadi generasi yang unggul, kreatif, dan berakhlak mulia.

Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi untuk terus menyemarakkan semangat belajar dan berkarya. Sampai bertemu di QLC berikutnya dengan cerita-cerita seru lainnya, Ayah Bunda!*** (CM-MRT)