fbpx
13 Siswa Mewakili SD Islam Bintang Juara Mengikuti SMARTCOMP Nasima 2024

13 Siswa Mewakili SD Islam Bintang Juara Mengikuti SMARTCOMP Nasima 2024

Alhamdulillahirrobbil’alamin. Ini adalah sebuah kabar yang menggembirakan, sekaligus mengharukan. SD Islam Bintang Juara bisa mengirimkan 13 perwakilan ke gelaran lomba tahunan SMARTCOMP Nasima.

Acara ini telah dilaksanakan secara tujuh tahun berturut-turut. Bisa mengirimkan 13 siswa untuk mewakili SD Islam Bintang Juara ke SMARTCOMP Nasima 2024 menunjukkan prestasi dan kemampuan siswa dalam bidang story telling, da’i cilik, OSN dan menggambar poster.

Dalam kompetisi semacam ini, kakak shalih-shalihah memiliki kesempatan untuk menunjukkan keahlian mereka, berbagi pengetahuan, dan belajar dari peserta lainnya.

Siapa Sajakah Perwakilan SD Islam Bintang Juara untuk SMARTCOMP Nasima 2024?

Berikut ini 13 kakak shalih-shalihah yang terpilih untuk mewakili SD Islam Bintang Juara ke SMARTCOMP Nasima 2024:

  • Kak Laras (Kelas 6) mengikuti cabang story telling.
  • Kak Nabila Hayu (Kelas 5) mengikuti cabang da’i cilik.
  • Kak Daffa (Kelas 4) mengikuti cabang da’i cilik.
  • Kak Fillah (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Calief (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Nadya In (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Syabil (Kelas 4) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Ninda (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Attaar (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Firman (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Nadhif (Kelas 4) mengikuti cabang OSN.
  • Kak Rara (Kelas 5) mengikuti cabang menggambar poster.
  • Kak Adlina (Kelas 5) mengikuti cabang menggambar poster.

Kakak shalih-shalihah yang mewakili SD Islam Bintang Juara sudah memberikan usaha terbaiknya. Alhamdulillah Kak Calief bisa masuk ke babak final untuk cabang OSN.

Saat ini kakak shalih-shalihah belum bisa meraih juara. Namun insya Allah pengalaman hari ini memberikan pembelajaran bermakna bagi mereka. Semoga pengalaman hari ini bisa menjadikan cambuk agar kakak shalih-shalihah lebih bersemangat untuk belajar dan meningkatkan kompetensi diri.

Manfaat Mengikuti Kompetisi

Berpartisipasi dalam kompetisi semacam ini dapat memberikan manfaat berikut:

1. Peningkatan Keterampilan Teknis

Kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan keterampilan teknis mereka melalui persiapan untuk kompetisi, termasuk pemecahan masalah, pemrograman, dan pengembangan perangkat lunak.

2. Peningkatan Keterampilan Tim

Berkompetisi dalam kelompok dapat membantu kakak shalih-shalihah membangun keterampilan kolaborasi dan kerja tim, yang penting di dunia profesional.

3. Pengembangan Kreativitas:

Kompetisi dapat mendorong kakak shalih-shalihah untuk berpikir kreatif dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan.

4. Pemberian Penghargaan dan Pengakuan

Keberhasilan dalam kompetisi dapat memberikan pengakuan dan penghargaan kepada kakak shalih-shalihah, sekolah, dan guru yang terlibat.

5. Peningkatan Percaya Diri

Berpartisipasi dalam kompetisi dan berhasil dapat meningkatkan tingkat percaya diri siswa, membantu mereka merasa bangga dengan prestasi mereka.

6. Pengalaman Kompetitif

Pengalaman ini dapat menjadi landasan untuk mengembangkan minat kakak shalih-shalihah dalam bidang yang mereka minati, dan mendorong mereka untuk mengejar karier di bidang tersebut di masa depan.

SD Islam Bintang Juara membuka tangan lebar-lebar bagi setiap siswanya untuk mengikuti beragam kompetisi, sesuai dengan minat dan bakat mereka masing-masing. Bagi Ayah Bunda yang ingin mempersiapkan kakak shalih-shalihah untuk mengikuti kompetisi, silakan baca artikel berikut:

Cara Mempersiapkan Anak Berkompetisi

Selamat kepada kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara atas pencapaian ini! Mohon dukungan dan doa restu agar kakak shalih-shalihah mendapatkan pengalaman berharga selama partisipasi mereka di SMARTCOMP Nasima 2024. Mari kita dukung terus potensi kakak shalih-shalihah karena Setiap Anak adalah Bintang dan Berhak Menjadi Juara.***

Kenapa Kita Perlu Mendapat Ridho dari Orang Tua?

Kenapa Kita Perlu Mendapat Ridho dari Orang Tua?

Pada hari Senin, 19 Februari 2024, telah berlangsung upacara bendera dengan penuh khidmat. Mendapat ridho dari orang tua adalah salah satu pesan penting yang disampaikan melalui upacara bendera kali ini.

Cuaca cerah mengiringi langkah tegap kakak shalih-shalihah kelas 5A yang menjadi petugas upacara bendera. Sementara itu kakak kelas 3 mendapat tugas sebagai tim paduan suara.

Pagi itu seluruh siswa dan bapak ibu guru mengikuti jalannya upacara dengan tertib tanpa terkecuali.  Tak ketinggalan tim PMR Mula SD Islam Bintang Juara yang berdiri sigap di belakang barisan peserta upacara, guna memantau kesehatan peserta selama upacara berlangsung.

upacara bendera di SD Islam Bintang Juara

dokumentasi upacara bendera

Mendapat Ridho dari Orang Tua, Amanat Penting dari Pak Ali

Pak Ali (Guru mengaji di SD Islam Bintang Juara) mendapat amanah sebagai pembina upacara pagi itu. Dalam kesempatan tersebut, Pak Ali menyampaikan sedikit pesan kepada kakak shalih-shalihah tentang perlunya mendapat ridho dari orang tua.

“Ridhonya Allah itu tergantung pada ridhonya orang tua dan murkanya Allah tergantung pada murkanya orang tua. Maka secara tidak langsung ketika kita mendapat ridho dari orang tua, insya Allah akan mendapat ridho dari Allah. Betapa ruginya kita ketika berhasil dalam hal duniawi tapi kita tidak mendapat keberhasilan dalam hal akhirat,” ujar Pak Ali ketika menyampaikan amanat upacara.

Doa orang tua kepada anak merupakan salah satu bukti anak mendapat ridho dari orang tua. Dengan keridhoan dari orang tua, insya Allah segala sesuatu yang kita lakukan, kita kerjakan dan kita usahakan mendapat ridho juga dari Allah.

Untuk bisa mendapat ridho orang tua, artinya kita harus senantiasa berbakti kepada mereka. Berikut ini beberapa dalil yang menguatkan pentingnya seorang anak berbakti kepada orang tua:

Selain mempermudah turunnya ridho Allah SWT kepada kita, berbakti kepada kedua orang tua juga memiliki manfaat lain, di antaranya:

Al Quran surat al ankabut ayat 8

Al Quran surat al israa ayat 23-24

Al Quran surat Luqman ayat 14

1. Merupakan Amal yang Paling Utama

Sebagaimana diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim dan At-Tirmidzi;

“Aku bertanya kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling utama?’ Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Shalat pada waktunya (dalam riwayat lain disebutkan shalat di awal waktunya).’ Aku bertanya lagi, ‘Kemudian apa?’ Nabi menjawab: ‘Berbakti kepada kedua orang tua.’ Aku bertanya lagi: ‘Kemudian apa?’ Nabi menjawab, ‘Jihad di jalan Allah’.

2. Berbakti kepada Orang Tua Mampu Menghilangkan Kesulitan Hidup

Dalil terkait hal ini adalah hadits riwayat dari Ibnu ‘Umar radhiyallaahu ‘anhuma mengenai kisah tiga orang yang terjebak dalam gua, dan salah seorangnya bertawassul dengan bakti kepada ibu bapaknya.

3. Memperluas Rizki dan Panjang Umur

Berbakti kepada orang tua dalam rangka meraih ridho mereka adalah salah satu bentuk silaturahim. Silaturahim yang paling diutamakan adalah silaturahim kepada orang tua. Insya Allah, anak-anak yang dekat dengan kedua orang tuanya, akan Allah SWT perluas rizki dan panjangkan umurnya.

4. Mendapat Hadiah Masuk Surga

Berbuat baik kepada orang tua dan taat kepada keduanya dalam kebaikan merupakan jalan menuju Surga. Dengan demikian, jika seorang anak berbuat baik kepada orang tuanya, Allah SWT akan menghindarkannya dari berbagai malapetaka, dan insya Allah akan dimasukkan ke Surga.

Maka dari itu selalu berbakti dan berbuat baiklah kepada Ayah Bunda, agar kita senantiasa selalu mendapat ridho dari orang tua. Karena ridho Allah SWT akan turun ketika orang tua ridho pada kita***

Memulai Usaha Sejak Belia, Bisakah?

Memulai Usaha Sejak Belia, Bisakah?

Pada hari Jumat, 16 Februari 2024, telah terselenggara kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema yang berbeda, “Entrepreneur Kids.” Memangnya bisa ya memulai usaha sejak belia?

Berbeda dengan dua semester sebelumnya yang mengambil tema Gaya Hidup Berkelanjutan, pada semester genap TP. 2023-2024 SD Islam Bintang Juara memilih kewirausahaan sebagai tema P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Untuk memberikan pijakan awal tentang tema ini, dihadirkanlah seorang narasumber istimewa.

Beliau adalah Ibu Famela Prima, atau yang akrab dipanggil dengan Bunda Mela. Narasumber kegiatan P5 kali ini adalah Bunda dari Kak Kia Kelas 2 SD Islam Bintang Juara dan Kak Avice kelompok TK B Al Jabbar PAUD Islam Bintang Juara.

Bunda Mela dipilih sebagai narasumber karena beliau telah menekuni dunia wirausaha sejak lama. Bunda Mela menyambut dengan gembira tawaran untuk berbagi praktik baik sesuai dengan bidang yang telah dilakoninya selama ini.

Sebagai informasi, usaha yang dijalani Bunda Mela di antaranya Toko Sumber Jaya, Kinari Salad dan Beranda Bali Swimming Club. Masya Allah, beragam ya pengalaman beliau, Ayah Bunda?

Bunda Kak Kia dan Kak Avice ini mendapat kesempatan berbagi cerita tentang memulai usaha sejak belia di kelas 3, 4 dan 5. Selain Bunda Mela, juga ada Ibu Linda Mahakam,S.T., yang berbagi materi untuk kelas 1 dan 2.

Namun pada artikel ini, kami akan fokuskan cerita yang terangkum pada saat Bunda Mela berbagi di Kelas 3-5, Ayah Bunda.

Belajar Memulai Usaha Sejak Belia bersama Bunda Mela

Bunda Mela memulai paparannya dengan memberikan informasi mengenai arti kata ‘Wirausaha.’ Disebutkan oleh Bunda Mela, bahwa wirausaha terdiri dari dua kata, yaitu Wira dan Usaha.

Wira memiliki makna berani, sedangkan usaha berarti daya upaya. Maka bisa disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain.

Nah, memang bisa ya memulai usaha sejak belia? Menurut Bunda Mela bisa banget! Apalagi di zaman seperti sekarang, di mana kakak shalih-shalihah memiliki karakter yang lebih unggul dibandingkan generasi sebelumnya.

Tentu saja keunggulan yang dimiliki oleh generasi sekarang harus tetap diimbangi dengan karakter wirausaha. Ada empat karakter wirausaha yang harus dimiliki kakak shalih-shalihah jika ingin memulai usaha sejak belia, yaitu:

karakter wirausaha

1. Beriman kepada Allah SWT

Wirausaha yang berhasil seringkali memiliki fondasi spiritual yang kuat. Keberimanan kepada Allah SWT memberikan mereka keyakinan, keteguhan, dan tekad dalam menjalani perjalanan bisnis.

Dalam menghadapi tantangan dan kegagalan, keyakinan ini memberikan mereka ketenangan batin dan motivasi untuk terus berusaha dengan integritas. Selain itu, nilai-nilai moral dan etika bisnis yang diterapkan sesuai dengan keyakinan dapat menjadi landasan yang kuat untuk membangun reputasi yang baik.

2. Pemimpin yang Kompeten

Seorang wirausaha perlu menjadi pemimpin yang kompeten, mampu mengarahkan tim, mengambil keputusan yang tepat, dan mengelola sumber daya dengan efisien. Keterampilan kepemimpinan yang baik melibatkan kemampuan untuk menginspirasi dan memberdayakan anggota tim, membangun visi bersama, dan mengambil tanggung jawab penuh terhadap kesuksesan bisnis.

Selain kemampuan mengarahkan tim, seorang wirausaha juga harus mampu memimpin dirinya sendiri. Seseorang yang memiliki karakter wirausaha tentu saja jauh dari kata mageran, rebahan, dan hal-hal sejenisnya. Dengan keahlian ini, seorang wirausaha dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.

3. Inovatif dan Kreatif

Inovasi dan kreativitas adalah kunci kesuksesan dalam dunia bisnis yang berubah dengan cepat. Wirausaha yang sukses terus mencari cara baru untuk memecahkan masalah, meningkatkan produk atau layanan, dan mendekati pasar dengan pendekatan yang segar.

Kemampuan untuk berpikir kreatif memungkinkan mereka membedakan diri dari pesaing dan merespon dinamika pasar dengan cepat. Wirausaha yang inovatif juga dapat menciptakan peluang baru dan membuka pintu untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

4. Pantang Menyerah

Keberhasilan wirausaha seringkali didorong oleh semangat pantang menyerah. Meskipun dihadapkan dengan rintangan dan kegagalan, mereka tetap gigih dan tekun dalam mencapai tujuan mereka.

Kemampuan untuk belajar dari kegagalan dan melihatnya sebagai bagian dari proses pembelajaran membantu mereka tumbuh dan berkembang. Pantang menyerah juga mencerminkan ketekunan dalam menghadapi tantangan, mengatasi hambatan, dan terus beradaptasi seiring berjalannya waktu.

Selain membangun keempat karakter di atas. Apa lagi ya yang harus dipersiapkan oleh kakak shalih-shalihah jika ingin memulai usaha sejak belia?

4 Langkah Memulai Usaha ala Bunda Mela

Berikut ini 4 langkah memulai usaha yang disampaikan oleh Bunda Mela pada kegiatan P5 SD Islam Bintang Juara:

langkah memulai usaha

1. Mewujudkan Ide

Ide yang kuat dan unik adalah fondasi dari setiap usaha yang sukses. Pemikiran kreatif dan inovatif menjadi kunci untuk memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan pasar yang belum terpenuhi.

Mewujudkan ide membutuhkan proses pengamatan, penelitian, dan refleksi. Entrepreneur Kids perlu mengasah kepekaan mereka terhadap peluang dan membangun visi yang jelas terkait dengan usaha yang akan mereka jalankan.

2. Perencanaan yang Detail

Perencanaan yang baik adalah kunci kesuksesan dalam dunia bisnis. Setelah ide terwujud, langkah berikutnya adalah merancang rencana bisnis yang mendetail.

Rencana ini harus mencakup visi, misi, analisis pasar, strategi pemasaran, proyeksi keuangan, dan langkah-langkah implementasi. Dengan rencana yang matang, pemuda wirausaha dapat memiliki panduan yang jelas untuk menghadapi tantangan dan mencapai tujuan bisnis mereka.

3. Membangun Tim yang Kuat

Kesuksesan usaha tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada kemampuan untuk membangun tim yang kuat. Pilihlah individu yang memiliki keahlian yang berbeda-beda dan berkomitmen terhadap visi bersama.

Komunikasi yang efektif dan kerja sama tim akan membantu mengatasi hambatan dan menghadapi perubahan pasar dengan lebih baik. Team yang solid adalah aset berharga dalam memitigasi risiko dan meningkatkan kapabilitas usaha.

4. Evaluasi dan Adaptif

Usaha yang sukses melibatkan sikap evaluatif dan adaptif. Pemuda wirausaha perlu terus menerus mengevaluasi kinerja usaha mereka, memahami umpan balik pelanggan, dan memantau perkembangan pasar.

Kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan merespons tren baru dapat menjaga keberlanjutan usaha. Sikap terbuka terhadap pembelajaran dan perbaikan terus-menerus adalah kunci untuk tetap relevan dan bersaing di pasar yang dinamis.

Galeri kegiatan P5 kewirausahaan SD Islam Bintang Juara

Usai memaparkan materi, kakak shalih-shalihah diberi kesempatan oleh Bunda Mela untuk bertanya. Kakak shalih-shalihah sangat antusias lo, Ayah Bunda. Pertanyaan yang dilontarkan kakak shalih-shalihah pun beragam dan sangat berbobot, di antaranya;

  • Kalau produknya tidak laku, apa yang harus dilakukan?
  • Apakah memulai usaha harus selalu punya modal?
  • Kalau ingin membangun bisnis sendiri, tanpa memiliki tim, apakah bisa?

Masya Allah, ternyata banyak hal yang harus dipersiapkan agar bisa memulai usaha sejak belia ya, Ayah Bunda. Adakah putra-putri Ayah Bunda yang sudah terlihat memiliki minat di bidang kewirausahaan?

Semoga dengan materi dari Bunda Mela ini bisa membantu Ayah Bunda mendampingi kakak shalih-shalihah yang tertarik berwirausaha ya. Selamat mendampingi kakak untuk memulai usaha sejak belia, Ayah Bunda.***

Serunya Persiapan Bincang Bintang Ramadhan bersama Alumni SD Islam Bintang Juara

Serunya Persiapan Bincang Bintang Ramadhan bersama Alumni SD Islam Bintang Juara

Pada hari Sabtu, 17 Februari 2024, kak Kayla, siswi kelas 5B SD Islam Bintang Juara didapuk menjadi host untuk gelaran acara Bincang Bintang Ramadhan. Acara ini insya Allah akan ditayangkan di YouTube Channel Official SD Islam Bintang Juara pada bulan ramadhan.

Kak Kayla tidak sendiri pada persiapan Bincang Bintang Ramadhan, ada Kak Aya, salah satu alumni angkatan pertama. Pada gelaran podcast ini, Kak Aya akan membagikan tips dan trik menjadi Calon Pemimpin Muslim yang aktif dan produktif selama berpuasa.

Ada alasan besar mengapa Kak Aya terpilih menjadi narasumber pada Bincang Bintang Ramadhan ini. Ayah Bunda penasaran apakah alasan tersebut? Insya Allah semuanya akan dibuka lebar dalam gelaran podcast Ramadhan 1445 Hijriah.

suasana persiapan Bincang Bintang Ramadhan

Alhamdulillah persiapan Bincang Bintang Ramadhan berjalan cukup lancar. Walau harus beberapa kali take untuk mendapat hasil terbaik, Kak Kayla dan Kak Aya masih tetap semangat hingga proses perekaman tuntas.

Bincang Ramadhan telah menjadi salah satu program SD Islam Bintang Juara sejak bulan Ramadhan tahun lalu. Bedanya, tahun lalu, host dan narasumber Bincang Ramadhan adalah orang tua siswa. Sementara untuk tahun ini, host dan narasumber Bincang Ramadhan diambilkan dari siswa dan alumni.

Diharapkan dengan memberikan ruang dan waktu kepada para siswa untuk menunjukkan kompetensinya dalam bidang Public Speaking, kakak shalih-shalihah bisa tampil lebih percaya diri dan berani mengambil segala macam tantangan yang ada di depan mata.

Kak Kayla sendiri sudah beberapa kali tampil untuk menunjukkan bakatnya sebagai seorang presenter dan penampil. Misalnya dalam video berikut:

Selain di video tersebut, Kak Kayla juga pernah menjadi presenter pendamping pada acara Milad dan Grand Opening PPDB 2024-2025. Kak Kayla juga menjadi salah satu talent dalam video profil SD Islam Bintang Juara terbaru. Apakah Ayah Bunda sudah melihat videonya? Jika belum, bisa dilihat di sini:

Penasaran bagaimana Kak Kayla mewawancarai Kak Aya? Tunggu saja ya waktu penayangan podcast spesial ini. Agar tidak ketinggalan info penayangannya, pastikan Ayah Bunda subscribe dulu channel YouTube SD Islam Bintang Juara, dan pantau terus kabar-kabar terbaru melalui media sosial kami.

Bincang Bintang Ramadhan insya Allah akan segera mengudara untuk Ayah Bunda dan kakak shalih-shalihah di manapun berada. Terima kasih atas doa dan dukungannya untuk setiap program-program SD Islam Bintang Juara.***

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Kedua, Ada Pelangi Setelah Hujan

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Kedua, Ada Pelangi Setelah Hujan

Quranic Leadersip Camp 2024 hari kedua dibuka dengan kegiatan sholat Subuh berjamaah. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah mudah dibangunkan, dan bergerak lancar untuk bersiap-siap sholat.

Usai sholat, kakak shalih-shalihah peserta Quranic Leadership Camp (QLC) bergerak menuju lapangan untuk mengikuti Upacara Api Unggu. Alhamdulillah pagi itu langit masih cukup gelap. Api Unggun menyala dengan terangnya.

Para petugas Upacara Api Unggun menjalankan perannya dengan maksimal. Membawa keharuan tersendiri bagi siapapun yang mampu memaknai setiap kata dan aksi yang dilakukan.

Apalagi ketika Bu NI’mah menyampaikan pesan bermakna, “Di pagi hari api unggun menyala, artinya semangat itu tidak harus menyala di malam hari saja. Tetapi disetiap waktu kita harus punya semangat yang berkobar.”

Melalui pesan tersebut, diharapkan kakak-kakak shalihah senantiasa mampu menyalakan semangat dalam kondisi apapun. Tidak mudah patah semangat walau sebesar apapun tantangan yang menghadang.

Inilah refleksi yang diharapkan mampu didapatkan oleh kakak shalih-shalihah memaknai hujan deras yang diturunkan Allah SWT sepanjang malam. Sebagaimana termaktub dalam QS Al Insyirah, bahwasanya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Apa yang Allah SWT sampaikan lewat QS Al Insyirah ditunjukkan secara langsung kepada kakak shalih-shalihah pagi itu. Setelah kakak shalih-shalihah mampu bersabar dan bertahan dalam tantangan hujan deras yang Allah SWT berikan, Allah SWT menghadiahkan tambahan nikmat berupa pelangi yang indah.

Bumi Perkemahan Harda Walika semakin terlihat memesona pagi itu. Pelangi yang melengkung di angkasa otomatis melengkungkan pula senyuman di bibir kakak shalih-shalihah. Senam pagi pun dilaksanakan dengan semangat membara.

Usai senam, kakak shalih-shalihah bergegas menuju aula dan beberapa titik lokasi yang telah dipilih untuk sarapan bersama kelompoknya masing-masing. Setelahnya, mereka bergerak lancar membereskan tenda dan bersiap outbound.

Kekompakan, keberanian, ketangkasan dan kecerdasan mereka terasah saat menuntaskan tantangan outbound di setiap pos. Sedianya ada lima pos, tetapi masing-masing kelompok memiliki peta berbeda. Sehingga tidak semua pos berhasil didatangi.

Tantangan di masing-masing pos, tidak hanya berupa soal kepramukaan, tetapi ada juga tantangan berupa ketangkasan dan kerja sama tim. Di setiap pos, masing-masing kelompok juga harus menunjukkan hafalan QS. Al Insyirah beserta gerakan Kauny. Setiap pos memiliki tantangan ayat yang berbeda-beda.

Ketika azan dhuhur berkumandang, kegiatan outbound pada Quranic Leadership Camp hari kedua pun berakhir. Kakak shalih-shalihah kembali ke Bumi Perkemahan Harda Walika untuk makan siang dan membereskan barang-barang mereka.

Pukul satu siang, para Ayah Bunda terlihat berdatangan untuk menjemput kakak shalih-shalihah. Rasa senang bercampur rindu nampak terlihat pada wajah kakak shalih-shalihah ketika berjumpa Ayah Bunda di sesi penjemputan.

Pada hari Senin, 29 Januari 2024, kakak shalih-shalihah dikumpulkan di lapangan upacara. Beragam apresiasi telah disiapkan oleh ibu bapak guru untuk kelompok-kelompok terinspiratif sepanjang gelaran Quranic Leadership Camp.

Dari kelompok Shalih, ada kelompok As Syams, An Nur dan Al Mulk yang mendapatkan apresiasi. Sementara dari kelompok Shalihah, ada kelompok Maryam, Al Isra’, dan An Nisa.

Tidak hanya kakak shalih-shalihah yang mendapatkan apresiasi, apresiasi juga diberikan kepada pendamping terbaik QLC, yaitu kepada Pak Ali Sa’ad.  Semoga apresiasi yang diberikan semakin meningkatkan semangat kakak shalih-shalihah dan para guru untuk terus menunjukkan ikhtiar terbaiknya.

Apabila Ayah Bunda penasaran dengan visualisasi keseruan QLC 2024, silakan bisa menikmatinya melalui video berikut:

Demikianlah catatan Quranic Leadership Camp 2024 hari kedua. Semoga QLC ini memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga untuk shalih-shalihah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.***

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Pertama

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Pertama

Bertempat di Bumi Perkemahan Harda Walika Semarang, Qur’anic Leadership Camp 2024 digelar pada hari Jum’at – Sabtu, 26-27 Januari 2024. Agenda tahunan SD Islam Bintang Juara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 – 6.

Qur’anic Leadership Camp (QLC) 2024 mengangkat tema “Bersiap Menjadi Pemimpin Muslim yang Tangguh, Kreatif, Solutif, dan Bermanfaat”.  Adapun latar belakang di balik pemilihan tema ini berkaca pada perkembangan zaman yang diikuti dengan kemajuan teknologi yang semakin maju dan canggih.

Kehadiran AI (Artificial Intelligent) adalah salah satu wujud kemajuan teknologi tersebut. Pada beberapa sektor, seperti manufaktur dan pertanian, AI dan robotika telah menggantikan pekerja manusia dalam tugas-tugas yang berulang dan berisiko tinggi.

Proses otomatisasi ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan menghindari kesalahan manusia (human error). Namun, walau di satu sisi menguntungkan perusahaan, penggantian pekerjaan oleh AI ini dapat berdampak negatif pada tingkat pengangguran dan menyebabkan perubahan dalam pasar tenaga kerja.

Oleh karena itu, untuk mempersiapkan pribadi yang berjiwa entrepreneur, tangguh, solutif, dan kreatif, serta memiliki jiwa pemimpin yang berlandaskan spiritual dan mengutamakan adab dan akhlak, SD Islam Bintang Juara bermaksud mengadakan kegiatan Qur’anic Leadership Camp (QLC).

Harapannya melalui kegiatan ini, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara dapat menjadi calon penerus bangsa yang dapat mengikuti perkembangan jaman karena memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh, kreatif, solutif, dan bermanfaat, serta selalu berlandaskan pada spiritual, serta akhlak dan adab.

Rangkaian Acara Qur’anic Leadership Camp 2024 Hari Pertama

Kegiatan QLC 2024 dimulai pada hari Jum’at, 26 Januari 2024. Kakak shalih-shalihah langsung menuju ke lokasi kegiatan diantar oleh Ayah Bunda masing-masing.

QLC 2024 ini lebih istimewa dibandingkan dengan QLC pada tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, agenda tahunan ini digelar di luar sekolah.

Selain karena area sekolah sedang dalam proses renovasi, pemilihan tempat di luar juga diharapkan bisa memberikan pengalaman baru kepada kakak shalih-shalihah. Mereka belajar untuk senantiasa menjaga adab dan akhlaknya di manapun mereka berada.

Setelah semua peserta berkumpul, upacara pembukaan pun dimulai. Bu Nur Shofwatin Ni’mah selaku Kepala SD Islam Bintang Juara bertindak sebagai Pembina. Alhamdulillah, upacara berjalan sangat lancar, walaupun pemimpin upacara tidak bisa melanjutkan tugasnya dikarenakan kondisi kesehatannya yang menurun.

Usai upacara, kakak shalih-shalihah mendapat tantangan untuk memasang tenda dibantu dengan pendamping kelompoknya masing-masing. Bukanlah sebuah pekerjaan mudah, apalagi bagi kakak shalih-shalihah yang sebagian besar belum memiliki pengalaman sebelumnya.

Beberapa kelompok juga sempat mengalami frame patah yang menghambat proses pemasangan tenda. Namun dengan kerja sama tim yang baik, satu per satu tenda pun akhirnya berdiri.

Setelah semua tenda berdiri kokoh, kakak shalih-shalihah diberikan kesempatan untuk menunaikan Sholat Dhuha dan makan bekal yang dibawanya dari rumah. Tak berselang lama, waktu Sholat Jumat pun tiba.

Kakak shalih kelas 4-6 diajak untuk menunaikan Shalat Jumat di masjid. Sementara kakak shalih kelas 1-3 bersama kakak shalihah semua kelas berkumpul di aula untuk menunaikan Shalat Dhuhur berjama’ah. Disusul dengan makan siang bersama setelah kakak shalih kelas 4-6 telah kembali ke lokasi acara.

Agenda selanjutnya di hari pertama Quranic Leadership Camp 2024 adalah latihan PBB. Latihan ini dibagi menjadi tiga fase. Kakak shalih-shalihah Fase A belajar PBB bersama Kak Dede dan tim pembina Pramuka SD Islam Bintang Juara.

Sementara itu, kakak shalih-shalihah Fase B belajar PBB bersama Bapak EP Ady dari Brimob. Kakak shalih-shalihah Fase C belajar PBB dari Kak Dayat dari Kwarcab.

Usai latihan PBB, kakak shalih-shalihah Fase B dan C bergabung untuk belajar Semaphore, Morse dan Sandi. Masya Allah ada banyak hal baru yang mereka pelajari dalam rangkaian kegiatan QLC ya, Ayah Bunda.

Menjelang sore, kakak shalih-shalihah diberikan tantangan untuk memasak makan malamnya. Mereka pun dengan sigap mengeluarkan bahan masakan yang telah dibawa dari rumah, dan mengolahnya sesuai dengan menu yang telah direncanakan sebelumnya.

Mereka saling bahu-membahu untuk menyajikan makan malam yang lezat, dan tentu saja sehat. Setelah membereskan perangkat masak, kakak shalih-shalihah bergantian untuk bersih diri dan shalat Ashar.

Hujan pun mulai mengguyur Bumi Perkemahan Harda Walika. Tadinya hanya gerimis, tetapi perlahan semakin deras. Kegiatan makan malam yang tadinya direncanakan dilakukan di area tenda, dipindahkan ke aula. Makan malam yang syahdu diiringi rintik hujan terasa lebih hangat dan nikmat.

Nikmat hujan terus Allah SWT limpahkan sepanjang malam. Kegiatan Api Unggun yang sedianya digelar setelah Shalat Isya’ terpaksa ditunda. Sebelum kakak shalih-shalihah tidur malam, mereka mendapat kesempatan untuk mengikuti Leadership Moment.
Kakak diajak untuk bertadabbur Surat Al Insyirah yang menjadi tema Quranic Leadership Camp tahun ini. Lalu dilanjutkan dengan bermain tarik tambang di dalam ruangan.

Usai berkegiatan tarik tambang, kakak diajak untuk menggali hikmah di balik permainan yang baru saja dilakukan. Kira-kira apa hayo hikmahnya Ayah Bunda?
erhubung hujan terus mengguyur bumi, dan keadaan tenda tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat istirahat, ruang aula digunakan sebagai ruang istirahat kakak shalih.

Sementara itu, kakak shalihah diboyong menuju gedung di depan yang sedianya digunakan sebagai ruang transit panitia.

Walau ada banyak hal yang berjalan tidak sesuai dengan rencana, Alhamdulillah hari pertama berjalan dengan baik dan Insya Allah meninggalkan banyak kesan dan hikmah di dalam hati kakak shalih-shalihah.

Seperti apakah berlangsungnya hari kedua Quranic Leadership Camp 2024? Nantikan dalam catatan kami berikutnya, Ayah Bunda. Oya, Ayah Bunda bisa mendapatkan foto-foto lengkap hari pertama pada link berikut: dokumentasi kegiatan QLC 2024 hari pertama.***