by admin admin | Feb 3, 2025 | Berita, Edukasi
SD Islam Bintang Juara senantiasa berkembang dalam memberikan layanan pendidikan terbaik. Pada tahun pelajaran 2024-2025, hasil asesmen hanya diberikan secara klasikal, sementara itu wali murid hadir secara berbarengan baru saat pemaparan program.
Namun, dengan kesadaran bahwa peran orang tua dalam pendidikan anak sangat besar, tahun ini diadakan kegiatan Silaturahim dan Penyerahan Hasil Asesmen sebagai bentuk apresiasi dan komunikasi yang lebih personal. Kegiatan bermakna ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 Februari 2025 bertempat di lantai 2 Gedung A SD Islam Bintang Juara.
Pembukaan Acara dengan Nuansa Keislaman
Acara ini dibuka oleh Bu Yayuk selaku MC. Agar penuh hikmah dan bermakna, Pak Solekan membacakan Al-Qur’an Surah Luqman, yang mengajarkan pentingnya ilmu dan kebijaksanaan dalam mendidik anak.
Pentingnya Literasi dan Numerasi Sejak Dini
Dalam sambutannya, Bu Ni’mah, Kepala SD Islam Bintang Juara, menekankan bahwa persiapan literasi dan numerasi sebelum memasuki jenjang SD sangatlah penting. Literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, tetapi juga mencakup keterampilan komunikasi anak dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Sementara itu, numerasi tidak hanya tentang menghitung, tetapi juga kemampuan memecahkan masalah dan penerapan matematika dalam kehidupan sehari-hari, seperti mengenali pola, bentuk, lokasi, serta pengukuran dan analisis data.
Bagi calon siswa dari PAUD Islam Bintang Juara, penguatan literasi dan numerasi telah disisipkan dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Sementara untuk TK B, aspek ini semakin diperkuat di Sentra Persiapan.
Untuk membantu persiapan anak, Bu Ni’mah memberikan saran kepada para orang tua, termasuk mulai mencari sepatu hitam bertali yang akan digunakan di SD Islam Bintang Juara. Terkait pemilihan sepatu bertali ini memiliki filosofi tersendiri yang InsyaAllah akan dibahas lebih lanjut pada artikel tersendiri, Ayah Bunda.

Pemaparan Bunda Vivi Psikolog: Aspek Perkembangan Anak
Setelah pemaparan dari Bu Ni’mah, acara dilanjutkan dengan sesi oleh Bunda Vivi, seorang psikolog pendidikan sekaligus Ketua Yayasan Dewi Sartika, yang membahas aspek perkembangan anak sebagai bekal memasuki jenjang SD.
Berikut ini beberapa aspek yang perlu dikuatkan dalam diri kakak shalih-shalihah sebelum memasuki jenjang sekolah dasar:
Sensori Motorik
Anak perlu diberikan berbagai aktivitas yang mengasah keterampilan motorik kasar dan halus. Contoh kegiatan: bermain lompat tali, meronce, menggambar, atau menyusun balok.
Emosi dan Sosial
Anak harus belajar mengelola emosi dan berinteraksi dengan orang lain. Kegiatan yang disarankan: bermain peran, berdiskusi, dan belajar berbagi.
Bahasa
Kemampuan berbahasa berkembang dari mendengar, berbicara, membaca, hingga menulis. Orang tua dapat menstimulasi dengan membacakan buku dan mengajak anak bercerita.
Kognitif
Anak perlu diajarkan berpikir kritis dan memecahkan masalah sejak dini. Bermain puzzle, permainan strategi, dan eksplorasi sains dapat mendukung perkembangan ini.
Estetik
Anak-anak harus diberi kesempatan untuk berekspresi melalui seni. Menggambar, mewarnai, menari, dan bermain musik bisa menjadi media eksplorasi mereka.
Sebagai awalan, Bunda Vivi Psikolog meminta Ayah Bunda yang hadir untuk menuliskan satu kalimat tentang karakter anaknya masing-masing. Lalu diceritakan kepada ayah bunda di sebelahnya, sekalian berkenalan. Bunda Vivi Psikolog juga mengajak Ayah Bunda untuk melakukan kegiatan main yang bisa dilakukan di rumah dalam rangka mempersiapkan kematangan kakak shalih-shalihah melanjutkan ke jenjang SD.
Landasan Utama: Nilai Agama dan Moral
Bunda Vivi menekankan bahwa kecerdasan sejati bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang kemampuan mengelola emosi, menyelesaikan masalah, menciptakan karya, dan memberi manfaat bagi sekitar.
Menurut Howard Gardner, anak-anak memiliki Delapan Kecerdasan Majemuk, yaitu:
- Linguistik (bahasa)
- Matematis (logika)
- Spasial (visual)
- Musikal
- Naturalis (alam)
- Kinestetis (gerak)
- Intrapersonal (kesadaran diri)
- Interpersonal (sosial)
Setiap anak perlu dihargai sesuai potensinya. Orang tua harus mendukung perkembangan anak tanpa membanding-bandingkan dan menikmati proses perjuangan mereka.
Sebagaimana disampaikan dalam HR. Bukhari dan Muslim berikut ini;

sejatinya anak adalah pembelajar sejati. Allah SWT telah menginstal fitrah belajar, fitrah keimanan, dan fitrah-fitrah lainnya di dalam diri anak. Namun di tangan orang tua dan guru, fitrah itu bisa tergerus dan tidak berkembang secara optimal. Alhasil, ada anak-anak yang masih memiliki masalah sosial emosi, seperti sulit berpisah dengan orang tua, konfik dengan teman, dan sulit beradaptasi dengan beragam jenis makanan sehat.
Bunda Vivi Psikolog juga memberikan informasi mengenai bahaya gadget yang kini semakin merajalela. SD Islam Bintang Juara menerapkan no screen sepanjang KBM, kecuali memang dibutuhkan. Namun, kebijakan di sekolah tidak akan membawa hasil yang optimal jika di rumah, Ayah Bunda masih belum memberikan batasan yang jelas tentang penggunaan gadget.
Panduan Orang Tua dalam Mendukung Perkembangan Anak
Bunda Vivi memberikan beberapa tips bagi orang tua agar anak dapat berkembang secara optimal:
- Menyelaraskan prinsip pola pendidikan dan pengasuhan dengan nilai-nilai Islam.
- Melatih tarbiyah ibadah sejak dini.
- Bersikap tenang, konsisten, dan fokus dalam mendampingi anak.
- Membuat jadwal kegiatan harian dan membiasakan anak mengerjakan tugas rumah tangga (chores).
- Menerapkan prinsip 4D dalam penggunaan gadget: Dibutuhkan, Dipinjami, Didampingi dan Dibatasi
- Memberikan berbagai aktivitas motorik kasar dan halus.
- Meningkatkan kemampuan numerasi dan literasi melalui permainan dan membaca buku.
- Mengembangkan keterampilan sosial dan komunikasi anak dengan membiasakan diskusi.
Peran Guru dalam Mengoptimalkan Potensi Siswa
Selain peran orang tua, guru di SD Islam Bintang Juara juga berkomitmen untuk:
- Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa.
- Mengapresiasi keberagaman potensi anak.
- Menggunakan metode pembelajaran yang beragam dan inovatif.
- Memberikan motivasi dan dorongan agar anak percaya diri.
- Menjadi teladan dalam ucapan dan sikap.
- Melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran.
- Menciptakan lingkungan yang inklusif dan ramah anak.
- Memberikan kesempatan kepada anak untuk bereksplorasi dan mengembangkan kreativitasnya.
Kesimpulan: Setiap Anak Adalah Bintang yang Berhak Menjadi Juara
Setiap anak adalah fitrah yang perlu dididik dengan kasih sayang dan kebijaksanaan sesuai nilai-nilai Qur’ani. Kecerdasan anak dapat berkembang di berbagai bidang sesuai dengan kebutuhannya.
Orang tua adalah guru pertama dan utama dalam pendidikan anak. Oleh karena itu, peran mereka dalam membimbing, mendampingi, dan memberikan teladan sangatlah penting.
Sesuai dengan tagline SD Islam Bintang Juara, yaitu: “Setiap Anak adalah Bintang dan Berhak Menjadi Juara.” Juara bukan sekadar tentang piala atau medali, tetapi tentang usaha, ketekunan, dan perkembangan potensi diri. Mari bersama mendukung anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia.
Alhamdulillah, kegiatan silaturahim dan penyerahan hasil asesmen calon peserta didik gelombang 1 tuntas dilaksanakan. SD Islam Bintang Juara masih membuka gelombang 2 pendaftaran siswa baru hingga bulan Maret 2025. Penasaran dengan program-program Sekolah Calon Pemimpin Muslim ini? Ayah Bunda bisa mengikuti School Touring Batch #4 pada hari Selasa, 11 Februari 2025. Kuota terbatas!***(CM-MRT)
by admin admin | Jan 7, 2025 | Artikel, Berita
Pekan pertama kembali ke sekolah selalu menjadi momen istimewa. SD Islam Bintang Juara memanfaatkan kesempatan ini dengan menggelar Kelas Inspirasi untuk kelas tinggi dalam rangkaian Ahlan wa Sahlan Semester 2.
Jika kakak shalih-shalihah kelas rendah diajak seru-seruan mendengarkan dongeng dari Kak Sabil, apa ya kegiatan kelas tinggi?
Pada Selasa, 7 Januari 2025, kegiatan Kelas Inspirasi untuk kakak kelas 4 – 6 bertema “Glow Up Your Mind, Heart and Life” diadakan di ruang kelas Gedung B. Acara ini menghadirkan Dr. Muslikhah, S.Pd., M.Pd., seorang pendidik sekaligus motivator yang memiliki pengalaman luas dalam dunia pendidikan, sebagai narasumber.
Mengupas Tema Kelas Inspirasi untuk Fase Tinggi
Tema “Glow Up Your Mind, Heart and Life” dipilih untuk menggugah kesadaran kakak shalih-shalihah tentang pentingnya pengembangan diri secara holistik. Glow up bukan hanya tentang penampilan fisik, tetapi juga tentang memperbaiki pola pikir, memperhalus hati, dan meningkatkan kualitas diri secara menyeluruh.
Garis besar materi Dr. Muslikhah, S.Pd., M.Pd., yang merupakan bunda dari Kak Syamil – alumni SD Islam Bintang Juara angkatan dua sebagai berikut;
Glow up itu bukan hanya soal berubah menjadi lebih baik secara fisik. Ini tentang bagaimana kita berpikir lebih positif, menjaga hati yang tulus, dan selalu berusaha menjadi versi terbaik dari diri kita.
Sesi Interaktif Bersama Dr. Muslikhah, S.Pd., M.Pd.
Kelas inspirasi untuk kelas tinggi ini diawali dengan refleksi. Dr. Muslikhah mengajak kakak shalih-shalihah untuk memahami pentingnya berpikir positif dan membuka diri terhadap hal-hal baru. Bunda Kak Syamil banyak mengajak kakak berpikir dan bertanya jawab.
Tiga hal penting yang disampaikan oleh Dr. Muslikhah, S.Pd., M.Pd. yaitu menanamkan kepada kakak shalih-shalihah tentang cara mengendalikan emosi, cara meningkatkan fokus dalam belajar, dan cara agar bisa meraih cita-cita pribadi masing-masing.
Terkait dengan pengendalian emosi, Bunda Kak Syamil menekankan bahwa hati yang bersih akan memengaruhi cara kita memperlakukan orang lain. Hati yang bersih hanya bisa didapat dengan kepiawaian mengelola emosi.
Selain itu kakak juga diajak untuk memahami pentingnya meningkatkan fokus dalam belajar sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Kita telah dianugerahi akal sebagai modal dasar untuk menjadi manusia yang bermanfaat. Dengan menggabungkan antara fokus saat belajar, emosi yang terkendali dan iman yang senantiasa terjaga, insyaAllah cita-cita diri akan bisa tergapai.
Diskusi ini kemudian dilanjutkan dengan aktivitas yang melibatkan kakak untuk menyampaikan cita-cita yang ingin digapainya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan rasa percaya diri kakak shalih-shalihah dan melatih mereka untuk memiliki mimpi yang besar.

Pesan Penting untuk Siswa
Menutup sesi, Dr. Muslikhah menyampaikan pesan yang mendalam kepada para siswa. Ia mengingatkan bahwa masa depan adalah tanggung jawab mereka, dan setiap langkah kecil yang mereka ambil hari ini akan menentukan pencapaian mereka di masa depan.
Melalui Kelas Inspirasi ini, diharapkan kakak shalih-shalihah memiliki keyakinan bahwa setiap dari mereka adalah bintang yang bersinar. Namun bintang dalam diri hanya akan bersinar ketika;
- mampu menjadikan pikiran terang dengan ilmu,
- mampu melembutkan hati dengan kebaikan,
- mampu tangguh menghadapi tantangan.
Alhamdulillah kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari kakak shalih-shalihah maupun guru. Bagi kakak shalih-shalihah, kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membekali mereka dengan inspirasi baru.
Sementara bagi para guru, kegiatan ini merupakan cara yang positif untuk mengajak kakak merefleksi diri, sekaligus membangun komitmen untuk mengembangkan diri.
Kesimpulan
Melalui kegiatan Kelas Inspirasi untuk kelas tinggi, SD Islam Bintang Juara kembali menunjukkan komitmennya di bidang pendidikan. Tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter kakak shalih-shalihah. Dengan tema “Glow Up Your Mind, Heart and Life,” kakak shalih-shalihah diajak untuk menjadi individu yang lebih baik secara menyeluruh, baik dari segi pikiran, hati, maupun tindakan.
Kegiatan ini menjadi langkah awal yang luar biasa untuk memulai semester baru dengan semangat baru. Semoga semangat yang ditanamkan melalui kegiatan ini terus menyala. Menjadi pendorong bagi kakak shalih-shalihah untuk terus belajar, bertumbuh, dan bersinar sebagai generasi masa depan yang gemilang.***(CM-MRT)
by admin admin | Jan 7, 2025 | Artikel, Berita
Mengajarkan nilai-nilai Islam dan tanggung jawab sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk karakter anak-anak. SD Islam Bintang Juara kembali menghadirkan semangat tersebut melalui kegiatan Kelas Inspirasi untuk kelas rendah pada Selasa, 7 Januari 2025, sebagai bagian dari program Ahlan wa Sahlan Semester 2.
Mengusung tema “Aku Anak Muslim yang Bertanggung Jawab,” kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Connecting Lantai 1 dengan diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 3. Tujuan dari acara ini adalah menanamkan nilai-nilai keislaman dan tanggung jawab sebagai bagian dari karakter mulia yang harus dimiliki setiap siswa.
Kak Sabil, Pendongeng Cilik yang Menginspirasi
Acara ini menjadi lebih spesial dengan kehadiran Kak Sabil, seorang pendongeng berbakat yang didapuk sebagai narasumber. Dengan gaya bercerita yang interaktif dan ceria, Kak Sabil berhasil menarik perhatian kakak shalih-shalihah sejak awal acara.
Kak Sabil membuka sesi cerita Islami yang penuh inspirasi dengan memainkan ukulele yang dibawanya. Kakak shalih-shalihah seperti terhipnotis melihat permainan ukulele Kak Sabil, ditambah suaranya yang sangat merdu.
Selanjutnya, Kak Sabil membawakan cerita tentang ibu dan anak. Dengan kepiawaiannya mengubah suara sesuai karakter, terlebih dikemas dengan bahasa sederhana, kakak shalih-shalihah mudah memahami pesan yang ingin disampaikan.
Selain itu Kak Sabil juga pandai melihat situasi. Saat kakak kelas 1-3 mulai tidak fokus, Kak Sabil melakukan improvisasi dengan mengajak mereka bernyanyi dan memberikan tebak-tebakan.
Melalui dongengnya, Kak Sabil menyampaikan bahwa sebagai pelajar, setidaknya kakak shalih-shalihah harus memiliki tanggung jawab dalam hal:
- mengelola waktu
- barang-barang yang dimiliki
- ketika mendapat tugas/ amanah
Khadiran Kak Sabil dalam Kelas Inspirasi untuk Kelas Rendah semoga bisa menginspirasi kakak shalih-shalihah untuk lebih percaya diri dalam berkreasi dan berkarya.
Kelas Inspirasi untuk Kelas Rendah Menyemarakkan Ahlan wa Sahlan Semester 2
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ahlan wa Sahlan Semester 2, Kelas Inspirasi ini dirancang untuk membangun kembali semangat belajar kakak shalih-shalihah setelah libur panjang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen yang tepat untuk mempererat hubungan antara siswa, guru, dan teman sekelas dalam suasana yang menyenangkan dan inspiratif.
Kegiatan ini mengusung pendekatan belajar yang menyenangkan dengan tetap menekankan nilai-nilai Islami. Seluruh guru SD Islam Bintang Juara memastikan bahwa setiap siswa merasa terlibat dan termotivasi untuk mengaplikasikan nilai-nilai yang dipelajari.

Pesan dan Harapan
Melalui Kelas Inspirasi, siswa kelas rendah SD Islam Bintang Juara belajar bahwa menjadi seorang Muslim tidak hanya tentang menjalankan ibadah, tetapi juga tentang menerapkan nilai-nilai Islam, seperti tanggung jawab dan kerja sama, dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini kami harap mampu menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai dasar dalam karakter anak. Dengan pendekatan yang menyenangkan, kakak shalih-shalihah belajar banyak hal tanpa merasa terbebani.
Kesimpulan
Kelas Inspirasi untuk kelas rendah bukan sekadar sebuah acara. Melainkan bagian dari perjalanan panjang dalam membentuk generasi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. SD Islam Bintang Juara berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat terus mempraktikkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Sebagaimana tema yang diusung, “Aku Anak Muslim yang Bertanggung Jawab,” mari kita jadikan nilai-nilai Islami sebagai pedoman hidup yang membentuk karakter yang kuat dan mulia.***(CM-MRT)
by admin admin | Jan 6, 2025 | Artikel, Berita
Ahlan wa Sahlan Hari pertama di semester dua selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu, terutama setelah para kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara menikmati liburan selama dua pekan. Senin, 6 Januari 2025, menjadi awal baru yang penuh semangat dan kebahagiaan. Di hari istimewa ini, seluruh siswa, guru, dan staf sekolah kembali berkumpul untuk memulai semester baru dengan penuh antusiasme.
Kegiatan Ahlan wa Sahlan Hari Pertama: Upacara Bendera yang Spesial
Sebagai pembuka kegiatan, pagi itu diawali dengan pelaksanaan Upacara Bendera yang berlangsung khidmat di halaman sekolah. Namun, ada yang berbeda dari upacara kali ini—petugas upacara bukanlah kakak shalih-shalihah seperti biasanya, melainkan para bapak dan ibu guru. Dengan mengenakan seragam batik PGRI, para guru tampak kompak dan rapi, menambah suasana formal namun tetap akrab.
Tim Petugas Upacara Bendera
- Pembina Upacara: Bu Nikmah, yang menyampaikan pesan motivasi tentang semangat belajar dan pentingnya disiplin di awal semester.
- Pemimpin Upacara: Pak Ali, yang dengan tegas memimpin jalannya upacara.
- Protokol Upacara: Bu Tutik, yang mengatur susunan acara dengan lancar.
- Ajudan: Pak Arial, yang membawakan teks Pancasila untuk dibacakan oleh Pembina Upacara.
- Pembaca Doa: Pak Zakki, memanjatkan doa agar semester ini penuh keberkahan.
- Pemimpin Barisan: Pak Dody (kelas 1-2), Pak Solekan (kelas 3-4), dan Pak Rizki (kelas 5), yang memastikan barisan siswa tertib.
- Pembaca UUD 1945: Pak Ronal, membacakan dengan lantang dan jelas.
- Pengibar Bendera: Bu Shilvi, Bu Novi, dan Bu Fatin, yang berhasil menjalankan tugas dengan penuh kehormatan.
- Dirigen: Bu Hasna, memimpin lagu kebangsaan dengan nada sempurna.
- Paduan Suara: Dipimpin oleh Bu Fia, berkolaborasi dengan siswa kelas 6, yang menyanyikan lagu-lagu nasional dengan penuh semangat.
Upacara berjalan dengan lancar dan penuh makna. Keikutsertaan para guru sebagai petugas upacara menjadi kejutan manis yang membuat siswa antusias sekaligus kagum. Tidak sedikit siswa yang tersenyum lebar melihat guru mereka menjalankan peran berbeda dari biasanya.
Kegiatan Kedua Ahlan wa Sahlan Hari Pertama: Reporter Cilik
Setelah upacara selesai, dilanjutkan dengan kegiatan mengaji, sholat Dhuha dan makan bekal. Kemudian kakak shalih-shalihah melanjutkan aktivitas di dalam kelas masing-masing.
Kegiatan berikutnya adalah Reporter Cilik, sebuah program kreatif yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan literasi dan komunikasi kakak shalih-shalihah. Dalam kegiatan ini, kakak berbagi pengalaman liburan mereka dengan menulis cerita dan mempresentasikannya di hadapan guru serta teman-teman sekelas.
Sesi 1: Menulis Cerita Liburan
Di sesi pertama, kakak shalih-shalihah diajak untuk menuangkan pengalaman liburan mereka dalam bentuk tulisan. Dengan panduan dari guru walas dan guru pendamping, kakak mulai menulis cerita liburan yang mereka anggap paling menarik. Ada yang bercerita tentang perjalanan ke rumah nenek di kampung, ada juga yang menceritakan pengalaman seru bermain di taman hiburan, hingga kegiatan sederhana seperti membantu orang tua di rumah.
Guru-guru memberikan arahan tentang bagaimana menulis cerita yang menarik, mulai dari menentukan alur, menggambarkan suasana, hingga menambahkan dialog untuk memperkuat cerita. Sesi ini tidak hanya melatih kemampuan menulis kakak shalih-shalihah, tetapi juga membantu mereka merefleksikan momen-momen berharga selama liburan.
Sesi 2: Presentasi Cerita Liburan
Setelah selesai menulis, kakak shalih-shalihah diberi kesempatan untuk membacakan cerita mereka di depan kelas. Sesi ini menjadi momen yang sangat dinantikan. Beberapa kakak tampil penuh percaya diri, sementara yang lain terlihat agak gugup. Namun, dukungan dari teman-teman dan guru membuat suasana tetap menyenangkan dan penuh apresiasi.
Guru memberikan umpan balik positif kepada setiap siswa, memotivasi mereka untuk terus belajar menyampaikan ide dengan baik. Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan berbicara di depan umum, tetapi juga memperkuat rasa percaya diri siswa.
Keseruan di Hari Pertama
Hari pertama ini diisi dengan energi positif yang menginspirasi. Suasana ceria tampak di setiap sudut sekolah, mulai dari kakak shalih-shalihah yang bercanda bersama teman-temannya, hingga para guru yang sibuk memastikan semua kegiatan berjalan lancar.
Partisipasi guru dalam kegiatan upacara memberikan contoh nyata tentang semangat kebersamaan dan gotong royong, sementara kegiatan Reporter Cilik menjadi wadah bagi kakak shalih-shalihah untuk mengekspresikan diri. Keduanya mencerminkan nilai-nilai yang ingin ditanamkan SD Islam Bintang Juara: pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan penuh keterlibatan.

Harapan untuk Semester Dua
Melalui Ahlan wa Sahlan hari pertama yang penuh kesan ini, semangat belajar kakak shalih-shalihah kembali terpompa. Semester dua diharapkan menjadi waktu bagi siswa untuk lebih berkembang, tidak hanya dalam hal akademik tetapi juga dalam keterampilan sosial, kreativitas, dan karakter Islami.
Untuk menutup arikel ini, izinkan MinBin menitipkan pesan kepada kakak shalih-shalihah;
Mari kita jadikan semester ini lebih baik dari sebelumnya. Setiap tantangan adalah peluang untuk belajar, dan setiap kesalahan adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Kakak shalih-shalihah, teruslah menjadi bintang yang bersinar di mana pun kalian berada.
Selamat datang kembali di sekolah, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara! Dengan semangat baru, mari kita wujudkan semester dua yang penuh prestasi dan kebahagiaan.*** (CM-MRT)
by admin admin | Jan 4, 2025 | Berita, Edukasi, Kegiatan Guru
Sabtu, 4 Januari 2025, menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian kegiatan Raker & Upgrading Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD Islam Bintang Juara Semester 2 TP. 2024-2025. Pada hari itu, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan mengikuti pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan Tata Laksana Upacara yang dipandu langsung oleh tim profesional dari PUSDIK PENERBAD (Pusat Pendidikan Penerbang Angkatan Darat).
Bertempat di lapangan olahraga SD Islam Bintang Juara, kegiatan dimulai pukul 14.00 WIB dengan semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta.
Meningkatkan Disiplin dan Kerja Sama Melalui Kegiatan Pelatihan PBB dan Tata Laksana Upacara
Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat disiplin, kekompakan, dan kerja sama di antara pendidik dan tenaga kependidikan SD Islam Bintang Juara. Sejak awal, instruktur dari PUSDIK PENERBAD memimpin sesi dengan penuh ketegasan dan profesionalisme, memberikan contoh gerakan PBB yang benar, mulai dari sikap sempurna, hormat, hingga berbagai variasi langkah baris-berbaris.
Kedisiplinan bukan hanya menjadi tanggung jawab siswa, tetapi juga bagian dari profesionalisme pendidik. Melalui pelatihan ini, kami ingin menanamkan pentingnya keteladanan dalam bersikap dan berperilaku. Hal ini juga disetujui oleh Komandan Latihan dari PUSDIK PENERBAD.
Setiap peserta mengikuti instruksi dengan serius, namun suasana tetap cair berkat komunikasi yang hangat dari para pelatih. Beberapa guru awalnya terlihat gugup, tetapi merasa lebih percaya diri setelah mempraktikkan gerakan secara berulang.
Tata Laksana Upacara: Belajar dari Ahlinya
Selain PBB, sesi berikutnya adalah simulasi tata laksana upacara. Dalam simulasi ini, peserta diberikan pemahaman mendalam tentang peran-peran dalam upacara, mulai dari pemimpin upacara, pengibar bendera, pembaca teks, hingga dirigen.
Sebagai sekolah yang rutin mengadakan upacara dua pekan sekali, kami ingin memastikan semua pendidik memahami standar tata laksana yang benar. Dengan pelatihan ini, kami berharap bisa lebih memaksimalkan pelaksanaan upacara di sekolah. Ketika gurunya sudah memahami tata laksana upacara, harapannya nanti bisa menularkan ilmu tersebut kepada kakak shalih-shalihah.
Simulasi ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga melatih kekompakan dan sinkronisasi di antara peserta, menciptakan harmoni yang mencerminkan nilai kerja sama.

Semangat yang Tak Luntur Meski Sore Menjelang
Walaupun kegiatan berlangsung hingga sore hari, antusiasme peserta tetap terjaga. Setiap tantangan dalam latihan dihadapi dengan semangat, dan rasa lelah terbayar oleh kebanggaan atas hasil yang dicapai.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan ilmu baru, tetapi juga mempererat hubungan antarpendidik. Para guru merasa lebih kompak dan siap memberikan yang terbaik untuk siswa.
Refleksi dan Penutupan
Di akhir kegiatan, para pelatih memberikan evaluasi sekaligus apresiasi atas semangat dan kerja keras peserta. Mereka juga memberikan pesan tentang pentingnya menjaga konsistensi dalam menerapkan kedisiplinan, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Latihan ini bukan hanya tentang baris-berbaris atau upacara, tetapi tentang membangun karakter yang disiplin, tangguh, dan profesional. Hal ini sangat relevan dengan tugas kami sebagai pendidik.
Apakah Ayah Bunda penasaran bagaimana hasil pelatihan PBB dan tata laksana upacara yang telah dilakukan? Ayah Bunda bisa melihatnya dalam kegiatan Ahlan wa Sahlan hari pertama.
Kegiatan ini menjadi penutup yang sempurna untuk rangkaian Raker & Upgrading. Dengan disiplin yang diperkuat melalui pelatihan ini, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SD Islam Bintang Juara siap menyongsong semester baru dengan semangat dan profesionalisme yang lebih tinggi.***(CM-MRT)
by admin admin | Dec 12, 2024 | Artikel, Berita, Kegiatan Siswa
Pada hari Kamis, 12 Desember 2024, SD Islam Bintang Juara menyelenggarakan presentasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema “Sustainable School”. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk memaparkan ide-ide kreatif mereka dalam mendukung terciptanya sekolah yang berkelanjutan. Presentasi dibagi ke dalam tiga lokasi, yaitu di kelas 1A, kelas 4, dan kelas 3A, dengan masing-masing lokasi menampilkan 10 kelompok.
Momen Pertama Presentasi P5 untuk Kelas 1
Bagi siswa kelas 1, ini adalah pengalaman pertama mereka mempresentasikan ide dan hasil karya dalam kelompok. Walaupun jawaban mereka masih lugu, antusiasme dan keberanian mereka patut diacungi jempol.
Beberapa ide yang mereka usulkan antara lain membuat tempat sampah dari galon bekas dan menanam lidah buaya di halaman sekolah. Ide-ide sederhana ini tidak hanya mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan tetapi juga menunjukkan pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keberlanjutan sejak dini.
Kreativitas dan Tantangan di Kelas Tinggi
Pada kelompok-kelompok kelas tinggi suasana presentasi terasa lebih serius. Para siswa kelas tinggi ditantang oleh fasilitator untuk menjelaskan ide-ide mereka secara rinci dan memastikan bahwa proyek yang diusulkan benar-benar dapat dijalankan hingga memberikan manfaat nyata.
Beberapa ide menarik yang dipresentasikan meliputi proyek pengembangan hidroponik dengan menjadwalkan perawatan tanaman yang sudah ada, mendaur ulang limbah plastik menjadi pot tanaman, dan membuat robot untuk membantu kebersihan sekolah.
Para siswa kelas tinggi juga menunjukkan kemampuan berpikir kritis dan kerja sama tim yang luar biasa. Mereka mempresentasikan ide-ide mereka dengan percaya diri, menggunakan alat bantu visual seperti poster dan maket untuk memperjelas konsep. Fasilitator memberikan masukan berharga dan mengapresiasi upaya mereka, sekaligus mendorong mereka untuk terus mengembangkan proyek hingga tahap implementasi.

Semangat yang Membara
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat di setiap lokasi. Diskusi antara siswa dan fasilitator berlangsung interaktif, sehingga tidak hanya memperkaya pengetahuan siswa tetapi juga memperkuat rasa percaya diri mereka.
Suasana di masing-masing lokasi dipenuhi dengan tawa dan kekaguman melihat ide-ide sederhana namun inspiratif dari kakak kelas 1. Sementara itu, ketika presentasi dilakukan oleh kelas tinggi, suasana menjadi lebih serius namun tetap menyenangkan, dengan siswa saling mendukung satu sama lain.
Membangun Generasi Peduli Lingkungan
Presentasi P5 ini menjadi bukti nyata bagaimana SD Islam Bintang Juara membekali siswanya dengan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, kakak shalih-shalihah tidak hanya belajar tentang konsep-konsep keberlanjutan tetapi juga mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata. Selain itu, mereka dilatih untuk berpikir kreatif, bekerja dalam tim, dan menyampaikan ide dengan percaya diri.
Sebagai bagian dari program ini, sekolah juga berkomitmen untuk mendukung implementasi ide-ide terbaik yang dipresentasikan oleh kakak shalih-shalihah. Dengan demikian, proyek P5 ini diharapkan tidak hanya menjadi pembelajaran sesaat tetapi juga langkah nyata dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Mari bergabung dengan SD Islam Bintang Juara dan wujudkan generasi muda yang cerdas, peduli, dan berkontribusi nyata untuk lingkungan dan masa depan! *** (CM-MRT)