by admin admin | Jul 18, 2024 | Berita, Edukasi
Membentuk karakter calon pemimpin Muslim bukanlah tugas yang mudah, namun merupakan tanggung jawab yang mulia. Salah satu cara efektif untuk melakukannya adalah dengan mengenalkan adab pada lingkungan sekitar sejak dini.
Adab, yang merupakan perilaku dan etika dalam Islam, memainkan peran penting dalam pembentukan karakter yang kuat dan berintegritas. Menumbuhkan dan membangun adab bukanlah proses sehari dua hari. Dibutuhkan sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mengoptimalkan pendidikan adab pada kakak shalih-shalihah.
Mengenalkan Adab dan Jenis-jenisnya kepada Kakak Shalih-shalihah
SD Islam Bintang Juara meyakini bahwa adab adalah salah satu landasan penting bagi kakak shalih-shalihah dalam bersikap dan berjejaring sehari-hari. Oleh karenanya, pendidikan adab mendapat perhatian dan porsi utama di Sekolah Calon Pemimpin Muslim.
Seorang Calon Pemimpin Muslim haruslah memiliki tiga jenis adab berikut ini;
Pertama, Adab kepada Allah SWT
Poin pertama ini harus menjadi dasar dalam mendidik anak-anak. Mengajarkan mereka untuk beribadah dengan khusyuk, berdoa, dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT akan membentuk rasa keimanan yang kokoh. Selain itu, mengenalkan kisah-kisah para nabi dan rasul dapat menjadi inspirasi bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan.
Kedua, Adab kepada Orang Tua dan Keluarga
Berikutnya yang juga harus ditanamkan dengan kuat adalah adab kepada orang tua dan keluarga. Menghormati dan menaati orang tua, serta menjaga hubungan harmonis dengan anggota keluarga lainnya, adalah cerminan dari akhlak yang mulia. Pemimpin yang baik harus memiliki dasar moral yang kuat yang berasal dari hubungan yang baik dengan keluarga.
Ketiga, Adab kepada Tetangga dan Lingkungan Sekitar
Adab terhadap orang-orang di sekitar tentu tak kalah penting. Termasuk di dalamnya adalah adab terhadap guru. Oleh karenanya, guru dan orang tua harus senantiasa mengajarkan dan mencontohkan kakak shalih-shalihah untuk bersikap ramah, membantu teman yang membutuhkan, dan menjaga kebersihan lingkungan adalah cara untuk membentuk rasa tanggung jawab sosial. Pemimpin yang peduli pada lingkungan sekitar akan lebih mampu menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
Keempat, Adab dalam Bergaul dan Bersosialisasi
Bagaimana kakak shalih-shalihah berinteraksi satu sama lain adalah hal yang juga patut diperhatikan. Kakak shalih-shalihah perlu diajarkan untuk bersikap jujur, adil, dan berani menyuarakan kebenaran. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi individu yang berani dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
Cara SD Islam Bintang Juara Mengenalkan Adab pada Lingkungan Sekitar
Dalam konteks pendidikan formal, sekolah dan lembaga pendidikan Islam dapat berperan besar dalam mengenalkan adab kepada lingkungan sekitar. Melalui program-program ekstrakurikuler, seperti kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan, anak-anak dapat belajar langsung bagaimana mengaplikasikan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Pada Pekan Ta’aruf 2024 hari ketiga, kakak shalih-shalihah kelas 1 diajak berkeliling dari satu ruangan ke ruangan lain yang ada di sekolah. Bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga bagaimana bersikap ketika berada dalam ruangan-ruangan tersebut.
Terdapat enam pos yang harus disinggahi masing-masing kelompok kakak kelas 1, yaitu:

1. Pos 1 yang berada di Kamar Mandi Lantai 2
Di pos ini, ada Ustaz Zakki Akmal Al Hafidz yang siap mendampingi kakak shalih-shalihah belajar tentang adab masuk dan ke luar kamar mandi. Selain mengajarkan kaki mana yang harus masuk terlebih dahulu ketika melangkah ke ruangan, Ustaz Zakki Akmal juga melatih kakak shalih-shalihah untuk mengucapkan doa masuk dan ke luar kamar mandi.
2. Pos 2, berada di Ruang Kelas 1A
Pada pos kedua ini, ada bu Ulfa yang siap melatih kakak shalih-shalihah adab masuk ruang kelas, serta bagaimana sikap yang tepat ketika berjumpa dengan teman dan bapak ibu guru.
3. Pos 3, berada di Area Perpustakaan
Bersama Bu Khofsoh, kakak kelas 1 belajar tentang adab meminjam buku, membaca buku, menata dan mengembalikan buku.
4. Pos 4, terletak di Area UKS
Pada pos keempat ini, Bu Nisa memberikan informasi kepada kakak kelas 1 tentang pengenalan UKS, adab izin ke UKS dan adab penggunaan barang di UKS.
5. Pos 5, terletak di Area Dapur
Bu Laila mengajak kakak shalih-shalihah kelas 1 untuk berkenalan dengan tim dapur, yaitu Miss Nur, Bibik Septi dan Bu Rita. Selain berkenalan dengan tim dapur, kakak shalih-shalihah belajar tentang adab mengambil makan siang, adab berbicara dengan tim dapur, dan adab mengembalikan alat makan.
6. Pos 6 Berada di Lapangan
Pak Ali menyambut kedatangan kakak shalih-shalihah kelas 1 di lapangan dengan penuh semangat dan riang gembira. Pak Ali memberikan informasi mengenai adab berkegiatan di lapangan, adab menggunakan alat oalahraga dan alat bermain.
Diharapkan dengan mengenalkan adab kepada lingkungan yang ada di sekolah, kakak shalih-shalihah akan terbiasa dan perlahan kebiasaan tersebut tumbuh menjadi karakter yang mengakar kuat dalam diri mereka.
Dengan mengenalkan adab kepada lingkungan sekitar, insyaAllah kita tidak hanya membentuk individu yang berakhlak mulia, tetapi juga Calon Pemimpin Muslim yang tangguh dan berintegritas. Semoga generasi mendatang mampu membawa perubahan positif bagi umat dan dunia, dengan landasan adab yang kuat dan mulia. Aamiin ya Rabbal’alamin.***
by admin admin | Mar 9, 2024 | Artikel, Berita
Mengawali Ramadhan 1445 Hijriah, SD Islam Bintang Juara menggelar Tarhib Ramadhan. Seperti tahun sebelumnya, Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah digelar pada awal menjelang datangnya Bulan Ramadhan.
Ada yang berbeda dari Tarhib kali ini, dilihat dari semaraknya, antusias peserta, dan serangkaian kegiatan yang tersinergi dengan profil SD Islam Bintang Juara dalam menjadikan sekolah penggerak Islam yang religius untuk meningkatkan iman dan taqwa.
Antusiasme kakak shalih-shalihah dalam mengikuti serangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan begitu menggembirakan. Semua peserta turut larut dalam kegiatan Tarhib Ramadhan. Banyak rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan yang seru dan menarik digelar di SD Islam Bintang Juara. Kita lihat kegiatannya apa saja yuk Ayah Bunda!
Serangkaian Kegiatan Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah
Di beberapa kalangan masyarakat, istilah Tarhib Ramadhan nampaknya masih asing di telinga. Pada minggu terakhir Bulan Sya’ban ini, umat Islam sudah mendekati memasuki Bulan Ramadhan. Dalam mengawali masuknya Bulan Ramadhan, biasanya akan diadakan penyambutan bulan suci Ramadhan atau yang juga dikenal dengan Tarhib Ramadhan.
Lebih mudahnya, Tarhib Ramadhan merupakan acara penyambutan datangnya bulan suci Ramadhan. Kegiatan Tarhib bukan hanya sekadar ucapan selamat datang, namun juga sebagai ungkapan rasa syukur atas datangnya keindahan sesuatu. Berbagai kegiatan dilakukan dalam Tarhib Ramadhan. Masyarakat mempunyai cara mereka sendiri dalam kegiatan Tarhib Ramadhan.
Sama halnya seperti serangkaian kegiatan yang dilakukan SD Islam Bintang Juara dalam Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah kali ini. Semangat dan suka cita Kakak Shalih-Shalihah dalam menyambut Ramadhan dituangkan dalam serangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan 1445 HIjrian dengan tema “Ramadhan Berkah Penuh Manfaat”.
SD Islam Bintang Juara mengadakan rangkaian kegiatan selama 3 hari berturut-turut terhitung sejak Rabu, 6 Maret 2024 hingga Jum’at, 8 Maret 2024. Berikut merupakan agenda dalam pelaksanaan kegiatan Tarhib Ramadhan :
1. Tarhib Ramadhan Bagian 1 di Hari Rabu, 6 Maret 2024
Tarhib Ramadhan SD Islam Bintang Juara diawali pada hari Rabu, 6 Maret 2024. Diawali dengan kegiatan muraja’ah Bersama, kakak shalih-shalihah bermuroja’ah dengan dipimpin guru kelas di ruang kelas masing-masing.
Dengan adanya kegiatan muroja’ah ini tentunya mendatangkan banyak manfaat bagi yang membaca maupun yang mendengar. Selain itu, kegiatan muroaja’ah yang dilakukan juga mendatangkan banyak pahala. MasyaAllah, Allah SWT sediakan banyak manfaat dan pahala bagi orang yang senang membaca al-Qur’an.
Kegiatan murojaah ini kerap kali digunakan sebagai metode yang efektif untuk membantu para tahfidz untuk memahami kandungan dan makhrajnya al-Qur’an supaya lebih baik. Penerapan kegiatan muroja’ah yang dituangkan dalam rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan ini efektif membantu Kakak Shalih-Shalihah dalam menjaga hafalannya dan meningkatkan perbaikan dalam makharijul hurufnya.

Selesai kegiatan muroja’ah, Kakak Shalih-Shalihah kemudian melanjutkan kegiatan dengan pemberian materi agama oleh para guru. Materi agama yang disampaikan tidak hanya berkutat pada aspek teoritis, tetapi juga praktis dalam kehidupan sehari-hari.
Para guru menyampaikan pesan-pesan yang relevan dengan tuntutan Ramadan, seperti pentingnya ibadah, kebaikan, dan toleransi. Selain itu, mereka juga memberikan pemahaman tentang makna puasa, doa-doa yang dianjurkan, dan cara mengoptimalkan ibadah di bulan Ramadan.
Kegiatan pemberian materi agama ini bukan hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga sebagai upaya untuk membentuk karakter kakak shalih-shalihah dalam penguatan iman dan takwa sesuai dengan poin pertama Profil Pelajar Pancasila. Dengan pemahaman yang mendalam tentang ajaran agama, diharapkan kakak shalih-shalihah mampu menjalankan ibadah dengan penuh keikhlasan dan kesadaran.
SD Islam Bintang Juara juga mengajarkan gotong royong dan pentingnya tanggung jawab sosial melalui kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah. Setelah memperoleh pengetahuan dan pemahaman tentang ajaran agama, kakak shalih-shalihah diajak untuk mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam tindakan nyata. Kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Kegiatan Tarhib Ramadan ini bukan hanya sebagai bentuk persiapan menyambut bulan suci, tetapi juga sebagai landasan untuk memperkokoh pondasi iman dan karakter Kakak Shalih-Shalihah. Dengan semangat yang menyala-nyala, SD Islam Bintang Juara menunjukkan komitmennya dalam mendidik generasi yang unggul, baik dari segi spiritual maupun sosial, sebagai bagian dari perjalanan menuju kesempurnaan yang diharapkan oleh agama Islam.
2. Tarhib Ramadhan Bagian 2 di Hari Kamis, 7 Maret 2024
Pada hari berikutnya, Kamis, 7 Maret 2024, semangat kebersamaan dan kebersihan tampak mengemuka di SD Islam Bintang Juara. Kakak shalih-shalihah, sebagai agen perubahan masa depan, bergotong royong membersihkan masjid dan mushola di sekitar sekolah dalam rangka kegiatan tarhib menjelang bulan suci Ramadan.
Kegiatan tarhib Ramadan menjadi momen penting bagi kakak shalih-shalihah untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan memperdalam makna ibadah. Dibagi dalam beberapa kelompok lintas kelas, kakak shalih-shalihah memulai tugas mereka dengan semangat dan antusiasme yang tinggi.

Bersama-sama, kakak shalih-shalihah membersihkan dan merapikan setiap sudut masjid dan mushola dengan penuh kecermatan. Mulai dari membersihkan karpet, mengelap debu dari tempat duduk, hingga menyusun sajadah dengan rapi. Tidak hanya itu, kakak shalih-shalihah juga bertanggung jawab untuk membersihkan fasilitas wudhu, memastikan air mengalir dengan lancar dan tempatnya tetap bersih.
Selain memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk memahami nilai-nilai kerja sama dan tanggung jawab. Setiap kelompok saling membantu satu sama lain, dan saling mengingatkan jika ada hal yang terlewatkan.
Dengan kegiatan tarhib Ramadan ini, kakak shalih-shalihah tidak hanya meninggalkan jejak kebersihan di lingkungan sekitar, tetapi juga membawa pulang pelajaran berharga tentang kebersamaan, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ibadah. Semoga semangat ini terus membekas dalam diri kakak shalih-shalihah dan menginspirasi generasi-generasi mendatang.
3. Tarhib Ramadhan Bagian 3 di Hari Jum’at, 8 Maret 2024
Pada rangkaian hari ke 3, kegiatan Tarhib Ramadhan dilanjutkan dengan pawai yang merupakan puncak dari rangkaian kegiatan. SD Islam Bintang Juara menggelar pawai dengan penuh makna yang bertemakan “Ramadhan Berkah Penuh Manfaat”
Pawai ini menjadi momen istimewa bagi Kakak Shalih-Shalihah, guru, dan warga sekitar untuk merayakan kehadiran Ramadan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Pawai tahun ini semakin semarak, karena dilaksanakan bersama-sama dengan adik PAUD Islam Bintang Juara. Hanya saja rute yang dilalui adik PAUD Islam Bintang Juara jauh lebih pendek dibandingkan kakak SD.
Pawai ini merupakan salah satu tradisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam agenda tahunan SD Islam Bintang Juara. Dengan mengusung tema yang penuh makna, pawai ini bertujuan untuk mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk menyemarakkan kegiatan Ramadhan tahun ini.

Pada tahun ini, pawai dilaksanakan di sekitar lingkungan Dewi Sartika, yang dipilih sebagai rute terdekat dari area sekolah. Para peserta pawai, yang terdiri dari Kakak Shalih-Shalihah, guru, dan Kakak Shalih-Shalihah dari PAUD Islam Bintang Juara, memenuhi jalanan dengan semangat yang menyala, dengan membawa atribut pawai yang menggambarkan keindahan dan keberkahan bulan Ramadan.
Tema “Ramadhan Berkah Penuh Manfaat” diwujudkan melalui semangat yang tercemin dalam pawai, terdapat pula pembacaan doa-doa dan dzikir yang memenuhi udara, menciptakan atmosfer spiritual yang khusyuk dan penuh berkat. Para peserta pawai menyanyikan lagu-lagu religi dan sholawat yang menggugah hati, semakin menambah kekhidmatan acara.
Selain sebagai ajang hiburan, pawai ini juga menjadi sarana edukasi dan dakwah bagi masyarakat sekitar. Melalui penampilan yang menarik dan pesan-pesan yang disampaikan, SD Islam Bintang Juara mengajak masyarakat untuk menghayati makna Ramadan secara lebih mendalam.
Setelah menyelesaikan rute pawai, kegiatan tidak berhenti begitu saja. Para peserta pawai bersama-sama melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan sekolah dan sekitarnya. Hal ini mencerminkan pentingnya tanggung jawab sosial dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari ajaran agama Islam.
Dengan semangat yang membara, pawai Tarhib Ramadhan ini Alhamdulillah SD Islam Bintang Juara berhasil menyatukan seluruh komunitas sekolah dan masyarakat sekitar dalam merayakan kedatangan bulan suci Ramadan dengan penuh keceriaan, semangat kebersamaan, dan dedikasi untuk berbuat kebaikan.
MasyaAllah, betapa menggembirakan sekali bukan Ayah Bunda rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Tarhib Ramadhan 1445 Hijriah. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya, menjadi bagian dari upaya memperkuat ikatan antar sesama umat Muslim dalam menyambut Ramadan dengan penuh kebahagiaan dan keberkahan.
Akhir kata, kami ucapkan “Marhaban Ya Ramadhan”. Selamat menjalankan ibadah di bulan suci yang penuh berkah ini Ayah Bunda. Semoga amal ibadah kita senantiasa diterima oleh Allah SWT.***[AmaliaHidayati]
by admin admin | Feb 28, 2024 | Artikel, Berita, Edukasi
Tadabbur alam atau merenungkan keajaiban alam dapat memberikan berbagai manfaat positif bagi perkembangan kakak shalih-shalihah. Terlebih SD Islam Bintang Juara memiliki misi besar untuk mendidik generasi calon pemimpin muslim.
Oleh karenanya, SD Islam Bintang Juara berupaya untuk senantiasa menghadirkan momen-momen bermakna dalam setiap kegiatan pembelajaran. Salah satunya ketika sesi makan bekal.
Pada hari Rabu, 28 Februari 2024, kakak shalih-shalihah kelas 6 SD Islam Bintang Juara diajak oleh bu Fia untuk menikmati bekal di tempat yang istimewa. Jika biasanya bekal yang dibawakan Ayah Bunda disantap bersama-sama di dalam kelas, kali ini berbeda.
Kakak shalih-shalihah kelas 6 diajak untuk melakukan perjalanan terlebih dahulu. Dengan tujuan agar bisa mendapatkan sinar matahari pagi yang insya Allah baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka.
Selain itu, kakak shalih-shalihah juga belajar artinya perjuangan. Sebelum menikmati lezatnya bekal yang disiapkan Ayah Bunda, mereka harus berjalan dulu menuju lokasi yang telah disepakati.
Lokasi makan bekal kali ini tidak terlalu jauh dari sekolah kok, Ayah Bunda. Masih sangat bisa dijangkau dengan jalan kaki. Hanya di sini kakak shalih-shalihah ditantang untuk berjalan melewati jalur naik dan turun.
Dibutuhkan kehati-hatian dan ketangkasan agar bisa aman sampai di lokasi. Secara tidak langsung kakak shalih-shalihah mengasah kemampuan motorik kasarnya nih.
Setelah sampai di lokasi, kakak shalih-shalihah bekerjasama untuk menggelar alas yang dibawa, lalu duduk melingkar. Kak Rafasya memimpin doa makan, kemudian mereka menyantap bekal bersama-sama.
Beberapa kakak juga saling berbagi bekal. Di sini rasa kekeluargaan antar anggota kelas sungguh terasa. Sembari menikmati bekal, mereka saling berbincang dengan hangat tentang tantangan yang diberikan bu Fia dan menentukan tanggal untuk pemotretan buku kenangan.
Masya Allah semoga kegiatan makan bekal sekaligus tadabbur alam ini membawa kesan tersendiri di hati kakak shalih-shalihah. Nah, Ayah Bunda juga bisa lo mempraktikkan tadabbur alam sederhana ini bersama kakak di rumah.
Tidak perlu datang ke wisata alam yang jauh dari rumah, Ayah Bunda bisa memanfaatkan momen minggu pagi untuk berjalan kaki bersama seluruh keluarga ke lokasi yang dekat-dekat dari rumah. Berjalan bersama, sembari menghirup udara pagi yang segar, diselingi dengan obrolan yang hangat, insya Allah akan menguatkan bonding dengan kakak shalih-shalihah.
Selain menguatkan bonding, tadabbur alam juga memiliki manfaat lainnya. Apa saja ya?
Manfaat Tadabbur Alam bagi Calon Pemimpin Muslim
Berikut adalah beberapa manfaat dari kegiatan tadabbur alam bagi kakak shalih-shalihah calon pemimpin muslim:

1. Menguatkan Hubungan dengan Allah SWT
Tadabbur alam dapat membantu kakak shalih-shalihah dalam merenungkan kebesaran Allah SWT sebagai Pencipta alam semesta. Selain itu, kegiatan di alam bebas juga mampu memperkuat nilai-nilai spiritual dan keimanan kakak shalih-shalihah.
2. Memberikan Pemahaman Tentang Lingkungan
Kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang alam dan lingkungan sekitar mereka. Selain itu, melalui tadabbur alam juga bisa menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap alam sejak dini.
3. Mengembangkan Keterampilan Observasi
Melalui pengamatan terhadap alam, kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan keterampilan observasi mereka. Tadabbur alam juga bisa menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan pengamatan visual dan pemahaman tentang interaksi antara berbagai unsur alam.
4. Mengenalkan Keanekaragaman Hayati
Memperkenalkan kakak shalih-shalihah pada keanekaragaman hayati dan makhluk hidup yang ada di sekitar mereka. Pada sesi tadabbur alam hari ini, kakak kelas 6 juga melakukan pengamatan terhadap ragam tumbuhan yang mereka lihat sepanjang perjalanan.
Selain itu, kakak shalih-shalihah juga bertemu dengan kucing liar yang senantiasa ingin berdekatan dengan mereka. Hal ini membantu mereka untuk menghargai peran setiap makhluk hidup dalam ekosistem.
5. Stimulasi Kreativitas
Dengan memberikan kakak shalih-shalihah kesempatan untuk berinteraksi dengan alam, hal ini mampu merangsang imajinasi dan kreativitas mereka. Kemudian, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan rasa ingin tahu dan eksplorasi terhadap lingkungan sekitar.
6. Mengembangkan Rasa Syukur
Melalui tadabbur alam, kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan rasa syukur terhadap keindahan dan keberagaman alam. Selain itu juga menanamkan nilai-nilai positif, seperti bersyukur atas nikmat alam yang diberikan.
7. Pengenalan Siklus Alam
Kegiatan mengenal alam lebih dekat, mampu memahamkan kakak shalih-shalihah tentang siklus alam, seperti siklus air, musim, dan perubahan cuaca. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga mampu memperkaya pengetahuan mereka tentang bagaimana unsur-unsur alam saling terkait.
8. Meningkatkan Kesehatan Mental
Aktivitas di alam terbukti dapat memberikan manfaat kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Memberikan kesempatan bagi kakak shalih-shalihah untuk bersantai dan merasakan ketenangan alam.

Melibatkan kakak shalih-shalihah dalam kegiatan tadabbur alam dapat menjadi pengalaman yang mendidik dan memperkaya, menciptakan fondasi positif untuk pemahaman mereka terhadap dunia di sekitar mereka. Calon pemimpin muslim yang menghargai keberadaan alam, insya Allah akan tumbuh menjadi pemimpin yang tak sekadar cerdas, tetapi juga bijaksana.***
by admin admin | Feb 27, 2024 | Artikel, Edukasi, Religi
Qailulah, atau tidur siang, adalah kebiasaan tidur singkat selama siang hari yang memiliki signifikansi dan dukungan dalam ajaran Islam. Praktik ini tidak hanya merupakan tradisi budaya, tetapi juga memiliki dasar-dasar agama yang kuat dalam Islam. Berikut adalah artikel yang menjelaskan manfaat qailulah dan dalil-dalil yang mendukungnya.
Dalil-dalil yang Mendukung Qailulah
Berikut ini beberapa hadits yang mendukung tentang pentingnya manfaat Qailulah dalam kehidupan sehari-hari:
1. Hadits Riwayat Abu Daud
Rasulullah SAW secara rutin berpraktik tidur siang. Beliau bersabda, “Qailulah adalah sunah dari Allah. Allah menetapkan hal itu pada waktu siang dan menghilangkan barakah dari tidur pada waktu malam.”
2. Hadits Riwayat At-Tirmidzi
Abu Bakr Ash-Shiddiq melaporkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidur sejenak pada siang hari adalah pintu keberkahan, dan tindakan bijak bagi mereka yang melakukan pekerjaan yang berat.”
3. Quran Surat Ar Rum: 23
Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan (QS Ar-Rum: 23).
Manfaat Qailulah untuk Kesehatan Tubuh
Selain dianjurkan dalam agama, Qailullah juga ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya:
1. Istirahat Fisik
Qailulah memberikan kesempatan bagi tubuh untuk istirahat sejenak, mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi fisik.
2. Peningkatan Kewaspadaan
Tidur siang dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, membantu seseorang menjadi lebih produktif dalam aktivitas sehari-hari.
3. Pemulihan Mental
Qailulah juga memberikan istirahat mental, membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
4. Peningkatan Produktivitas
Dengan memberikan jeda sejenak selama siang, qailulah dapat meningkatkan produktivitas saat melanjutkan aktivitas setelahnya.
5. Peningkatan Kesehatan Jantung
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur siang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan memperbaiki kesehatan kardiovaskular.
Nah, setelah mengetahui manfaat tidur siang, apakah Ayah Bunda semakin tertarik untuk meluangkan waktu untuk istirahat di jam-jam setelah makan?

Nasehat agar Tidak Berlebihan saat Qailulah
Meskipun qailulah dianjurkan, Islam juga menasihatkan agar tidak berlebihan dalam tidur siang. Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidur siang yang berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan kehilangan berkah.
Para ahli medis juga berpendapat bahwa qailulah bisa bermanfaat jika dalam pelaksaanaannya diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Pada Waktu yang Tepat
Diutamakan qailulah dilakukan antara pukul 13.00 sampai dengan 15.00. Waktu tersebut sering kali merupakan saat kebanyakan orang makan siang, yaitu periode di mana kadar gula darah bisa turun.
2. Waktu Tidak Terlalu Lama
Tidur siang harus singkat. Para ahli biasanya merekomendasikan durasi tidur siang antara 10-30 menit. Tidur siang lebih dari satu jam justru membuat badan tidak bugar.
3. Pilih Tempat yang Tepat
Selain waktu yang tepat, sebaiknya Ayah Bunda dan kakak shalih-shalihah tidur siang di ruangan yang nyaman untuk tidur. Misalnya ruangan tersebut harus baik sirkulasi udaranya, dan mendapat penerangan yang cukup.
Sebagai informasi, SD Islam Bintang Juara sudah menerapkan qailulah sejak tahun pertama sekolah ini berdiri. Usai makan siang, kakak shalih-shalihah mendapat kesempatan untuk beristirahat singkat, kurang lebih 30 menit, sebelum memulai aktivitas berikutnya.
Dengan menerapkan qailulah secara rutin, alhamdulillah kakak shalih-shalihah jauh lebih bisa produktif menjalani aktivitas selanjutnya.
Qailulah dapat dijadikan sebagai praktik yang sehat dan bermanfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, asalkan dilakukan dengan seimbang dan sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan kebersihan dan waktu pelaksanaan tidur siang agar sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.***
Referensi:
- https://www.acehutara.go.id/berita/kategori/kesehatan/tidur-siang-sunnah-rasulullah-saw-yang-dipraktikkan-barat
- https://lampung.nu.or.id/syiar/ini-waktu-tidur-yang-dianjurkan-dan-tidak-dianjurkan-dalam-islam-o79t3
- https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6951940/ini-dua-waktu-tidur-yang-baik-menurut-islam
by admin admin | Feb 26, 2024 | Artikel, Berita, Prestasi
Setelah beberapa waktu lalu, SD Islam Bintang Juara mengikuti SMARTCOMP NASIMA 2024. Hari ini, Senin, 26 Februari 2024, semangat prestasi terus berkobar di SD Islam Bintang Juara. 8 siswa mewakili Sekolah Calon Pemimpin Muslim dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Gunung Pati.
Mengirimkan delapan siswa ke FLS2N Kecamatan Gunung Pati merupakan pencapaian gemilang bagi Sekolah Calon Pemimpin Muslim. Ini merupakan sarana untuk menunjukkan dedikasi dan bakat luar biasa dari kakak shalih-shalihah.
Siapa Sajakah yang Mewakili SD Islam Bintang Juara ke FLS2N Kecamatan Gunung Pati?
FLS2N merupakan ajang bergengsi yang diadakan secara tahunan. Ajang inii memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka di berbagai bidang seni.
Dalam ajang ini, SD Islam Bintang Juara tidak hanya mengirimkan satu atau dua wakil, melainkan sebanyak 8 siswa yang dipilih berdasarkan potensi, serta bakat dan minat kakak shalih-shalihah.
Kedelapan siswa tersebut berasal dari berbagai kelas dan memiliki keahlian yang beragam, mulai dari menggambar, tari tradisional, menyanyi, seni kriya hingga pantomim. Keberagaman ini mencerminkan semangat inklusivitas di SD Islam Bintang Juara, yang memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya.
Berikut ini nama-nama kakak shalih-shalihah yang menjadi perwakilan SD Islam Bintang Juara dalam ajang FLS2N Kecamatan Gunung Pati yang bertempat di SDN Sumurrejo 02:
- Kak Dea (Kelas 5) mengikuti Cabang Menyanyi Tunggal
- Kak Arsyad (Kelas 5) dan Kak Gesang (Kelas 3) mengikuti Cabang Pantomim
- Kak Amiira (Kelas 4), Kak Sachi (Kelas 5) dan kak Raisakhi) mengikuti Cabang Menari Tradisional
- Kak Rara (Kelas 5) mengikuti Cabang Gambar Bercerita
- Kak Zahra (Kelas 4) mengikuti Seni Kriya

Manfaat Mengikuti FLS2N Kecamatan Gunung Pati
Tentu saja, perjalanan menuju FLS2N tingkat Kecamatan Gunung Pati bukanlah hal yang mudah. Para siswa telah melalui serangkaian latihan dan persiapan intensif, dibimbing oleh para guru yang berdedikasi. Hal tersebut untuk memastikan bahwa mereka siap bersaing dan memberikan yang terbaik di panggung FLS2N.
Walau ini bukan kali pertama bagi SD Islam Bintang Juara mengirimkan siswanya ke ajang FLS2N, tetapi tetap saja menjadi momen bersejarah bagi sekolah. Ke-8 siswa yang mewakili SD Islam Bintang Juara telah menunjukkan komitmen, kerja keras, dan bakat mereka.
Kakak shalih-shalihah yang terpilih mewakili SD Islam Bintang Juara secara tidak langsung menjadi duta bagi sekolah ini di FLS2N tingkat Kecamatan Gunung Pati. Mengirimkan siswa untuk mengikuti kompetisi, bukan sekadar untuk meraih kemenangan.
Dengan berkompetisi, kakak shalih-shalihah belajar untuk mengelola grogi, berjejaring dengan teman baru dari berbagai sekolah, juga belajar menjaga adab di luar lingkungan sekolah.
Bagi Ayah Bunda yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat dari mengikuti kompetisi, dan bagaimana menyiapkannya, silakan bisa membaca artikel terkait.
Dukungan dari orang tua, guru, dan teman-teman sekelas juga menjadi faktor kunci dalam perjalanan menuju FLS2N. Semua pihak terlibat bersatu padu untuk mendukung dan mendorong prestasi anak-anak, menciptakan atmosfer positif yang memotivasi mereka untuk memberikan yang terbaik.
Dengan semangat juang yang tinggi, ke-8 siswa SD Islam Bintang Juara siap memberikan penampilan terbaik mereka di FLS2N Kecamatan Gunung Pati. Mereka tidak hanya mewakili sekolah, tetapi juga membawa harapan dan kebanggaan bagi seluruh komunitas pendidikan di sekitar mereka. Sukses untuk para siswa SD Islam Bintang Juara dalam mengukir prestasi di kancah FLS2N tingkat Kecamatan Gunung Pati!***
by admin admin | Feb 24, 2024 | Edukasi
Penggunaan kata bermakna positif sudah melekat erat dalam interaksi guru dan siswa-siswi di SD Islam Bintang Juara sehari-harinya. Penggunaan kata bermakna positif juga menjadi landasan dalam membimbing siswa-siswinya tumbuh menjadi pribadi bermental positif.
Apa Saja Kata Bermakna Positif yang Biasa Digunakan di SD Islam Bintang Juara?
Di SD Islam Bintang Juara, contoh penggunaan kata-kata positif seperti “bergerak lancar,” “tuntas,” serta “kontrol diri” akan sering Ayah Bunda dengar jika berkunjung di sekolah ini. Pembiasaan pengguaan kata positif ini bukan sekadar tentang bahasa, tetapi juga membentuk mindset positif yang membawa dampak jangka panjang pada perkembangan anak.

1. Bergerak Lancar
Penggunaan kata “bergerak lancar” sebagai pengganti kata “cepat” adalah salah satu contoh bagaimana kecilnya perubahan kata dapat mempengaruhi persepsi dan tindakan. Ketika anak diajarkan untuk bergerak lancar, mereka tidak hanya ditekankan untuk melakukan sesuatu dengan cepat, tetapi juga dengan kehati-hatian dan ketepatan.
2. Tuntas
Kemudian, penggunaan kata “tuntas” sebagai alternatif kata “selesai” memberikan pesan bahwa menyelesaikan tugas bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana tugas tersebut dilakukan dengan baik dan menyeluruh. Anak-anak diajarkan untuk tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses dari apa yang mereka kerjakan.
3. Kontrol Diri
Berikutnya, penggunaan kata “kontrol diri” sebagai pengganti kata “bertingkah” membantu anak-anak untuk mengenali emosi mereka, mengendalikannya, dan merespons dengan bijaksana dalam berbagai situasi. Ini akan membantu mereka untuk mengembangkan kemampuan menghadapi tantangan dan konflik dengan sikap yang tenang dan terkontrol.
Masih ada beberapa kata bermakna lainnya yang biasa digunakan sebagai pijakan para guru SD Islam Bintang Juara kepada kakak shalih-shalihah, Ayah Bunda bisa membaca artikel tentang 7 Kata Pijakan yang Berubah setelah Anak Bersekolah di Sekolah Islam Bintang Juara untuk mengetahui lebih lanjut.

Penggunaan kata bermakna positif ini bukan hanya berdampak pada perkembangan akademik anak-anak, tetapi juga membentuk karakter mereka. Membiasakan anak-anak menggunakan kata bermakna positif akan membantu mereka untuk tumbuh menjadi individu yang bermental positif dan tangguh.
Sehingga, penggunaan kata bermakna positif telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam lingkup pendidikan di SD Islam Bintang Juara. Hal ini bukan hanya sekadar penggunaan kata, tetapi juga sebuah filosofi yang menginspirasi anak-anak untuk meraih potensi terbaik mereka dalam segala hal yang mereka lakukan.***