by admin admin | Jul 18, 2024 | Berita, Edukasi
Membentuk karakter calon pemimpin Muslim bukanlah tugas yang mudah, namun merupakan tanggung jawab yang mulia. Salah satu cara efektif untuk melakukannya adalah dengan mengenalkan adab pada lingkungan sekitar sejak dini.
Adab, yang merupakan perilaku dan etika dalam Islam, memainkan peran penting dalam pembentukan karakter yang kuat dan berintegritas. Menumbuhkan dan membangun adab bukanlah proses sehari dua hari. Dibutuhkan sinergi antara sekolah dan orang tua dalam mengoptimalkan pendidikan adab pada kakak shalih-shalihah.
Mengenalkan Adab dan Jenis-jenisnya kepada Kakak Shalih-shalihah
SD Islam Bintang Juara meyakini bahwa adab adalah salah satu landasan penting bagi kakak shalih-shalihah dalam bersikap dan berjejaring sehari-hari. Oleh karenanya, pendidikan adab mendapat perhatian dan porsi utama di Sekolah Calon Pemimpin Muslim.
Seorang Calon Pemimpin Muslim haruslah memiliki tiga jenis adab berikut ini;
Pertama, Adab kepada Allah SWT
Poin pertama ini harus menjadi dasar dalam mendidik anak-anak. Mengajarkan mereka untuk beribadah dengan khusyuk, berdoa, dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT akan membentuk rasa keimanan yang kokoh. Selain itu, mengenalkan kisah-kisah para nabi dan rasul dapat menjadi inspirasi bagi mereka dalam menghadapi berbagai tantangan.
Kedua, Adab kepada Orang Tua dan Keluarga
Berikutnya yang juga harus ditanamkan dengan kuat adalah adab kepada orang tua dan keluarga. Menghormati dan menaati orang tua, serta menjaga hubungan harmonis dengan anggota keluarga lainnya, adalah cerminan dari akhlak yang mulia. Pemimpin yang baik harus memiliki dasar moral yang kuat yang berasal dari hubungan yang baik dengan keluarga.
Ketiga, Adab kepada Tetangga dan Lingkungan Sekitar
Adab terhadap orang-orang di sekitar tentu tak kalah penting. Termasuk di dalamnya adalah adab terhadap guru. Oleh karenanya, guru dan orang tua harus senantiasa mengajarkan dan mencontohkan kakak shalih-shalihah untuk bersikap ramah, membantu teman yang membutuhkan, dan menjaga kebersihan lingkungan adalah cara untuk membentuk rasa tanggung jawab sosial. Pemimpin yang peduli pada lingkungan sekitar akan lebih mampu menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.
Keempat, Adab dalam Bergaul dan Bersosialisasi
Bagaimana kakak shalih-shalihah berinteraksi satu sama lain adalah hal yang juga patut diperhatikan. Kakak shalih-shalihah perlu diajarkan untuk bersikap jujur, adil, dan berani menyuarakan kebenaran. Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi individu yang berani dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
Cara SD Islam Bintang Juara Mengenalkan Adab pada Lingkungan Sekitar
Dalam konteks pendidikan formal, sekolah dan lembaga pendidikan Islam dapat berperan besar dalam mengenalkan adab kepada lingkungan sekitar. Melalui program-program ekstrakurikuler, seperti kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan, anak-anak dapat belajar langsung bagaimana mengaplikasikan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Pada Pekan Ta’aruf 2024 hari ketiga, kakak shalih-shalihah kelas 1 diajak berkeliling dari satu ruangan ke ruangan lain yang ada di sekolah. Bukan hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga bagaimana bersikap ketika berada dalam ruangan-ruangan tersebut.
Terdapat enam pos yang harus disinggahi masing-masing kelompok kakak kelas 1, yaitu:

1. Pos 1 yang berada di Kamar Mandi Lantai 2
Di pos ini, ada Ustaz Zakki Akmal Al Hafidz yang siap mendampingi kakak shalih-shalihah belajar tentang adab masuk dan ke luar kamar mandi. Selain mengajarkan kaki mana yang harus masuk terlebih dahulu ketika melangkah ke ruangan, Ustaz Zakki Akmal juga melatih kakak shalih-shalihah untuk mengucapkan doa masuk dan ke luar kamar mandi.
2. Pos 2, berada di Ruang Kelas 1A
Pada pos kedua ini, ada bu Ulfa yang siap melatih kakak shalih-shalihah adab masuk ruang kelas, serta bagaimana sikap yang tepat ketika berjumpa dengan teman dan bapak ibu guru.
3. Pos 3, berada di Area Perpustakaan
Bersama Bu Khofsoh, kakak kelas 1 belajar tentang adab meminjam buku, membaca buku, menata dan mengembalikan buku.
4. Pos 4, terletak di Area UKS
Pada pos keempat ini, Bu Nisa memberikan informasi kepada kakak kelas 1 tentang pengenalan UKS, adab izin ke UKS dan adab penggunaan barang di UKS.
5. Pos 5, terletak di Area Dapur
Bu Laila mengajak kakak shalih-shalihah kelas 1 untuk berkenalan dengan tim dapur, yaitu Miss Nur, Bibik Septi dan Bu Rita. Selain berkenalan dengan tim dapur, kakak shalih-shalihah belajar tentang adab mengambil makan siang, adab berbicara dengan tim dapur, dan adab mengembalikan alat makan.
6. Pos 6 Berada di Lapangan
Pak Ali menyambut kedatangan kakak shalih-shalihah kelas 1 di lapangan dengan penuh semangat dan riang gembira. Pak Ali memberikan informasi mengenai adab berkegiatan di lapangan, adab menggunakan alat oalahraga dan alat bermain.
Diharapkan dengan mengenalkan adab kepada lingkungan yang ada di sekolah, kakak shalih-shalihah akan terbiasa dan perlahan kebiasaan tersebut tumbuh menjadi karakter yang mengakar kuat dalam diri mereka.
Dengan mengenalkan adab kepada lingkungan sekitar, insyaAllah kita tidak hanya membentuk individu yang berakhlak mulia, tetapi juga Calon Pemimpin Muslim yang tangguh dan berintegritas. Semoga generasi mendatang mampu membawa perubahan positif bagi umat dan dunia, dengan landasan adab yang kuat dan mulia. Aamiin ya Rabbal’alamin.***
by admin admin | Feb 28, 2024 | Artikel, Berita, Edukasi
Tadabbur alam atau merenungkan keajaiban alam dapat memberikan berbagai manfaat positif bagi perkembangan kakak shalih-shalihah. Terlebih SD Islam Bintang Juara memiliki misi besar untuk mendidik generasi calon pemimpin muslim.
Oleh karenanya, SD Islam Bintang Juara berupaya untuk senantiasa menghadirkan momen-momen bermakna dalam setiap kegiatan pembelajaran. Salah satunya ketika sesi makan bekal.
Pada hari Rabu, 28 Februari 2024, kakak shalih-shalihah kelas 6 SD Islam Bintang Juara diajak oleh bu Fia untuk menikmati bekal di tempat yang istimewa. Jika biasanya bekal yang dibawakan Ayah Bunda disantap bersama-sama di dalam kelas, kali ini berbeda.
Kakak shalih-shalihah kelas 6 diajak untuk melakukan perjalanan terlebih dahulu. Dengan tujuan agar bisa mendapatkan sinar matahari pagi yang insya Allah baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka.
Selain itu, kakak shalih-shalihah juga belajar artinya perjuangan. Sebelum menikmati lezatnya bekal yang disiapkan Ayah Bunda, mereka harus berjalan dulu menuju lokasi yang telah disepakati.
Lokasi makan bekal kali ini tidak terlalu jauh dari sekolah kok, Ayah Bunda. Masih sangat bisa dijangkau dengan jalan kaki. Hanya di sini kakak shalih-shalihah ditantang untuk berjalan melewati jalur naik dan turun.
Dibutuhkan kehati-hatian dan ketangkasan agar bisa aman sampai di lokasi. Secara tidak langsung kakak shalih-shalihah mengasah kemampuan motorik kasarnya nih.
Setelah sampai di lokasi, kakak shalih-shalihah bekerjasama untuk menggelar alas yang dibawa, lalu duduk melingkar. Kak Rafasya memimpin doa makan, kemudian mereka menyantap bekal bersama-sama.
Beberapa kakak juga saling berbagi bekal. Di sini rasa kekeluargaan antar anggota kelas sungguh terasa. Sembari menikmati bekal, mereka saling berbincang dengan hangat tentang tantangan yang diberikan bu Fia dan menentukan tanggal untuk pemotretan buku kenangan.
Masya Allah semoga kegiatan makan bekal sekaligus tadabbur alam ini membawa kesan tersendiri di hati kakak shalih-shalihah. Nah, Ayah Bunda juga bisa lo mempraktikkan tadabbur alam sederhana ini bersama kakak di rumah.
Tidak perlu datang ke wisata alam yang jauh dari rumah, Ayah Bunda bisa memanfaatkan momen minggu pagi untuk berjalan kaki bersama seluruh keluarga ke lokasi yang dekat-dekat dari rumah. Berjalan bersama, sembari menghirup udara pagi yang segar, diselingi dengan obrolan yang hangat, insya Allah akan menguatkan bonding dengan kakak shalih-shalihah.
Selain menguatkan bonding, tadabbur alam juga memiliki manfaat lainnya. Apa saja ya?
Manfaat Tadabbur Alam bagi Calon Pemimpin Muslim
Berikut adalah beberapa manfaat dari kegiatan tadabbur alam bagi kakak shalih-shalihah calon pemimpin muslim:

1. Menguatkan Hubungan dengan Allah SWT
Tadabbur alam dapat membantu kakak shalih-shalihah dalam merenungkan kebesaran Allah SWT sebagai Pencipta alam semesta. Selain itu, kegiatan di alam bebas juga mampu memperkuat nilai-nilai spiritual dan keimanan kakak shalih-shalihah.
2. Memberikan Pemahaman Tentang Lingkungan
Kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang alam dan lingkungan sekitar mereka. Selain itu, melalui tadabbur alam juga bisa menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab terhadap alam sejak dini.
3. Mengembangkan Keterampilan Observasi
Melalui pengamatan terhadap alam, kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan keterampilan observasi mereka. Tadabbur alam juga bisa menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan pengamatan visual dan pemahaman tentang interaksi antara berbagai unsur alam.
4. Mengenalkan Keanekaragaman Hayati
Memperkenalkan kakak shalih-shalihah pada keanekaragaman hayati dan makhluk hidup yang ada di sekitar mereka. Pada sesi tadabbur alam hari ini, kakak kelas 6 juga melakukan pengamatan terhadap ragam tumbuhan yang mereka lihat sepanjang perjalanan.
Selain itu, kakak shalih-shalihah juga bertemu dengan kucing liar yang senantiasa ingin berdekatan dengan mereka. Hal ini membantu mereka untuk menghargai peran setiap makhluk hidup dalam ekosistem.
5. Stimulasi Kreativitas
Dengan memberikan kakak shalih-shalihah kesempatan untuk berinteraksi dengan alam, hal ini mampu merangsang imajinasi dan kreativitas mereka. Kemudian, kegiatan ini juga mampu menumbuhkan rasa ingin tahu dan eksplorasi terhadap lingkungan sekitar.
6. Mengembangkan Rasa Syukur
Melalui tadabbur alam, kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan rasa syukur terhadap keindahan dan keberagaman alam. Selain itu juga menanamkan nilai-nilai positif, seperti bersyukur atas nikmat alam yang diberikan.
7. Pengenalan Siklus Alam
Kegiatan mengenal alam lebih dekat, mampu memahamkan kakak shalih-shalihah tentang siklus alam, seperti siklus air, musim, dan perubahan cuaca. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga mampu memperkaya pengetahuan mereka tentang bagaimana unsur-unsur alam saling terkait.
8. Meningkatkan Kesehatan Mental
Aktivitas di alam terbukti dapat memberikan manfaat kesehatan mental, seperti mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati. Memberikan kesempatan bagi kakak shalih-shalihah untuk bersantai dan merasakan ketenangan alam.

Melibatkan kakak shalih-shalihah dalam kegiatan tadabbur alam dapat menjadi pengalaman yang mendidik dan memperkaya, menciptakan fondasi positif untuk pemahaman mereka terhadap dunia di sekitar mereka. Calon pemimpin muslim yang menghargai keberadaan alam, insya Allah akan tumbuh menjadi pemimpin yang tak sekadar cerdas, tetapi juga bijaksana.***
by admin admin | Feb 27, 2024 | Artikel, Edukasi, Religi
Qailulah, atau tidur siang, adalah kebiasaan tidur singkat selama siang hari yang memiliki signifikansi dan dukungan dalam ajaran Islam. Praktik ini tidak hanya merupakan tradisi budaya, tetapi juga memiliki dasar-dasar agama yang kuat dalam Islam. Berikut adalah artikel yang menjelaskan manfaat qailulah dan dalil-dalil yang mendukungnya.
Dalil-dalil yang Mendukung Qailulah
Berikut ini beberapa hadits yang mendukung tentang pentingnya manfaat Qailulah dalam kehidupan sehari-hari:
1. Hadits Riwayat Abu Daud
Rasulullah SAW secara rutin berpraktik tidur siang. Beliau bersabda, “Qailulah adalah sunah dari Allah. Allah menetapkan hal itu pada waktu siang dan menghilangkan barakah dari tidur pada waktu malam.”
2. Hadits Riwayat At-Tirmidzi
Abu Bakr Ash-Shiddiq melaporkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidur sejenak pada siang hari adalah pintu keberkahan, dan tindakan bijak bagi mereka yang melakukan pekerjaan yang berat.”
3. Quran Surat Ar Rum: 23
Artinya: Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan (QS Ar-Rum: 23).
Manfaat Qailulah untuk Kesehatan Tubuh
Selain dianjurkan dalam agama, Qailullah juga ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh, di antaranya:
1. Istirahat Fisik
Qailulah memberikan kesempatan bagi tubuh untuk istirahat sejenak, mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi fisik.
2. Peningkatan Kewaspadaan
Tidur siang dapat meningkatkan kewaspadaan dan konsentrasi, membantu seseorang menjadi lebih produktif dalam aktivitas sehari-hari.
3. Pemulihan Mental
Qailulah juga memberikan istirahat mental, membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan emosional.
4. Peningkatan Produktivitas
Dengan memberikan jeda sejenak selama siang, qailulah dapat meningkatkan produktivitas saat melanjutkan aktivitas setelahnya.
5. Peningkatan Kesehatan Jantung
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tidur siang dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan memperbaiki kesehatan kardiovaskular.
Nah, setelah mengetahui manfaat tidur siang, apakah Ayah Bunda semakin tertarik untuk meluangkan waktu untuk istirahat di jam-jam setelah makan?

Nasehat agar Tidak Berlebihan saat Qailulah
Meskipun qailulah dianjurkan, Islam juga menasihatkan agar tidak berlebihan dalam tidur siang. Rasulullah SAW menegaskan bahwa tidur siang yang berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan dan kehilangan berkah.
Para ahli medis juga berpendapat bahwa qailulah bisa bermanfaat jika dalam pelaksaanaannya diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1. Pada Waktu yang Tepat
Diutamakan qailulah dilakukan antara pukul 13.00 sampai dengan 15.00. Waktu tersebut sering kali merupakan saat kebanyakan orang makan siang, yaitu periode di mana kadar gula darah bisa turun.
2. Waktu Tidak Terlalu Lama
Tidur siang harus singkat. Para ahli biasanya merekomendasikan durasi tidur siang antara 10-30 menit. Tidur siang lebih dari satu jam justru membuat badan tidak bugar.
3. Pilih Tempat yang Tepat
Selain waktu yang tepat, sebaiknya Ayah Bunda dan kakak shalih-shalihah tidur siang di ruangan yang nyaman untuk tidur. Misalnya ruangan tersebut harus baik sirkulasi udaranya, dan mendapat penerangan yang cukup.
Sebagai informasi, SD Islam Bintang Juara sudah menerapkan qailulah sejak tahun pertama sekolah ini berdiri. Usai makan siang, kakak shalih-shalihah mendapat kesempatan untuk beristirahat singkat, kurang lebih 30 menit, sebelum memulai aktivitas berikutnya.
Dengan menerapkan qailulah secara rutin, alhamdulillah kakak shalih-shalihah jauh lebih bisa produktif menjalani aktivitas selanjutnya.
Qailulah dapat dijadikan sebagai praktik yang sehat dan bermanfaat dalam menjalani kehidupan sehari-hari, asalkan dilakukan dengan seimbang dan sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, penting juga untuk memperhatikan kebersihan dan waktu pelaksanaan tidur siang agar sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW.***
Referensi:
- https://www.acehutara.go.id/berita/kategori/kesehatan/tidur-siang-sunnah-rasulullah-saw-yang-dipraktikkan-barat
- https://lampung.nu.or.id/syiar/ini-waktu-tidur-yang-dianjurkan-dan-tidak-dianjurkan-dalam-islam-o79t3
- https://www.detik.com/hikmah/khazanah/d-6951940/ini-dua-waktu-tidur-yang-baik-menurut-islam
by admin admin | Feb 24, 2024 | Edukasi
Penggunaan kata bermakna positif sudah melekat erat dalam interaksi guru dan siswa-siswi di SD Islam Bintang Juara sehari-harinya. Penggunaan kata bermakna positif juga menjadi landasan dalam membimbing siswa-siswinya tumbuh menjadi pribadi bermental positif.
Apa Saja Kata Bermakna Positif yang Biasa Digunakan di SD Islam Bintang Juara?
Di SD Islam Bintang Juara, contoh penggunaan kata-kata positif seperti “bergerak lancar,” “tuntas,” serta “kontrol diri” akan sering Ayah Bunda dengar jika berkunjung di sekolah ini. Pembiasaan pengguaan kata positif ini bukan sekadar tentang bahasa, tetapi juga membentuk mindset positif yang membawa dampak jangka panjang pada perkembangan anak.

1. Bergerak Lancar
Penggunaan kata “bergerak lancar” sebagai pengganti kata “cepat” adalah salah satu contoh bagaimana kecilnya perubahan kata dapat mempengaruhi persepsi dan tindakan. Ketika anak diajarkan untuk bergerak lancar, mereka tidak hanya ditekankan untuk melakukan sesuatu dengan cepat, tetapi juga dengan kehati-hatian dan ketepatan.
2. Tuntas
Kemudian, penggunaan kata “tuntas” sebagai alternatif kata “selesai” memberikan pesan bahwa menyelesaikan tugas bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana tugas tersebut dilakukan dengan baik dan menyeluruh. Anak-anak diajarkan untuk tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses dari apa yang mereka kerjakan.
3. Kontrol Diri
Berikutnya, penggunaan kata “kontrol diri” sebagai pengganti kata “bertingkah” membantu anak-anak untuk mengenali emosi mereka, mengendalikannya, dan merespons dengan bijaksana dalam berbagai situasi. Ini akan membantu mereka untuk mengembangkan kemampuan menghadapi tantangan dan konflik dengan sikap yang tenang dan terkontrol.
Masih ada beberapa kata bermakna lainnya yang biasa digunakan sebagai pijakan para guru SD Islam Bintang Juara kepada kakak shalih-shalihah, Ayah Bunda bisa membaca artikel tentang 7 Kata Pijakan yang Berubah setelah Anak Bersekolah di Sekolah Islam Bintang Juara untuk mengetahui lebih lanjut.

Penggunaan kata bermakna positif ini bukan hanya berdampak pada perkembangan akademik anak-anak, tetapi juga membentuk karakter mereka. Membiasakan anak-anak menggunakan kata bermakna positif akan membantu mereka untuk tumbuh menjadi individu yang bermental positif dan tangguh.
Sehingga, penggunaan kata bermakna positif telah menjadi bagian tak terpisahkan dalam lingkup pendidikan di SD Islam Bintang Juara. Hal ini bukan hanya sekadar penggunaan kata, tetapi juga sebuah filosofi yang menginspirasi anak-anak untuk meraih potensi terbaik mereka dalam segala hal yang mereka lakukan.***
by admin admin | Feb 23, 2024 | Berita, Edukasi
Pendidikan telah menjadi kunci utama untuk membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan di era digital. Salah satu langkah signifikan yang diambil oleh SD Islam Bintang Juara adalah melalui pemaparan materi tentang kuasai literasi digital yang bertujuan memberdayakan kakak shalih-shalihah.
Pada hari Jum’at, 23 Februari 2024, SD Islam Bintang Juara menghadirkan Bapak Mustafa, S.T., M.M., M.Kom., untuk memberikan informasi kepada kakak shalih-shalihah terkait literasi digital. Bapak Mustafa, S.T., M.M., M.Kom., atau yang akrab dipanggil dengan Pak Mus merupakan Dosen Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), sekaligus Fasilitator Sekolah Penggerak Angkatan I.
Kegiatan ini juga selaras dengan Program Makin Cakap Digital dari pemerintah yang sudah dilaksanakan rutin sejak 2021. Program ini direncanakan berlangsung secara bertahap hingga 2024.
Program Makin Cakap Digital dari pemerintah memiliki berbagai kelas daring dan pelatihan gratis untuk seluruh masyarakat dengan materi-materi yang didasarkan pada pilar-pilar literasi digital, yaitu:
- Digital Skill (Cakap Bermedia Digital),
- Digital Ethic (Etis Bermedia Digital),
- Digital Safety (Aman Bermedia Digital),
- dan Digital Culture (Budaya Bermedia Digital).
Perjumpaan pertama kakak shalih-shalihah kelas 4 – 6 dengan Pak Mus hari ini fokus pada materi Digital Skill, Digital Safety dan Digital Ethic. Yuk, cari tahu apa saja yang disampaikan Pak Mus kepada kakak shalih-shalihah, Ayah Bunda.
Kuasai Literasi Digital Mulai Dari Bijak Bermedia Sosial
Memahami bahwa media sosial sekarang ini telah menjadi hal yang tak terpisahkan dari generasi muda, Pak Mus memberikan pijakan mengenai cara bijak bermedia sosial.
Ayah Bunda Perlu Terapkan Konsep 3D
Ayah Bunda juga pastikan untuk menerapkan konsep 3D yang diprakarsai oleh Abah Ihsan dalam memfasilitasi kakak shalih-shalihah terkait penggunaan gadget di era digital:
1. Dibutuhkan
Kakak shalih-shalihah hanya boleh menggunakan gadget dan internet apabila benar-benar dibutuhkan, misal untuk keperluan belajar. Boleh saja sesekali mencari hiburan dengan memanfaatkan teknologi digital, tetapi pastikan aman dan waktunya terbatas.
2. Didampingi
Pastikan kakak shalih-shalihah saat menggunakan gadget dan internet harus dalam pendampingan dan pengawasan orang dewasa, baik itu guru ataupun orang tua.
3. Dipinjamkan
Alih-alih memfasilitasi satu ponsel pintar dan/ atau laptop untuk masing-masing anak, akan lebih baik jika akad penggunaan ponsel dan/ atau laptop adalah dipinjamkan. Dengan akad dipinjamkan, kakak shalih-shalihah akan lebih mudah diatur dan dibatasi penggunaannya, dibandingkan jika akadnya diberikan.

Praktikkan Internet BAIK
Setelah menerapkan konsep 3D dalam penggunaan gadget yang terkoneksi dengan internet, kakak shalih-shalihah perlu mengetahui hal-hal terkait bijak bermedia sosial. Ayah Bunda bisa menggunakan metode Internet BAIK, meliputi:
- Bertanggungjawab – Kakak shalih-shalihah harus memahami hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan, yang bermanfaat dan tidak bermanfaat, serta mengetahui risiko atas dampak negatif internet yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.
- Aman – Dalam menggunakan internet, khususnya media sosial, kakak shalih-shalihah harus menjaga dirinya tetap aman dari hal-hal negatif.
- Inspiratif – Kakak shalih-shalihah harus bisa menggunakan internet dan media sosial untuk berbagi inspirasi kepada lingkungan.
- Kreatif – Untuk bisa berbagi inspirasi, maka dibutuhkan kreativitas dalam menggunakan internet dan media sosial dengan cara-cara yang unik. Kakak shalih-shalihah juga bisa saling berkerjasama untuk membangun ekosistem digital.
Tujuh Kebiasaan Keren Berinternet
Selain metode Internet BAIK, kakak shalih-shalihah juga bisa diajarkan untuk menerapkan tujuh kebiasaan untuk keren berinternet:
- THINK – Merupakan singkatan dari True, Hurtful, Illegal, Necessary, dan Kind. Ajarkan kakak shalih-shalihah sebelum memosting sesuatu, cek dulu apakah postingan tersebut benar sesuai fakta, menyakiti orang lain atau tidak, ilegal atau mengandung hak cipta orang lainkah, penting dibagikan atau tidak, dan apakah isinya baik untuk dibagikan.
- Respect – Ajak kakak shalih-shalihah untuk tetap menjaga adab saat bermedia sosial, dengan mengetik kalimat yang sopan dan nyaman bagi orang lain.
- Turn Back Hoax – Tanamkan pada diri kakak shalih-shalihah agar tidak bersumbu pendek. Saat menerima informasi dari internet, ajak mereka untuk memastikan apakah informasi tersebut valid atau tidak, sebelum membagikannya lagi ke orang lain.
- Take Care Your Self Branding – ‘Jempolmu, Harimaumu’ adalah hal yang wajib dipegang erat oleh kakak shalih-shalihah. Oleh karenanya bagi kakak shalih-shalihah yang sudah memiliki akun media sosial, ajarkan kepada mereka cara berbahasa yang baik dan sopan.
- Kenali Fungsi Tell, Report & Block – Apabila menemukan konten negatif, ajarkan kakak untuk menegur pemilik konten melalui pesan pribadi secara baik-baik dengan bahasa yang nyaman dibaca. Apabila ada akun yang sering membagikan berita-berita negatif, kakak shalih-shalihah bisa diajarkan untuk menggunakan fitur Report & Block yang dimiliki masing-masing media sosial.
- Posting Nggak Ya? – Sebelum memosting sesuatu di media sosial, pastikan kakak shalih-shalihah sudah memikirkan baik-baik kebenaran dan kebermanfaatannya.
- Ingat Kehidupan Nyata – Berselancar di internet memang mengasyikkan, maka tak heran jika banyak yang lupa waktu. Namun kakak shalih-shalihah perlu memahami bahwa kehidupan nyata jauh lebih menyenangkan. Pastikan tidak sampai kecanduan, hingga lupa bahwa ada hal-hal yang lebih asyik dilakukan di dunia nyata.
5 Prinsip Cerdas Berinternet
Selain ketujuh hal di atas, ajak pula kakak shalih-shalihah untuk menguasai lima prinsip cerdas berinternet, yaitu:
- Keep Playing or Stop – Tahu waktu kapan harus lanjut dan berhenti.
- Think before Posting – Pilah dan pikirkan dulu sebelum posting sesuatu.
- Saring before Sharing – Saring dulu kebenaran informasi yang didapat, sebelum membagikan ke khalayak.
- Click or Close – Jika menemukan konten negatif, harus berani untuk menutup laman dan tidak mengaksesnya lagi. Kakak shalih-shalihah juga perlu diberikan informasi tentang link-link yang bertujuan untuk menipu. Saat menemukan link seperti itu, ajarkan mereka untuk segera menutup aksesnya.
- Wise While Online – Gunakan internet dan media sosial secara bijak, baik dari segi waktu dan bijak dalam penggunaan bahasa, berkomentar, dsb.

Makin Cakap Digital Mulai Dari Gunakan Email yang Benar
Selain memaparkan informasi mengenai bijak bermedia sosial, Pak Mus juga mengajak kakak shalih-shalihah untuk kuasai literasi digital dengan mengetahui cara mengirim email yang tepat. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Ayah Bunda, dan kakak shalih-shalihah saat mengirim email:
- Menulis email dengan ejaan yang benar dan kalimat sopan.
- Pastikan untuk tidak menggunakan huruf kapital secara keseluruhan dari awal hingga akhir kalimat, karena bisa menyulitkan keterbacaan. Selain itu juga bisa memberikan kesan marah.
- Membiasakan menuliskan subject email untuk mempermudah penerima pesan.
- Menggunakan BCC (Blind Carbon Copy), bukannya CC (Carbon Copy) untuk menghindari tersebarnya email milik orang lain
- Untuk mailing list atau forum, dilarang mengirim email berupa spam, surat berantai, surat promosi yang tidak berhubungan dengan mailing list.
- Menghargai hak cipta dan privasi orang lain.
- Mengatur password secara berkala agar terjaga keamanannya.
Nah, selama ini Ayah Bunda apakah sudah cukup tepat saat menggunakan email dalam kehidupan sehari-hari? Jika belum ayo perbaiki bersama-sama, agar kita bisa menjadi role model bagi kakak shalih-shalihah.

Galeri Kegiatan Literasi Digital SD Islam Bintang Juara
Siap Menaklukkan Tantangan Literasi Digital dari Pak Mustafa?
Di akhir sesi pemaparan materi tentang kuasai literasi digital, Pak Mustafa memberikan tantangan bermakna AKSI NYATA kepada kakak shalih-shalihah. Tantangan ini bisa dilakukan secara individu ataupun berkelompok. Jika berkelompok, maka maksimal dalam kelompoknya harus terdiri dari 5 siswa.
Adapun tantangannya kakak shalih-shalihah harus mampu membuat karya, entah itu berupa flyer, video, film pendek, atau puisi. Karya tersebut berisi tentang ajakan kepada lingkungan tentang INTERNET AMAN, bijak berinternet dan bermedia digital.
Masya Allah, tantangannya sangat inspiratif ya, Ayah Bunda. Melalui tantangan ini, kakak shalih-shalihah diajak untuk praktik langsung secara nyata menerapkan Internet BAIK.
Ayah Bunda, pastikan untuk mendampingi kakak shalih-shalihah dalam melaksanakan tantangan ini ya. Izinkan kakak shalih-shalihah untuk mengembangkan ide-ide kreatifnya, dan berikan masukan serta saran apabila dibutuhkan.
Jadi siap untuk mendampingi kakak shalih-shalihah kuasai literasi digital? Yuk, bersama-sama kita bergandengtangan membentuk generasi yang makin cakap digital, Ayah Bunda.***
Referensi:
- Paparan Pak Mustafa
- Web Literasi Digital. Diakses pada 2024. Profil dan Infografik.
- Modul Fasilitator Literasi Digital. “Cakap Bermedia Digital.”
- Modul Fasilitator Literasi Digital. “Aman Bermedia Digital.”
- Modul Fasilitator Literasi Digital. “Etis Bermedia Digital.”
by admin admin | Feb 22, 2024 | Berita, Edukasi
Alhamdulillahirrobbil’alamin. Ini adalah sebuah kabar yang menggembirakan, sekaligus mengharukan. SD Islam Bintang Juara bisa mengirimkan 13 perwakilan ke gelaran lomba tahunan SMARTCOMP Nasima.
Acara ini telah dilaksanakan secara tujuh tahun berturut-turut. Bisa mengirimkan 13 siswa untuk mewakili SD Islam Bintang Juara ke SMARTCOMP Nasima 2024 menunjukkan prestasi dan kemampuan siswa dalam bidang story telling, da’i cilik, OSN dan menggambar poster.
Dalam kompetisi semacam ini, kakak shalih-shalihah memiliki kesempatan untuk menunjukkan keahlian mereka, berbagi pengetahuan, dan belajar dari peserta lainnya.
Siapa Sajakah Perwakilan SD Islam Bintang Juara untuk SMARTCOMP Nasima 2024?
Berikut ini 13 kakak shalih-shalihah yang terpilih untuk mewakili SD Islam Bintang Juara ke SMARTCOMP Nasima 2024:
- Kak Laras (Kelas 6) mengikuti cabang story telling.
- Kak Nabila Hayu (Kelas 5) mengikuti cabang da’i cilik.
- Kak Daffa (Kelas 4) mengikuti cabang da’i cilik.
- Kak Fillah (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
- Kak Calief (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
- Kak Nadya In (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
- Kak Syabil (Kelas 4) mengikuti cabang OSN.
- Kak Ninda (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
- Kak Attaar (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
- Kak Firman (Kelas 5) mengikuti cabang OSN.
- Kak Nadhif (Kelas 4) mengikuti cabang OSN.
- Kak Rara (Kelas 5) mengikuti cabang menggambar poster.
- Kak Adlina (Kelas 5) mengikuti cabang menggambar poster.
Kakak shalih-shalihah yang mewakili SD Islam Bintang Juara sudah memberikan usaha terbaiknya. Alhamdulillah Kak Calief bisa masuk ke babak final untuk cabang OSN.
Saat ini kakak shalih-shalihah belum bisa meraih juara. Namun insya Allah pengalaman hari ini memberikan pembelajaran bermakna bagi mereka. Semoga pengalaman hari ini bisa menjadikan cambuk agar kakak shalih-shalihah lebih bersemangat untuk belajar dan meningkatkan kompetensi diri.
Manfaat Mengikuti Kompetisi
Berpartisipasi dalam kompetisi semacam ini dapat memberikan manfaat berikut:
1. Peningkatan Keterampilan Teknis
Kakak shalih-shalihah dapat mengembangkan keterampilan teknis mereka melalui persiapan untuk kompetisi, termasuk pemecahan masalah, pemrograman, dan pengembangan perangkat lunak.
2. Peningkatan Keterampilan Tim
Berkompetisi dalam kelompok dapat membantu kakak shalih-shalihah membangun keterampilan kolaborasi dan kerja tim, yang penting di dunia profesional.
3. Pengembangan Kreativitas:
Kompetisi dapat mendorong kakak shalih-shalihah untuk berpikir kreatif dalam menyelesaikan tantangan yang diberikan.
4. Pemberian Penghargaan dan Pengakuan
Keberhasilan dalam kompetisi dapat memberikan pengakuan dan penghargaan kepada kakak shalih-shalihah, sekolah, dan guru yang terlibat.
5. Peningkatan Percaya Diri
Berpartisipasi dalam kompetisi dan berhasil dapat meningkatkan tingkat percaya diri siswa, membantu mereka merasa bangga dengan prestasi mereka.
6. Pengalaman Kompetitif
Pengalaman ini dapat menjadi landasan untuk mengembangkan minat kakak shalih-shalihah dalam bidang yang mereka minati, dan mendorong mereka untuk mengejar karier di bidang tersebut di masa depan.
SD Islam Bintang Juara membuka tangan lebar-lebar bagi setiap siswanya untuk mengikuti beragam kompetisi, sesuai dengan minat dan bakat mereka masing-masing. Bagi Ayah Bunda yang ingin mempersiapkan kakak shalih-shalihah untuk mengikuti kompetisi, silakan baca artikel berikut:
Cara Mempersiapkan Anak Berkompetisi
Selamat kepada kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara atas pencapaian ini! Mohon dukungan dan doa restu agar kakak shalih-shalihah mendapatkan pengalaman berharga selama partisipasi mereka di SMARTCOMP Nasima 2024. Mari kita dukung terus potensi kakak shalih-shalihah karena Setiap Anak adalah Bintang dan Berhak Menjadi Juara.***