by admin admin | Aug 15, 2025 | Artikel, Berita, Kegiatan Siswa
Setelah meriah dengan lomba non-fisik di hari pertama, Festival Kemerdekaan SD Islam Bintang Juara kembali berlanjut pada Jumat, 15 Agustus 2025. Kali ini, suasana semakin riuh dan penuh tawa karena kakak shalih-shalihah dari kelas 1–6 mengikuti serangkaian lomba fisik yang bikin deg-degan sekaligus gemas.
Tidak hanya menjadi ajang unjuk ketangkasan, kegiatan ini juga sarat makna: menumbuhkan sportivitas, mempererat kebersamaan, dan mengajarkan arti kemerdekaan lewat pengalaman nyata.
Festival Pejuang Tangguh: Tarik Tambang yang Penuh Semangat Juang 💪
Suasana di ruang kelas 2 mendadak bergemuruh saat kakak shalih-shalihah saling beradu tenaga dalam Festival Pejuang Tangguh alias tarik tambang. Dengan wajah serius tapi penuh semangat, mereka bahu-membahu mempertahankan tali agar tim tetap kuat.
Di balik tawa dan sorak-sorai, kakak belajar arti kerja sama, strategi, dan semangat juang pantang menyerah.
Bulu Tangkis dan Festival Fokus “Tangkap Aku” 🏸🎯
Selanjutnya, giliran festival bulu tangkis yang menguji ketangkasan dan fokus. Kakak shalih-shalihah tampil penuh semangat, memukul kok dengan sigap dan lincah.
Tak kalah seru, ada juga festival fokus “Tangkap Aku”. Dengan konsentrasi penuh, kakak harus memindahkan kaleng menggunakan tali-tali. Seru, mendebarkan, sekaligus bikin gemas saat kaleng hampir jatuh tapi akhirnya berhasil dipindahkan bersama-sama.
Futsal Super Seru dengan Komentator Kocak ⚽🤣
Lapangan kembali gegap gempita saat festival futsal dimulai. Bukan hanya karena aksi para pemain yang semangat mengejar bola, tapi juga karena hadirnya komentator super kocak yang bikin suasana makin pecah.
Tawa dan semangat sportivitas menyatu, membuat futsal kali ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga ajang kebersamaan.
Festival Makan Buah: Gemas dan Penuh Tawa 🍎🍌
Keseruan berlanjut di festival makan buah. Dengan mata ditutup, kakak shalih-shalihah harus menyuapi teman sekelompoknya. Bayangkan saja, ada yang meleset ke pipi, ada yang kebanyakan ketawa sampai buahnya jatuh!
Namun justru dari momen lucu inilah kakak belajar arti saling percaya, kerja sama, dan menikmati proses bersama tim.
Merayakan Kemerdekaan dengan Sportivitas dan Tawa
Hari kedua Festival Kemerdekaan benar-benar menjadi momen berharga bagi kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara.
✨ “Kemerdekaan itu bukan hanya tentang kebebasan, tapi juga tentang kebersamaan, sportivitas, dan tawa yang menguatkan persaudaraan.” ✨
Lewat lomba-lomba fisik ini, kakak shalih-shalihah belajar bahwa menjadi tangguh bukan hanya soal menang, tetapi juga soal bekerja sama, saling mendukung, dan menikmati perjuangan bersama.*** (CM-MRT)
by admin admin | Aug 14, 2025 | Artikel, Berita, Edukasi, Kegiatan Siswa
Suasana di SD Islam Bintang Juara pada Kamis, 14 Agustus 2025 terasa begitu meriah dan penuh semangat juang. Hari itu menjadi momen istimewa, karena selain memperingati Hari Pramuka, seluruh kakak shalih-shalihah juga ikut menyemarakkan HUT ke-80 Republik Indonesia dengan gelaran Festival Kemerdekaan.
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang untuk tampil, tetapi juga kesempatan berharga untuk belajar memaknai arti kemerdekaan lewat kegiatan penuh kreativitas, kolaborasi, dan semangat kebersamaan.
Festival Kemerdekaan: Ajang Kreativitas, Bukan Sekadar Kompetisi
Hari pertama Festival Kemerdekaan dipenuhi dengan ragam lomba non-fisik yang super seru. Setiap kelas dari kelas 1 hingga kelas 6 terlibat penuh dalam berbagai kompetisi yang mengasah kreativitas, konsentrasi, dan kepercayaan diri.
Beberapa kegiatan yang digelar antara lain:
- 🎶 Festival Paduan Suara – Suara merdu kakak shalih-shalihah berpadu indah, menghadirkan suasana khidmat sekaligus membangkitkan rasa cinta tanah air.
- 📝 Festival Spelling Bee – Permainan yang melatih ketelitian, fokus, dan kecepatan berpikir dalam mengeja kata-kata bahasa Inggris.
- 🧠 Festival Cerdas Cermat – Menguji wawasan umum sekaligus melatih strategi dan kerja sama tim.
- 📖 Festival Baca Puisi – Menyentuh hati dengan lantunan kata-kata penuh makna, membangkitkan rasa nasionalisme.
- 🏆 Ranking 1 – Permainan penuh ketegangan yang seru, mengajak kakak shalih-shalihah untuk berpikir cepat dan tepat.
Setiap lomba menghadirkan nuansa kompetisi sehat, di mana kakak shalih-shalihah tampil penuh percaya diri dan semangat juang, layaknya para pahlawan yang dulu berjuang untuk kemerdekaan bangsa.
Namun, di balik semua itu, kakak shalih-shalihah belajar bahwa Festival Kemerdekaan ini bukan semata-mata tentang siapa yang menang atau kalah. Lebih dari itu, kegiatan ini menanamkan nilai kolaborasi:
- 🤝 Belajar bekerja sama dengan tim.
- 🧩 Menghargai peran setiap anggota kelompok.
- 🌟 Menyadari bahwa keberhasilan adalah hasil dari kekompakan, bukan usaha individu semata.
Dengan begitu, kakak shalih-shalihah merasakan bahwa kemerdekaan bukan hanya soal berani tampil, tapi juga soal bersatu, bekerjasama, dan saling mendukung satu sama lain.
Makna Kemerdekaan dalam Setiap Langkah
Perayaan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi sebuah upaya menanamkan nilai-nilai luhur kemerdekaan dalam diri peserta didik. Melalui kegiatan ini, kakak shalih-shalihah belajar bahwa kemerdekaan adalah ruang untuk berkarya, berprestasi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan.
Seperti halnya para pahlawan yang berjuang bersama-sama demi Indonesia merdeka, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara pun belajar arti kolaborasi: saling menguatkan, berbagi ide, dan pantang menyerah demi mencapai tujuan bersama.
Penutup
Dengan menggabungkan peringatan Hari Pramuka dan Festival Kemerdekaan, SD Islam Bintang Juara menghadirkan pengalaman belajar yang seru sekaligus penuh makna.
✨ “Festival ini mengajarkan bahwa kemerdekaan sejati bukan hanya tentang kebebasan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa tumbuh bersama dalam kolaborasi.” ✨
by admin admin | Aug 12, 2025 | Artikel, Berita, Edukasi, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Dalam rangkaian Project Based Learning (PjBL) “Pahlawan dalam Kata dan Karya”, kakak shalih-shalihah kelas 6 SD Islam Bintang Juara kembali mendapatkan pengalaman istimewa melalui agenda Belajar Bersama Ahli (BBA). Kali ini, mereka berkesempatan bertemu dengan Marita Surya Ningtyas, S.S., seorang blogger sekaligus Koordinator Tim Media Yayasan Dewi Sartika pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Agar lebih seru, diajak pula kakak kelas 5 untuk ikut menjadi peserta dalam sesi belajar kali ini. Dengan mengusung tema “Menulis yang Menggugah: Seni Mengemas Informasi Secara Menarik”, Bu Marita mengajak kakak kelas 5 dan 6 untuk memahami bagaimana sebuah tulisan bisa lebih hidup, jelas, dan bermakna.
Belajar Rumus Menulis yang Tak Lekang Waktu
Sebelum masuk ke praktik, Bu Marita membagikan rumus sederhana yang sering dipakai para penulis profesional: 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana).
Melalui formula ini, peserta didik diajak menyadari bahwa menulis bukan sekadar merangkai kalimat, tetapi tentang menyusun informasi dengan rapi agar pembaca mudah memahami. Teknik ini sangat relevan dengan tujuan PBL kali ini, yaitu:
- Kakak shalih-shalihah mampu memahami teknik menulis teks eksplanasi yang informatif.
- Kakak shalih-shalihah mampu menemukan ide untuk menuliskan teks eksplanasi yang memikat.
Tantangan Seru: Dari Menulis Tokoh hingga Bedah Artikel
Kegiatan BBA tidak berhenti di teori. Kakak kelas 5 dan 6 langsung diajak mencoba dua tantangan seru yang membuat suasana belajar semakin hidup:
✍ Menulis Paragraf tentang Tokoh
Mereka diminta membuat paragraf pendek tentang seorang tokoh dengan gaya menulis yang menarik dan enak dibaca.
📖 Bedah Artikel 5W + 1H
Kakak juga diajak membaca sebuah artikel, lalu menemukan unsur-unsur 5W + 1H di dalamnya. Tantangan ini melatih mereka berpikir kritis sekaligus memahami struktur sebuah tulisan.
Menulis Itu Menginspirasi
Dari kegiatan ini, kakak shalih-shalihah belajar bahwa menulis bukanlah hal yang membosankan. Justru, menulis bisa menjadi sarana untuk:
- Menyampaikan informasi dengan jelas.
- Menggugah emosi pembaca.
- Mengabadikan ide, kisah, dan semangat juang para pahlawan.
Seperti pesan Bu Marita, menulis adalah seni yang bukan hanya indah, tetapi juga mampu memberi makna dan inspirasi bagi banyak orang.
SD Islam Bintang Juara dan Komitmen Menumbuhkan Generasi Penulis Hebat
Melalui tahap pengenalan PjBL ini, SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan abad 21, termasuk kemampuan literasi dan komunikasi yang kuat.
Karena di SDIBJ, setiap anak bukan sekadar belajar menulis, tetapi juga belajar mengemas informasi menjadi karya yang bisa menginspirasi banyak orang.***(CM-MRT)
by admin admin | Aug 11, 2025 | Berita, Edukasi, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembelajaran bermakna, SD Islam Bintang Juara kembali melaksanakan Project Based Learning (PjBL). Kali ini giliran kakak-kakak kelas 6 yang memulai proyek bertema “Pahlawan dalam Kata dan Karya”.
Tahap pengenalan proyek ini diawali dengan kegiatan Menggali Inspirasi dari Museum Mandala Bhakti Semarang pada hari Senin, 11 Agustus 2025.
Belajar dari Jejak Perjuangan di Museum Mandala Bhakti
Di museum bersejarah ini, kakak shalih dan shalihah kelas 6 diajak untuk mengamati berbagai informasi mengenai perjuangan bangsa Indonesia. Tujuannya adalah agar peserta didik mampu belajar bagaimana penyampaian informasi sejarah bisa dikemas dan disajikan dengan menarik, sehingga mudah dipahami oleh pengunjung.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan emas untuk melihat langsung bukti nyata perjuangan pahlawan bangsa, sekaligus menggali inspirasi dalam menyusun karya mereka di proyek PBL ini.
Tujuan Pembelajaran dari Kunjungan
Melalui kegiatan ini, terdapat dua tujuan utama yang ingin dicapai:
- Kakak shalih-shalihah mampu mengamati bagaimana informasi sejarah disajikan di dalam museum.
- Kakak shalih-shalihah mampu menjelaskan bagaimana cara menyajikan informasi agar lebih menarik bagi pembaca maupun pengunjung.
Dengan begitu, kakak kelas 6 tidak hanya belajar tentang isi sejarah, tetapi juga teknik menyampaikan pesan yang edukatif dan menginspirasi.
Pengalaman yang Berkesan
Bagi kakak kelas 6, kunjungan ke Museum Mandala Bhakti memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Mereka kagum melihat bahwa informasi dalam museum disajikan dalam tiga bahasa: Jepang, Indonesia, dan Inggris, sehingga bisa dipahami oleh pengunjung dari berbagai latar belakang.
Selain itu, kakak juga berkesempatan menyaksikan beragam senjata yang digunakan para pahlawan pada masa perjuangan. Melihat langsung benda-benda bersejarah ini membuat mereka semakin menghargai pengorbanan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Menumbuhkan Apresiasi dan Kreativitas
Kegiatan tahap pengenalan PjBL ini bukan sekadar jalan-jalan ke museum, tetapi sebuah proses belajar untuk melatih kemampuan observasi, analisis, dan kreativitas. Dari pengalaman ini, kakak kelas 6 diharapkan mampu menuangkan inspirasi dalam karya mereka, baik dalam bentuk tulisan, visual, maupun media kreatif lainnya.
Dengan tema “Pahlawan dalam Kata dan Karya”, SD Islam Bintang Juara ingin menanamkan semangat nasionalisme, sekaligus mengajarkan anak-anak bagaimana menyampaikan informasi dengan cara yang menyentuh hati dan relevan dengan generasi masa kini.
“Setiap karya adalah jejak sejarah baru. Dengan belajar dari pahlawan, kakak kelas 6 belajar menjadi generasi yang berani berkarya dan berkontribusi untuk bangsa.” ✨
by admin admin | Aug 6, 2025 | Artikel, Berita, Kegiatan Siswa
Pada hari Rabu, 6 Agustus 2025, SD Islam Bintang Juara (SDIBJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan generasi berprestasi melalui ajang MAPSI (Mata Pelajaran dan Seni Islami) tingkat SD sekecamatan Gunungpati yang kali ini berlangsung di SD Sekaran.
Ajang MAPSI bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan wadah untuk menumbuhkan kecintaan kakak shalih-shalihah terhadap syiar Islam melalui berbagai cabang seni, ibadah, dan keterampilan Islami. Tahun ini, SDIBJ mengirimkan sejumlah delegasi terbaik untuk mewakili sekolah di berbagai kategori lomba.
Delegasi SDIBJ di MAPSI 2025
Berikut adalah nama-nama kakak shalih dan shalihah yang menjadi delegasi SDIBJ:
- Cabang Adzan & Iqomah: Kak Daffa
- Cabang Duet Lagu Islami: Kak Dzakwan dan Kak Neyva
- Cabang Tilawatil Qur’an: Kak Mahrez dan Kak Jehan
- Cabang Hifdzil Qur’an: Kak Ahmar Azzam dan Kak Almahyra Jananuraga (Hya)
- Cabang Khitobah: Kak Ihsan Abdillah dan Kak Syauqina Adzkia
- Cabang Cerita Islami: Kak Keanu dan Kak Jennaira
- Cabang Praktik Wudhu & Shalat: Kak Arkan Fawazy dan Kak Allea
- Cabang Rebana: Grup Rebana An Najma (Kak Naura, Kak Aylin, Kak Arsenio, Kak Najia Kinarian, Kak Yossy, Kak Akhtar, Kak Satria, Kak Royyan, Kak Naoki, Kak Dinka, dan Kak Farabi).
Setiap cabang lomba memberikan kesempatan bagi kakak shalih-shalihah untuk menampilkan bakat terbaik mereka sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
Prestasi Membanggakan
Alhamdulillah, dari kompetisi ini, SDIBJ berhasil meraih sejumlah prestasi yang membanggakan, di antaranya:
- 🏆 Juara 3 Hifdzil Qur’an Shalih – Kak Ahmar Azzam
- 🏆 Juara Harapan 1 Hifdzil Qur’an Shalih – Kak Almahyra Jananuraga (Hya)
- 🏆 Juara 3 Praktik Wudhu dan Shalat Shalih & Shalihah – Kak Arkan Fawazy dan Kak Allea
- 🏆 Juara 2 Rebana – Grup Rebana An Najma (berhasil mempertahankan prestasi mereka pada MAPSI 2024 di cabang ini).
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kakak SD Islam Bintang Juara tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga tumbuh dengan akhlak mulia dan kecintaan pada nilai-nilai Islam.
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Bagi SD Islam Bintang Juara, partisipasi dalam MAPSI bukan sekadar mengejar piala, tetapi juga melatih mental, menguatkan kebersamaan, serta menanamkan semangat fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan.
Kemenangan adalah bonus, sementara pengalaman, keberanian, dan nilai yang ditanamkan jauh lebih berharga bagi perjalanan pendidikan kakak shalih dan shalihah.
Penutup
Selamat untuk para pemenang, dan apresiasi tinggi bagi seluruh delegasi SDIBJ yang sudah berjuang dengan penuh semangat! Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menebarkan syiar Islam di manapun berada.
“Di Sekolah Islam Bintang Juara, prestasi bukan hanya tentang hasil, tetapi juga proses belajar yang menumbuhkan iman, ilmu, dan akhlak.” ✨
by admin admin | Aug 1, 2025 | Artikel, Berita
Sebagai sekolah yang mengedepankan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning / PjBL), SD Islam Bintang Juara terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswanya. Salah satunya adalah melalui kegiatan Belajar Bersama Ahli, yang kali ini diikuti oleh kakak-kakak kelas 4A dan 4B dalam rangka pengenalan proyek “Climate Change Adventure”.
Tahap Awal: Mengenal Isu Perubahan Iklim
Proyek Climate Change Adventure menjadi salah satu tema yang sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini. Perubahan iklim sudah nyata terasa dampaknya, baik dari cuaca ekstrem, kenaikan suhu bumi, hingga terganggunya ekosistem laut. Oleh karena itu, sejak dini anak-anak diajak untuk memahami peran mereka dalam menjaga lingkungan.
Pada tahap pengenalan ini, kelas 4A dan 4B berkesempatan belajar langsung bersama seorang ahli di bidang kelautan, Cilun Djakiman, S.Pi., M.Sc. Beliau adalah Marine Biologist and Researcher di Maritime and Marine Science Center of Excellence, Pattimura University, yang akrab disapa Kak Cilun.
Belajar dari Ahli: Hubungan Cuaca dan Ekosistem Terumbu Karang
Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Jum’at, 5 Agustus 2025. ini menghadirkan diskusi interaktif antara Kak Cilun dan para siswa. Anak-anak diajak untuk melihat kaitan erat antara perubahan iklim dengan kerusakan ekosistem laut, khususnya terumbu karang.
Kak Cilun menjelaskan bahwa kerusakan cuaca yang makin parah, seperti pemanasan global dan pencemaran, dapat berdampak langsung pada kelangsungan hidup terumbu karang. Padahal, terumbu karang merupakan rumah bagi ribuan spesies laut yang menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem bumi.
Anak-anak dibuat kagum ketika melihat bagaimana ekosistem laut yang indah bisa rusak jika manusia tidak peduli terhadap lingkungannya. Dari sini, mereka mulai memahami bahwa menjaga alam bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga bagian dari aksi nyata generasi muda.
Mengasah Rasa Ingin Tahu dan Kepedulian
Sesi Belajar Bersama Ahli ini tidak hanya memberi pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak. Mereka aktif bertanya kepada Kak Cilun mengenai peran manusia, upaya penyelamatan laut, hingga langkah kecil apa yang bisa dilakukan dari rumah.
Inilah salah satu keunggulan PBL di SD Islam Bintang Juara: anak-anak tidak hanya menerima teori, tetapi juga diajak berdialog, berefleksi, dan mencari solusi nyata dari isu-isu global.
Langkah Menuju Proyek Nyata
Kegiatan bersama Kak Cilun ini baru merupakan tahap pengenalan. Selanjutnya, kakak-kakak kelas 4 akan melanjutkan perjalanan mereka dalam proyek Climate Change Adventure, mulai dari riset sederhana, diskusi kelompok, hingga menghasilkan karya nyata yang bisa menjadi kontribusi kecil mereka terhadap isu lingkungan.
Dengan kegiatan ini, SD Islam Bintang Juara berharap anak-anak semakin peduli, berdaya, dan tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.*** (CM-MRT)