by admin admin | Aug 12, 2025 | Artikel, Berita, Edukasi, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Dalam rangkaian Project Based Learning (PjBL) “Pahlawan dalam Kata dan Karya”, kakak shalih-shalihah kelas 6 SD Islam Bintang Juara kembali mendapatkan pengalaman istimewa melalui agenda Belajar Bersama Ahli (BBA). Kali ini, mereka berkesempatan bertemu dengan Marita Surya Ningtyas, S.S., seorang blogger sekaligus Koordinator Tim Media Yayasan Dewi Sartika pada Selasa, 12 Agustus 2025.
Agar lebih seru, diajak pula kakak kelas 5 untuk ikut menjadi peserta dalam sesi belajar kali ini. Dengan mengusung tema “Menulis yang Menggugah: Seni Mengemas Informasi Secara Menarik”, Bu Marita mengajak kakak kelas 5 dan 6 untuk memahami bagaimana sebuah tulisan bisa lebih hidup, jelas, dan bermakna.
Belajar Rumus Menulis yang Tak Lekang Waktu
Sebelum masuk ke praktik, Bu Marita membagikan rumus sederhana yang sering dipakai para penulis profesional: 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana).
Melalui formula ini, peserta didik diajak menyadari bahwa menulis bukan sekadar merangkai kalimat, tetapi tentang menyusun informasi dengan rapi agar pembaca mudah memahami. Teknik ini sangat relevan dengan tujuan PBL kali ini, yaitu:
- Kakak shalih-shalihah mampu memahami teknik menulis teks eksplanasi yang informatif.
- Kakak shalih-shalihah mampu menemukan ide untuk menuliskan teks eksplanasi yang memikat.
Tantangan Seru: Dari Menulis Tokoh hingga Bedah Artikel
Kegiatan BBA tidak berhenti di teori. Kakak kelas 5 dan 6 langsung diajak mencoba dua tantangan seru yang membuat suasana belajar semakin hidup:
✍ Menulis Paragraf tentang Tokoh
Mereka diminta membuat paragraf pendek tentang seorang tokoh dengan gaya menulis yang menarik dan enak dibaca.
📖 Bedah Artikel 5W + 1H
Kakak juga diajak membaca sebuah artikel, lalu menemukan unsur-unsur 5W + 1H di dalamnya. Tantangan ini melatih mereka berpikir kritis sekaligus memahami struktur sebuah tulisan.
Menulis Itu Menginspirasi
Dari kegiatan ini, kakak shalih-shalihah belajar bahwa menulis bukanlah hal yang membosankan. Justru, menulis bisa menjadi sarana untuk:
- Menyampaikan informasi dengan jelas.
- Menggugah emosi pembaca.
- Mengabadikan ide, kisah, dan semangat juang para pahlawan.
Seperti pesan Bu Marita, menulis adalah seni yang bukan hanya indah, tetapi juga mampu memberi makna dan inspirasi bagi banyak orang.
SD Islam Bintang Juara dan Komitmen Menumbuhkan Generasi Penulis Hebat
Melalui tahap pengenalan PjBL ini, SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan abad 21, termasuk kemampuan literasi dan komunikasi yang kuat.
Karena di SDIBJ, setiap anak bukan sekadar belajar menulis, tetapi juga belajar mengemas informasi menjadi karya yang bisa menginspirasi banyak orang.***(CM-MRT)
by admin admin | Aug 11, 2025 | Berita, Edukasi, Kegiatan Siswa, Pembelajaran
Sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pembelajaran bermakna, SD Islam Bintang Juara kembali melaksanakan Project Based Learning (PjBL). Kali ini giliran kakak-kakak kelas 6 yang memulai proyek bertema “Pahlawan dalam Kata dan Karya”.
Tahap pengenalan proyek ini diawali dengan kegiatan Menggali Inspirasi dari Museum Mandala Bhakti Semarang pada hari Senin, 11 Agustus 2025.
Belajar dari Jejak Perjuangan di Museum Mandala Bhakti
Di museum bersejarah ini, kakak shalih dan shalihah kelas 6 diajak untuk mengamati berbagai informasi mengenai perjuangan bangsa Indonesia. Tujuannya adalah agar peserta didik mampu belajar bagaimana penyampaian informasi sejarah bisa dikemas dan disajikan dengan menarik, sehingga mudah dipahami oleh pengunjung.
Kunjungan ini juga menjadi kesempatan emas untuk melihat langsung bukti nyata perjuangan pahlawan bangsa, sekaligus menggali inspirasi dalam menyusun karya mereka di proyek PBL ini.
Tujuan Pembelajaran dari Kunjungan
Melalui kegiatan ini, terdapat dua tujuan utama yang ingin dicapai:
- Kakak shalih-shalihah mampu mengamati bagaimana informasi sejarah disajikan di dalam museum.
- Kakak shalih-shalihah mampu menjelaskan bagaimana cara menyajikan informasi agar lebih menarik bagi pembaca maupun pengunjung.
Dengan begitu, kakak kelas 6 tidak hanya belajar tentang isi sejarah, tetapi juga teknik menyampaikan pesan yang edukatif dan menginspirasi.
Pengalaman yang Berkesan
Bagi kakak kelas 6, kunjungan ke Museum Mandala Bhakti memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Mereka kagum melihat bahwa informasi dalam museum disajikan dalam tiga bahasa: Jepang, Indonesia, dan Inggris, sehingga bisa dipahami oleh pengunjung dari berbagai latar belakang.
Selain itu, kakak juga berkesempatan menyaksikan beragam senjata yang digunakan para pahlawan pada masa perjuangan. Melihat langsung benda-benda bersejarah ini membuat mereka semakin menghargai pengorbanan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Menumbuhkan Apresiasi dan Kreativitas
Kegiatan tahap pengenalan PjBL ini bukan sekadar jalan-jalan ke museum, tetapi sebuah proses belajar untuk melatih kemampuan observasi, analisis, dan kreativitas. Dari pengalaman ini, kakak kelas 6 diharapkan mampu menuangkan inspirasi dalam karya mereka, baik dalam bentuk tulisan, visual, maupun media kreatif lainnya.
Dengan tema “Pahlawan dalam Kata dan Karya”, SD Islam Bintang Juara ingin menanamkan semangat nasionalisme, sekaligus mengajarkan anak-anak bagaimana menyampaikan informasi dengan cara yang menyentuh hati dan relevan dengan generasi masa kini.
“Setiap karya adalah jejak sejarah baru. Dengan belajar dari pahlawan, kakak kelas 6 belajar menjadi generasi yang berani berkarya dan berkontribusi untuk bangsa.” ✨
by admin admin | Aug 6, 2025 | Artikel, Berita, Kegiatan Siswa
Pada hari Rabu, 6 Agustus 2025, SD Islam Bintang Juara (SDIBJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam menumbuhkan generasi berprestasi melalui ajang MAPSI (Mata Pelajaran dan Seni Islami) tingkat SD sekecamatan Gunungpati yang kali ini berlangsung di SD Sekaran.
Ajang MAPSI bukan hanya sekadar perlombaan, melainkan wadah untuk menumbuhkan kecintaan kakak shalih-shalihah terhadap syiar Islam melalui berbagai cabang seni, ibadah, dan keterampilan Islami. Tahun ini, SDIBJ mengirimkan sejumlah delegasi terbaik untuk mewakili sekolah di berbagai kategori lomba.
Delegasi SDIBJ di MAPSI 2025
Berikut adalah nama-nama kakak shalih dan shalihah yang menjadi delegasi SDIBJ:
- Cabang Adzan & Iqomah: Kak Daffa
- Cabang Duet Lagu Islami: Kak Dzakwan dan Kak Neyva
- Cabang Tilawatil Qur’an: Kak Mahrez dan Kak Jehan
- Cabang Hifdzil Qur’an: Kak Ahmar Azzam dan Kak Almahyra Jananuraga (Hya)
- Cabang Khitobah: Kak Ihsan Abdillah dan Kak Syauqina Adzkia
- Cabang Cerita Islami: Kak Keanu dan Kak Jennaira
- Cabang Praktik Wudhu & Shalat: Kak Arkan Fawazy dan Kak Allea
- Cabang Rebana: Grup Rebana An Najma (Kak Naura, Kak Aylin, Kak Arsenio, Kak Najia Kinarian, Kak Yossy, Kak Akhtar, Kak Satria, Kak Royyan, Kak Naoki, Kak Dinka, dan Kak Farabi).
Setiap cabang lomba memberikan kesempatan bagi kakak shalih-shalihah untuk menampilkan bakat terbaik mereka sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
Prestasi Membanggakan
Alhamdulillah, dari kompetisi ini, SDIBJ berhasil meraih sejumlah prestasi yang membanggakan, di antaranya:
- 🏆 Juara 3 Hifdzil Qur’an Shalih – Kak Ahmar Azzam
- 🏆 Juara Harapan 1 Hifdzil Qur’an Shalih – Kak Almahyra Jananuraga (Hya)
- 🏆 Juara 3 Praktik Wudhu dan Shalat Shalih & Shalihah – Kak Arkan Fawazy dan Kak Allea
- 🏆 Juara 2 Rebana – Grup Rebana An Najma (berhasil mempertahankan prestasi mereka pada MAPSI 2024 di cabang ini).
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa kakak SD Islam Bintang Juara tidak hanya cerdas dalam bidang akademik, tetapi juga tumbuh dengan akhlak mulia dan kecintaan pada nilai-nilai Islam.
Lebih dari Sekadar Kompetisi
Bagi SD Islam Bintang Juara, partisipasi dalam MAPSI bukan sekadar mengejar piala, tetapi juga melatih mental, menguatkan kebersamaan, serta menanamkan semangat fastabiqul khairat—berlomba-lomba dalam kebaikan.
Kemenangan adalah bonus, sementara pengalaman, keberanian, dan nilai yang ditanamkan jauh lebih berharga bagi perjalanan pendidikan kakak shalih dan shalihah.
Penutup
Selamat untuk para pemenang, dan apresiasi tinggi bagi seluruh delegasi SDIBJ yang sudah berjuang dengan penuh semangat! Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan menebarkan syiar Islam di manapun berada.
“Di Sekolah Islam Bintang Juara, prestasi bukan hanya tentang hasil, tetapi juga proses belajar yang menumbuhkan iman, ilmu, dan akhlak.” ✨
by admin admin | Aug 1, 2025 | Artikel, Berita
Sebagai sekolah yang mengedepankan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning / PjBL), SD Islam Bintang Juara terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi para siswanya. Salah satunya adalah melalui kegiatan Belajar Bersama Ahli, yang kali ini diikuti oleh kakak-kakak kelas 4A dan 4B dalam rangka pengenalan proyek “Climate Change Adventure”.
Tahap Awal: Mengenal Isu Perubahan Iklim
Proyek Climate Change Adventure menjadi salah satu tema yang sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini. Perubahan iklim sudah nyata terasa dampaknya, baik dari cuaca ekstrem, kenaikan suhu bumi, hingga terganggunya ekosistem laut. Oleh karena itu, sejak dini anak-anak diajak untuk memahami peran mereka dalam menjaga lingkungan.
Pada tahap pengenalan ini, kelas 4A dan 4B berkesempatan belajar langsung bersama seorang ahli di bidang kelautan, Cilun Djakiman, S.Pi., M.Sc. Beliau adalah Marine Biologist and Researcher di Maritime and Marine Science Center of Excellence, Pattimura University, yang akrab disapa Kak Cilun.
Belajar dari Ahli: Hubungan Cuaca dan Ekosistem Terumbu Karang
Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Jum’at, 5 Agustus 2025. ini menghadirkan diskusi interaktif antara Kak Cilun dan para siswa. Anak-anak diajak untuk melihat kaitan erat antara perubahan iklim dengan kerusakan ekosistem laut, khususnya terumbu karang.
Kak Cilun menjelaskan bahwa kerusakan cuaca yang makin parah, seperti pemanasan global dan pencemaran, dapat berdampak langsung pada kelangsungan hidup terumbu karang. Padahal, terumbu karang merupakan rumah bagi ribuan spesies laut yang menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem bumi.
Anak-anak dibuat kagum ketika melihat bagaimana ekosistem laut yang indah bisa rusak jika manusia tidak peduli terhadap lingkungannya. Dari sini, mereka mulai memahami bahwa menjaga alam bukan hanya tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga bagian dari aksi nyata generasi muda.
Mengasah Rasa Ingin Tahu dan Kepedulian
Sesi Belajar Bersama Ahli ini tidak hanya memberi pengetahuan baru, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu anak-anak. Mereka aktif bertanya kepada Kak Cilun mengenai peran manusia, upaya penyelamatan laut, hingga langkah kecil apa yang bisa dilakukan dari rumah.
Inilah salah satu keunggulan PBL di SD Islam Bintang Juara: anak-anak tidak hanya menerima teori, tetapi juga diajak berdialog, berefleksi, dan mencari solusi nyata dari isu-isu global.
Langkah Menuju Proyek Nyata
Kegiatan bersama Kak Cilun ini baru merupakan tahap pengenalan. Selanjutnya, kakak-kakak kelas 4 akan melanjutkan perjalanan mereka dalam proyek Climate Change Adventure, mulai dari riset sederhana, diskusi kelompok, hingga menghasilkan karya nyata yang bisa menjadi kontribusi kecil mereka terhadap isu lingkungan.
Dengan kegiatan ini, SD Islam Bintang Juara berharap anak-anak semakin peduli, berdaya, dan tumbuh sebagai generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan.*** (CM-MRT)
by admin admin | Jul 12, 2025 | Berita, Edukasi
Setiap awal semester, SD Islam Bintang Juara secara rutin mengadakan kegiatan pemaparan program sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan orang tua. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk menyampaikan program tahunan sekolah sekaligus memperkuat kolaborasi demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Komitmen Bersama Melalui Pemaparan Program Kelas 1 SD
Pada tahun pelajaran 2025–2026, pemaparan program untuk siswa kelas 1 SD dilaksanakan secara luring pada Sabtu, 12 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh orang tua/wali siswa, guru kelas, guru mata pelajaran, kepala sekolah hingga ketua yayasan. Pemaparan secara langsung ini bertujuan untuk membangun komitmen awal dalam mendampingi masa transisi anak dari PAUD ke SD.
Dalam sesi ini, orang tua turut menandatangani komitmen kerjasama sebagai bentuk kesungguhan dalam mendampingi proses belajar anak, baik dari sisi akademik, karakter, maupun ibadah. Selain itu, pemilihan koordinator kelas (korlas) juga menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah yang efektif antara pihak sekolah dan orang tua.
Pemaparan Program Kelas 2–6 SD: Lanjutan Sinergi yang Terencana
Bagi siswa kelas 2 hingga 6, kegiatan pemaparan program dilaksanakan secara luring pada Sabtu, 19 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi lanjutan dari program sebelumnya dengan fokus pada penguatan keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah selama satu tahun ke depan.
SD Islam Bintang Juara menyadari bahwa keberhasilan pendidikan bukan hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh peran aktif orang tua di rumah. Karena itu, keterlibatan orang tua dalam kegiatan-kegiatan seperti outing class, proyek based learning, hingga kegiatan keagamaan akan sangat mendukung terbentuknya karakter anak yang seimbang dan berdaya.
Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua: Kunci Sukses Pendidikan Anak
Kegiatan pemaparan program bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan strategi membangun sinergi antara sekolah dan orang tua. Dalam kegiatan ini, dijelaskan program-program unggulan sekolah, target pembelajaran, serta bentuk dukungan yang dibutuhkan dari orang tua.
SD Islam Bintang Juara percaya bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang intensif dengan orang tua menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyenangkan, dan bermakna.*** (CM-MRT)
by admin admin | Mar 24, 2025 | Artikel, Berita
Ramadan bukan hanya bulan penuh berkah, tapi juga momen terbaik untuk menebar ilmu dan kebaikan. Itulah semangat yang diusung dalam Bintang Juara Mengajar, salah satu program tahunan unggulan SD Islam Bintang Juara yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan.
Berbagi Ilmu dengan Metode Kauny
Program Bintang Juara Mengajar mengajak para siswa kelas 4 dan 5—yang disebut sebagai kakak shalih-shalihah—untuk menjadi pengajar cilik dan menyampaikan ilmu Al-Qur’an menggunakan metode Kauny. Metode ini dikenal efektif dan menyenangkan dalam membantu anak-anak menghafal Al-Qur’an dengan pendekatan kinestetik dan visual.
Pada tahun 2025 ini, kegiatan Bintang Juara Mengajar dilaksanakan dalam tiga sesi:
- Sesi 1: Jumat, 7 Maret 2025 di TPQ.
- Sesi 2: Jumat, 14 Maret 2025 di TPQ Masjid Nurul Ilmi.
- Sesi 3: Senin, 24 Maret 2025 berkolaborasi dengan PAUD Islam Bintang Juara.
Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga belajar untuk menjadi pribadi yang lebih empatik, bertanggung jawab, dan komunikatif.
Mengasah Soft Skill Lewat Pengalaman Nyata
Program Bintang Juara Mengajar bukan sekadar ajang berbagi ilmu, tapi juga sarana pembelajaran karakter. Para peserta belajar:
- Percaya diri saat berbicara di depan publik.
- Melatih kesabaran dan kemampuan menyampaikan materi sesuai usia anak didik.
- Berempati dengan kondisi teman-teman belajar yang beragam.
- Beradaptasi dengan lingkungan sosial yang berbeda dari keseharian mereka di sekolah.
Kegiatan ini juga membentuk jiwa kepemimpinan dan semangat gotong royong dalam menjalankan peran sebagai duta kebaikan selama bulan suci.
Menjadi Generasi Qurani yang Menginspirasi
SD Islam Bintang Juara terus berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga tangguh dalam akhlak dan mampu memberi manfaat bagi sesama. Bintang Juara Mengajar menjadi bukti bahwa anak-anak pun bisa menjadi agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai Al-Qur’an dengan cinta dan ketulusan.
Yuk, Dukung dan Sebarkan Kebaikan Ini!
Dengan program Bintang Juara Mengajar, semangat berbagi dan belajar menjadi satu dalam harmoni Ramadan. Mari dukung dan terus doakan agar kakak shalih-shalihah ini menjadi pribadi Qurani yang kelak mampu memimpin dengan akhlak mulia.*** (CM – MRT)