fbpx
Mengenal Kurikulum Merdeka Lebih Dekat bersama SD Islam Bintang Juara

Mengenal Kurikulum Merdeka Lebih Dekat bersama SD Islam Bintang Juara

Alhamdulillahirrobil’alamin, kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka telah belajar dengan lancar. Sekitar 30an peserta hadir memenuhi Aula SD Islam Bintang Juara pada hari Kamis, 15 Juni 2023. Para peserta kegiatan cukup antusias untuk mengenal Kurikulum Merdeka lebih dekat.

Peserta pada kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka ini merupakan para guru yang berasal dari sekolah-sekolah dasar sekecamatan Gunungpati. Respon para peserta terhadap kegiatan ini cukup baik.

Suasana Kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Aula SD Islam Bintang Juara

Mengingat bahwa Kurikulum Merdeka akan diterapkan secara serentak mulai tahun pelajaran 2024-2025, banyak guru yang merasa perlu belajar dan mengenal lebih dekat tentang kurikulum baru ini. Sebagai Sekolah Penggerak Angkatan II satu-satunya di Kecamatan Gunungpati yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka, SD Islam Bintang Juara berinisiatif untuk berbagi pengalaman kepada sekolah di sekitarnya.korsatpen gunungpati

Alhamdulillah gayung bersambut, Bapak Eddy Sutono, S.Pd. selaku Koordinator Satuan Pendidikan (Korsatpen) Kecamatan Gunung Pati mendukung berlangsungnya kegiatan ini. Agar paparan materi lebih menarik dan berdampak, dihadirkan pula Fasilitator Sekolah Penggerak Angkatan I yang juga membantu SD Islam Bintang Juara dalam proses Digitalisasi Kurikulum Merdeka, Bapak Mustafa M. Abdullah, S.T., M.M. atau yang akrab dipanggil dengan Cak Mustafa.cak mustafa

Tidak hanya berupa paparan yang teoritis, kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka juga berisi diskusi yang bernas antara peserta dan narasumber. Para peserta dibagi beberapa kelompok untuk saling berdiskusi, belajar dan mempraktikkan bagaimana menerapkan Kurikulum Merdeka.ibu nur shofwatin ni'mahIbu Nur Shofwatin Ni’mah, S.Pd., selaku Kepala SD Islam Bintang Juara membagikan pengalaman beliau dalam mendampingi para guru SD Islam Bintang Juara dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran bermakna sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Sebagai informasi, Bu Ni’mah baru-baru ini telah dinyatakan lolos sebagai Narasumber Berbagi Praktik Baik Implementasi Kurikulum Merdeka.

Usai acara ditutup, kelegaan dan kebahagiaan terpancar melalui wajah sumringah para peserta. Beberapa peserta sempat memberikan pesan bermakna terkait kegiatan ini:

Ibu Ike Wulandari dari SD Negeri Sadeng 1 menyampaikan bahwa kegiatannya sangat menyenangkan, narasumbernya memberikan paparan yang cukup jelas. Selain itu dari SD Islam Bintang Juara juga berbagi bagaimana mempraktikkan Kurikulum Merdeka di sekolahnya, sehingga bisa diamati, tiru dan modifikasi.

Ibu Hani Al Amini dari SDIT Mutiara Hati mengaku setelah mengikuti kegiatan ini jadi lebih tahu dan paham apa yang dimaksud dengan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), serta bagaimana cara mengajar yang baik.

Senang sekali ya, Ayah Bunda, apabila kegiatan yang diselenggarakan oleh SD Islam Bintang Juara bisa memberikan manfaat kepada para guru dan sekolah di sekitar. Semoga dengan adanya kegiatan ini, semakin banyak guru yang bisa menyambut kedatangan Kurikulum Merdeka dengan bahagia, sehingga semakin banyak siswa yang bisa mendapat pengajaran dan pembelajaran bermakna.

Ayah Bunda silakan bisa menikmati dokumentasi kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka melalui video berikut:

Mengenal Kurikulum Merdeka dan Istilah-istilahnya

Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk bersama menciptakan pembelajaran berkualitas, yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar murid. Dalam proses menerapkan kurikulum ini, para tenaga pendidik perlu tahu istilah-istilah baru yang ada pada Kurikulum Merdeka, yaitu:

1. Capaian Pembelajaran

Apabila di Kurikulum 13, Ayah Bunda dan Bapak Ibu Guru mengenal istilah KI (Kompetensi Inti) dan KD (Kompetensi Dasar), istilah yang digunakan pada Kurikulum Merdeka yaitu CP (Capaian Pembelajaran). Capaian Pembelajaran adalah kumpulan kompetensi yang diberikan sesuai fase pertumbuhan siswa. Di sinilah letak perbedaan besar antara Kurikulum 13 dan Kurikulum Merdeka.

KD dinyatakan dalam bentuk poin-poin dan diurutkan untuk mencapai KI yang diorganisasikan selama per tahun sesuai kelasnya masing-masing. Sementara itu, CP pada Kurikulum Merdeka dinyatakan dalam paragraf yang merangkaikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mencapai, menguatkan dan meningkatkan kompetensi.

Tahapan fase ditentukan oleh pusat, berikut ini pembagiannya:

  • Fase pondasi/ pra sekolah: PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
  • Fase A: Kelas 1-2 SD
  • Fase B: Kelas 3-4 SD
  • Fase C: Kelas 5-6 SD
  • Fase D: Kelas 7 – 9 (SMP)
  • Fase E: Kelas 10 SMA
  • Fase F: Kelas 11 – 12 SMA

Karena kompetensinya tidak dibatasi oleh kelas, tetapi oleh fase, eksplorasi kompetensi pada Kurikulum Merdeka menjadi lebih lama dan luas. Capaian pembelajaran sudah dibuat oleh pusat, guru hanya perlu menerjemahkan dalam alur pembelajaran.

2. Alur Tujuan Pembelajaran

Apabila dalam K13 ada istilah silabus, Kurikulum Merdeka mengenal istilah ATP (Alur Tujuan Pembelajaran). ATP yaitu dokumen yang berisi rangkaian kompetensi/ tahapan pembelajaran yang disusun secara sistematis mulai tahap awal sampai akhir. Fungsinya sebagai pedoman bagi guru agar lebih mudah dalam melaksanakan permbelajaran.

3. Modul Ajar

Pernah mendengar istilah RPP dalam penerapan K13? Nah, pada Kurikulum Merdeka, istilah RPP digantikan dengan Modul Ajar.

komponen modul ajar kurikulum merdeka

Modul Ajar di sini bukan semacam buku pendamping, tapi berisi rencana pembelajaran. Sederhananya, Modul Ajar berisi sekumpulan rencana yang terdiri dari beberapa komponen; informasi umum (identitas penulis), komponen awal, P5, target, model pembelajaran yang digunakan, dsb, komponen inti (pertanyaan pemantik, materi inti, refleksi, dll), dan bagian akhir berupa lampiran serta bahan bacaan.

4. Profil Pelajar Pancasila

Dalam K13 ditemukan istilah PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), sementara dalam Kurikulum Merdeka ditemukan istilah P3 (Profil Pelajar Pancasila). Kedua istilah ini memiliki pengertian yang hampir sama, yaitu terkait dengan pendidikan karakter.

Namun P3 menggunakan istilah Pancasila agar semakin menggambarkan karakter siswa sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Selain itu agar nama Pancasila bisa semakin membumi di kalangan generasi muda Indonesia.

karakter profil pelajar pancasila

Untuk menuju P3, dimunculkan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) yang kegiatan-kegiatannya melebur dalam setiap pembelajaran di semua mata pelajaran. Adapun target karakter yang ingin dicapai melalui P5 adalah beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, kreatif, gotong royong,

5. KOSP

Dalam dokumen K13, dikenal istilah KTSP, sedangkan dalam Kurikulum Merdeka memiliki KOSP (Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan). Adapun lima prinsip Kurikulum Merdeka yaitu:

  • Berpusat pada peserta didik dan P3 harus menjadi rujukan semua tahapan dalam penyusunan kurikulum operasional sekolah.
  • Kontekstual (menunjukkan kekhasan dan karakter  satuan pendidikan).
  • Esensial (Dokumen hanya berisi hal-hal utama dan penting).
  • Akuntabel (Dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan aktual).
  • Melibatkan berbagai pemaagku kepentingan (komite satuan pendidikan, orang tua, berbagai sentra, dsb).

6. Teaching at Right Level

Maksudnya yaitu guru harus mampu mengajar sesuai dengan tingkatan/ kemampuan siswa. Kalau di K13, awal pijakan mengajar adalah dari KD. Misalnya, kelas KD kelas 3 adalah pembagian, maka guru akan mulai mengajar dari level pembagian.

Sementara di kurikulum merdeka, guru mengajar harus melihat kemampuan awal siswa. Apabila siswanya belum bisa berhitung, sementara CP-nya adalah bisa pembagian, ya guru tetap harus mulai mengajar dari berhitung, bukan langsung diajari pembagian.

Demikianlah secuil info terkait istilah-istilah dalam Kurikulum Merdeka. Semoga kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, juga informasi mengenai istilah dalam KuMer ini mampu membuat Ayah Bunda dan para guru bisa mengenal Kurikulum Merdeka lebih dekat. Semoga bermanfaat.***

Sumber:

  • https://kurikulum.kemdikbud.go.id/perbandingan-kurikulum#tb-perbandingan-left
  • https://www.youtube.com/watch?v=GzZ_Mb56jWs
Pendaftaran Duta Baca Pelajar Semarang 2023 – 2025 Dibuka, Ayo Dukung Kakak Shalih-shalihah Turut Serta!

Pendaftaran Duta Baca Pelajar Semarang 2023 – 2025 Dibuka, Ayo Dukung Kakak Shalih-shalihah Turut Serta!

Ayah Bunda, Duta Baca Pelajar Semarang 2023 – 2025  saat ini sedang digelar. Pendaftaran untuk mengikuti kegiatan ini dibuka mulai 5 Juni – 21 Juli 2023. Ada banyak manfaat dan keuntungan yang bisa didapat apabila kakak shalih-shalihah berpartisipasi dalam kegiatan ini, Ayah Bunda. Mau tahu apa saja?

Technical Meeting Duta Baca Pelajar Semarang 2023 – 2025

Pada hari Senin, 12 Juni 2023 telah digelar Technical Meeting Duta Baca Pelajar 2023 – 2025 via zoom. Alhamdulillah tim humas dan media SD Islam Bintang Juara berkesempatan untuk menghadiri technical meeting tersebut.

Ada banyak sekali informasi penting terkait pelaksanaan Duta Baca Pelajar tingkat Kota Semarang. Acara dibuka oleh Ibu Shohi Khairani selaku pustakawan dari Dinas Arpus Kota Semarang, dilanjutkan dengan sambutan dari Eni Kurniawati, S.E., selaku perwakilan dari Dinas Arpus Kota Semarang.

Selanjutnya, ada sambutan dari Kak Zaka Al Fani selaku Duta Baca Semarang 2022 – 2024. Kak Zaka Al Fani membagikan informasi mengenai pentingnya meningkatkan minat literasi dan minat baca di Indonesia.

Berdasarkan data UNESCO pada tahun 2016, tingkat gemar membaca masyarakat Indonesia hanya 0, 001 %. Artinya dari 1000 orang di Indonesia hanya satu yang suka membaca. Miris sekali bukan kondisi ini, Ayah Bunda?

Karena kondisi itulah, Kak Zaka merasa terpanggil untuk menjadi Duta Baca Semarang agar bisa ikut mengkampanyekan gerakan gemar membaca secara lebih luas.  “Bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa membudayakan literasi,” ujar Kak Zaka menutup paparannya.

technical meeting duta baca pelajar

Bukan hanya Kak Zaka yang hadir membagikan motivasi mengapa para pelajar di Kota Semarang wajib ikut Duta Baca Pelajar. Masih ada kak Karina Cindy selaku Duta Baca Semarang 2022 – 2024 yang juga turut hadir dengan penuh semangat.

Kak Karina menyapa seluruh audiens zoom Technical Zoom Duta Baca Pelajar dengan penuh keramahan dan keceriaan. Kak Karina juga sangat interaktif dengan mengajak berbincang dua pelajar yang menjadi peserta zoom. Kak Karina menanyakan apa cita-cita keduanya.

Peserta dari MI Al Hidayah bercita-cita menjadi editor, sedangkan peserta dari MI Negeri memiliki cita-cita menjadi penulis buku. Masya Allah… kalau kakak shalih-shalihah punya cita-cita apa nih?

Kata Kak Karina, apapun cita-cita kakak shalih-shalihah insya Allah akan bisa lebih mudah tercapai kalau memiliki kegemaran membaca buku, apalagi kalau mengikuti Duta Baca Pelajar.

Dengan menjadi Duta Baca Pelajar, kakak shalih-shalihah bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, yang mungkin belum didapatkan lewat sekolah. Selain itu dengan mengikuti kegiatan ini, kakak shalih-shalihah bisa bertemu dengan teman-teman baru dari berbagai sekolah di Kota Semarang.  Bertambah teman artinya bertambah ruang silaturahim dan rezeki.

Kak Karina menutup sapaannya dengan memberikan wejangan yang apik:

“Jangan pernah menjadikan buku sebagai kebutuhan, tapi keharusan. Kalau membaca buku hanya sebagai kebutuhan, setelah kebutuhan itu terpenuhi, teman-teman bisa berhenti membaca. Tapi kalau membaca buku dibuat menjadi keharusan, perlahan aktivitas itu akan menjadi habit hingga nanti dewasa.”

Apa Itu Duta Baca Pelajar?

Setelah sesi sambutan, Ibu Shohi Khairani melanjutkan technical meeting dengan memberi penjelasan mengenai apa itu Duta Baca Pelajar dan maksud diselenggarakannya kegiatan ini. Duta Baca Pelajar adalah bagian dari Duta Baca Indonesia.

Duta Baca Indonesia merupakan program dari Perpustakaan Nasional RI (PERPUSNAS) untuk meningkatkan Pembudayaan Kegemaran Membaca masyarakat Indonesia. Kemudian PERPUSNAS meminta setiap daerah mengukuhkan Bunda Literasi Daerah, Duta Baca Daerah, dan Duta Baca Pelajar Daerah sebagai perpanjangan tangan dari Duta Baca Indonesia.

duta baca indonesia

Awal tahun 2023, Ibu Walikota Hevearita Gunaryanti Rahayu yang akrab dipanggil dengan sapaan Mbak Ita dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kota Semarang. Sementara kak Zaka dan Kak Karina terpilih sebagai Duta Baca Semarang.

Nah, siapakah yang akan menjadi Duta Baca Pelajar Kota Semarang Tahun 2023 – 2025? Bisa jadi kakak shalih-shalihah yang terpilih lo.

3 Manfaat Mengikuti Duta Baca Pelajar

Memang apa sih serunya mengikuti Duta Baca Pelajar? Yuk sini cari tahu apa saja manfaat yang bisa didapat apabila kakak shalih-shalihah mengikuti berpartisipasi dalam kegiatan ini:

manfaat dan tujuan duta baca pelajar

  • Duta Baca Pelajar akan ditunjuk sebagai icon Perpustakaan Kota Semarang.
  • Duta Baca Pelajar akan dibekali wawasan dan pengetahuan untuk menjadi role model atau panutan bagi sesama pelajar dalam kebiasaan membaca dan berliterasi.
  • Duta Baca Pelajar bertugas untuk mengkampanyekan Gemar Membaca kepada Pelajar Kota Semarang.

Masya Allah, tiga manfaat tersebut sejalan dengan visi SD Islam Bintang Juara yang bertujuan untuk mencetak Calon Pemimpin Muslim yang Berilmu, Berakhlak Mulia dan Bermanfaat.

Bayangkan Ayah Bunda apabila kakak shalih-shalihah terpilih menjadi Duta Baca Pelajar dan ikut mengkampanyekan gemar membaca kepada sesama pelajar? Lalu, semakin banyak pelajar yang terinspirasi untuk suka membaca. Insya Allah kakak shalih-shalihah akan berlimpah pahala dan kebermanfaatan lo.

Syarat dan Ketentuan Mengikuti Duta Baca Pelajar Semarang Periode 2023 – 2025

Setelah mengetahui manfaat menjadi Duta Baca Pelajar Semarang, apakah Ayah Bunda tertarik untuk memotivasi kakak shalih-shalihah mengikuti kegiatan ini? Sebagai informasi, kegiatan ini dibagi menjadi dua tingkatan;

  • Duta Baca Pelajar SD
  • Duta Baca Pelajar SMP

Duta Baca Pelajar Semarang 2023 – 2025 mengangkat tema “Literasi Penerus Bangsa.” Berikut ini ketentuan yang harus dipenuhi calon peserta:

Ketentuan Peserta SD

ketentuan peserta duta baca pelajar SD

  • Siswa-Siswi SD/MI di Kota Semarang (warga Kota Semarang).
  • Usia 9 – 15 tahun.
  • Menjadi Anggota Perpustakaan Kota Semarang.
  • Gemar membaca buku.
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Memiliki sifat komunikatif, kreatif, dinamis dan patut diteladani.
  • Sanggup menyisihkan waktu untuk kepentingan kegiatan Duta Baca Pelajar (promosi gemar membaca) di seluruh Kota Semarang.
  • Disetujui oleh pihak pimpinan sekolah dan orang tua/wali siswa
  • Tidak menjadi pengurus dan/atau anggota pada kegiatan politik praktis.

Ketentuan Peserta SMP

Sebenarnya ketentuan untuk peserta SMP tidak jauh berbeda dengan peserta SD, hanya ada satu poin yang membedakan.

Karena peserta SD dianggap belum memiliki akun media sosial, maka peserta SD tidak perlu mengikuti media sosial Dinas Arpus. Sementara itu, peserta SMP wajib mengikuti media sosial yang telah ditentukan.

Berikut ini ketentuan peserta SMP secara lengkap:

ketentuan peserta SMP duta baca pelajar

  • Siswa-Siswi SMP/MTs di Kota Semarang (warga Kota Semarang)..
  • Usia 9 s.d 15 tahun.
  • Menjadi Anggota Perpustakaan Kota Semarang.
  • Gemar membaca buku.
  • Sehat jasmani dan rohani.
  • Memiliki sifat komunikatif, kreatif, dinamis dan patut diteladani.
  • Mengikuti semua sosial media Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang. Instagram Dinas: @Dinasarpus_semarang. Twitter:  @dinarpus_smg dan akun Instagram Duta Baca: @dutabaca_kotasemarang.
  • Sanggup menyisihkan waktu untuk kepentingan kegiatan Duta Baca Pelajar (promosi gemar membaca) di Kota Semarang selama 2 tahun menjabat.
  • Disetujui oleh pihak pimpinan sekolah dan orang tua/wali siswa.
  • Tidak menjadi pengurus dan/atau anggota pada kegiatan politik praktis

Syarat Pendaftaran Duta Baca Pelajar Semarang 2023 – 2025

Nah, untuk bisa mendaftar kegiatan Duta Baca Pelajar Semarang 2023-2025, kakak shalih-shalihah perlu menyiapkan empat dokumen dalam bentuk PDF. Berikut ini perincian keempat dokumen tersebut.

1. Dokumen Pertama – Form Bidoata

Formulir biodata bisa diunduh pada link berikut: https://smg.city/formdbsd.

2. Dokumen Kedua – Daftar Buku

Berisi daftar buku yang dibaca enam bulan terakhir. Template formulir daftar buku juga bisa diunduh pada link yang sama dengan formulir biodata.

Pada formulir tersebut hanya tercantum enam nomor, tetapi kakak shalih-shalihah diperkenankan mencantumkan kurang atau lebih dari enam buku. Buku yang dicantumkan bebas genrenya, asal bukan pelajaran. Boleh koleksi pribadi ataupun koleksi perpustakaan.

syarat dan cara pendaftaran duta baca pelajar

3. Dokumen Ketiga – Persyaratan Lain

Dokumen ketiga ini harus berisi file-file berikut ini:

  • File KIA atau KK
  • File Kartu Anggota Perpustakaan Kota Semarang. Kalau belum menjadi anggota perpustakaan, bisa mendaftar melalui link berikut: https://smg.city/pendaftarananggotaperpussemarang. Atau datang langsung ke Perpustakaan Kota Semarang yang berlokasi di Jalan Prof. Sudarto No. 116, Kel.Sumurboto, Kec. Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah 50269. Waktu operasional:  Senin – Kamis, 08.00 – 16.00 dan Jumat, 08.00 – 11.30. Pastikan Ayah Bunda tidak salah lokasi ya.
  • Surat Keterangan dari sekolah yang berisi persetujuan mengikuti Duta Baca Pelajar Kota Semarang 2023.
  • Screenshoot bukti telah melakukan promosi gemar membaca di sosial media masing-masing
  • (instagram atau twitter atau facebook) dan tag sosial media Dinas Arsip dan Perpustakaan. Postingan promosi tersebut harus menggunakan hastag #DutaBacaPelajarKotaSemarang dan #LiterasiPenerusBangsa.  Untuk peserta SD, promosi boleh menggunakan media sosial sekolah atau orang tua. Promosi boleh menggunakan foto atau video, sesuai kemampuan masing-masing peserta. Promosi ini bertujuan untuk melihat karakter calon peserta dalam mempromosikan gemar membaca. Link postingan promosi.
  • Khusus untuk peserta SMP, harus menyertakan screenshot bukti telah mengikuti sosial media Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang.

4. Dokumen Keempat – Piagam Penghargaan dan Sertifikat Pendukung

Kumpulkan piagam penghargaan dan/atau dokumen pendukung lain di dalam satu file PDF.

Setelah semua syarat dipenuhi, lakukan pendaftaran melalui link berikut:

timeline duta baca pelajar semarang

Sistem Pelaksanaan dan Penilaian

Pelaksanaan Duta Baca Pelajar Semarang akan melewati tiga tahap,  yaitu:

Tahap Seleksi Berkas

Penilaian berdasarkan dokumen yang dikirim. Oleh karena itu, siapkanlah usaha terbaik kakak shalih-shalihah dalam menyiapkan sinopsis buku yang dibaca, visi, misi, aksi, promosi gemar membaca, dan piagam pendukung.

Tahap seleksi ini akan memilih masing-masing 10 peserta terbaik dari kategori SD dan SMP, insya Allah diumumkan secara online pada hari Jumat, 28 Juli 2023.

Tahap Wawancara Tertutup

10 besar kategori SD dan SMP akan lanjut ke tahap ini. Penilaian berdasarkan wawancara yang dilakukan secara tetutup mengenai komitmen sebagai Duta Baca Pelajar serta berkas yang dikirim. Dari hasil penilaian akan dipilih tiga besar SD dan SMP.

Tahap ini insya Allah dilaksanakan pada hari Selasa – Rabu, 1 – 2 Agustus 2023, bertempat di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang. Pengumuman tahap ini insya Allah digelar pada hari Jum’at, 4 Agustus 2023 secara online.

Tahap Final

Pada tahap ini akan dilaksanakan seleksi 3 besar kategori SD dan SMP. Insya Allah kegiatan ini akan dilaksanakan di Gedung Balaikota pada hari Kamis, 10 Agustus 2023. Penilaian berdasarkan tanya jawab, penampilan bakat, dan video profil.

Tahapan dan hadiah duta baca pelajar

Dari tiga peserta kategori SD dan SMP akan dipilih masing-masing satu Duta Baca Pelajar. Peserta yang dikukuhkan menjadi Duta Baca Pelajar akan mendapatkan apresiasi berupa:

  • Uang Pembinaan sebesar Rp 5.000.000 (dipotong pajak)
  • Piala
  • Piagam Penghargaan

Seluruh pelaksanaan kegiatan ini tidak dipungut biaya sepeser pun. Nah, apakah Ayah Bunda tertarik untuk mendukung kakak shalih-shalihah mengikuti Duta Baca Pelajar Semarang 2023 – 2025?  Yuk, bersinergi dengan SD Islam Bintang Juara dan sukseskan kegiatan ini.***

Ayo Ikuti dan Ramaikan Fun Match Bintang Juara Futsal!

Ayo Ikuti dan Ramaikan Fun Match Bintang Juara Futsal!

Ayah Bunda dan Sahabat Bintang, dalam rangka menjalin silaturahim dengan sekolah di lingkungan sekitar, SD Islam Bintang Juara mengadakan kegiatan Fun Match Bintang Juara Futsal. Ayo, siapa yang suka bermain futsal? Segera daftarkan tim Sahabat Bintang ya.

Ayah Bunda dan Bapak Ibu Guru yang memiliki putra-putri atau murid dengan potensi di bidang futsal, ayo ajak kakak shalih-shalihah turut serta dalam kegiatan ini. Informasi selengkapnya, silakan baca artikel ini hingga tuntas ya.

FAQ tentang Fun Match Bintang Juara Futsal

Pastinya Ayah Bunda, Bapak Ibu Guru dan Sahabat Bintang sudah tidak sabar ya, ingin tahu lebih lanjut tentang teknis pendaftaran, pelaksanaan dan segala hal tentang Fun Match Bintang Juara Futsal? Yuk, baca penjelasan di bawah ini satu per satu.

1. Berapakah jumlah tim yang akan bertanding?

Jumlah yang akan bertanding maksimal 8 tim, termasuk tim dari SD Islam Bintang Juara. Maka masih  terbuka pendaftaran untuk 7 tim dari sekolah lain.

2. Adakah syarat untuk menjadi peserta Fun Match  Bintang Juara Futsal?

Tentu saja ada dong. Berikut ini syarat-syaratnya:

  • Peserta merupakan tim futsal tingkat SD/MI atau sederajat yang berdomisili di Semarang.
  • Peserta merupakan siswa kelas 1 – 6 tingkat SD/MI atau sederajat yang terdaftar sebagai siswa tahun ajaran 2022-2023.
  • Masing-masing peserta wajib mengunggah foto di form pendaftaran (akan dicek oleh panitia).

3. Sampai kapan pendaftaran dibuka?

Periode pendaftaran dibuka mulai 4 – 15 Juni 2023.

4. Berapakah biaya pendaftaran?

Biaya pendaftarannya Rp 250.000,- / tim. Silakan biaya tersebut dibayarkan melalui transfer bank ke rekening BNI 0738220553 atas nama SD Islam Bintang Juara.

5. Bagaimana cara pendaftarannya?

Lengkapi persyaratan yang diminta, setelah itu silakan mendaftar melalui link berikut: https://bit.ly/PendaftaranFunMatchBintangJuara.

6. Apa akan ada Technical Meeting yang diselenggarakan?

Ya, tentu saja ada.

Technical meeting insya Allah akan diselenggarakan pada hari Kamis, 15 Juni 2023, pukul 14.00 WIB – Selesai. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SD Islam Bintang Juara, Jalan Dewi Sartika No.17 A, Sukorejo, Kec. Gn. Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah 50221.

Lokasi bisa dicek via Google Map di sini: https://goo.gl/maps/XiSbqZNMG84PTVaF9.

7. Kapankah pertandingan akan diselenggarakan?

Pertandingan insya Allah akan digelar pada hari Minggu, 18 Juni 2023, pukul 07.30 WIB – Selesai. Fun Match Bintang Juara Futsal akan berlokasi di Lapangan Merdeka Futsal, Jalan Taman Siswa, Gang Nangka, Sekaran, Gunungpati, Semarang. Silakan bisa mengintip lokasinya via map di sini: https://maps.app.goo.gl/CXcSPK413By8sTgD7.

8. Syarat-syarat pertandingannya apa sajakah?

  • Setiap tim futsal terdiri atas minimal 5 (lima) pemain dan maksimal 12 (dua belas) pemain.
  • Setiap tim futsal terdiri atas maximal 2 orang official / pelatih.
  • Setiap tim yang akan bertanding hadir 30 menit sebelum pertandingan dimulai.
  • Setiap tim wajib menggunakan jersey bernomor punggung.
  • Setiap pemain mengenakan atribut lengkap (sepatu, kaos kaki, deker, jersey).

9. Bagaimanakah sistem pertandingannya?

  • Sistem pertandingan futsal menggunakan sistem setengah kompetisi.
  • Setiap tim akan dibagi ke dalam dua grup, yaitu grup A dan grup B.
  • Setiap tim yang menjadi juara grup dan runner up grup melaju ke babak selanjutnya.
  • Pada babak semifinal pemenang grup A akan menghadapi runner up grup B dan pemenang grup akan menghadapi runner up grup A.
  • Setiap tim yang menang pada babak semifinal akan melaju ke babak final untuk merebutkan juara 1 dan 2,  sedangkan tim yang kalah pada babak semifinal akan memrebutkan posisi ke 3 dan 4.
  • Waktu pertandingan 10 x 2 menit dengan istirahat 5 menit.

10. Adakah sanksi yang diberlakukan dalam pertandingan?

Pastinya ada dong, Sahabat Bintang. Catat baik-baik ya:

  • Tim akan dinyatakan WO apabila tidak hadir dalam lapangan setelah 2 menit pemanggilan.
  • Pemain yang memperoleh 2 kartu kuning pada saat pertandingan yang sama, tidak diperbolehkan bermain satu kali pada pertandingan berikutnya.
  • Pemain yang memperoleh kartu merah langsung pada saat pertandingan yang sama, tidak boleh bermain pada dua kali pertandingan berikutnya.
  • Pada babak final, pemain yang mendapatkan hukuman kartu akan mendapatkan pemutihan.
  • Pemain yang tidak mengenakan atribut lengkap tidak diizinkan bermain hingga memenuhi syarat.

11. Mau tahu dong hadiahnya apa saja ya?

Sebuah informasi yang dinanti-nanti oleh Ayah Bunda, Bapak Ibu Guru, Sahabat Bintang dan kakak shalih-shalihah ya? Tentu saja ada hadiahnya, tetapi sesuai dengan tema yang diangkat pada pertandingan persahabatan ini; Badan Sehat, Ukhuwah Erat.

Hadiah yang diberikan hanyalah bonus dan apresiasi untuk ikhtiar terbaik Sahabat Bintang. Sejatinya, hadiah utama dari Fun Match Bintang Juara Futsal adalah menambah pertemanan dan menjalin silaturahim.

Berikut ini hadiah yang bisa Sahabat Bintang dapatkan apabila mengikuti Fun Match Futsal:

  • Juara I : Piala + Uang Pembinaan Sejumlah Rp. 500.000,-
  • Juara II : Piala + Uang Pembinaan Sejumlah Rp. 350.000,-
  • Juara III : Piala + Uang Pembinaan Sejumlah Rp. 250.000,-

12. Kalau mau tanya-tanya bisa hubungi siapa ya?

Boleh banget kok kalau Ayah Bunda, Bapak Ibu Guru atau Sahabat Bintang mau bertanya-tanya lebih lanjut tentang pertandingan persahabatan ini. Silakan bisa langsung menghubungi Bu Linda melalui nomor WhatsApp: 0857 – 2501 – 8013.

Demikian informasi mengenai Fun Match Bintang Juara Futsal. Ditunggu ya partisipasi Sahabat Bintang dan kakak shalih-shalihah pada tanggal 18 Juni 2023. Buat yang mau jadi supporter juga boleh lo datang ke lokasi pertandingan. Sampai jumpa dan salam olahraga***

Alhamdulillah, Tasmi’ Juz 30 dan Juz 1 Telah Berlangsung Lancar di SD Islam Bintang Juara

Alhamdulillah, Tasmi’ Juz 30 dan Juz 1 Telah Berlangsung Lancar di SD Islam Bintang Juara

Salah satu program unggulan dari SD Islam Bintang Juara adalah Program Tahfiz. Selain belajar membaca Al Quran, kakak shalih-shalihah juga dibiasakan untuk menghafal Al Quran.

Setiap pagi sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, kakak shalih-shalihah secara bergantian memimpin murojaah surat-surat pendek setelah membaca Asmaul Husna dan Doa Pagi. Bagi yang mengikuti ekstrakurikuler Tahfiz, kakak shalih-shalihah akan mendapat bimbingan langsung dari guru mengaji usai jam tidur siang setiap hari Senin, Selasa dan Kamis.

Walaupun bukan lembaga tahfiz, SD Islam Bintang Juara berharap kakak shalih-shalihah telah tuntas menghafal minimal dua juz saat kelulusan. Kami tidak berorientasi pada banyak-banyakan jumlah juz yang bisa dituntaskan, tetapi lebih kepada bagaimana kakak shalih-shalihah mampu menginternalisasi ayat-ayat yang telah dihafalnya dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menguji seberapa kuat hafalan kakak shalih-shalihah, setiap semester sekali diadakan tasmi’ Al Quran. Nah, pada hari Jumat – Sabtu, 9 – 10 Juni 2023 telah berlangsung Tasmi’ Juz 30 dan 1. Seperti apakah kegiatan ini berlangsung?

Tasmi’ Juz 30 dan Juz 1 Semester II Tahun Pelajaran 2022 – 2023

Tasmi’ Al Quran merupakan kegiatan memperdengarkan hafalan yang dimiliki oleh kakak shalih-shalihah di hadapan guru mengaji dan kedua orang tuanya. Kakak shalih-shalihah harus menyampaikan hafalannya dalam sekali duduk.

Guru mengaji akan menyimak hafalan yang diperdengarkan kakak shalih-shalihah. Apabila ada kesalahan yang dilakukan oleh kakak shalih-shalihah, guru mengaji akan mengoreksinya.

Tasmi’ Al Quran di SD Islam Bintang Juara berlangsung dari jam 07.30 – 12.15. Peserta tasmi’ dan kedua orang tua yang mendampingi mengenakan busana muslim bernuansa putih. Bagi kakak shalih, dianjurkan untuk mengenakan lenangan panjang dan peci.

Peserta Tasmi’ Al – Qur’an dianjurkan untuk berwudhu dari rumah, supaya mendapat keberkahan dari Allah SWT. Rentang waktu untuk menyimak hafalan kakak shalih-shalihah antara 50 – 90 menit.

Ayah Bunda yang mendampingi kakak shalih-shalihah dianjurkan untuk menyimak dengan tenang, tetapi tidak diperkenankan untuk mengoreksi bacaannya. Hanya guru mengaji yang diperkenankan untuk membetulkan bacaan. Dalam hal ini Ustadz Ahmad Nur Sahid Al Hafidz dan Ustadz Zakki Akmal. Al Hafidz.

Kakak shalih-shalihah peserta tasmi’ memulai penampilan tasmi’nya dengan membaca Ta’awudz dan Basmallah, dilanjutkan Surah Al Fatihah. Baru kemudian membacakan juz hafalannya. Peserta Tasmi’ Al – Qur’an dianjurkan membaca dengan Tartil yaitu sesuai dengan Makhraj dan Tajwidnya.

Selain itu kakak shalih-shalihah para peserta Tasmi’ Al Quran juga dianjurkan membaca dengan suara yang lantang dan jelas. Sementara itu, guru mengaji yang menyimak akan mencatat terkait berapa kali kakak shalih-shalihah dibantu dan di ayat berapa peserta Tasmi’ Al – Qur’an merasa kesulitan.

Peserta Tasmi’ Al Quran pada Hari Jum’at, 9 Juni 2023

Berikut ini peserta tasmi’ pada hari Jum’at, 9 Juni 2023:

tasmi' al quran hari jumat 9 juni 2023

  • Aulia Fatin Azzahra (Kelas 3), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Zakki Akmal A.H
  • Layana Rizan Shafina (Kelas 6), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Ahmad Nur Sahid,A.H
  • Yuannisa Nareswari (Kelas 4B), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Zakki Akmal A.H
  • Adrian Ghathfan El Faried (Kelas 4B), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Ahmad Nur Sahid,A.H
  • Qaisarah Zafarina Azzizatunnisa (Kelas 4A), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Zakki Akmal A.H
  • Masha Latifa Kamila (Kelas 1), mentasmi’kan Juz 1, disimak oleh Ustadz Ahmad Nur Sahid, A.H

Peserta Tasmi’ Al Quran pada Hari Sabtu, 10 Juni 2023

Adapun peserta tasmi’ pada hari Sabtu. 10 Juni 2023, yaitu:

tasmi' al quran hari sabtu 10 juni 2023

  • Wulan Suci Rahmadani (Kelas 6), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Zakki Akmal A.H
  • Muhammad Hanif Ramadhan (Kelas 6), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz  Ahmad Nur Sahid,A.H
  • Qowwi Tamassuki Bil Urwah A (Kelas 6), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Zakki Akmal A.H
  • Arkana Azzam Putra Wibowo (Kelas 6), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Ahmad Nur Sahid,A.H
  • Maulana Ihsan Erlangga (Kelas 6), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Zakki Akmal A.H
  • Azzahra Fathiya Malika (Kelas 4A), mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Ahmad Nur Sahid,A.H

Arkana Azzam Putra Wibowo, mentasmi’kan Juz 30, disimak oleh Ustadz Ahmad Nur Sahid,A.H

Alhamdulillah kegiatan Tasmi’ Al Quran Juz 30 dan Juz 1 pada hari Jum’at – Sabtu, 9 – 10 Juni 2023 berjalan dengan lancar. Kami doakan semoga kakak shalih-shalihah yang belum Tasmi’ bisa segera menyusul ya.

Pastikan tetap bersemangat dalam menghafal ya, kakak shalih-shalihah, karena insya Allah ada banyak kebaikan bertaburan bagi para penghafal Al Quran. Tak lupa senantiasa jaga hafalannya dengan mengaplikasikan ayat-ayat yang telah dihafal dalam kehidupan sehari-hari.

Sampai jumpa pada Catatan Bintang Juara berikutnya, Ayah Bunda. Tetap semangat dalam mendampingi kakak shalih-shalihah murojaah dan menambah hafalan ya hingga nanti bisa mengikuti Tasmi’ Juz 30 dan Juz 1.***

Gedung SD Islam Bintang Juara Digunakan untuk Lomba Gugus PAUD Kecamatan Gunungpati

Gedung SD Islam Bintang Juara Digunakan untuk Lomba Gugus PAUD Kecamatan Gunungpati

Pada hari Rabu, 7 Juni 2023 telah terselenggara Lomba Gugus PAUD Kecamatan Gunungpati yang bertempat di basement Gedung B SD Islam Bintang Juara. Walaupun lomba ini diperuntukkan bagi Gugus PAUD, SD Islam Bintang Juara membuka tangan lebar-lebar bagi terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan bagi lahirnya pendidikan yang berkualitas.

Sejak pukul 08.00, peserta lomba dan para pendukungnya mulai berdatangan ke SD Islam Bintang Juara. Mengenakan baju putih, bawahan hitam dan kerudung cokelat, peserta dan pendukung yang semuanya perempuan ini menampilkan wajah yang ceria, khas karakter guru-guru PAUD.

sambutan lomba gugus paud

Setelah pembukaan yang dipimpin oleh MC, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ibu Yayuk yang mewakili Korsatpen Gunungpati, Bapak Eddy Soetono, M.Pd. Selanjutnya, sambutan oleh Ibu Niken, staf bidang kurikulum Dinas Pendidikan Kota Semarang, yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Sebelum memasuki acara inti, Ibu Ismi selaku perwakilan dewan juri memberikan sambutan yang berisi tentang alasan diselenggarakannya Lomba Gugus PAUD Kecamatan Gunungpati. Adapun pelaksanaan lomba sebetulnya sudah berlangsung sejak bulan Mei lalu. Berikut ini timeline lombanya:

  • 1-22 Mei: Para peserta mengunggah dokumen persyaratan lomba ke link Google Form yang telah ditentukan.
  • 23 – 30 Mei: Proses verifikasi & penyisihan
  • 31 Mei: Pengumuman Semi Final
  • 6 – 19 Juni: Visitasi

Berdasarkan hasil verifikasi, masih banyak data yang kurang lengkap. Oleh karenanya sebelum maju ke final tingkat kota, diadakan dulu presentasi dari para finalis di tingkat kecamatan. Tujuan diadakannya presentasi ini adalah untuk melengkapi file dan dokumentasi yang belum sempat diunggah melalui form.

Setiap finalis diberikan waktu 15 menit untuk menyampaikan presentasinya. Masing-masing gugus harus diwakili Ketua Gugus saat presentasi. Setiap gugus wajib membawa maksimal 8 orang perwakilan dari sekolah inti dan sekolah imbas.

Penilaian juri dalam lomba ini meliputi penguasaan materi, inovasi kegiatan baik di lembaga inti, lembaga imbas dan gugusnya, serta manajemen waktu dalam memaparkan presentasinya. Adapun dewan juri yang memberikan penilaian pada lomba gugus PAUD kecamatan Gunungpati ialah;

dewan juri lomba gugus kecamatan gunungpati

  • bu Ismi, perwakilan dari PKG (Pusat Kegiatan Gugus)
  • Bu Evi, perwakilan dari HIMPAUDI
  • bu Eni, perwakilan dari IGTKI

Pada sesi presentasi ini ada tujuh gugus yang terpilih menjadi finalis dan diberi kesempatan untuk mempresentasikan profil serta kegiatan gugusnya. Setelah dilakukan pengundian, berikut ini urutan penampil presentasi:

  1. Gugus Durian
  2. Gugus Manggis
  3. Gugus Mangga
  4. Gugus Nangka
  5. Gugus Jeruk
  6. Gugus Rambutan
  7. Gugus Nanas

Acara berlangsung sangat meriah. Perwakilan tiap gugus menampilkan usaha terbaiknya. Kepala PAUD Islam Bintang Juara, Miss Meliya Indriani, S.Pd., mendapat kesempatan presentasi di akhir, mewakili Gugus Nanas.

penampilan gugus nanas di lomba gugus kecamatan gunungpati

Siapakah pemenangnya? Sayangnya lomba belum usai, Ayah Bunda. Presentasi yang dilakukan ketujuh finalis di Basement Gedung B SD Islam Bintang Juara ini hanya salah satu bentuk penilaian. Nantinya penilaian pada hari ini akan diakumulasikan dengan dokumen-dokumen yang sudah dikumpulkan sebelumnya.

Mohon doakan agar Gugus Nanas yang menjadi ‘rumah’ bagi PAUD Islam Bintang Juara bisa meraih hasil yang terbaik ya, Ayah Bunda. Akhir kata, SD Islam Bintang Juara mengucapkan selamat kepada seluruh finalis lomba Gugus PAUD Kecamatan Gunungpati yang telah menunjukkan usaha terbaiknya. Semoga mendapat hasil sesuai yang diinginkan.***

Calon Pemimpin Muslim Mengenal Filosofi Wayang Bersama Bapak Agus Basuki

Calon Pemimpin Muslim Mengenal Filosofi Wayang Bersama Bapak Agus Basuki

Ayah Bunda, sebagai Calon Pemimpin Muslim yang tinggal di Jawa Tengah, kakak shalih-shalihah perlu dikenalkan dengan budaya Jawa. Oleh karenanya pada hari Senin, 29 Mei 2023, diselenggarakan kegiatan “Belajar Bersama Ahli” yang mengangkat tema “Mengenal Filosofi Wayang.”

Ahli yang didatangkan pada hari itu untuk menemani kakak shalih-shalihah kelas 2 – 5 belajar mengenai budaya Jawa adalah Bapak Agus Basuki, S.Pd.  Beliau adalah sosok yang menyebut dirinya sebagai Pelaku Budaya. Bapak Agus memiliki pengetahuan yang luas tentang budaya Jawa.

Apa saja ya yang dipelajari kakak shalih-shalihah bersama Bapak Agus Basuki? Simak catatan  Bintang Juara hingga akhir ya, Ayah Bunda.

Mengapa Calon Pemimpin Muslim Perlu Mengenal Budaya Jawa?

Sebelum kami mengajak Ayah Bunda untuk mengetahui hal-hal yang dipelajari kakak shalih-shalihah selama kegiatan “Belajar Bersama Ahli,” yuk terlebih dahulu mengenali mengapa Calon Pemimpin Muslim perlu mempelajari kebudayaan tempat mereka tinggal. Setidaknya ada tiga alasan yang menguatkan mengapa Calon Pemimpin Muslim sebaiknya belajar kebudayaan di tempat mereka tinggal:

1. Memahami Budaya Setempat Agar Berdakwah Lebih Mudah

Dalam Al Quran Surat Ibrahim ayat 4, Allah SWT berfirman;

quran surat ibrahim ayat 4

“Kami tidak mengutus seorang rasulpun, melainkan dengan bahasa kaumnya, supaya ia dapat memberi penjelasan dengan terang kepada mereka. Maka Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki, dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan Dia-lah Tuhan Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.”

Dari ayat tersebut, Ayah Bunda bisa mengambil kesimpulan bahwa Allah SWT menurunkan para rasul yang berasal dari kaum tersebut. Tentu saja agar saat berdakwah, rasul tersebut bisa menyampaikan firman-firman Allah SWT dengan bahasa yang dipahami oleh kaumnya.

Sebagai Calon Pemimpin Muslim, kelak kakak shalih-shalihah akan terjun ke masyarakat dan memilih ladang dakwahnya masing-masing. Dalam menjalani perannya, tentu kakak shalih-shalihah akan lebih mudah masuk ke dalam masyarakat Jawa apabila mereka memahami budaya Jawa.

Sebagaimana para Walisanga yang berdakwah melalui budaya, seperti wayang, tembang dan gamelan. Maka diharapkan dengan kakak shalih-shalihah memahami budaya tempat mereka dilahirkan atau tempat mereka kini menetap, bisa membantu mereka kelak dalam menyelami masyarakat hingga bisa berdakwah secara tepat.

2. Memahami Budaya, Cara Calon Pemimpin Muslim untuk Saling Mengenal

Termaktub dalam Al Quran Surat Al-Hujurat: 13;

quran surat al hujurat ayat 13

“Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu sekalian terdiri dari laki-laki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kalian terdiri dari berbagai bangsa dan suku, supaya kalian saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia diantara kalian di hadapan Allah adalah orang yang paling bertaqwa diantara kalian. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui nan Mahateliti.”

Dari ayat tersebut, kita bisa mengambil kesimpulan bahwasanya Allah SWT menciptakan manusia dalam berbagai bangsa dan suku agar saling mengenal satu sama lain. Nah, cara terbaik dalam saling mengenal adalah mempelajari bahasa dan budaya bangsa orang-orang yang ada di sekitar kita dengan baik.

Jadi semisal kakak shalih-shalihah tidak lahir di Jawa, dan tinggal di kota Semarang karena mengikuti orang tua, Ayah Bunda bisa memberikan semangat kepada kakak shalih-shalihah dalam mempelajari budaya Jawa dalam rangka agar lebih mengenal teman-temannya.

Diharapkan dengan mengenal budaya tempat ia tinggal, kakak shalih-shalihah jadi tahu bahwa di dunia, Indonesia khususnya, memiliki keragaman budaya. Sebagai Calon Pemimpin Muslim tentunya kakak shalih-shalihah diharapkan bisa menerima perbedaan budaya yang ada, sehingga tumbuh sikap toleransi dan tepa selira di antara mereka.

3. Belajar Budaya untuk Memahami Masyarakat

Dari Zaid bin Tsabit berkata: bahwa Rasulullah saw memerintahkanku untuk mempelajari bahasa orang-orang Yahudi, beliau bersabda: Demi Allah aku tidak percaya kepada orang-orang Yahudi atas suratku, Zaid berkata; setelah setengah bulan aku belajar bahasa tersebut aku dapat menguasainya, apabila beliau hendak mengirim surat kepada orang-orang Yahudi aku menulisnya untuk mereka, dan apabila mereka mengirim surat kepada beliau maka aku membacakan surat mereka untuk beliau. (HR. Imam Tirmidzi)

Dalam sebuah hadits riwayat Imam Tirmidzi pada kitab sunan Tirmidzi, Nabi Muhammad SAW meminta salah seorang sahabatnya, Zaid bin Tsabit untuk mempelajari bahasa yang digunakan oleh orang-orang Yahudi. Hal itu dikarenakan agar Zaid bin Tsabit bisa memahami surat-surat yang dikirim oleh orang-orang Yahudi.

Belajar dari hadits tersebut, insya Allah semakin menguatkan kenapa mempelajari budaya di mana kakak shalih-shalihah tinggal penting dilakukan. Tentu saja agar kakak shalih-shalihah bisa memahami karakter masyarakat tersebut.

pentingnya belajar budaya

Saat kakak shalih-shalihah telah memahami karakter masyarakatnya, insya Allah kakak shalih-shalihah bisa lebih mudah masuk ke tengah-tengah masyarakat tersebut. Dampaknya, saat kakak shalih-shalihah ingin berdakwah ataupun ingin menyampaikan pendapat, akan lebih didengar dan dihargai.

Mengenal Filosofi Wayang bersama Bapak Agus Basuki, S.Pd.

Semoga setelah Ayah Bunda memahami mengapa Calon Pemimpin Muslim perlu belajar Budaya Jawa, Ayah Bunda bisa lebih semangat dalam mendampingi kakak shalih-shalihah belajar kebudaayan Jawa, khususnya Jawa Tengah, sebagai provinsi di mana SD Islam Bintang Juara berlokasi.

Dalam kegiatan “Belajar Bersama Ahli”, Bapak Agus Basuki, S.Pd. membagikan materinya dalam beberapa bagian:

1. Budaya Jawa

Pada bagian awal, Bapak Agus Basuki menjelaskan apa yang disebut dengan budaya Jawa. Dalam hal ini, beliau memperkenalkan kepada kakak shalih-shalihah tentang budaya subasita Jawa yang berkaitan dengan tri laku utama, meliputi tata basa, tata laksita dan tata busana.

busana adat jawa

2. Tata Busana

Salah satu keunggulan budaya Jawa adalah filosofi di setiap unsurnya, termasuk dalam pakaian adat Jawa.  Oleh karenanya, pada hari “Belajar Bersama Ahli” berlangsung, Bapak Agus Basuki sengaja mengenakan busana adat Jawa agar bisa menjelaskan secara langsung mengenai simbol dan makna/ filosofi di dalam pakaian tersebut.

Sebagaimana yang disampaikan oleh dr. Amir Zuhdi dalam webinar ‘Neuroteaching, Pembelajaran Ramah Otak Anak’, bahwasanya otak anak SD agar berkembang kecerdasannya perlu pembelajaran yang nyata. Yaitu dengan cara diperlihatkan dan ditunjukkan secara langsung.

Dengan melihat langsung busana adat Jawa secara lengkap, dan mendapat pemaparan mengenai makna simbol-simbolnya, insya Allah kakak shalih-shalihah akan lebih mudah menerima dan merekam informasi tersebut dalam memorinya.

3. Wayang

Selain belajar tentang filosofi busana adat Jawa, kakak shalih-shalihah juga belajar mengenal filosofi wayang. Bapak Agus Basuki, S.Pd. pertama-tama menjelaskan tentang apa itu wayang, kemudian dilanjutkan memberikan informasi peran wayang  sebagai media dakwah agama Islam oleh Kanjeng Sunan Kalijaga.

Bapak Agus Basuki juga menjelaskan mengenai hubungan wayang dengan ajaran-ajaran Islam. Misalnya, Pandawa yang berjumlah lima merupakan simbol dari keberadaan rukun Islam, Panakawan sebagai simbol kesederhanaan dan kerendahan hati, dsb.

wayang kulit bersama agus basuki, S.Pd.

Narasumber yang menjelaskan dirinya sebagai Pelaku Budaya ini juga menginformasikan bahwa wayang adalah tontonan dan tuntunan. Dilambangkan dengan keberadaan Kurawa dan Pandawa, sebagai simbol hancurnya keburukan oleh kebaikan, sama seperti dalam perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Selain mendengarkan paparan dari Bapak Agus Basuki, kakak shalih-shalihah juga mendapat kesempatan untuk memainkan wayang. Bagian ini adalah hal yang paling dinanti. Kakak shalih-shalihah mendapat pengalaman baru yang insya Allah akan terekam hingga dewasa.

Selanjutnya Bapak Agus Basuki memainkan cerita wayang berjudul Dewa Ruci.  Cerita Dewa Ruci menggambarkan perjuangan siswa dalam menggapai cita-cita. Bentuk bakti Bima kepada Resi Drona, gurunya, yaitu dengan menumbuhkan sikap pantang menyerah.

Cerita ini dipilih oleh Bapak Agus Basuki dalam rangka untuk memberikan wewarah atau tuntunan mengenai pentingnya berbakti kepada orang tua dan guru.

Ayah Bunda, berikut ini video dokumentasi saat kakak shalih-shalihah belajar mengenai Filosofi Wayang bersama Bapak Agus Basuki:

Demikianlah Ayah Bunda catatan Bintang Juara tentang kegiatan “Belajar Bersama Ahli” yang mengangkat tema Mengenal Filosofi Wayang. Doakan agar SD Islam Bintang Juara selalu bisa menghadirkan ahli-ahli terbaik untuk memberikan pengalaman dan wawasan baru bagi kakak shalih-shalihah. Sampai jumpa di cerita-cerita berikutnya.***

Sumber:

  • https://umma.id/article/share/id/9999/644116
  • https://cakradunia.co/news/belajar-bahasa-asing/index.html
  • Juknis dan Materi “Belajar Bersama Ahli pada Senin, 29 Mei 2023”