fbpx
Tarbiah Pubertas dan Literasi Cinta Remaja, Ayah Bunda Wajib Paham!

Tarbiah Pubertas dan Literasi Cinta Remaja, Ayah Bunda Wajib Paham!

“Tabu bukan berarti  tidak Dibicarakan. (Abah Ihsan Baihaqi)

Alhamdulillahirrobil’alamin, Webinar Islamic Parenting bersama Abah Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari yang bertajuk Tarbiah Pubertas dan Literasi Cinta Remaja telah  tuntas terlaksana. Eksklusif hanya untuk orang tua murid Sekolah Islam Bintang Juara dan peserta umum yang telah mendaftar.

Hari Ahad, 26 Maret 2023, Abah Ihsan menyampaikan banyak sekali materi yang sayang untuk dilewatkan. Bagi Ayah Bunda yang pernah mengikuti parenting workshop Karunia Cinta Remaja pada 6 November tahun lalu, webinar kali ini menjadi sarana murojaah yang semakin menguatkan azzam untuk mendampingi kakak shalih-shalihah memasuki masa-masa remajanya.

Acara dibuka secara resmi pada pukul 08.25. Ibu Marita Ningtyas selaku MC membacakan susunan acara, tata tertib webinar dan membuka forum belajar tersebut dengan bacaan basmallah bersama-sama.

tilawah kak raffasya SD Islam Bintang Juara

Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Quran Surat An Nur ayat 54 dan 59 oleh Kak Raffasya dari Kelas 5 dan saritilawah oleh Kak Frasca dari Kelas 5. Dua ayat yang dibacakan tersebut menjadi prolog betapa pentingnya untuk mengajarkan kakak shalih-shalihah menjadi umat yang taat dan menjaga kesantunan dalam perilaku sehari-hari.

Acara berikutnya yaitu sambutan oleh Pembina Yayasan Dewi Sartika, Ibu Prof. Dr. Esmi Warassih, SH. MS. Dibuka dengan salam sapa yang hangat, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tantangan dan bahaya pergaulan bebas dari lingkungan.

sambutan dari eyang esmi

Eyang Esmi menyampaikan bahwa sebagai orangtua wajib mempersiapkan diri untuk menangani anak saat memasuki masa pubertas. Kewajiban kita sebagai manusia itu mencari ilmu di manapun tempatnya.

Sebelum memasuki acara inti, MC membacakan CV moderator dan mempersilakannya untuk menyampaikan sepatah dua patah kata sebagai prolog webinar. Ibu Dyah Indah Noviyani, S.Psi, M.Psi, Psikolog sebagai moderator, sekaligus Ketua Yayasan Dewi Sartika, menyampaikan bahwa segala macam permasalahan remaja yang ada saat ini adalah cara Allah SWT agar para orang tua mau belajar dan menemukan solusi untuk menghadapinya.

Disampaikan pula oleh sosok ibu empat orang anak yang akrab dipanggil Bunda Vivi ini, hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa mengangkat “Tarbiah Pubertas dan Literasi Cinta Remaja” sebagai tema Webinar Islamic Seminar.

Padatnya Materi Abah Ihsan dalam “Tarbiah Pubertas dan Literasi Cinta Remaja”

Puber berbeda dengan masa aqil baligh. Istilah puber lebih tepat mengacu pada kata baligh, tanpa aqil. Puber lebih ke perubahan fisik, berdasarkan kata asalnya yaitu ‘pubic’, yang berarti tumbuhnya bulu kemaluan.

Adapun tanda-tanda baligh yang utama pada anak laki-laki yaitu mengalami mimpi basah dan kemampuan untuk memproduksi sperma. Sedangkan pada anak  perempuan, tanda-tanda baligh yang utama yaitu munculnya menstruasi.

Perubahan fisik pada bagian-bagian tubuh, seperti payudara dan tumbuhnya bulu kemaluan, suara yang makin ngebas pada anak laki-laki adalah tanda-tanda baligh yang sekunder. Sebenarnya, untuk mempersiapkan masa pubertas tidak perlu menunggu kakak shalih-shalihah memunculkan tanda-tanda tersebut, Ayah Bunda.

Bahkan sebaiknya Ayah Bunda mulai mempersiapkan kakak shalihah ketika usianya memasuki 7 tahun. Sementara untuk kakak shalih bisa mulai diajak ngobrol mengenai tanda-tanda pubertas pada usia ke 10.

3 Alasan Penting Mengapa Membekali Anak Tarbiah Pubertas

Mungkin sebagian besar Ayah Bunda merasa aneh atau bingung untuk memulai pembicaraan mengenai tanda-tanda pubertas. Nah, agar menguatkan Ayah Bunda dalam menyampaikan Tarbiah Pubertas kepada kakak shalih-shalihah, Abah Ihsan Baihaqi dalam pemaparannya menyebutkan tiga alasan penting mengapa anak harus dibekali ilmu sebelum memasuki masa pubertas:

alasan pentingnya tarbiah pubertas

1. Kenal Diri

Kakak shalih-shalihah harus diberikan bekal tentang siapa dirinya, apa gendernya, ada apa saja dalam tubuhnya. Bekal ini bertujuan supaya kakak shalih-shalihah mengenal dirinya dengan baik.

Mereka harus paham apa reaksinya, apa yang akan terjadi dan untuk apa mengenal tubuhnya. Anak perlu tahu apa yang sudah, tengah dan akan terjadi pada tubuhnya.

Oleh karenanya pastikan untuk tidak menjadikan candaan dalam proses awal pembentukan diri seorang anak. Contoh, memakaikan kerudung kepada anak lelaki hanya untuk lucu-lucuan.

Atau mengatakan pada anak bahwasanya dulu Ayah Bunda menginginkan anak perempuan, tetapi yang terlahir justru anak lelaki.  Candaan dan kalimat-kalimat yang memberi kesan penyesalan bisa memberikan dampak buruk dalam tahap perkembangan seorang anak.

Ketika kakak shalih-shalihah mampu mengenal dirinya dengan baik, mereka jadi bisa tahu tujuan dirinya diciptakan oleh Allah SWT. Hal ini adalah bagian dari aqidah.

2. Jaga Diri

Setelah anak bisa mengenal dirinya dan kebutuhannya, ajarkan pula mereka tentang bagaimana menjaga diri. Terkait batasan aurat, batasan berteman dengan siapa saja, mahram mereka siapa saja, adab meminta izin, dan adab pergaulan yang harus senantiasa dijaga.

Kakak shalih-shalihah wajib dibimbing untuk mengenali lingkungan dan paham bagaimana menjaga dirinya, bukan hanya sekadar menjaga tubuhnya.

3. Siap Diri

Ada banyak perubahan yang terjadi saat memasuki masa pubertas. Oleh karenanya kakak shalih-shalihah harus dibekali agar siap menerima perubahan-perubahan yang terjadi.

Anak yang tidak disiapkan lebih dulu akan merasa kaget dengan perubahan fisiknya. Bahkan yang berubah bukan hanya fisik, tetapi juga hormon di dalam dirinya yang mempengaruhi perkembangan emosi dan mental.

Apabila anak telah dipersiapkan oleh orang tuanya, kakak shalih-shalihah tidak perlu mencari referensi dan informasi dari luar. Penting bagi orang tua untuk bisa menjadi sahabat yang nyaman bagi kakak shalih-shalihah untuk bercerita apa saja.

4 Prinsip Dasar Tarbiah Pubertas

Untuk membangun remaja yang siap diri, diperlukan beberapa prinsip dasar, yaitu:

prinsip dasar tarbiah pubertas

1. Harus Tahu Meski Tabu

“Dibahas meski tidak ditanyakan.”

Ayah Bunda tentu sepakat bahwa masalah seksualitas adalah hal yang tabu untuk dibicarakan. Namun bukan berarti hal tersebut tidak perlu diobrolkan dan anak dibiarkan mencari tahu sendiri.

Karena ini adalah permasalahan yang sensitif, maka pastikan kakak shalih-shalihah hanya membicarakan hal ini dengan orang tertentu saja. Yang terpenting adalah orang tersebut memiliki kredibilitas yang bisa dipercaya, yaitu orang tua, guru, atau konselor.

Bahkan meski kakak shalih-shalihah tidak menanyakan hal ini, Ayah Bunda harus tetap membahasnya. Karena sangat membahayakan apabila anak mengetahui hal-hal sensitif ini dari referensi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

2. Jangan Dibiarkan, Tapi Disiapkan

Pastikan Ayah Bunda tidak membiarkan anak mencari jati dirinya sendiri, tapi harus bisa membantu menemukan jati dirinya. Caranya yaitu dengan membangun diskusi, bukan sekadar memberikan informasi secara searah.

Ajak anak untuk berpikir secara aktif, lalu beri kesempatan untuk menyampaikan pendapat atau mengajukan pertanyaan. Kemudian, akhiri dengan pemberian pijakan untuk penguatan adab dan akhlaq.

3. Bukan Penasaran  tapi Tentang Pemahaman

Tarbiah pubertas seharusnya disampaikan bukan sekedar mengenalkan (taaruf), tapi juga tafahum (pemahaman). Kakak shalih-shalihah perlu tahu hal-hal dasar mengenai fungsi kemaluannya, mengapa manusia memiliki gairah, pengertian cinta, perbedaan cinta dengan nafsu, dan hal-hal penting lainnya.

4. Sehat Reproduksi, Sehat Mental

“Iman di hati sebelum reproduksi. Mengelola malu sebelum menyalurkan nafsu.”

Kesenangan hanya akan terjaga nilainya jika terbatas. Di sinilah pentingnya kakak-kakak shalihah mengetahui perbedaan antara kebutuhan dan kesenangan. Kesenangan itu harus dibatasi, sementara kebutuhan harus dipenuhi.

Oleh karenanya anak perlu tahu bahwa cinta akan menjadi sehat apabila ditumbuhkan setelah pernikahan. Apabila cinta diumbar sebelum pernikahan, tidak akan ada nikmatnya. Hanya akan ada kesedihan dan penyesalan karena telah melanggar aturan yang ditetapkan Allah SWT.

Ayah Bunda, semua catatan ini barulah bagian pembuka dari Webinar Islamic Seminar bersama Abah Ihsan. Sudah demikian bermanfaat bukan?

Sementara terkait apa saja tahapan dalam edukasi masa baligh, ada enam cara yang disampaikan oleh Abah Ihsan pada pemaparan materi “Tarbiah Pubertas dan Literasi Cinta Remaja.” Untuk mengetahui informasi selengkapnya, silakan membaca artikel “6 Cara Edukasi Masa Baligh agar Anak Mampu Mengekspresikan Cinta dengan Tepat.”

bunda vivi dan abah ihsan

Webinar Islamic Parenting adalah kegiatan yang rutin diadakan oleh Sekolah Islam Bintang Juara. Terutama SD Islam Bintang Juara sebagai satu-satunya Sekolah Penggerak Angkatan 2 di Kecamatan Gunung Pati yang telah menerapkan filosofi kurikulum merdeka jauh sebelum kurikulum ini ditetapkan oleh pemerintah.

Program parenting merupakan salah satu penerapan dari kurikulum merdeka, yaitu sebagai bentuk keterlibatan orang tua secara aktif dalam kegiatan yang ada di sekolah. Oleh karenanya, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Ayah Bunda yang telah mendukung sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar.

Tak lupa kami juga berterima kasih kepada segenap pihak sponsor dan donatur yang telah dengan ikhlas memberikan support, baik secara materiil maupun immateriil. Semoga Allah SWT mudahkan dan lancarkan segala urusannya.

Ayah Bunda, semoga Allah SWT mudahkan untuk mengambil hikmah dari webinar “Tarbiah Pubertas dan Literasi Cinta Remaja” sehingga bisa mempraktikkan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Nantikan acara-acara parenting dari SD dan PAUD Islam Bintang Juara selanjutnya.***

Bincang Ramadhan #1: Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Bulan Ramadhan

Bincang Ramadhan #1: Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Bulan Ramadhan

Alhamdulillahirrobil’alamin telah terlaksana podcast perdana Bincang Ramadhan pada hari Sabtu, 25 Maret 2023. Podcast Bincang Ramadhan yang diinisiasi oleh FORSI (Forum Silaturahmi) Orang Tua Murid SD Islam Bintang Juara pada episode pertama ini mengangkat tema “Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Bulan Ramadhan.

Disiarkan secara langsung di YouTube Channel SD Islam Bintang Juara, satu-satunya Sekolah Penggerak Angkatan II  di Kecamatan Gunung Pati, pada pukul 16.00 – 17.00. Sebuah sajian menarik sebagai teman berbuka Ayah Bunda.

Podcast Bincang Ramadhan episode satu ini mendapuk drg. Emilliana Tri Sugihari, Bunda dari Kak Kindi Kelas 1A dan Kak Rara Kelas 4A sebagai narasumber. Sementara sebagai host, ada Sukma Mawadati, S.Pd, Bunda Kak Ibrahim Kelas 1A.

Ada banyak sekali tips menjaga kesehatan gigi dan mulut di bulan Ramadhan yang disampaikan oleh drg. Emi, Ayah Bunda penasaran apa sajakah itu?

Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di Bulan Ramadhan

Bau mulut memang sangat mengganggu, terutama saat sedang berpuasa. Namun bukan berarti tidak bisa dicegah lo, Ayah Bunda. Berikut ini empat tips yang disampaikan oleh drg. Emi  terkait mengatasi bau mulut ketika puasa:

1. Menjaga Kebutuhan Air Minum dan Hindari Makanan Manis

Dijelaskan oleh drg. Emi, salah satu hal yang menyebabkan mulut bau di bulan Ramadhan adalah tidak adanya perputaran air ludah. Sementara saat puasa, kita tidak makan dan minum.

Padahal air ludah dan minuman memiliki fungsi sebagai cleansing, tetapi karena seharian tidak makan dan minum, akhirnya fungsi cleansing tersebut tidak berjalan optimal. Selain berkurangnya produksi air ludah, adanya karang gigi dan gigi berlubang juga berpengaruh sekali pada bau mulut.

Nah, untuk mencegah bau mulut ketika berpuasa, sebaiknya Ayah Bunda mengurangi makanan yang aromanya menyengat, makanan manis dan lengket. Pastikan juga untuk menjaga asupan air putih selama bulan Ramadhan.

2. Tuntaskan Permasalahan Gigi Sebelum Memulai Bulan Ramadhan

Tips dari drg. Emi selanjutnya terkait menjaga kesehatan gigi dan bau mulut di bulan ramadhan adalah mengatasi permasalahan-permasalahan gigi dan mulut sebelum memasuki bulan puasa. Jadi kalau Ayah Bunda ada yang giginya berlubang dan punya karang gigi, sebaiknya bisa mengunjungi dokter gigi sebelum memulai bulan ramadhan.

Namun apabila belum sempat mengunjungi dokter gigi, drg. Emi menyampaikan tidak masalah kok mengatasi permasalahan gigi dan mulut pada saat puasa. Insya Allah  tidak akan menyebabkan batal, selama tindakan yang dilakukan masih dalam batas wajar.

3. Menjaga Konsumsi Buah dan Sayur

Bau mulut selama bulan ramadhan juga bisa diatasi dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Kandungan serat di dalam buah dan sayur bisa menyegarkan dan menyehatkan kondisi mulut, Ayah Bunda.

cara menyikat gigi yang benar

4. Perhatikan Cara Menyikat Gigi yang Benar

Apabila Ayah Bunda merasa tidak percaya diri dengan aroma yang dihasilkan oleh mulut, drg. Emi menyampaikan bahwasanya boleh menyikat gigi saat sedang puasa. Insya Allah tidak akan menyebabkan puasa menjadi batal.

Sesuai juga dengan sunnah Nabi Muhammad SAW kalau sebelum sholat sebaiknya menyikat gigi terlebih dahulu. Ayah Bunda, menyikat gigi pun tidak boleh sembarangan. Ada cara yang tepat lo.

Drg. Emi menyebut caranya sebagai gerakan Merah Putih. Maksudnya gerakan menyikat yang tepat adalah atas ke bawah, yaitu dari gusi (bagian merah) ke gigi (bagian putih).

Bagian gigi dibagi menjadi tiga; bagian depan, bagian samping kiri dan samping kanan. Setiap bagian digosok selama delapan kali. Pastikan untuk menyikat juga bagian belakang gigi, karena pada bagian ini rawan terjadi karang.

Sementara untuk gigi bagian kunyah, boleh banget disikat dengan gerakan maju mundur. Nah, silakan dipraktekkan di rumah ya, Ayah Bunda. Karena menyikat gigi rajin saja tidak cukup, untuk menjaga kesehatan gigi diperlukan juga cara menyikat yang benar dan tepat.

4 tips singkat di atas hanyalah sebagian isi dari podcast tersebut, Ayah Bunda. Drg. Emi juga membahas hal-hal seperti jumlah pasta gigi yang tepat, apakah susu formula berpengaruh dengan kesehatan gigi, pengaruh genetik pada kondisi gigi anak, pembersihan karang gigi, usia terbaik mengajak anak ke dokter gigi, waktu yang tepat untuk mengganti sikat gigi, dan masih banyak lainnya.

Apabila Ayah Bunda ingin melihat keseluruhan tips menjaga kesehatan gigi dan mulut dari drg. Emilliana, silakan langsung tonton saja videonya ya:

Walau mengaku baru pertama kali bertatap muka secara offline, chemistry antara drg. Emilliana dan bunda Sukma sudah sangat terbangun, Ayah Bunda. Tak heran jika podcast perdana Bincang Ramadhan ini berjalan begitu lancar, menyenangkan dan sangat cair.

Alhamdulillah respon dari para penikmat podcast juga sangat baik. Terlihat dari banyaknya pertanyaan yang masuk pada saat live streaming.

Insya Allah akan ada episode-episode selanjutnya yang tak kalah menarik dari Bincang Ramadhan perdana ini. Nantikan episode berikutnya hanya di channel YouTube official SD Islam Bintang Juara. Pastikan untuk subscribe terlebih dahulu dan nyalakan notifikasinya untuk mendapat info video terbaru dari kami.

Demikian catatan istimewa Bintang Juara tentang menjaga kesehatan gigi dan mulut di bulan Ramadhan. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada catatan berikutnya, Ayah Bunda. ***

Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah Calon Pemimpin Muslim, Penuh Makna dan Manfaat

Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah Calon Pemimpin Muslim, Penuh Makna dan Manfaat

Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah yang dilaksanakan oleh SD Islam Bintang Juara terasa lebih istimewa dibanding Tarhib Ramadhan tahun sebelumnya. Guna menumbuhkan motivasi dan suka cita di dalam diri kakak shalih-shalihah dalam menyambut bulan puasa, diadakan rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan dalam beberapa bagian.

Pada tahun sebelumnya, Tarhib Ramadhan dilakukan berbarengan dengan adik-adik PAUD Islam Bintang Juara. Namun tahun ini, PAUD Islam Bintang Juara telah melakukan Tarhib Ramadhan lebih awal.

Kali ini Tarhib Ramadhan di SD Islam Bintang Juara tidak hanya berupa pawai keliling area Dewi Sartika, tetapi juga banyak agenda seru lainnya lo, Ayah Bunda. Apa sajakah agenda tersebut?

Rangkaian Kegiatan Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah

Istilah Tarhib Ramadhan baru akrab di telinga masyarakat Indonesia pada tahun-tahun terakhir. Secara arti bahasa, tarhib bermakna penyambutan.

Maka bisa disimpulkan, Tarhib Ramadhan adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyambut kedatangan bulan suci yang penuh keberkahan ini. Uniknya, setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi berbeda-beda dalam menyambut Ramadhan.

Ada yang melakukannya dengan cara Padusan, yaitu menyucikan diri dengan mandi di sungai atau sumber air yang ada di daerah tersebut. Ada pula yang menyambut bulan Ramadhan dengan cara Munggahan, yaitu dengan menyalurkan rasa syukur lewat berbagi kotak makanan kepada para tetangga atau rekan kerja.

Sementara di sekolah-sekolah, Tarhib Ramadhan biasanya diwujudkan dalam bentuk pawai keliling ke daerah sekitar satuan pendidikan tersebut. Begitu pula dengan SD Islam Bintang Juara.

Namun agar rasa suka cita dan semangat menyambut Ramadhan lebih membuncah di hati kakak shalih-shalihah, SD Islam Bintang Juara tidak hanya mengajak kakak shalih-shalihah pawai berkeliling lingkungan. Berikut ini beberapa agenda yang dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan puasa yang insya Allah berlangsung mulai hari Kamis, 23 Maret 2023:

1. Tarhib Ramadhan Part 1 pada hari Jumat, 17 Maret 2023

Adapun kegiatan pertama yang dilakukan dalam rangkaian Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah adalah senam sehat bersama. Kegiatan ini dipimpin oleh Pak Arial, guru PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan).

Masya Allah kakak shalih-shalihah antusias sekali mengikuti kegiatan senam ini. Bahkan minta ditambah lo waktunya, Ayah Bunda.

Diadakannya senam sehat bersama ini bukan tanpa alasan. Selain perlu menyiapkan rohani/ ruhiyah kakak shalih-shalihah, kesehatan jasmani juga harus dikuatkan.

Apalagi musim semakin tidak menentu, kadang panas begitu terik, tetapi sorenya hujan demikian lebat. Tentunya agar kakak shalih-shalihah tetap kuat menjalani puasa, kesehatan fisik juga harus disiapkan.

senam sehat untuk mempersiapkan fisik di bulan ramadhan

Itulah kenapa Senam Sehat Bersama dimasukkan dalam rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah. Ayah Bunda, pastikan untuk tetap berolahraga di rumah bersama kakak shalih-shalihah selama bulan Ramadhan ya.

Tidak perlu berolahraga yang terlampau ekstrim. Cukup rutin berjalan kaki atau jogging setiap pagi setelah shalat Subuh, insya Allah bisa membantu menjaga kesehatan fisik keluarga.

Setelah Senam Sehat  Bersama usai, kakak shalih-shalihah melanjutkan aktivitas dengan rutinitas paginya, yaitu makan bekal dan sholat Dhuha. Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan Jumat Bersih.

Kakak shalih-shalihah bertanggungjawab untuk membersihkan ruangan kelas masing-masing. Hal ini bertujuan untuk memulai Ramadhan dengan tempat yang lebih bersih.

Insya Allah tempat yang bersih adalah cerminan dari kebersihan hati para penghuninya. Dengan membersihkan ruang-ruang kelas dan area sekolah, diharapkan tidak hanya lingkungan menjadi bersih dan rapi, tetapi sekaligus sebagai sarana membersihkan jiwa kakak shalih-shalihah serta ibu bapak guru sehingga siap menjalani ibadah di bulan Ramadhan lebih optimal.

2. Tarhib Ramadhan Part 2 pada hari Senin, 20 Maret 2023

Selanjutnya pada hari Senin, 20 Maret 2023, kegiatan Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah kembali dilanjutkan. Setelah menjalankan aktivitas paginya, kakak shalih-shalihah  berkumpul di lapangan pada pukul 08.10.

Bapak dan ibu guru membagi kakak shalih-shalihah menjadi beberapa kelompok. Tugas setiap kelompok adalah membersihkan masjid dan mushala yang berada di wilayah SD Islam Bintang Juara.

Berikut ini masjid dan mushala yang mendapat kunjungan dari kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara:

  • Masjid Nurul Ilmi
  • Masjid Al Falah
  • MAsjid At Taqwa Delik Sari
  • Mushala Al Ikhlas
  • Masjid Al Iman (belakang SD Sukorejo)
  • Masjid Nur Huda
  • Mushala Ar Ridwan Kradenan Lama
  • Mushala Al Amanah
  • Mushala Al Maftukhi Delik Sari

Dalam satu kelompok terdiri dari kakak shalih-shalihah lintas kelas. Hal ini bertujuan agar kakak-kakak dari kelas besar bisa menjadi teladan bagi kakak shalih-shalihah yang masih di kelas kecil.

kegiatan bersih masjid dan mushala SD Islam Bintang Juara

Untuk memberikan pengawasan, arahan dan ikut membantu kegiatan bersih-bersih mushala dan masjid, satu kelompok ditemani dengan tiga orang guru. Kegiatan bersih-bersih mushala ini memberikan banyak manfaat, antara lain:

  • Menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Kakak shalih-shalihah dari kelas besar belajar membantu dan mengarahkan kakak shalih-shalihah dari kelas kecil.
  • Menumbuhkan rasa tanggung jawab. Kakak shalih-shalihah belajar untuk menjalankan amanah yang telah diberikan.
  • Berbagi tugas dan gotong royong. Apabila hanya dilakukan sendirian, kegiatan bersih-bersih terasa melelahkan. Namun karena dikerjakan bersama-sama, kegiatan ini menjadi lebih bermakna dan menyenangkan. Kakak shalih-shalihah juga belajar untuk saling berbagi tugas dan membantu satu sama lain.
  • Melatih adab. Saat mengunjungi masjid dan mushala, kakak shalih-shalihah akan bertemu dengan anggota masyarakat secara langsung. Di sini mereka belajar bagaimana memberi salam, berucap santun dan menunjukkan perilaku hormat kepada sesama.
  • Membangun rasa peduli. Calon pemimpin muslim harus memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di sekitarnya. Dengan melibatkan kakak shalih-shalihah mengunjungi mushala dan masjid yang berada di sekitar sekolah, diharapkan akan tumbuh kepedulian dan empati terhadap masyarakat di sekitar.

Masya Allah, di balik kegiatan bebersih mushala dan masjid ternyata tersimpan banyak manfaat bermakna bagi pertumbuhan karakter baik kakak shalih-shalihah ya, Ayah Bunda. Semoga Allah senantiasa menjaga fitrah kebaikan dalam diri kakak shalih-shalihah. Aamiin.

Alhamdulillah, respon masyarakat atas kunjungan kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara untuk membersihkan masjid dan mushala sangat baik. Bahkan tak sedikit warga yang berbagi rezeki kepada kakak shalih-shalihah, berupa teh hangat, donat dan kue-kue.

Kakak shalih-shalihah tentu saja menyambut buah tangan tersebut dengan gembira. “Ternyata berbuat baik itu menyenangkan ya, Bu…,” ucap salah satu kakak shalih-shalihah sembari menikmati teh hangat yang disajikan.

3. Tarhib Ramadhan Part 3 pada hari Selasa, 21 Maret 2023

Selasa, 21 Maret 2023 adalah puncak kegiatan Tarhib Ramadhan 1444 hijriah. Setelah kegiatan-kegiatan sebelumnya berfokus pada proses pembersihan diri, baik secara fisik maupun rohani, kegiatan puncak ini berupa Pawai Keliling di area Dewi Sartika.

Tujuan dari pawai ini adalah untuk menyebarkan rasa suka cita atas datangnya bulan Ramadhan ke masyarakat sekitar. Tak lupa SD Islam Bintang Juara juga berbagi hadiah kecil, berupa stiker kepada masyarakat yang ditemui.

Diharapkan dengan hadiah kecil tersebut, masyarakat akan lebih kenal dengan SD Islam Bintang Juara. Sekaligus teringat bahwasanya bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi lo.

Mengenakan seragam batik merah, rombongan SD Islam Bintang Juara terlihat gagah dan berani. Sungguh menampilkan sosok-sosok calon pemimpin muslim di masa depan, aamiin.

galeri kegiatanpawai keliling sd islam bintang juara

Sebelum mulai berkeliling, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara mendapat arahan terlebih dahulu dari Babinsa. Kakak shalih-shalihah diingatkan untuk menjaga adab selama berada di jalan raya.

Alhamdulillah, pawai keliling berlangsung dengan penuh keceriaan dan penuh makna. Tentu saja tak lepas dari bantuan Pak Babinsa yang mengawal pawai tersebut.

Usai melakukan pawai, kakak shalih-shalihah melanjutkan aktivitasnya dengan makan bekal dan sholat dhuha. Setelah itu, kakak shalih-shalihah berkumpul di lantai dua Gedung A untuk menikmati sajian dongeng dari Kak Slam.

dongeng kak slam tarhib ramadhan bintang juara

Dalam dongengnya yang penuh kelucuan, Kak Slam menyisipkan banyak pesan penting untuk kakak shalih-shalihah, seperti:

  • Menjaga rutinitas ibadah agar dicintai Allah
  • Mengucapkan salam ketika bertemu dengan teman atau orang yang lebih tua
  • Menjaga adab di setiap kegiatan sehari-hari

Kak Slam mampu menghadirkan dongeng yang menarik dan penuh makna ditemani dengan boneka karakternya. Pastikan Ayah Bunda melakukan recalling kegiatan hari ini ya, agar kakak shalih-shalihah semakin memahami makna Ramadhan.

Masya Allah, komplit sekali bukan Ayah Bunda rangkaian kegiatan Tarhib Ramadhan 1444 Hijriah. Semoga semua aktivitas yang telah dilakukan oleh kakak shalih-shalihah bisa semakin menambah semangat mereka dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Akhir kata, kami ucapkan ‘Marhaban ya Ramadhan. Selamat menjalankan ibadah di bulan suci nan penuh berkah ini, Ayah Bunda. Semoga amal ibadah kita di bulan Ramadhan diterima oleh Allah SWT. Aamiin.***

Lensa Cakrawala, Gelar Karya P5 nan Istimewa dari SD Islam Bintang Juara

Lensa Cakrawala, Gelar Karya P5 nan Istimewa dari SD Islam Bintang Juara

Alhamdulillahirrobil’alamin, telah terlaksana dengan lancar Gelar Karya P5 nan istimewa dari SD Islam Bintang Juara yang bertajuk Lensa Cakrawala. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Ahad, 19 Maret 2023 bertempat di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Jalan Sriwijaya No. 29 Tegalsari, Kecamatan Candisari, Semarang.

Gelar Karya P5 dari SD Islam Bintang Juara ini merupakan rangkaian kegiatan dari event bertajuk “Gelar TBRS untuk Kita.” Event yang diadakan oleh Pemerintah Kota Semarang dalam rangka HUT Kota Semarang ke-476 ini mengangkat  tema “Bersama Kita Kuat, Solid, Semarang Semakin Hebat.”

Ayah Bunda yang sempat hadir pada acara tersebut pasti tahu ya bagaimana ramainya hari itu? Selain Gelar Karya P5 SD, ada banyak agenda seru lainnya, antara lain:

  • Lomba Kicau Burung
  • Lomba Mural
  • Gelar Pangan Murah Jelang Ramadhan & Lomba Situasi Komedi
  • Bazaar UMKM
  • Pasar Tani Lokal & Gelar Hidroponik
  • Cek Kesehatan dan Vaksinasi
  • Lomba Gerak dan Lagu P5
  • Lomba Memasak Hasil Urban Farming antar Guru SD
  • Lomba Suporter Masak
  • Makan Kenyang Saja Dapat Hadiah

Apa Itu Gelar Karya P5?

Sebelum membahas mengenai Gelar Karya P5 yang disajikan oleh SD Islam Bintang Juara pada hari Ahad, 19 Maret 2023 lalu, yuk berkenalan dulu dengan pengertian P5, Ayah Bunda.

P5 merupakan singkatan dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Proyek ini adalah sebuah pembelajaran lintas disiplin ilmu di mana kakak shalih-shalihah diajak untuk mengamati, memikirkan dan menemukan solusi atas permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitarnya.

Adapun tujuan diadakannya P5 sebagai implementasi dari Kurikulum Merdeka, antara lain:

  • Untuk menumbuhkan kakak shalih-shalihah menjadi penerus bangsa yang unggul, kreatif, inovatif, dan produktif. Selain itu juga bisa berpartisipasi aktif terhadap pembangunan global.
  • Untuk menjadikan kakak shalih-shalihah sebagai pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.

Disebut sebagai Profil Pelajar Pancasila apabila kakak shalih-shalihah telah terbangun secara utuh keenam dimensi pembentuknya, yaitu:

  1. Beriman, bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan berakhlak mulia
  2. Mandiri
  3. Bergotong-royong
  4. Berkebhinekaan global
  5. Bernalar kritis
  6. Kreatif

P5 dilaksanakan dengan cara berbasis proyek (project-based learning). Untuk melaksanakannya bukan sekadar mengejar hasil atau produk akhir. Ini yang seringkali disalahartikan oleh satuan pendidikan.

Kegiatan P5 sejatinya berfokus pada proses. Bagaimana kakak shalih-shalihah terlibat secara nyata dalam setiap proyeknya, memahami bagaimana alurnya hingga menjadi sebuah produk yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ada enam pilihan tema yang disediakan untuk kegiatan P5, yaitu:

  • Gaya Hidup Berkelanjutan
  • Kearifan Lokal
  • Bhinneka Tunggal Ika
  • Bangunlah Jiwa dan Raganya
  • Rekayasa dan Teknologi
  • Kewirausahaan

SD Islam Bintang Juara memilih tema pertama, yaitu Gaya Hidup Berkelanjutan, sebagai tema kegiatan P5 yang dilaksanakan sejak Bulan Januari 2023. Dalam menjalankan kegiatan P5 ini, kakak shalih-shalihah dibagi menjadi tiga fase, yaitu:

  • Fase A: Kelas 1 dan 2
  • Fase B: Kelas 3 dan 4
  • Fase C: Kelas 5 dan 6

Adapun rangkaian kegiatan P5 yang telah berjalan sepanjang Januari – Maret 2023 sebagai berikut:

kegiatan p5 sd islam bintang juara

Masya Allah, banyak sekali bukan Ayah Bunda kegiatan P5 yang dilakukan oleh kakak shalih-shalihah? Antusiasme kakak shalih-shalihah juga luar biasa lo, Ayah Bunda.

Bahkan tak sedikit narasumber yang dihadirkan untuk kegiatan P5 memuji pertanyaan-pertanyaan kritis kakak shalih-shalihah, juga ketenangan kakak shalih-shalihah dalam menerima materi. Alhamdulillah karena sudah terbiasa untuk fokus dalam setiap kegiatan, kakak shalih-shalihah mampu menuntaskan amanah yang diberikan.

Melihat bagaimana keseriusan SD Islam Bintang Juara dalam menjalankan kegiatan P5, Sekolah Penggerak Angkatan 2 di Kecamatan Gunung Pati ini  terpilih mewakili Kecamatan Gunung Pati pada acara Gelar Karya P5 SD di TBRS, Ahad, 19 Maret 2023 lalu.

Di Balik Pemilihan Tema “Lensa Cakrawala”

Ketika mendapat amanah untuk mewakili Kecamatan Gunung Pati sebagai Sekolah Penggerak yang telah berhasil menjalankan P5, SD Islam Bintang Juara mempersiapkannya sebaik mungkin. Bukan hanya melibatkan para guru, tetapi juga seluruh kakak shalih-shalihah, Ayah Bunda.

Bahkan  logo untuk setiap produknya didesain langsung oleh kakak shalih-shalihah lo, Ayah Bunda. SD Islam Bintang Juara menyelenggarakan Sayembara Desain Logo Produk, alhamdulillah antusias dari kakak shalih-shalihah sangat luar biasa.

Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan rasa memiliki kakak shalih-shalihah terhadap produk yang telah dihasilkan. Dari sayembara tersebut, desain Kak  Ninda dari kelas 4 terpilih menjadi brand identity untuk produk-produk hasil P5 SD Islam Bintang Juara.

tim p5 sd islam bintang juara bersama bunda vivi psikolog

Lensa Cakrawala dipilih sebagai tema stand Gelar Karya P5 SD Islam Bintang Juara. Adapun alasan di balik pemilihan nama tersebut yaitu;

  • Lensa memiliki makna melihat,
  • Cakrawala bermakna dunia secara luas.

Apabila keduanya digabungkan, memiliki arti bahwasanya kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara diharapkan mampu melihat dunia secara luas, sehingga mampu menemukan solusi untuk setiap permasalahan yang terjadi.

Dalam Gelar Karya P5 tersebut, SD Islam Bintang Juara tidak hanya memamerkan produk-produk yang telah dihasilkan, seperti:

Namun yang lebih istimewa, SD Islam Bintang Juara melengkapi ruang karyanya dengan informasi mengenai alur dan tata cara pembuatan. Setiap pengunjung yang mampir ke stand SD Islam Bintang Juara akan disambut dengan ramah oleh Kak Suci dan Kak Dea.

perwakilan sd islam bintang juara di gelar karya p5

Hebatnya, Ayah Bunda, Kak Suci dan Kak Dea mampu menjelaskan secara runut setiap proses produk-produk hasil kegiatan P5 yang ditampilkan di dalam stand. Hal tersebut menjadi tanda bahwasanya tujuan dari kegiatan P5 di SD Islam Bintang Juara telah benar-benar berhasil.

Keberhasilan kegiatan P5 di SD Islam Bintang Juara tersebut juga tercermin dari beberapa respon pengunjung, seperti:

1. Bu Suhartati

“Luar biasa, dari tadi secara langsung berdiskusi dengan anak-anak. Mereka sangat memahami produk yang dihasilkan dari sejak awal dibuat. Artinya, pelaksanaan P5 di Bintang Juara berjalan sesuai panduan. Di sanalah proses penanaman karakter dalam dimensi P5 sudah berjalan. Semoga ke depannya produk semester sebelumnya juga bisa ditampilkan pada Gelar Karya P5.”

2. Bunda Ninda

“Gelar Karya P5 ini merupakan hasil karya kakak shalih-shalihah secara nyata. Berkegiatan dan  berproses dari persiapan hingga menghasilkan berbagai macam karya. Dari sampah organik sampai anorganik, adalah hasil-hasil karya yang insya Allah banyak manfaatnya untuk alam sekitar. Kompos dari cangkang telur, eco enzyme, dan masih banyak lagi. Tema yang dipilih oleh SD Islam Bintang Juara juga sekaligus menguatkan dan memotivasi orang tua untuk menjalankan gaya hidup berkelanjutan.”

Masya Allah, SD Islam Bintang Juara sangat bersyukur apabila kegiatan P5 ini mendapatkan apresiasi dari Ayah Bunda. Semoga bisa terus bersinergi ke depannya untuk setiap kegiatan-kegiatan P5 berikutnya.

galeri kegiatan gelar karya p5 lensa cakrawala

Bagi Ayah Bunda yang belum bisa hadir pada Lensa Cakrawala, Gelar Karya P5 pada Ahad, 19 Maret 2023 lalu, nantikan Gelar Karya P5 nan istimewa selanjutnya! Sampai jumpa pada catatan-catatan Bintang Juara berikutnya, Ayah Bunda.****

Free Trial Class di SD Islam Bintang Juara Penuh Makna dan Keseruan

Free Trial Class di SD Islam Bintang Juara Penuh Makna dan Keseruan

Alhamdulillah Free Trial Class di SD Islam Bintang Juara batch #2 telah terlaksana pada hari Sabtu, 11 Maret 2023. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 08.00 – 11.30 tersebut berjalan dengan cukup kondusif dan lancar.

Tentu saja bukan hanya anak-anak yang berkegiatan dengan penuh kesan, tetapi juga kedua orang tuanya mendapat suntikan ilmu bermanfaat. Yuk, Ayah Bunda, intip bagaimana keseruannya.

Kegiatan Anak saat Free Trial Class di SD Islam Bintang Juara

Pada saat mengikuti kegiatan Free Trial Class, kakak shalih-shalihah belajar untuk berani berpisah dari Ayah dan Bunda. Setelah mengisi presensi, tim dari SD Islam Bintang Juara mendampingi kakak shalih-shalihah menuju ke Basement Gedung B untuk mengikuti rangkaian acara untuk anak.

Sementara itu, Ayah Bunda dipersilakan untuk naik ke Lantai 2 Gedung A. Ada beberapa kakak shalih-shaliihah yang belum langsung berani ditinggal oleh Ayah Bunda.

Untuk kasus-kasus khusus seperti itu, Ayah Bunda diperkenankan menemani kakak shalih-shalihah menuju ke ruang kegiatan anak. Setelah kakak-kakak mulai nyaman, mereka bisa ditinggal dan Ayah Bunda bisa bergegas menuju ke tempat berlangsungnya parenting class.

Alhamdulillah kakak shalih-shalihah sangat antusias mengikuti tiga jenis kegiatan yang telah dipersiapkan oleh tim Bintang Juara. Seperti ini cuplikan keseruannya, Ayah Bunda:

Masya Allah menggemaskan bukan melihat calon-calon kakak SD mengikuti Free Trial Class? Seperti ini cerita lengkapnya.

Sebelum kakak shalih-shalihah memulai aktivitas pada hari itu, tim dari SD Islam Bintang Juara mengajak anak-anak untuk mengucapkan doa sebelum belajar. Setelah itu, tim SD Islam Bintang Juara membagikan mahkota untuk dikenakan oleh semua peserta free trial class.

Saat semua peserta sudah siap beraktivitas, mereka dibagi menjadi beberapa kelompok dengan pendamping masing-masing. Setiap kelompok akan menuju ke tiga pos yang telah disediakan.

1. Pos Menghafal Al Quran Semudah Tersenyum

Pada pos pertama, kakak shalih-shalihah disambut oleh Pak Arif. Pada pos ini, para peserta trial class diajak untuk belajar menghafal Al Quran dengan metode Kauny.

Masya Allah kakak shalih-shalihah semangat sekali mempraktekkan pijakan yang diberikan oleh Pak Arif. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah sudah bisa menghafal lafaz Audzubillahiminassyaitonnirrojim dan ayat pertama Al Fatihah (Bismillahirrohmanirrohim) dengan metode Kauny lo, Ayah Bunda.

Apabila Ayah Bunda ingin mengetahui seperti apa sih menghafal Al Quran menggunakan metode Kauny, silakan bisa dilihat di video berikut:

2. Pos Aku Anak Tangguh

Setelah belajar menghafal Al Quran semudah tersenyum, kakak shalih-shalihah digiring menuju ke pos kedua yang terletak di lapangan olahraga SD Islam Bintang Juara. Di pos ini, kakak shalih-shalihah dipandu oleh Bu Ni’mah untuk mengikuti beberapa aktivitas motorik kasar, antara lain:

  • Berlari
  • Melompat dengan dua kaki
  • Menendang bola
  • Menaiki jembatan goyang
  • Memanjat ban

Masya Allah kakak shalih-shalihah sangat bersemangat menuntaskan setiap aktivitas. Bahkan ada yang minta tambah lo, Ayah Bunda.

kegiatan free trial class untuk anak

3. Pos Aku Ilmuwan Cilik

Nah, di pos terakhir ini, kakak shalih-shalihah diajak untuk mengerjakan proyek science berupa pembuatan es krim. Kakak shalih-shalihah sangat takjub dengan prosesnya. Bagaimana bongkahan es batu bisa  berubah menjadi es krim yang lembut dan enak.

Tenang saja Ayah Bunda, es krimnya sehat kok. Es krim yang dibuat berbahan dasar buah naga. Jadi selain mendapat kegiatan yang berkesan, kakak shalih-shalihah juga belajar tentang makanan yang thoyib untuk kesehatan tubuh.

Di setiap posnya, kakak shalih-shalihah mendapatkan stiker bintang apabila berhasil menuntaskan setiap challenge yang ada. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah berhasil mengumpulkan semua stikernya.

Kalau kegiatan untuk kakak shalih-shalihah seseru ini, lalu bagaimana ya aktivitas para orang tuanya?

Sesi Parenting Class bersama Bunda Vivi Psikolog

Setelah mengantar kakak shalih-shalihah ke Basement Gedung B, Ayah Bunda dipersilakan untuk naik ke Gedung A Lantai 2. Pada acara ini, tim dari Bintang Juara telah memberikan informasi agar Ayah Bunda membawa tumblr masing-masing. Arahan ini sebagai wujud kepedulian SD Islam Bintang Juara untuk mengurangi sampah.

Namun belum semua orang tua menjalankan arahan ini. Tidak apa-apa ya, Ayah Bunda. Semoga di lain kesempatan, arahan tersebut bisa dilaksanakan lebih konsisten.

Sesi parenting class dibuka dengan sambutan dari Ibu Nur Shofwatin Ni’mah, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Islam Bintang Juara. Ada satu pesan menarik dari ibu kepala sekolah yang akrab dipanggil Bu Ni’mah ini;

Jangan menjadi orang tua yang seperti kanebo kering.

Hayo, paham tidak maksudnya? Kalau belum paham, pastikan Ayah Bunda join Webinar Islamic Parenting bersama Abah Ihsan pada hari Minggu, 26 Maret 2023 ya.

Usai menyimak sambutan yang luar biasa dari Bu Ni’mah, para orang tua mendapat kesempatan untuk mendengar paparan singkat dari Ibu Dyah Indah Noviyani, S.Psi, M.Psi, Psikolog, selaku Ketua Yayasan Dewi Sartika.

Nama beliau tentu sudah tidak asing lagi bukan? Ayah Bunda bisa jadi lebih mengenal beliau sebagai Bunda Vivi Psikolog.

Dalam paparan singkatnya, Bunda Vivi menjelaskan tentang pentingnya kegiatan main untuk anak, terutama pada anak usia dini. Dengan kegiatan main yang tepat, perkembangan di setiap tahap usia anak bisa  terstimulasi dengan baik.

Alhasil, ketika semua stimulasi berjalan optimal, kakak shalih-shalihah bisa siap menjalani proses belajar di Sekolah Dasar. Namun apabila kegiatan mainnya tidak dirancang dengan tepat, ketika masuk usia SD, ada beberapa PR, khususnya pada motorik kasar dan halus.

Kakak shalih-shalihah yang masih memiliki PR di bagian motorik, biasanya cenderung akan susah fokus dalam berkegiatan. Karena tuntas motorik berhubungan dengan tuntas mengelola emosi. Tuntas motorik dan tuntas mengelola emosi adalah kunci untuk melatih adab dan akhlak.

Setelah memberikan pemaparan singkat, Bunda Vivi Psikolog mengajak para orang tua untuk turun ke Basement Gedung B. Para orang tua diajak untuk mengamati kegiatan demi kegiatan yang dilakukan oleh kakak shalih-shalihah.

Ada beberapa anak yang kemudian tantrum dan merengek karena melihat Ayah Bundanya. Di sinilah ketegasan dan kekuatan hati orang tua diuji, Ayah Bunda.

Apakah orang tua akan terbawa suasana dan emosi, atau bisakah orang tua tetap tenang dan memercayakan kakak shalih-shalihah kepada tim Bintang Juara. Pastinya, apabila orang tua memberikan ekspresi yang tenang, insya Allah kakak shalih-shalihah pun akan mudah ditenangkan.

Setelah melakukan pengamatan dan mengambil beberapa dokumentasi kegiatan, para orang tua kembali menuju ke lokasi diadakannya sesi parenting. Bunda Vivi melanjutkan paparan dengan tema “Kegiatan Main yang Bermakna agar Anak Siap Belajar di Sekolah Dasar.”

sesi parenting class SD Islam Bintang Juara

Bunda Vivi memaparkan pentingnya kegiatan main yang terstruktur untuk perkembangan otak anak juga kesiapan anak belajar di Sekolah Dasar. Tak hanya pemaparan, Bunda Vivi juga mengajak para orang tua untuk merasakan serunya bermain dengan alat-alat permainan edukatif yang ada di SD Islam Bintang Juara.

Bunda Vivi juga kemudian melatih cara recalling yang tepat. Setelah ‘waktu bermain’ yang diberikan tuntas, Bunda Vivi menanyakan perasaan para orang tua setelah bermain. Juga ide apa saja yang muncul saat bermain dengan APE tersebut.

Masya Allah tanpa terasa waktu telah bergulir dengan cepat. Kegiatan anak di Basement Gedung B sudah usai, artinya sesi parenting juga harus diakhiri. Tentunya agar kakak shalih-shalihah tidak menunggu  terlalu lama.

Alhamdulillah, event Free Trial Class batch 2 tersebut meninggalkan kesan yang cukup dalam, baik bagi orang tua dan anak.

Apa Saja yang Bisa Didapat Saat Free Trial Class?

Bagi Ayah Bunda yang belum sempat mengikuti Free Trial Class di SD Islam Bintang Juara, berikut ini lima manfaat yang bisa didapat pasca acara:

1. Kegiatan Anak Bermakna

Ayah Bunda akan mendapat ide kegiatan main yang bermakna bersama anak. Aktivitas yang dilakukan dari satu pos ke pos lain bisa juga lo dipraktekkan kembali di rumah.

2. Ilmu Bermanfaat

Tentu saja Ayah Bunda juga bisa mendapat ilmu yang bermanfaat, utamanya tentang perkembangan anak, jenis kegiatan main yang cocok untuk usia anak, manfaat kegiatan main dan masih banyak lagi.

3. Teman Baru

Selain kegiatan dan ilmu, hal penting lain yang bisa didapat usai mengikuti Free Trial Class tentu saja teman baru. Alhamdulillah, Ayah Bunda bisa berkenalan dan berjejaring dengan para orang tua yang memiliki semangat belajar dan mengasuh anak dengan lebih baik.

4. Diskusi Perkembangan Anak

Dengan kesibukan Bunda Vivi Psikolog, berkonsultasi dengan beliau biasanya harus antre lo, Ayah Bunda. Namun melalui program Free Trial Class, Ayah Bunda berkesempatan untuk ngobrol dan berdiskusi langsung terkait perkembangan anak. Kapan lagi kan?

5. Memiliki Gambaran KBM di SD Islam Bintang Juara

Dengan ikut Free Trial Class, Ayah Bunda bisa mendapat gambaran tentang kegiatan belajar mengajar di SD Islam Bintang Juara. Ayah Bunda juga bisa melihat bagaimana kualitas para guru dalam mengajar, mengasuh dan berkomunikasi dengan anak.

Apabila Ayah Bunda tertarik untuk mengikuti Free Trial Class ataupun School Touring di SD Islam Bintang Juara, pastikan untuk mengikuti akun official media sosial @sdislambintangjuara ya. Insya Allah informasi mengenai event-event terbaru akan di-update di sana.

Recalling “Menghafal bersama Bintang Juara”

Pada penghujung sesi parenting, tim Bintang Juara membagikan tantangan baik bagi orang tua dan kakak shalih-shalihah. Tantangan tersebut dinamai Recalling “Menghafal bersama Bintang Juara.”

recalling menghafal bersama bintang juara

Ayah Bunda peserta Free Trial Class silakan bisa mengajak kakak shalih-shalihah untuk recalling menghafal ayat dengan metode Kauny. Ayah dan Bunda bisa berlatih bersama, kemudian rekam dalam bentuk video.

Silakan unggah video tersebut ke akun Instagram masing-masing. Follow, tag dan mention akun Instagram @sdislambintangjuara. Berikan caption yang menarik (mengedukasi dan menginspirasi), lalu berikan hashtag #MenghafalBersamaBintangJuara.

Tiga peserta terbaik akan mendapat apresiasi istimewa dari Bintang Juara. Periode Recalling “Menghafal bersama Bintang Juara” hanya sampai Sabtu, 18 Maret 2023. Hanya berlaku untuk peserta Free Trial Class Batch 2 ya.

Seru dan bermakna bukan Free Trial Class di SD Islam Bintang Juara? Sampai jumpa di event-event berikutnya, Ayah Bunda.

Cara Membuat Eco Enzyme, Ikhtiar Calon Pemimpin Muslim Merawat Bumi!

Cara Membuat Eco Enzyme, Ikhtiar Calon Pemimpin Muslim Merawat Bumi!

Calon pemimpin harus paham tantangan apa saja yang di depan mata. Tak hanya itu seorang calon pemimpin juga harus belajar bagaimana menemukan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut.

Sesuai dengan tema pembelajaran yang sedang diangkat saat ini; Pembangunan yang Berkelanjutan, kakak shalih-shalihah kembali berkegiatan terkait bagaimana merawat bumi. Bumi semakin tua, sampah ada di mana-mana, apa ya yang bisa kakak shalih-shalihah lakukan untuk menghadapi tantangan tersebut?

Setelah berkunjung ke Rumah Inovasi dan TPST UNNES, kali ini mereka belajar tentang cara membuat eco enzyme bersama Komunitas Eco Enzyme Nusantara Semarang.

Sebagai informasi, Eco Enzyme adalah hasil dari pengolahan sampah dapur organik yang telah difermentasi selama kurang lebih tiga bulan. Sampah dapur yang bisa digunakan yaitu kulit buah ataupun sayuran.

Eco Enzyme ini awalnya ditemukan oleh Dr. Rosukon Poompanvong. Sosok ini juga merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Rosukon sudah dimulai sejak tahun 1980an.

Eco Enzyme kemudian diperkenalkan secara lebih luas oleh Dr Joean Oon, promotor Eco Enzyme International, sekaligus praktisi terapi hemeopati, naturopati, antroposofis keperawatan dan perkembangan anak dari Penang, Malaysia.

Lalu siapakah komunitas Eco Enzyme Nusantara Semarang yang menjadi partner belajar kakak shalih-shalihah pada hari Jum’at, 3 Maret 2023? Yuk, kenalan lebih lanjut, Ayah Bunda.

Berkenalan dengan Komunitas Eco Enzyme Nusantara

Menyadari semakin parahnya pemanasan global sehingga bencana alam terjadi di mana-mana, mulai muncul keinginan untuk mengajak masyarakat dalam rangka menyelamatkan bumi. Secara resmi, Komunitas Eco Enzyme Nusantara (EEN) didirikan pada tahun 2019. Mengusung visi yang sangat mulia;

Mewujudkan Bumi Kembali Indah dan Lestari untuk Kelangsungan Hidup Umat Manusia dan Segenap Makhluk.

Agar bisa berkolaborasi lebih luas dengan banyak pihak, pada tahun 2020, EEN merasa perlu memiliki legalitas. Hingga kemudian pada Agustus 2020, terbentuklah Perkumpulan EEN yang melingkupi wilayah seluruh Indonesia.

Saat ini EEN telah meluas ke 27 provinsi dengan lebih dari 80 kelompok komunitas yang tersebar di seluruh Nusantara. Semakin banyak pula yang bergabung menjadi relawan untuk menjalankan misi dari komunitas ini:

  1. Melakukan Edukasi dan Sosialisasi Eco Enzyme secara online dan offline kepada masyarakat.
  2. Membangun kesadaran masyarakat untuk mengasihi alam dan mengolah sampah organik.
  3. Membentuk dan melatih Relawan EEN di seluruh Indonesia.
  4. Melakukan kerjasama dengan Pemerintahan daerah dan pusat dalam mengolah sampah organik.
  5. Membentuk tim litbang untuk mengembangkan keilmuan yang berkaitan dengan Eco Enzyme sehingga semakin memberikan manfaat yang lebih luas.

komunitas eco enzyme nusantara semarang

Ketua EEN pusat saat ini yaitu Jimuno Tanaka dari Batam. Sementara itu, Ketua EEN Semarang periode sekarang dipegang oleh Ibu Rinanita.

Pada hari Jum’at, 3 Maret 2023, berikut ini nama-nama pengurus dan relawan aktif EEN Semarang yang membagikan ilmunya tentang Eco Enzyme kepada kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara:

  • Ibu Yenita selaku ketua bank eco enzym semarang
  • Ibu Jeany selaku sekretaris EEN Semarang
  • Ibu Ririn selaku bendahara
  • Ibu Milan selaku anggota pengurus EEN semarang
  • Ibu Emma selaku relawan aktif
  • Ibu Aryanti selaku relawan aktif

Ayah Bunda, sebagai informasi, Komunitas Eco Enzyme Nusantara Semarang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang telah membangun Bank Eco Enzyme Semarang Hebat sejak tahun 2021 lo. Bank Eco Enzyme tersebut terletak di kecamatan Semarang Utara.

Bank Eco Enzym difungsikan untuk memproduksi eco enzym sebanyak-banyaknya. Bahkan sudah terlihat buktinya untuk menghilangkan bau dan menjernihkan air di polder Tawang.

Pada saat angka Covid-19 masih tinggi, komunitas EEN juga bekerjasama dengan Pemkot Semarang untuk menyemprotkan EEN ke udara untuk mengurangi penyebaran virus Corona selama beberapa kali.

Cara Membuat Eco Enzyme, Yuk Praktekkan di Rumah

Ayah Bunda, mau tahu tidak bagaimana cara membuat Eco Enzyme sebagaimana yang dipraktekkan kakak shalih-shalihah pada hari Jumat, 3 Maret 2023 lalu?

Ternyata sangat mudah lo, Ayah Bunda. Jika kakak shalih-shalihah saja bisa membuat bersama-sama dengan kelompoknya, Ayah Bunda juga pasti bisa membuatnya sendiri di rumah.

bahan yang dibutuhkan untuk eco enzyme

Begini nih caranya, pertama-tama siapkan peralatan yang dibutuhkan:

  • Toples ukuran 1.7 liter
  • Gelas ukur
  • Pisau
  • Telenan

Setelah itu, siapkan juga bahan-bahan utama yang dibutuhkan untuk membuat Eco Enzyme:

  • Air 1000 ml
  • Gula 100 gram, diiris tipis atau dipotong kecil-kecil agar lebih mudah larut
  • Kulit buah 300 gram, potong atau cacah kecil-kecil dulu ya, Ayah Bunda

Apabila peralatan dan bahan-bahan sudah siap, saatnya melakukan proses pengolahan:

  • Bersihkan wadah dari sabun atau bahan kimia
  • Masukkan air bersih sebanyak 1000 ml
  • Masukkan gula sebanyak 100 gram
  • Masukkan cacahan kulit buah sebanyak 300 gram
  • Tutup rapat wadah/ toples
  • Beri label pembuatan dan tanggal panen. Eco enzyme bisa dipanen setelah difermentasi selama tiga bulan.
  • Simpan toples di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung

proses pembuatan eco enzyme

Pada saat belajar mengolah sampah organik menjadi Eco Enzyme, kakak shalih-shalihah menggunakan sampah kulit jeruk. Namun sebenarnya kulit buah apapun bisa digunakan ya, Ayah Bunda.

Hanya saja kalau berisi berbagai jenis kulit buah, sebaiknya dicatat di bagian label. Bu Emma, salah satu pemateri menyampaikan, “Beda kulit akan berbeda pula hasil jadinya. Misal kulit nanas dan pisang biasanya akan lebih banyak menghasilkan gaz dibanding kulit buah lainnya.”

Dengan melakukan pencatatan jenis kulit buah pada label, Ayah Bunda juga bisa mengajak kakak shalih-shalihah mengamati hasil jadi Eco Enzyme. Apakah akan ada bedanya Eco Enzyme yang terbuat dari kulit jeruk dengan kulit buah lainnya. Bisa jadi sarana eksplorasi untuk kakak shalih-shalihah bukan?

Pada saat proses fermentasi secara alami, bulan pertama akan menghasilkan alkohol, bulan kedua menghasilkan asam cuka, dan bulan ketiga menghasilkan enzym yang siap dipakai.

Manfaat Eco Enzyme Apa Saja Ya?

Mungkin beberapa dari Ayah Bunda ada yang belum mengetahui bahwa Eco Enzyme memiliki banyak manfaat. Selain mampu mengurangi jumlah sampah organik, berikut ini fungsi Eco Enzyme lainnya:

  • Menghilangkan bau tidak sedap tumpukan sampah di TPS,
  • Menetralisir udara dari kontaminasi virus Corona,
  • Penjernih dan penghilang bau air,
  • Campuran air mandi serta obat kumur untuk menghilangkan batuk dan flu,
  • Pengganti skincare, bisa menghaluskan kulit wajah,
  • Sebagai Hand sanitizer,
  • Sebagai cairan pencuci piring,
  • Sebagai cairan untuk mengepel lantai, dsb.

penggunaan eco enzyme

Tak hanya itu, Eco Enzyme juga bisa untuk menyembuhkan luka lo, Ayah Bunda. Saat proses belajar mengolah Eco Enzyme, Kak Akhtar, salah satu siswa kelas dua, sempat terluka.

Lalu oleh bu Emma, tangan kak Akhtar yang terluka disemprotkan eco enzyme. Alhamdulillah lukanya langsung menutup dan perdarahan berhenti.

Kata EEN tentang Calon Pemimpin Muslim SD Islam Bintang Juara

Pada saat proses belajar mengolah sampah organik menjadi Eco Enzyme, kakak shalih-shalihah dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama terdiri dari kakak shalih-shalihah kelas 1 dan 2.

Kelompok pertama melakukan aktivitasnya di lantai dua Gedung A SD Islam Bintang Juara. Sementara kelompok kedua yang terdiri dari kakak shalih-shalihah kelas 3-6 beraktivitas di basement Gedung B.

guru memberikan pijakan sebelum berkegiatan

Sebelum acara dimulai, ibu bapak guru telah memberikan pijakan kepada kakak shalih-shalihah untuk mengikuti acara dengan fokus. Tidak lupa ibu bapak guru juga mengingatkan agar kakak shalih-shalihah bisa bergerak lancar.

Apabila ada yang ingin ditanyakan, kakak shalih-shalihah bisa mengangkat tangan terlebih dahulu. Jika pemateri sudah memberi kesempatan berbicara, kakak shalih-shalihah baru bisa mengajukan pertanyaannya.

Selain itu, ibu dan bapak guru juga memberikan pijakan untuk menggunakan pisau dengan benar agar tidak ada yang terluka. Setiap anggota kelompok juga diberikan tugas masing-masing; ada yang bertugas mengukur dan mengambil kulit jeruk, ada yang bertugas mengukur dan mengambil air, dsb.

Alhamdulillah dengan pijakan yang diberikan oleh ibu bapak guru, acara Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada hari Jumat, 3 Maret 2023 lalu bisa berjalan dengan lancar dan kondusif.

kata komunitas eco enzyme nusantara tentang sd islam bintang juara

Bahkan para pemateri dari Komunitas Eco Enzyme Nusantara (EEN) Semarang memberikan feedback positif lo. Berikut ini beberapa respon yang sampai kepada kami;

  • Siswa Bintang Juara cukup kritis. Suka bertanya. Sopan dan antusias mendengarkan dan praktek. Cukup menyenangkan mengajar Eco Enzyme di SD Islam Bintang Juara.
  • Masya Allah, masih kelas 1 dan 2 tapi sangat tenang. Kalaupun ada yang lari-lari, bukan karena gojekan, tetapi untuk ambil barang yang dibutuhkan.
  • Menyenangkan sosialisasi di SD Bintang Juara. Anak-anak yang hebat, sopan semangat dan pintar. Pertanyaan yang kritis. Semoga anak-anak bisa melanjutkan membuat Eco Enzyme dan mengajarkan ke lingkungan. Semoga mereka bisa sukses.

Masya Allah, alhamdulillah. Tentunya semua ini tidak lepas juga dari sinergi Ayah Bunda dalam pengasuhan kakak shalih-shalihah di rumah.

Bagaimana Ayah Bunda, seru bukan kegiatan P5 kakak shalih-shalihah bersama Komunitas Eco Enzyme Nusantara dalam mengolah sampah organik menjadi Eco Enzyme?

Semoga dengan semakin banyaknya yang mengetahui tentang Eco Enzyme, bumi bisa terawat dengan lebih baik. Pastikan apabila Ayah Bunda sudah mempraktekkan cara membuat eco enzyme di rumah bisa didokumentasikan dan bagikan kepada kerabat ya. ***

 

Referensi:

  • https://halosemarang.id/ada-bank-eco-enzym-di-kota-semarang-ini-manfaat-dan-kegunaannya
  • https://semarangkota.go.id/p/2567/dlh_dukung_pengembangan_eco_enzyme
  • https://fkm.unair.ac.id/bagaimana-cara-membuat-eco-enzyme-simak-penjelasan-berikut-ini/
  • https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20220930154324-289-854798/cara-membuat-eco-enzyme-cairan-serbaguna-beragam-manfaat
  • https://www.kompas.com/homey/read/2022/10/22/160055076/gampang-begini-cara-membuat-eco-enzyme-untuk-tanaman?page=all
  • https://www.orami.co.id/magazine/eco-enzyme
  • Wawancara dengan Bunda Milan, bunda dari Kak Arkan kelas 4, sekaligus anggota tim Komunitas Eco Enzyme Nusantara (EEN) Semarang