fbpx
Memulai Usaha Sejak Belia, Bisakah?

Memulai Usaha Sejak Belia, Bisakah?

Pada hari Jumat, 16 Februari 2024, telah terselenggara kegiatan P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) dengan tema yang berbeda, “Entrepreneur Kids.” Memangnya bisa ya memulai usaha sejak belia?

Berbeda dengan dua semester sebelumnya yang mengambil tema Gaya Hidup Berkelanjutan, pada semester genap TP. 2023-2024 SD Islam Bintang Juara memilih kewirausahaan sebagai tema P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila). Untuk memberikan pijakan awal tentang tema ini, dihadirkanlah seorang narasumber istimewa.

Beliau adalah Ibu Famela Prima, atau yang akrab dipanggil dengan Bunda Mela. Narasumber kegiatan P5 kali ini adalah Bunda dari Kak Kia Kelas 2 SD Islam Bintang Juara dan Kak Avice kelompok TK B Al Jabbar PAUD Islam Bintang Juara.

Bunda Mela dipilih sebagai narasumber karena beliau telah menekuni dunia wirausaha sejak lama. Bunda Mela menyambut dengan gembira tawaran untuk berbagi praktik baik sesuai dengan bidang yang telah dilakoninya selama ini.

Sebagai informasi, usaha yang dijalani Bunda Mela di antaranya Toko Sumber Jaya, Kinari Salad dan Beranda Bali Swimming Club. Masya Allah, beragam ya pengalaman beliau, Ayah Bunda?

Bunda Kak Kia dan Kak Avice ini mendapat kesempatan berbagi cerita tentang memulai usaha sejak belia di kelas 3, 4 dan 5. Selain Bunda Mela, juga ada Ibu Linda Mahakam,S.T., yang berbagi materi untuk kelas 1 dan 2.

Namun pada artikel ini, kami akan fokuskan cerita yang terangkum pada saat Bunda Mela berbagi di Kelas 3-5, Ayah Bunda.

Belajar Memulai Usaha Sejak Belia bersama Bunda Mela

Bunda Mela memulai paparannya dengan memberikan informasi mengenai arti kata ‘Wirausaha.’ Disebutkan oleh Bunda Mela, bahwa wirausaha terdiri dari dua kata, yaitu Wira dan Usaha.

Wira memiliki makna berani, sedangkan usaha berarti daya upaya. Maka bisa disimpulkan bahwa kewirausahaan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain.

Nah, memang bisa ya memulai usaha sejak belia? Menurut Bunda Mela bisa banget! Apalagi di zaman seperti sekarang, di mana kakak shalih-shalihah memiliki karakter yang lebih unggul dibandingkan generasi sebelumnya.

Tentu saja keunggulan yang dimiliki oleh generasi sekarang harus tetap diimbangi dengan karakter wirausaha. Ada empat karakter wirausaha yang harus dimiliki kakak shalih-shalihah jika ingin memulai usaha sejak belia, yaitu:

karakter wirausaha

1. Beriman kepada Allah SWT

Wirausaha yang berhasil seringkali memiliki fondasi spiritual yang kuat. Keberimanan kepada Allah SWT memberikan mereka keyakinan, keteguhan, dan tekad dalam menjalani perjalanan bisnis.

Dalam menghadapi tantangan dan kegagalan, keyakinan ini memberikan mereka ketenangan batin dan motivasi untuk terus berusaha dengan integritas. Selain itu, nilai-nilai moral dan etika bisnis yang diterapkan sesuai dengan keyakinan dapat menjadi landasan yang kuat untuk membangun reputasi yang baik.

2. Pemimpin yang Kompeten

Seorang wirausaha perlu menjadi pemimpin yang kompeten, mampu mengarahkan tim, mengambil keputusan yang tepat, dan mengelola sumber daya dengan efisien. Keterampilan kepemimpinan yang baik melibatkan kemampuan untuk menginspirasi dan memberdayakan anggota tim, membangun visi bersama, dan mengambil tanggung jawab penuh terhadap kesuksesan bisnis.

Selain kemampuan mengarahkan tim, seorang wirausaha juga harus mampu memimpin dirinya sendiri. Seseorang yang memiliki karakter wirausaha tentu saja jauh dari kata mageran, rebahan, dan hal-hal sejenisnya. Dengan keahlian ini, seorang wirausaha dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.

3. Inovatif dan Kreatif

Inovasi dan kreativitas adalah kunci kesuksesan dalam dunia bisnis yang berubah dengan cepat. Wirausaha yang sukses terus mencari cara baru untuk memecahkan masalah, meningkatkan produk atau layanan, dan mendekati pasar dengan pendekatan yang segar.

Kemampuan untuk berpikir kreatif memungkinkan mereka membedakan diri dari pesaing dan merespon dinamika pasar dengan cepat. Wirausaha yang inovatif juga dapat menciptakan peluang baru dan membuka pintu untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

4. Pantang Menyerah

Keberhasilan wirausaha seringkali didorong oleh semangat pantang menyerah. Meskipun dihadapkan dengan rintangan dan kegagalan, mereka tetap gigih dan tekun dalam mencapai tujuan mereka.

Kemampuan untuk belajar dari kegagalan dan melihatnya sebagai bagian dari proses pembelajaran membantu mereka tumbuh dan berkembang. Pantang menyerah juga mencerminkan ketekunan dalam menghadapi tantangan, mengatasi hambatan, dan terus beradaptasi seiring berjalannya waktu.

Selain membangun keempat karakter di atas. Apa lagi ya yang harus dipersiapkan oleh kakak shalih-shalihah jika ingin memulai usaha sejak belia?

4 Langkah Memulai Usaha ala Bunda Mela

Berikut ini 4 langkah memulai usaha yang disampaikan oleh Bunda Mela pada kegiatan P5 SD Islam Bintang Juara:

langkah memulai usaha

1. Mewujudkan Ide

Ide yang kuat dan unik adalah fondasi dari setiap usaha yang sukses. Pemikiran kreatif dan inovatif menjadi kunci untuk memecahkan masalah atau memenuhi kebutuhan pasar yang belum terpenuhi.

Mewujudkan ide membutuhkan proses pengamatan, penelitian, dan refleksi. Entrepreneur Kids perlu mengasah kepekaan mereka terhadap peluang dan membangun visi yang jelas terkait dengan usaha yang akan mereka jalankan.

2. Perencanaan yang Detail

Perencanaan yang baik adalah kunci kesuksesan dalam dunia bisnis. Setelah ide terwujud, langkah berikutnya adalah merancang rencana bisnis yang mendetail.

Rencana ini harus mencakup visi, misi, analisis pasar, strategi pemasaran, proyeksi keuangan, dan langkah-langkah implementasi. Dengan rencana yang matang, pemuda wirausaha dapat memiliki panduan yang jelas untuk menghadapi tantangan dan mencapai tujuan bisnis mereka.

3. Membangun Tim yang Kuat

Kesuksesan usaha tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada kemampuan untuk membangun tim yang kuat. Pilihlah individu yang memiliki keahlian yang berbeda-beda dan berkomitmen terhadap visi bersama.

Komunikasi yang efektif dan kerja sama tim akan membantu mengatasi hambatan dan menghadapi perubahan pasar dengan lebih baik. Team yang solid adalah aset berharga dalam memitigasi risiko dan meningkatkan kapabilitas usaha.

4. Evaluasi dan Adaptif

Usaha yang sukses melibatkan sikap evaluatif dan adaptif. Pemuda wirausaha perlu terus menerus mengevaluasi kinerja usaha mereka, memahami umpan balik pelanggan, dan memantau perkembangan pasar.

Kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dan merespons tren baru dapat menjaga keberlanjutan usaha. Sikap terbuka terhadap pembelajaran dan perbaikan terus-menerus adalah kunci untuk tetap relevan dan bersaing di pasar yang dinamis.

Galeri kegiatan P5 kewirausahaan SD Islam Bintang Juara

Usai memaparkan materi, kakak shalih-shalihah diberi kesempatan oleh Bunda Mela untuk bertanya. Kakak shalih-shalihah sangat antusias lo, Ayah Bunda. Pertanyaan yang dilontarkan kakak shalih-shalihah pun beragam dan sangat berbobot, di antaranya;

  • Kalau produknya tidak laku, apa yang harus dilakukan?
  • Apakah memulai usaha harus selalu punya modal?
  • Kalau ingin membangun bisnis sendiri, tanpa memiliki tim, apakah bisa?

Masya Allah, ternyata banyak hal yang harus dipersiapkan agar bisa memulai usaha sejak belia ya, Ayah Bunda. Adakah putra-putri Ayah Bunda yang sudah terlihat memiliki minat di bidang kewirausahaan?

Semoga dengan materi dari Bunda Mela ini bisa membantu Ayah Bunda mendampingi kakak shalih-shalihah yang tertarik berwirausaha ya. Selamat mendampingi kakak untuk memulai usaha sejak belia, Ayah Bunda.***

Serunya Persiapan Bincang Bintang Ramadhan bersama Alumni SD Islam Bintang Juara

Serunya Persiapan Bincang Bintang Ramadhan bersama Alumni SD Islam Bintang Juara

Pada hari Sabtu, 17 Februari 2024, kak Kayla, siswi kelas 5B SD Islam Bintang Juara didapuk menjadi host untuk gelaran acara Bincang Bintang Ramadhan. Acara ini insya Allah akan ditayangkan di YouTube Channel Official SD Islam Bintang Juara pada bulan ramadhan.

Kak Kayla tidak sendiri pada persiapan Bincang Bintang Ramadhan, ada Kak Aya, salah satu alumni angkatan pertama. Pada gelaran podcast ini, Kak Aya akan membagikan tips dan trik menjadi Calon Pemimpin Muslim yang aktif dan produktif selama berpuasa.

Ada alasan besar mengapa Kak Aya terpilih menjadi narasumber pada Bincang Bintang Ramadhan ini. Ayah Bunda penasaran apakah alasan tersebut? Insya Allah semuanya akan dibuka lebar dalam gelaran podcast Ramadhan 1445 Hijriah.

suasana persiapan Bincang Bintang Ramadhan

Alhamdulillah persiapan Bincang Bintang Ramadhan berjalan cukup lancar. Walau harus beberapa kali take untuk mendapat hasil terbaik, Kak Kayla dan Kak Aya masih tetap semangat hingga proses perekaman tuntas.

Bincang Ramadhan telah menjadi salah satu program SD Islam Bintang Juara sejak bulan Ramadhan tahun lalu. Bedanya, tahun lalu, host dan narasumber Bincang Ramadhan adalah orang tua siswa. Sementara untuk tahun ini, host dan narasumber Bincang Ramadhan diambilkan dari siswa dan alumni.

Diharapkan dengan memberikan ruang dan waktu kepada para siswa untuk menunjukkan kompetensinya dalam bidang Public Speaking, kakak shalih-shalihah bisa tampil lebih percaya diri dan berani mengambil segala macam tantangan yang ada di depan mata.

Kak Kayla sendiri sudah beberapa kali tampil untuk menunjukkan bakatnya sebagai seorang presenter dan penampil. Misalnya dalam video berikut:

Selain di video tersebut, Kak Kayla juga pernah menjadi presenter pendamping pada acara Milad dan Grand Opening PPDB 2024-2025. Kak Kayla juga menjadi salah satu talent dalam video profil SD Islam Bintang Juara terbaru. Apakah Ayah Bunda sudah melihat videonya? Jika belum, bisa dilihat di sini:

Penasaran bagaimana Kak Kayla mewawancarai Kak Aya? Tunggu saja ya waktu penayangan podcast spesial ini. Agar tidak ketinggalan info penayangannya, pastikan Ayah Bunda subscribe dulu channel YouTube SD Islam Bintang Juara, dan pantau terus kabar-kabar terbaru melalui media sosial kami.

Bincang Bintang Ramadhan insya Allah akan segera mengudara untuk Ayah Bunda dan kakak shalih-shalihah di manapun berada. Terima kasih atas doa dan dukungannya untuk setiap program-program SD Islam Bintang Juara.***

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Kedua, Ada Pelangi Setelah Hujan

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Kedua, Ada Pelangi Setelah Hujan

Quranic Leadersip Camp 2024 hari kedua dibuka dengan kegiatan sholat Subuh berjamaah. Alhamdulillah kakak shalih-shalihah mudah dibangunkan, dan bergerak lancar untuk bersiap-siap sholat.

Usai sholat, kakak shalih-shalihah peserta Quranic Leadership Camp (QLC) bergerak menuju lapangan untuk mengikuti Upacara Api Unggu. Alhamdulillah pagi itu langit masih cukup gelap. Api Unggun menyala dengan terangnya.

Para petugas Upacara Api Unggun menjalankan perannya dengan maksimal. Membawa keharuan tersendiri bagi siapapun yang mampu memaknai setiap kata dan aksi yang dilakukan.

Apalagi ketika Bu NI’mah menyampaikan pesan bermakna, “Di pagi hari api unggun menyala, artinya semangat itu tidak harus menyala di malam hari saja. Tetapi disetiap waktu kita harus punya semangat yang berkobar.”

Melalui pesan tersebut, diharapkan kakak-kakak shalihah senantiasa mampu menyalakan semangat dalam kondisi apapun. Tidak mudah patah semangat walau sebesar apapun tantangan yang menghadang.

Inilah refleksi yang diharapkan mampu didapatkan oleh kakak shalih-shalihah memaknai hujan deras yang diturunkan Allah SWT sepanjang malam. Sebagaimana termaktub dalam QS Al Insyirah, bahwasanya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

Apa yang Allah SWT sampaikan lewat QS Al Insyirah ditunjukkan secara langsung kepada kakak shalih-shalihah pagi itu. Setelah kakak shalih-shalihah mampu bersabar dan bertahan dalam tantangan hujan deras yang Allah SWT berikan, Allah SWT menghadiahkan tambahan nikmat berupa pelangi yang indah.

Bumi Perkemahan Harda Walika semakin terlihat memesona pagi itu. Pelangi yang melengkung di angkasa otomatis melengkungkan pula senyuman di bibir kakak shalih-shalihah. Senam pagi pun dilaksanakan dengan semangat membara.

Usai senam, kakak shalih-shalihah bergegas menuju aula dan beberapa titik lokasi yang telah dipilih untuk sarapan bersama kelompoknya masing-masing. Setelahnya, mereka bergerak lancar membereskan tenda dan bersiap outbound.

Kekompakan, keberanian, ketangkasan dan kecerdasan mereka terasah saat menuntaskan tantangan outbound di setiap pos. Sedianya ada lima pos, tetapi masing-masing kelompok memiliki peta berbeda. Sehingga tidak semua pos berhasil didatangi.

Tantangan di masing-masing pos, tidak hanya berupa soal kepramukaan, tetapi ada juga tantangan berupa ketangkasan dan kerja sama tim. Di setiap pos, masing-masing kelompok juga harus menunjukkan hafalan QS. Al Insyirah beserta gerakan Kauny. Setiap pos memiliki tantangan ayat yang berbeda-beda.

Ketika azan dhuhur berkumandang, kegiatan outbound pada Quranic Leadership Camp hari kedua pun berakhir. Kakak shalih-shalihah kembali ke Bumi Perkemahan Harda Walika untuk makan siang dan membereskan barang-barang mereka.

Pukul satu siang, para Ayah Bunda terlihat berdatangan untuk menjemput kakak shalih-shalihah. Rasa senang bercampur rindu nampak terlihat pada wajah kakak shalih-shalihah ketika berjumpa Ayah Bunda di sesi penjemputan.

Pada hari Senin, 29 Januari 2024, kakak shalih-shalihah dikumpulkan di lapangan upacara. Beragam apresiasi telah disiapkan oleh ibu bapak guru untuk kelompok-kelompok terinspiratif sepanjang gelaran Quranic Leadership Camp.

Dari kelompok Shalih, ada kelompok As Syams, An Nur dan Al Mulk yang mendapatkan apresiasi. Sementara dari kelompok Shalihah, ada kelompok Maryam, Al Isra’, dan An Nisa.

Tidak hanya kakak shalih-shalihah yang mendapatkan apresiasi, apresiasi juga diberikan kepada pendamping terbaik QLC, yaitu kepada Pak Ali Sa’ad.  Semoga apresiasi yang diberikan semakin meningkatkan semangat kakak shalih-shalihah dan para guru untuk terus menunjukkan ikhtiar terbaiknya.

Apabila Ayah Bunda penasaran dengan visualisasi keseruan QLC 2024, silakan bisa menikmatinya melalui video berikut:

Demikianlah catatan Quranic Leadership Camp 2024 hari kedua. Semoga QLC ini memberikan pengalaman dan pelajaran yang berharga untuk shalih-shalihah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.***

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Pertama

Quranic Leadership Camp 2024 Hari Pertama

Bertempat di Bumi Perkemahan Harda Walika Semarang, Qur’anic Leadership Camp 2024 digelar pada hari Jum’at – Sabtu, 26-27 Januari 2024. Agenda tahunan SD Islam Bintang Juara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 – 6.

Qur’anic Leadership Camp (QLC) 2024 mengangkat tema “Bersiap Menjadi Pemimpin Muslim yang Tangguh, Kreatif, Solutif, dan Bermanfaat”.  Adapun latar belakang di balik pemilihan tema ini berkaca pada perkembangan zaman yang diikuti dengan kemajuan teknologi yang semakin maju dan canggih.

Kehadiran AI (Artificial Intelligent) adalah salah satu wujud kemajuan teknologi tersebut. Pada beberapa sektor, seperti manufaktur dan pertanian, AI dan robotika telah menggantikan pekerja manusia dalam tugas-tugas yang berulang dan berisiko tinggi.

Proses otomatisasi ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan menghindari kesalahan manusia (human error). Namun, walau di satu sisi menguntungkan perusahaan, penggantian pekerjaan oleh AI ini dapat berdampak negatif pada tingkat pengangguran dan menyebabkan perubahan dalam pasar tenaga kerja.

Oleh karena itu, untuk mempersiapkan pribadi yang berjiwa entrepreneur, tangguh, solutif, dan kreatif, serta memiliki jiwa pemimpin yang berlandaskan spiritual dan mengutamakan adab dan akhlak, SD Islam Bintang Juara bermaksud mengadakan kegiatan Qur’anic Leadership Camp (QLC).

Harapannya melalui kegiatan ini, kakak shalih-shalihah SD Islam Bintang Juara dapat menjadi calon penerus bangsa yang dapat mengikuti perkembangan jaman karena memiliki jiwa kepemimpinan yang tangguh, kreatif, solutif, dan bermanfaat, serta selalu berlandaskan pada spiritual, serta akhlak dan adab.

Rangkaian Acara Qur’anic Leadership Camp 2024 Hari Pertama

Kegiatan QLC 2024 dimulai pada hari Jum’at, 26 Januari 2024. Kakak shalih-shalihah langsung menuju ke lokasi kegiatan diantar oleh Ayah Bunda masing-masing.

QLC 2024 ini lebih istimewa dibandingkan dengan QLC pada tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, agenda tahunan ini digelar di luar sekolah.

Selain karena area sekolah sedang dalam proses renovasi, pemilihan tempat di luar juga diharapkan bisa memberikan pengalaman baru kepada kakak shalih-shalihah. Mereka belajar untuk senantiasa menjaga adab dan akhlaknya di manapun mereka berada.

Setelah semua peserta berkumpul, upacara pembukaan pun dimulai. Bu Nur Shofwatin Ni’mah selaku Kepala SD Islam Bintang Juara bertindak sebagai Pembina. Alhamdulillah, upacara berjalan sangat lancar, walaupun pemimpin upacara tidak bisa melanjutkan tugasnya dikarenakan kondisi kesehatannya yang menurun.

Usai upacara, kakak shalih-shalihah mendapat tantangan untuk memasang tenda dibantu dengan pendamping kelompoknya masing-masing. Bukanlah sebuah pekerjaan mudah, apalagi bagi kakak shalih-shalihah yang sebagian besar belum memiliki pengalaman sebelumnya.

Beberapa kelompok juga sempat mengalami frame patah yang menghambat proses pemasangan tenda. Namun dengan kerja sama tim yang baik, satu per satu tenda pun akhirnya berdiri.

Setelah semua tenda berdiri kokoh, kakak shalih-shalihah diberikan kesempatan untuk menunaikan Sholat Dhuha dan makan bekal yang dibawanya dari rumah. Tak berselang lama, waktu Sholat Jumat pun tiba.

Kakak shalih kelas 4-6 diajak untuk menunaikan Shalat Jumat di masjid. Sementara kakak shalih kelas 1-3 bersama kakak shalihah semua kelas berkumpul di aula untuk menunaikan Shalat Dhuhur berjama’ah. Disusul dengan makan siang bersama setelah kakak shalih kelas 4-6 telah kembali ke lokasi acara.

Agenda selanjutnya di hari pertama Quranic Leadership Camp 2024 adalah latihan PBB. Latihan ini dibagi menjadi tiga fase. Kakak shalih-shalihah Fase A belajar PBB bersama Kak Dede dan tim pembina Pramuka SD Islam Bintang Juara.

Sementara itu, kakak shalih-shalihah Fase B belajar PBB bersama Bapak EP Ady dari Brimob. Kakak shalih-shalihah Fase C belajar PBB dari Kak Dayat dari Kwarcab.

Usai latihan PBB, kakak shalih-shalihah Fase B dan C bergabung untuk belajar Semaphore, Morse dan Sandi. Masya Allah ada banyak hal baru yang mereka pelajari dalam rangkaian kegiatan QLC ya, Ayah Bunda.

Menjelang sore, kakak shalih-shalihah diberikan tantangan untuk memasak makan malamnya. Mereka pun dengan sigap mengeluarkan bahan masakan yang telah dibawa dari rumah, dan mengolahnya sesuai dengan menu yang telah direncanakan sebelumnya.

Mereka saling bahu-membahu untuk menyajikan makan malam yang lezat, dan tentu saja sehat. Setelah membereskan perangkat masak, kakak shalih-shalihah bergantian untuk bersih diri dan shalat Ashar.

Hujan pun mulai mengguyur Bumi Perkemahan Harda Walika. Tadinya hanya gerimis, tetapi perlahan semakin deras. Kegiatan makan malam yang tadinya direncanakan dilakukan di area tenda, dipindahkan ke aula. Makan malam yang syahdu diiringi rintik hujan terasa lebih hangat dan nikmat.

Nikmat hujan terus Allah SWT limpahkan sepanjang malam. Kegiatan Api Unggun yang sedianya digelar setelah Shalat Isya’ terpaksa ditunda. Sebelum kakak shalih-shalihah tidur malam, mereka mendapat kesempatan untuk mengikuti Leadership Moment.
Kakak diajak untuk bertadabbur Surat Al Insyirah yang menjadi tema Quranic Leadership Camp tahun ini. Lalu dilanjutkan dengan bermain tarik tambang di dalam ruangan.

Usai berkegiatan tarik tambang, kakak diajak untuk menggali hikmah di balik permainan yang baru saja dilakukan. Kira-kira apa hayo hikmahnya Ayah Bunda?
erhubung hujan terus mengguyur bumi, dan keadaan tenda tidak memungkinkan untuk digunakan sebagai tempat istirahat, ruang aula digunakan sebagai ruang istirahat kakak shalih.

Sementara itu, kakak shalihah diboyong menuju gedung di depan yang sedianya digunakan sebagai ruang transit panitia.

Walau ada banyak hal yang berjalan tidak sesuai dengan rencana, Alhamdulillah hari pertama berjalan dengan baik dan Insya Allah meninggalkan banyak kesan dan hikmah di dalam hati kakak shalih-shalihah.

Seperti apakah berlangsungnya hari kedua Quranic Leadership Camp 2024? Nantikan dalam catatan kami berikutnya, Ayah Bunda. Oya, Ayah Bunda bisa mendapatkan foto-foto lengkap hari pertama pada link berikut: dokumentasi kegiatan QLC 2024 hari pertama.***

Calon Pemimpin Muslim Bugar Ceria Menyambut Semester 2

Calon Pemimpin Muslim Bugar Ceria Menyambut Semester 2

Bugar Ceria merupakan kegiatan pemungkas pada gelaran Ahlan wa Sahlan Semester 2. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menguatkan pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan.

Terlebih saat ini hujan semakin sering datang. Kakak shalih-shalihah harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat agar tidak mudah tumbang sehingga bisa optimal mengikuti seluruh kegiatan di Semester 2.

Ada Apa di Bugar Ceria?

Tersirat dari nama kegiatan ini, kakak shalih-shalihah diajak untuk menjaga kebugaran, tentunya tetap dengan aktivitas yang seru dan menyenangkan. Adapun rangkaian dalam Bugar Ceria meliputi:

bugar ceria SD Islam Bintang Juara

1. Senam Bersama

Pada kegiatan awal ini, kakak shalih-shalihah senam bersama dipimpin oleh Pak Arial selaku Guru Penjaskes. Mengenakan Seragam Pramuka Lengkap, kakak shalih-shalihah terlihat gagah dan bersemangat.

2. Jalan Sehat

Usai senam bersama, kakak shalih-shalihah diajak untuk berkeliling lingkungan di sekitar sekolah. Eits, tidak hanya berkeliling, ada kegiatan lainnya juga lo. Apakah itu?

3. Bersih Lingkungan

Ya, sembari berjalan sehat, kakak shalih-shalihah diminta untuk bersih-bersih lingkungan. Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh siswa dan guru agar kembali mensyukuri nikmat alam Allah yang didapati di sekitar sekolah.

Tak berhenti di sini, kegiatan pada hari Jum’at, 5 Januari 2024 masih terus berlanjut usai jalan sehat sembari bersih lingkungan tuntas dilaksanakan. Kali ini kakak shalih-shalihah diminta untuk berkumpul bersama kelompoknya masing-masing.

Kelompok apakah itu?

Jadi, sebelum liburan, kakak shalih-shalihah telah dibagi menjadi beberapa kelompok secara acak. Tujuan dari pengelompokan tersebut adalah untuk mengikuti kegiatan Quranic Leadership Camp (QLC) yang insya Allah akan diselenggarakan pada 26 – 27 Januari 2024 di Bumi Perkemahan Harda Walika.


Kelompok tersebut memang sengaja sudah dibagi jauh-jauh hari agar kakak shalih-shalihah bisa saling bersilaturahim dan mengenal satu sama lain. Berhubung kelompok ini terdiri dari lintas kelas, tentu ada beberapa anggota kelompok yang belum mengenal dengan dekat kan?

Tak hanya itu, semua anggota kelompok harus berkumpul dan berkoordinasi menentukan siapakah ketua kelompok, wakil ketua dan lain sebagainya. Masing-masing kelompok juga harus menentukan nama kelompok, lambang dan desain bendera kelompok, serta merancang yel-yel untuk kelompoknya.

Masya Allah, seru bukan, Ayah Bunda?

Ayah Bunda tak perlu khawatir, setiap kelompok didampingi oleh satu guru sebagai pendamping yang insya Allah akan memastikan agar masing-masing anggota kelompok tetap aman dan nyaman.

Pendamping kelompok berfungsi sebagai fasilitator, tempat bertanya dan penengah apabila dalam kelompok tersebut menemui kendala. Sebagai fasilitator, pendamping kelompok tidak akan langsung memberikan solusi, tapi akan memantik kakak shalih-shalihah untuk menemukan ide dan jalan keluar atas tantangan yang mereka hadapi.

Doakan semoga cuaca mendukung dan kegiatan Quranic Leadership Camp pada 26-27 Januari 2024 bisa berlangsung dengan lancar, dan kakak shalih-shalihah tetap bugar ceria. Aamiin.

Oya, Ayah Bunda juga bisa berperan aktif mendukung kegiatan QLC dengan cara ambil bagian dalam QLC Food Fest. 100% keuntungan dari QLC Food Fest akan digunakan untuk mendanai kegiatan QLC lo. Untuk pemesanan, Ayah Bunda bisa langsung menghubungi Bu Fia ya. Insya Allah seluruh menu yang ada dalam QLC Food Fest menyehatkan dan mendukung kakak shalih-shalihah untuk senantiasa bugar ceria.***

QLC Food Fest

Keseruan Presentasi P5 pada Leadership Journey Hari Pertama

Keseruan Presentasi P5 pada Leadership Journey Hari Pertama

Gaya Hidup Berkelanjutan masih menjadi pilihan topik Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada semester 1 Tahun Pelajaran 2023-2024 di SD Islam Bintang Juara. Topik ini sepertinya sudah sangat melekat, tidak hanya bagi para fasilitatornya, tetapi juga di hati kakak shalih-shalihah.

Alhamdulillah sejak dipilihnya topik ini, banyak karakter baik yang tumbuh dan berkembang dalam diri kakak shalih-shalihah. Banyak orang tua yang membagikan cerita kalau kakak shalih-shalihah menjadi lebih peduli dengan lingkungan, dan lebih bijak dalam menghasilkan sampah.

Perjalanan Gaya Hidup Berkelanjutan di SD Islam Bintang Juara bisa Ayah Bunda saksikan melalui video yang pernah kami buat dalam rangka mengikuti kegiatan Lampah Kita beberapa waktu lalu:

Ayah Bunda, setelah satu semester kakak shalih-shalihah berproses dengan proyek pilihannya masing-masing, akhirnya pada hari Senin, 11 Desember 2023, mereka mendapat kesempatan untuk mempresentasikan idenya di depan bapak ibu guru dan kelompok lainnya.

Seperti apa keseruannya?

Keseruan Presentasi P5 Mengguncang Tiga Area

Bertepatan dengan hari pertama class meeting SD Islam Bintang Juara yang memiliki nama beken Leadership Journey, Presentasi P5 dilaksanakan di tiga titik. Area pertama berlokasi di Gedung A Lantai 1, tepatnya di ruang kelas 1A dan 1B.

Kemudian area kedua berlokasi di Gedung A Lantai 2, tepatnya di ruang kelas 3. Sementara itu, area ketiga terletak di Basement Gedung B.

Setiap area terdiri dari 10 -11 kelompok yang meliputi Fase A, B dan C. Bagi kakak shalih-shalihah kelas 2 – 6, kegiatan presentasi ini tentu bukan kali pertama. Namun bagi kakak shalih-shalihah kelas 1, presentasi ini menjadi pengalaman pertama.

Alhamdulillah walaupun baru pertama kali menyampaikan ide di depan kelompok lain dan bapak ibu guru, kelompok-kelompok dari kelas 1 sudah cukup berani dan percaya diri lo, Ayah Bunda.

Sub topik yang diambil dalam kegiatan P5 pada semester ini adalah “Aku Cerdik Mengelola Limbah” untuk Fase A, dan “Energi Alternatif” untuk Fase B dan C. Sebelum kakak shalih-shalihah memulai proyeknya, bapak ibu guru telah mendatangkan beberapa ahli dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas ESDM Jawa Tengah, Dosen FMIPA UNNES dan praktisi panel surya.

Kedatangan para ahli tersebut diharapkan memberikan pantikan ide kepada kakak shalih-shalihah dalam menentukan ide P5-nya. Setiap pekan, masing-masing kelompok akan mendapatkan pendampingan dari fasilitator.

Fasilitator hanya memberikan pemantik, semua ide dan eksekusinya diserahkan kepada kakak shalih-shalihah. Tentu saja dibantu pula oleh Ayah Bunda yang ikut mendukung proses pembelajaran kakak dalam menuntaskan proyek ini. Terima kasih, Ayah Bunda.

Setelah jatuh bangun dalam prosesnya, tibalah saat di mana mereka harus mempresentasikan ide-ide hebat mereka, Ayah Bunda. Beragam ide muncul dari proyek ini.

produk P5 tema gaya hidup berkelanjutan

Dari fase A, ada yang membuat tas dari limbah kertas, pot gantung dari bekas botol minuman kemasan, aquarium dari galon bekas, tempat aksesoris dari kardus bekas dan masih banyak ide lain yang tak kalah hebat. Sementara dari fase B dan C, ada kelompok yang membuat kincir angin bertenagakan panel surya, ada pula yang membuat kincir air bertenaga dinamo dan busi motor, bahkan ada pula yang menemukan ide membuat alternatif baterai dari buah jeruk dan lemon. Masya Allah!

Sebagai informasi, tidak semua produk ini berhasil, Ayah Bunda. Namun penilaian dari proyek ini bukan sekadar melihat hasil. Bagaimana kakak menemukan ide, mengomunikasikan ide dengan teman sekelompok, bekerjasama dalam mewujudkan ide tersebut, mencari solusi ketika ternyata dalam prosesnya menemukan kendala, juga tentang bagaimana belajar mengelola kegagalan.

Dalam sebuah proyek P5, fasilitator tidak sekadar ingin kakak shalih-shalihah berkompetisi dalam membuat hasil yang bagus, tetapi belajar banyak values yang insya Allah bermanfaat dalam membangun karakter baik di dalam diri mereka. Mungkin hasilnya tidak bisa dirasakan saat ini, tetapi dalam beberapa tahun ke depan, insya Allah kita akan memanennya bersama-sama, Ayah Bunda.

suasana presentasi P5 gaya hidup berkelanjutan

Presentasi P5 dipilih sebagai kegiatan pembuka dalam rangkaian Leadership Journey memiliki tujuan agar kakak tumbuh rasa percaya diri dan keberaniannya dalam mengungkapkan dan menyampaikan ide di depan publik. Karena untuk bisa tampil percaya diri saat mempresentasikan idenya, diperlukan kepiawaian dalam mengontrol suara, mengelola emosi, dan menaklukkan rasa grogi.

Ada tiga aspek yang dinilai dalam kegiatan presentasi P5 ini, meliputi sikap saat presentasi, pemahaman konsep atau isi presentasi dan kerja sama. Presentasi  ini juga sekaligus sebagai asesmen sumatif P5. Oleh karenanya, terima kasih atas dukungan dan motivasi Ayah Bunda dalam mempersiapkan presentasi kakak shalih-shalihah.

Alhamdulillah, masing-masing kelompok berhasil mempresentasikan proyeknya dengan cukup baik. Bagi kakak kelas 1 tentu saja masih memiliki beberapa catatan. Namun tidak mengapa karena ini adalah pengalaman pertama bagi mereka.

Keberanian dan kepercayaan diri kakak shalih-shalihah kelas 1 tetap patut diapresiasi dan diacungi jempol. Untuk membiasakan kakak shalih-shalihah lancar dalam menyampaikan ide, Ayah Bunda bisa melatih mereka di rumah dengan beberapa cara sederhana, di antaranya:

Saat kakak shalih-shalihah ingin membeli mainan atau buku, biasakan kakak shalih-shalihah untuk menyusun proposal sederhana lalu mempresentasikan keinginan tersebut di depan Ayah Bunda. Kakak harus bisa meyakinkan bahwa barang yang akan dibeli memang dibutuhkan dan bermanfaat.

Buat agenda membaca tiap pekan di rumah. Satu anggota keluarga membaca minimal satu buku, lalu ajak mereka untuk menceritakan kembali isi buku tersebut di akhir pekan.

Nah, agar kakak shalih-shalihah makin hebat berpresentasi, apakah Ayah Bunda memiliki ide lain selain dua cara di atas? Nantikan keseruan presentasi P5 di semester berikutnya, Ayah Bunda.***